
Para sahabat Ricky merasa tidak salah menilai Yuli karena dengan semangat nya yang begitu besar dia juga mampu menyerap banyak ilmu dengan begitu cepat nya jadi tidak heran jika dia hebat sekali
"Lalu apa yang akan Lo lakukan dengan orang yang berani sekali melukai kekasih Lo Rick?". Tanya Arok
"Tidak ada karena gue sedang tidak ingin bermain-main sebab main gue masih ada tiga jadi mereka tadi gue berikan kepada binatang peliharaan gue". Kata Ricky dengan santai nya
"Lo tidak berubah sial penyiksaan Rick masih sama seperti dulu". Kata Ipank
"Gue hanya akan berubah jika di depan kekasih gue saja dan gue juga tidak berubah seratus persen dan kalian pasti menyadari nya kan". Kata Ricky
"Lalu bagaimana rencana kita untuk melawan Justin dan orang itu Rick?". Tanya Ken
"Biarkan saja mereka gue ingin tahu sejauh mana mereka bergerak". Kata Ricky
"Dia kenapa masih tetap tidak kapok dan sekarang bekerja sama dengan Justin". Kata Rere
"Mungkin dia merindukan gue". Kata Ricky
"Mungkin saja karena kalian juga sudah lama tidak bertemu padahal dulu kalian sangat dekat sekali". Ejek Arok
"Jangan membahas masa lalu karena masa Depan ku sudah ada di depan mata". Kata Ricky
"Masa depan Lo memang sudah ada di depan mata dan hati-hati saja bisa saja dia pergi juga meninggalkan Lo Rick". Kata Ipank
"Kemanapun dia pergi gue pasti akan selalu menemukan nya dan gue juga akan selalu ada untuk nya". Kata Ricky
"Bucin parah Lo dengan Yuli Rick padahal dulu kalau Lo jatuh cinta biasa saja tapi kali ini gue mengakui kehebatan Yuli yang berhasil menaklukkan Lo dan kita semua". Kata Arok
"Kekasih gue memang tidak ada dua nya". Kata Ricky
"Oh ya Rick nanti malam ada balapan apa Lo mau turun lagi?". Tanya Ipank
"Boleh juga jika hadiah nya menarik". Kata Ricky
"Hadiah nya sangat bagus sekali Rick dan gue sangat yakin jika Lo sangat menyukai nya". Kata Ipank
"Gue nanti turun". Kata Ricky
Memang Ricky Paling suka jika balapan dengan hadiah perusahaan atau apapun yang bernilai besar karena menurut dia jika hadiahnya kecil itu terlalu membuang waktu nya dan untuk apa juga dia merebut kan hadiah yang tidak bernilai jual.
"Bos Dira bilang dia sudah sampai di Indonesia". Lapor Sam
"untuk apa Dira ke Indonesia apa Lo memiliki rencana sesuatu Rick?". Tanya Ken
"Kenapa Lo selalu saja kepo Ken apa urusan nya sama Lo jika Dira ke Indonesia apa dia tidak boleh berlibur". Kata Ricky dengan santai nya
"Apa ini ada hubungan nya dengan Stella dan juga Grace?". Tanya Ipank
"Seperti apa yang Lo pikirkan tidak akan gue biarkan seseorang merusak hubungan gue dengan Yuli meskipun itu Stella atau Grace". Kata Ricky
"Jadi benar itu tentang mereka. Lalu apa yang akan Dira lakukan di sana kepada mereka berdua?". Tanya Rere
"Dira Sudah tahu apa yang harus dia lakukan di sana jadi kalian tidak perlu bertanya lagi gue mau istirahat dulu ". Kata Ricky lalu menuju ruangan kerja nya untuk beristirahat. Di ruang kerja Ricky juga ada tempat untuk nya bisa tidur karena kamar nya masih di pakai sang kekasih jadi sementara dia selalu tidur di sana
"Apa yang akan Dira lakukan kepada mereka di sana pasti itu akan sangat menyakitkan". Kata Ken
"Ricky tidak pernah main-main jika itu menyangkut dengan kekasih nya dan juga hubungan nya dengan sang kekasih. Dia bisa melakukan apapun itu untuk nya dan juga hubungan nya termasuk membunuh mereka berdua". Kata Arok
__ADS_1
Sam pun kini pergi meninggalkan mereka karena ada hal juga yang harus dia selesai kan sebelum berangkat ke Belanda besok bersama dengan Ricky. Dia harus memastikan bahwa nanti Yuli benar-benar aman jika mereka tinggal ke Belanda untuk beberapa waktu
Sementara di tempat Indonesia Dira sudah tahu di mana letak lokasi Grace dan juga Stella berada dan dia masih mengikuti dan memantau mereka untuk memastikan sesuatu.
"Grace kenapa kamu mau kita pergi ke Jepang memang nya ada apa?". Tanya Stella
"Apa kamu tidak kangen dengan Jepang Stella dan juga kak Hans?". Tanya Grace
"Tidak aku masih betah di sini lagi pula juga kak Hans belum menyuruh kita ke Jepang kan kata dia tunggu perintah nya untuk ke Jepang". Kata Stella
"Tapi aku sudah sangat rindu ingin ke Jepang Stella ayolah kita pergi ke sana". Kata Grace yang masih berusaha meyakinkan Stella agar dia mau ke Jepang
"Aku pikir-pikir dulu Grace kamu tahu kan kenapa aku tidak ingin tinggal di Jepang". Kata Stella
"Setidak nya kita ke sana untuk beberapa hari saja". Kata Grace
"Ya sudah kalau begitu kita akan ke Jepang untuk liburan tapi tidak lama". Kata Stella
Stella Belum mengetahui bagaimana keadaan kakak nya Hans karena dia juga sudah tidak berkomunikasi lagi dengan nya Beberapa hari.
Sementara Dira yang mendengar jika Stella akan pergi ke Jepang pun segera melapor nya kepada Sam
"Seperti nya Stella akan pergi ke Jepang Beberapa hari lagi". Kata Dira
"Cegah jangan sampai mereka datang kemari karena besok aku dan bos akan berangkat ke Belanda dan jika mereka datang ke Jepang disaat kita tidak ada di sini aku takut jika kekasih bos terprovokasi oleh Grace". Kata Sam
"Baik lah lalu apa rencana awal harus ku jalankan?". Tanya Dira
"Kasih pelajaran awal saja dan yang ringan dulu agar dia bisa menyadari bahwa bos memang sangat mencintai kekasih nya yang sekarang lebih dari apapun". Kata Sam
Setelah mengakhiri panggilan nya Dira kini berjalan mengikuti Stella dan juga Grace yang kini masih berjalan-jalan di sana dia menunggu.
"Permisi Nona". Kata Dira membuat mereka berdua terkejut terutama Grace mereka tahu siapa orang yang sedang di hadapan nya itu
"Dira kenapa ada di sini bukan nya Ricky sudah kembali". Kata Stella
"Bos memang sudah kembali tapi saya datang kemari memang ada perlu dengan nona Grace". Kata Dira
"Ada perlu dengan aku memang ada apa?". Tanya Grace dengan cemas nya. Tidak mungkin juga jika Dira menemui dia dengan inisiatif nya sendiri Grace menduga pasti Ricky yang menyuruh nya
"Sebaik nya anda ikut saya dulu nona". Kata Dira
"Mau kemana Dira kenapa hanya Grace saja?". Tanya Stella
"Karena saya hanya butuh nona Grace saja dan itu juga hanya sebentar jadi nona Stella tidak perlu khawatir". Kata Dira
"Ya sudah kalau begitu aku pulang dulu tapi nanti antar kan Grace ke rumah". Kata Stella
"Baik nona anda tenang saja saya akan mengantar nona Grace nanti. Mari anda ikut saya". Kata Dira
Mau tidak mau kini Grace pun mengikuti Dira dan mereka berdua kini pergi menggunakan mobil yang di gunakan Dira tadi. Entah kemana Dira membawa Grace namun terlihat sekali wajah tegang dan khawatir dari Grace sekarang
"Jangan terlalu gugup nona saya bukan lah penjahat". Kata Dira
"Tapi kau lebih menakutkan dari seorang penjahat". Batin Grace
"Kita mau kemana sebenar nya?". Tanya Grace
__ADS_1
"Ke tempat yang anda sukai tenang saja". Kata Dira
Dira membawa Grace ke sebuah rumah milik Ricky yang jauh dari penduduk dan di sana juga sudah ada anak buah Ricky juga yang memang menjaga rumah tersebut
"Ayo turun sekarang". Kata Dira dengan nada kasar nya
Grace pun turun dan kini dia masuk ke dalam rumah tersebut mengikuti Dira. Dia merasa sangat takut sekali apalagi mereka yang ada di rumah itu terlihat sangat menyeramkan sekali
"Bawa dia dan ikat cepat". Kata Dira
"Dira apa-apaan ini kenapa aku di ikat". Kata Grace. Dia pun memberontak menolak dan ingin kabur namun tidak bisa karena para penjaga di sana sangat kuat sekali apalagi Grace kini juga semakin ketakutan di buat nya
"Jangan melawan jika ingin aman". Kata Dira dengan dingin nya dan kini mereka sudah membawa Grace ke sebuah ruangan di rumah tersebut dan segera mengikat nya di tiang yang sudah ada di sana. Tempat tersebut terlihat memang di gunakan untuk menyerap atau menyiksa orang karena terlihat dari ruangan dan barang yang ada di sana saja sudah jelas sekali
"Dira apa yang mau kamu lakukan lepaskan aku". Kata Grace
"Melepaskan mu tentu saja aku akan melepaskan mu setelah melakukan sesuatu dulu kepada mu". Kata Dira lalu menyeringai membuat Grace semakin ketakutan
"Kenapa kau melakukan ini Dira apa aku berbuat salah kepada mu?". Tanya Grace
"Mungkin kau lupa jika telah melakukan sesuatu kepada hubungan bos dan kekasih nya". Kata Dira
Grace semakin takut ketika mendengar apa yang di katakan oleh Dira Karena pasti Ricky tahu bahwa dia ingin merusak hubungan nya dengan Yuli
"Apa yang kau katakan aku sama sekali tidak mengerti". Kata Grace masih berpura-pura
"Kau akan mengerti setelah ini". Kata Dira
Dira kini mengambil cambuk yang sedang tergantung di ruangan itu dan dia pun segera mencambuk Grace beberapa kali membuat dia teriak kesakitan ketika mendapatkan perlakuan seperti itu
"Dira ampun maaf kan aku atas apa yang aku lakukan". Kata Grace
Dira tidak perduli sama sekali dengan apa yang di katakan oleh Grace dia pun mencambuk nya hingga sepuluh kali "Ini adalah peringatan ringan dari bos dan jika kau mencoba ingin mengganggu hubungan mereka maka hal yang lebih parah akan terjadi". Kata Dira
Tidak lupa juga Dira meninggalkan satu goresan di pipi Grace agar dia mengingat bagaimana peringatan itu membuat Grace semakin ketakutan karena wajah nya kini tidak semulus dulu. Dira meninggalkan tempat itu dan kini dia segera berpindah ke ruangan lain nya untuk bersantai sejenak
Sedangkan di kantor Ricky Diego terlihat sangat sibuk sekali dengan berbagai macam dokumen yang dia kerjakan karena Ricky juga sama sekali tidak datang ke kantor nya meskipun Diego tahu Ricky memantau dan bekerja di rumah tapi Diego lebih suka jika bertatap muka dengan Ricky jika melaporkan berkas nya
"Bagaimana Diego apa ada masalah di perusahaan?". Tanya Greg
"Tidak sama sekali hanya saja kerjaan nya banyak sekali". Kata Diego
"Itu kan sudah biasa. Apa ada pegawai yang berbuat curang di sini?". Tanya Greg
"Sejauh ini masih aman dan mungkin juga tidak ada yang berani menggelapkan dana perusahaan kan kau juga tahu bagaimana konsekuensi nya". Kata Diego
"Benar juga mana ada yang berani melakukan hal itu jika konsekuensi nya saja seperti itu". Kata Greg
"Sudah lebih Baik kerja saja sekarang agar kita segera bisa pulang secepat nya". Kata Diego
"Oh ya aku akan ikut bos besok ke Belanda bersama dengan Betran". kata Greg
"Iya Sam sudah menjelaskan bahwa kau harus membantu para saudara bos menjalankan bisnis mereka di sana" Kata Diego
"Ya sudah kalau begitu aku kembali dulu dan tadi aku hanya pamit saja sama kau " Kata Greg dan Greg pun kini kembali ke ruangan nya untuk menyelesaikan tugas nya dan dia
Meski Ricky tidak pernah datang ke perusahaan nya tapi perusahaan itu tidak mendapat kan kendala Sama sekali bahkan semakin bagus dan meningkat setiap bulan nya. Ricky memang tidak pernah datang ke perusahaan jika memang benar-benar tidak perlu karena dia juga memiliki banyak sekali perusahaan jadi dia tidak mau menetap di satu perusahaan nya saja oleh sebab itulah dia tidak pernah datang rutin ke kantor nya dan yang menghendel segala nya adalah orang yang sudah dia percaya dan terlatih juga jadi Ricky tidak akan khawatir sama sekali dengan perusahaan nya itu
__ADS_1