
Mereka tahu jika Yuli risih menjadi pusat perhatian taoi bagaimana lagi itulah resiko menjadi kekasih seorang Ricky dan dekat dengan para sahabat nya
"Gak usah begitu kali Yul muka nya gak suka banget Lo jalan sama kita". Goda Rere
"Siapa juga yang gak suka jalan sama cowok kece seperti kalian hanya saja gue masih risih ya dengan tatapan mereka semua". Kata Yuli
"Abaikan saja lagian wajar sih Lo menjadi pusat perhatian selain Lo kekasih Ricky Lo juga Dekat dengan kita dan hanya Lo kekasih Ricky yang bisa dekat dengan kita berempat". Kata Arok
"Jadi ratu banget ya gue bisa dekat dengan kalian semua". Kata Yuli
Sebanar nya di kantor pun Yuli sangat dekat dengan para pegawai di sana dan tak jarang juga mereka sering mengobrol bersama tapi jika ada Ricky tidak ada yang berani melakukan hal tersebut karena mereka memang takut dengan sang bos
"Ratu nya Geng Punk Lo ya". Kata Rere
"Salah bukan ratu dong Bu bos lah kan Ricky pak bos jadi gue Bu bos dong". Kata Yuli
"Gak usah banyak omong ayo masuk sekarang". Kata Ricky
Kini mereka semua sudah pergi meninggalkan kantor dan segera menuju rumah Sam
Sampai nya di sana ternyata bunda memang sudah membereskan semua nya dengan bantuan Galang
"Kalian sudah pulang tumben kok cepat sekali?". Tanya Ayu yang melihat kedatangan mereka
"Gak masalah kali Bun jika mereka berdua sudah kembali Ricky kan bos nya jadi terserah dia juga mau pulang jam berapa". Kata Galang
"Yang lain nya juga datang ke sini mau ikut membantu bunda ya". Kata Ayu
"Iya Bun kita mau membantu berbenah Dan juga membawa barang-barang yang perlu di bawah saja". Kata Ipank
"Mana ada barang yang bisa gue Bawa kan semua nya punya Sam maling dong gue kalau membawa barang dari sini". Kata Yuli
"Kode Rick kalau Lo harus mengisi barang yang baru di rumah baru nanti". Kata Ken
"Kalau boleh tahu bunda pindah nya di mana?". Tanya Ricky
Ayu pun menunjukkan letak rumah yang akan dia tempati nanti bersama dengan keluarga nya
"Kenapa jauh sekali Bun di sana dan yang kita tahu tempat itu juga tidak terlalu bagus untuk di jadikan tempat tinggal". Kata Arok
"Bunda rasa tempat nya bagus dan nyaman sekali untuk kita". Kata Ayu
"Kenapa terlalu jauh Bun mencari tempat tinggal nya kan bisa jika di sekitar sini saja dan Ricky pasti juga bisa membantu untuk mencari kan tempat tinggal yang nyaman juga". Kata Ken
"Kalian ini ya benar-benar gak menghargai bunda gue yang sudah susah payah mencari rumah baru untuk kita ". Kata Yuli
Ricky sedari tadi hanya diam saja karena dia merasa ada yang janggal tapi dia tidak tahu apa itu
"Sudah jangan bertengkar kalau mau membantu lebih baik bawakan baju ayah dan juga kak Luna karena mereka berdua juga belum bisa pulang dan membantu kita". Kata Ayu
Mereka semua kini pergi menuju rumah baru yang akan di tempati oleh Yuli beserta keluarga nya dan memang tempat tersebut agak jauh sekali tapi memang terlihat sangat nyaman sekali jika ingin menenangkan diri di sana
Ricky tampak mengamati sekitar rumah tersebut dan dia merasa tidak ada yang patut di curigai sama sekali di sana
"Lo kenapa Rick sedari tadi hanya diam dan mengamati saja?". Tanya Arok
"Gak tahu kenapa firasat gue gak enak sekali ". Kata Ricky
"Wow itu ada hubungan nya dengan keluarga Lo Rick?". Tanya Arok
"Tidak mungkin karena mereka di sana juga baik-baik saja". Kata Ricky
"Apa Lo akan menyuruh anak buah Lo untuk menjaga Yuli dan keluarga nya Rick?." Tanya Ipank
"Itu pasti gue akan menyuruh mereka untuk mengawasi di sini". Kata Ricky
"Jadi Lo juga akan membeli beberapa rumah di sini. Biasa nya Lo akan seperti itu jika ingin mengawasi Yuli menyuruh anak buah Lo berada di dekat nya dengan membeli rumah bersebelahan dengan nya". Kata Rere
"Benar gue sudah membeli rumah yang ada di sini dan mereka juga sudah menempati nya". Kata Ricky
"Kalian semua kenapa masih mengobrol saja di sana kata nya mau bantu kita". Kata Yuli berteriak
"Bar-bar sekali ya Rick cewek Lo yang ini". Kata Ipank
"Untung nya juga gue cinta kalau gak sudah habis tuh mulut gue robek". Kata Ricky
"Gak usah di robek lah nanti Lo gak bisa ciuman lagi sama dia". goda Rere
"Apa saja yang sudah Lo dapat kan Rick dari dia?". Tanya Ken
"Kalau gue sangat yakin sekali kalau Ricky masih belum dapat apa-apa kan cewek nya bar-bar dan susah **** di sentuh". Kata Ipank
"Wah puasa dong Rick Lo". Kata Rere
"Jaga bicara kalian semua gue gak mau dia nanti salah paham jika mendengar nya". Kata Ricky
"Masih saja mengobrol cepat masuk dan bantu kita". Kata Yuli yang kini sudah menarik Ricky agar masuk ke rumah itu
"Bagus sekali kan rumah nya". Kata Yuli
"Masih bagusan kamar pembantu gue Yul ". Kata ken membuat nya mendapatkan pukulan dari Ricky
"Gila Lo Rick ya sakit ini perut gue". Kata Ken sambil memegang perut nya
"Lagian Lo ngomong asal saja Ken meskipun omongan Lo benar juga tapi gak seharus nya kali Lo bicara seperti itu". Kata galang
Dia pun kini juga mendapat kan pukulan dari Yuli akibat ucapan nya itu
"Gak usah berisik mending angkat tuh lemari". Kata Yuli
Ayu yang melihat hal tersebut hanya tersenyum saja karena dia merasa sangat senang sekali Yuli sekarang makin banyak yang membantu
"Gak ada sejarah nya kan kita di suruh-suruh seperti ini". Kata Ken
"Sudah lah Ken gak usah mengeluh kerjakan saja biar cepat selesai". Kata Rere
Tinggal Ricky saja yang tidak melakukan apapun di sana dan dia dari tadi hanya berkeliling saja di rumah itu
"Kenapa Rick kok Lo terlihat serius sekali". Kata Arok yang sedari memperhatikan Ricky
"Gue rasa ada sesuatu di rumah ini dan gue belum menemukan apa itu". Kata Ricky
"Tidak ada yang aneh Rick dari rumah ini". Kata Arok
__ADS_1
"Mungkin saja. Besok Sam dan Dira sudah kembali jadi gue akan menyuruh mereka untuk mengecek rumah ini". Kata Ricky
"Jadi mereka berdua akan kembali? apa urusan mereka sudah selesai?". Tanya Arok
"Meskipun Urusan mereka belum selesai taoi mereka harus pulang dulu kemari karena gue akan meninggalkan Jepang untuk menjemput keluarga gue jadi mereka di sini untuk menjaga Yuli". Kata Ricky
"Jadi Lo akan menjemput mereka semua kapan?". Tanya Arok
"Beberapa hari lagi gue akan berangkat". Kata Ricky
"Kenapa Lo mencemaskan keselamatan kekasih Lo kan ada kita juga kan di sini". Kata Arok
"Gue tidak terlalu percaya dengan kalian semua". Kata Ricky
"S****n Lo Rick awas saja lo kalau butuh bantuan kita gak akan mau membantu". Kata Arok
"Mana pernah gue meminta bantuan kalian bukan nya sebalik nya" Kata Ricky
"Memang Lo itu benar-benar sombong sekali ya". Kata Arok
"Baru sadar Lo kalau gue itu sombong". Kata Ricky
Dan kini mereka berdua pun tertawa bersama
"Kalian ayo kumpul di sini sebentar bunda sudah membuat kan sesuatu". Kata Ayu
mereka semua pun langsung berkumpul bersama
"Kenapa repot-repot sih Bun apa gak capek bunda habis beres-beres terus masak buat kita?". Tanya Galang
"Bunda gak capek sama sekali apalagi jika nanti makanan nya kalian habis kan pasti bunda senang sekali". Kata Ayu
"Ini mungkin juga jadi makanan terakhir Lo Lang kan Lo juga sudah mau balik kan ke Inggris". Kata Yuli
"Gue juga bisa kembali lagi kali Yul jadi ini bukan makanan terakhir gue". Kata galang
"Memang nya papa mengizinkan Lo balik lagi ke sini?". Tanya Yuli
"Gak di izinkan juga gue akan pergi saja lagi pula gue juga sudah besar jadi gue bisa menentukan semua nya sendiri". Kata galang
"Lo memang bisa melakukan segala nya sendiri tapi gue hak yakin jika Lo bisa mencari jodoh sendiri". goda Yuli
"Oh jadi gitu ya Lo mentang-mentang Lo sudah punya kekasih godain gue Mulu Lo ". Kata Galang
"Ya itukan fakta Lang ". Kata Yuli
"Yuli sudah jangan membuat Galang emosi nanti dia gak mood lagi makan nya". Kata Ayu
"Gak mungkin banget Bun kalau galang gak mood dengan masakan bunda bisa rugi sekali dia". Kata Yuli
"Benar sekali Bun sayang sekali kalai Galang harus melewatkan masakan bunda hanya karena omongan Yuli saja". Kata Galang
"Ya sudah sekarang di makan saja keburu dingin nanti gak enak Lo". Kata Ayu
Mereka semua memakan makanan tersebut dengan lahap nya dan Ricky seperti biasa dia akan di suapi oleh sang kekasih
"Manja sekali Lo Rick pakai di suapi segala". Kata galang
mereka akhir nya melanjutkan makan nya dan tidak ada yang mengobrol lagi di sana.
Setelah selesai makan mereka semua kini kembali ke rumah Sam untuk beristirahat dan rumah itu akan di huni oleh Yuli dan keluarga nya besok
"Capek ya?". Tanya Ricky yang sudah ada di balkon dekat kamar Yuli
mereka berdua sedang duduk santai di balkon tersebut
"Lumayan. Kemana anak-anak yang lain nya?". Tanya Yuli
"Lagi di ruang kerja Sam ada hal yang mungkin harus mereka bicarakan di sana". Kata Ricky
"Kenapa kamu gak ikut juga ke sana?". Tanya Yuli
"Kau tidak perlu ikut nanti juga mereka akan memberi tahu hal wow yang mereka obrolkan di sana ". Kata Ricky
"Enak sekali ya jadi bos itu tidak duduk saja dapat semua yang di inginkan". Kata Yuli yang kini sudah bersandar di dada kekar sang kekasih
"Kamu juga bisa melakukan nya karena sekarang kami juga menjadi Bu bos kan". Kata Ricky
"Iya juga aku kan bu bos tapi bisa gak Bu bos menyuruh pak bos?". Tanya Yuli
"Bisa apapun bisa kamu lakukan Sayang". Kata Ricky sambil mengelus rambut sang kekasih
"Rick aku mau tanya nih sama kamu tapi harus jujur ya. Bosan gak punya kekasih seperti aku?". Tanya Yuli
"Gak sama sekali Kenapa kamu tanya seperti itu". Kata Ricky
"Ya karena kita berdua juga gak pernah melakukan apapun kan jadi aku mikir nya pasti kamu bosa dengan ku mungkin dulu dengan mantan kamu kamu sering melakukan banyak hal dengan nya". Kata Yuli
membuat Ricky menatap nya dengan jahil
"Memang nya kamu ingin aku melakukan apa Hem?". Tanya Ricky
"Ya melakukan hal yang wajar di lakukan oleh sepasang kekasih saja". Kata Yuli
"Contoh nya?". Tanya Ricky
"Gak usah pura-pura gak tahu ya Ricky". Kata Yuli dengan kesal nya
"Aku gak akan memaksa kamu untuk melakukan apapun karena memang kita tidak harus melakukan nya". Kata Ricky
"Jangan berpikir yang aneh-aneh ya maksud ku juga bukan melakukan hubungan di luar batas Lo ya". Kata Yuli
"Aku tahu maksud kamu memang tidak seperti itu dan aku pun tidak ingin juga melakukan hal seperti itu jika kamu tidak suka". Kata Ricky
"Serius sekali kalian di sini pakai acara rebahan di dada Ricky lagi Lo Yul". Kata galang
Mereka semua kini ikut bergabung bersama untuk mengobrol bersama
"Mumpung mereka ada di sini cerita dong soal Raya lagi". Kata Yuli
"Lo Sudah pernah dengar soal Raya Yul?". Tanya galang
"Sudah Waktu itu Ricky cerita dan belum selesai eh Lo datang kan waktu itu ". Kata Yuli
__ADS_1
"Jadi cerita nya masih belum selesai ya sudah lanjut kan saja". Kata galang
"Sayang ku ayo di lanjut kan kisah perjalanan cinta mu dulu". Kata Yuli
"Apa yang ingin kamu ketahui?". Tanya Ricky
"Apa kamu sudah memaafkan Raya?". Tanya Yuli
"Belum aku tidak bisa memanfaatkan dia". Kata Ricky
"Wow masih ada rasa di hati kamu untuk dia?". Tanya Yuli
"Tidak sama sekali. Aku sudah tidak menganggap dia lagi karena penghianat tidak pantas untuk di cintai". Kata Ricky
"Tapi seandai nya dia datang kembali dan meminta untuk di beri kesempatan Bagaimana?". Tanya Yuli
"Tidak ada kesempatan kedua untuk dia". Kata Ricky
"Ok selanjut nya Stella. Bagaimana dengan Stella?". Tanya Yuli
"Bagaimana apa nya?". Tanya Ricky
"Ya bagaimana kisah kamu dengan Stella dulu". Kata Yuli
"Dia wanita yang baik dan polos sekali ya pasti sangat beruntung orang yang mendapat kan dia". Kata Ricky jujur
Stella memang berbeda dengan Raya karena hubungan Ricky dan Stella berakhir juga karena ulah dari kakak Stella Hans
"Jadi dia wanita idaman ya". Kata Yuli
"Kalau menurut aku iya". Kata Ricky
"Pantas saja Ipank juga menyukai dia ternyata dia spesial juga". Kata Yuli dengan santai nya
mungkin Yuli belum menyadari bagaimana perasaan nya kepada Ricky namun mereka yang melihat nya bisa menyadari bahwa memang rasa itu sudah tumbuh di hati Yuli sekarang ini
"Itu dulu sekarang semua nya sudah berbeda". Kata Ipank
"Gue jadi penasaran seperti apa Stella itu". Kata Yuli
"Dia sangat cantik sekali". Kata Ricky spontan
"Hem pak bos Kenapa memuji wanita lain di depan kekasih nya sendiri". Kata Yuli membuat Ricky tersadar
"Maaf ya aku gak bermaksud untuk membandingkan kamu". Kata Ricky
"Bercanda kali gak usah di anggap serius". Kata Yuli
"Sudah lah Yul gak usah bahas mantan lagi takut nya nanti Lo baper". Kata galang
"Gak mungkin kali gue seperti itu". Kata Yuli
"Ya siapa tahu saja Lo nanti sakit hati terus nangis dan guling-guling di kamar sendiri". Kata galang
"Mana ada gue kayak gitu". Kata Yuli
"Kan gue hanya berandai-andai saja". Kata galang
"Kesel banget gue sama Lo Lang". Kata Yuli
"Kesel kenapa Lo sama gue wow karena mendengar pujian Ricky kepada Stella tadi". Kata galang
"Makin ngelantur kan ngomong nya gue gak kesal sama sekali jika dia memuji Stella". Kata Yuli
"Oh ya gue gak percaya sekali dengan omongan Lo". Kata galang
"Gue juga gak pernah menyuruh Lo untuk percaya". Kata Yuli
pertengkaran kecil mereka berdua pun kini terjadi lagi
"Si Galang memang suka sekali mengajak kekasih Ricky bertengkar". Kata Rere
"Asik juga melihat tonton gratis seperti sekarang". Kata Ken
"Cewek Lo itu memang hebat Rick selalu menang jika berdebat dan ter ngeyel sedunia". Kata Ken
"Ya itu lah yang membuat Ricky jatuh cinta kepada nya". Kata Ipank
"Kenapa sekarang gue mikir nya Lo ingin kembali Ricky Kepada Stella ". Kata Arok
"Omongan Lo gak masuk akal sekali mana mau gue melepaskan dia hanya untuk kembali kepada Stella ". Kata Ricky dengan emosi nya membuat Yuli kaget dan segera pergi menghampiri nya lagi
"Kenapa marah-marah apa ada hal yang gak kamu suka". Kata Yuli
"Arok memancing emosi kekasih Lo". Kata Ipank
"Lang kakak ipar Lo tuh harus Lo ajarin biar gak aneh-aneh". Kata Yuli
"Aneh apa sih kenapa pembahasan nya jadi aneh gini ya". Kata galang
"Kamu istirahat saja dulu capek kan tadi habis kerja langsung beres-beres". Kata Ricky
Yuli segera pergi ke kamar nya dan dia pun langsung beristirahat
"Ada apa Rick kok gue lihat Lo dari Tadi kayak menyimpan sesuatu gitu?". Tanya Arok
"Gue tetap tidak suka saja dengan rumah yang akan mereka huni". Kata Ricky
terdengar langkah kaki yang sedang menghampiri mereka semua
"Selamat malam Bos". Sapa Sam
"Sam Lo sudah kembali kata nya besok?". Tanya Ken
"Saya kembali karena ada hal penting yang harus di kerjakan di sini tuan Ken". Kata Sam
"Lalu apa Lo kembali sendiri?". Tanya Rere
"Saya bersama dengan Dira dan kebetulan dira sekarang sudah berada di rumah baru Bu bos kami". Kata Sam
"Gerak cepat sekali Lo Sam jika menyangkut Ricky dan kekasih nya ". Kata Galang
Sam dan Dira di panggil Ricky karena dia masih tetap tidak puas dengan rumah itu dan mereka sekarang di tugas kan untuk mengecek nya wgwr Ricky bisa tenang karena sedari tadi dia sangat tidak enak setelah melihat rumah yang akan di tempati kekasih nya itu
__ADS_1