
Di ruangan medis di mana Yuli berada kini Ricky masih menatap nya dengan tatapan sendu nya bahkan dia pun sudah membuat penawar racun nya sendiri dan tidak ada juga yang membantu dia karena mereka semua juga sedang mengobati luka nya masing-masing karena kemarahan Ricky.
"Kenapa kamu betah sekali menutup mata sayang , apa kamu tidak merindukan aku dan juga bunda ayu". Kata Ricky berkata sendiri bahkan terlihat sekali mata nya berkaca ketika berada di ruangan itu
"Kamu tenang saja, aku akan membalas mereka semua nanti". Kata Ricky lagi dan kini wajah sedih nya berubah menjadi sangat menakutkan sekali bahkan aura dia kini sangat menakutkan bagi yang melihat nya.
Ricky keluar dari tempat tersebut dan dia kini menuju sebuah rumah yang berada di samping tempat medis Ricky. Memang tempat untuk Ricky membuat semua jenis penelitian nya itu ada di samping rumah yang dia miliki di sana bahkan ruangan dan rumah tersebut sangat megah dan penuh penjagaan sekali jadi tidak sembarang orang bisa masuk ke dalam sana
"Bos". Sapa Sam yang kini sudah melihat Ricky
Ricky pun segera duduk di ruang tamu dan di sana juga sudah ada mereka semua yang tadi dia hajar bersama dengan Steven yang mengobati nya
"Kenapa Lo bodoh sekali Sam kali ini bahkan Lo membiarkan dia terluka". Kata Ricky dengan tatapan tajam dan kilatan amarah nya
"Maaf bos, saya bersedia menerima segala konsekuensi atas keteledoran saya". Kata Sam
"Gue memang tidak akan mengampuni siapapun termasuk Lo Sam bahkan kematian untuk Lo pun tidak cukup". Kata Ricky
"Saya akan menerima nya bos". Kata Sam dengan tulus.
Dia memang sudah sangat lama sekali bekerja dengan Ricky dan kini dia melakukan satu kesalahan yang sangat fatal menurut Sam sendiri jadi jika Ricky ingin menghabisi nya dia pun sudah sangat siap tentang hal itu bahkan Sam akan dengan senang hati menerima hukum nya
"Suruh Dira dan yang lain nya datang kemari Sam dan sebelum itu amankan dulu Kinar dan yang lain nya karena kita akan menyerang Demian dalam waktu dekat". Kata Ricky
"Baik bos saya akan melakukan nya dan meminta yang lain nya agar segera datang kemari". Kata Sam
"Aman kan mereka di tempat biasa nya Sam". Kata Ricky
Ricky memang memiliki beberapa tempat yang sangat rahasia dan tidak ada satu orang pun yang mengetahui nya kecuali Sam bahkan sahabat nya pun tidak tahu di mana tempat tersebut berada
"Ricky apa Lo akan mengurung Leon di sana lebih lama lagi?". Tanya Ipank
"maaf tuan Ipank , tuan Leon bukan nya di kurung hanya saja bos sengaja membuat seakan tuan Leon di kurung padahal dia sekarang sudah berangkat ke Swiss bersama dengan para sahabat nya". Kata Sam
Mereka terkejut ternyata Ricky sudah menyiapkan rencana balas dendam kepada Demian dengan begitu cepat nya bahkan mereka saja belum sempat memikirkan nya
"Jadi dia sudah berangkat ke Swiss". Kata Ken
Mereka yang tadi nya mendapat kan amukan dari Ricky pun kini terlihat tidak dendam sama sekali bahkan mereka terlihat sangat santai sekali karena memang itu semua adalah kesalahan mereka dan Ricky tidak akan melakukan hal itu jika mereka tidak salah sama sekali.
"Ya mereka memang gue tugas kan untuk mengawasi si bodoh itu agar tidak kabur dari sana bahkan mereka bersembunyi di ujung dunia manapun gue akan mengejar nya. Sak bagaimana tentang Kenzo apa Lo sudah membuat berita palsu agar dia mencari Demian di Texas?". Tanya Ricky
Ricky memang tidak mau jika Kenzo ikut campur urusan nya dalam melakukan balas dendam atas apa yang menimpa kekasih nya itu jadi dia menyuruh Sam agar membuat seolah Demian kabur ke Texas
"Saya sudah melakukan nya bos bahkan saya bisa memastikan kalau tuan Kenzo sekarang pun sudah berangkat ke Texas mencari tuan Demian di sana". Kata Sam
"Bagus. Ingat Sam setelah dia di sana jangan biarkan dia bisa pergi dari sana pasti mereka yang kita ajak berdiskusi kemarin dapat menahan Kenzo di sana". Kata Ricky
Ricky kali ini tidak akan main-main bahkan dia akan membawa semua anak buah nya yang hebat dan terlatih itu untuk menghancurkan Demian dan para sekutu nya dan Ricky tidak akan memberikan ampunan sedikit pun untuk mereka
"Rick bagaimana keadaan Yuli?". Tanya Ipank
"Kondisi nya masih belum sadar namun dia sudah melewati masa kritis nya". Kata Ricky
"syukur lah kalau begitu. jadi Lo membawa Steven kemari bukan untuk menyembuhkan Yuli tapi mengobati kita semua". Kata Arok
"Jika bukan dia apa harus gue yang mengobati kalian". Kata Ricky dengan datar nya
Ya itulah dia tidak bisa di percaya memang meskipun Ricky marah kepada mereka tapi dia tetap saja memperhatikan para sahabat nya itu.
"Ken kontrol kekasih gue setiap saat dan kalian sebaik nya kembali saja ke rumah kalian segera karena bunda ayu Pasti sangat khawatir sekali". Kata Ricky
Caesar dan yang lain nya pun segera kembali ke rumah nya walaupun dalam keadaan seperti itu mereka akan tetap memutuskan untuk kembali pulang karena memang ini lah keadaan nya bahwa mereka telah mendapatkan hadiah dari Ricky karena keteledoran mereka.
"Bahkan gue gak sadar sama sekali jika Hiro juga sudah tidak ada di sini". Kata Arok
Dan kini tinggal lah mereka berenam di sana untuk membahas rencana apa yang akan mereka lakukan nanti kepada Demian dan juga Stella.
Dalam perjalanan menuju rumah mereka dan mereka pun kini bingung akan beralasan apa nanti
"apa yang harus kita katakan nanti kepada mereka Caesar?". Tanya Bryan
"Katakan saja yang sejujur nya karena memang itu lah ada nya". Kata Caesar
__ADS_1
kini mobil mereka pun sudah sampai di rumah Caesar bahkan mereka pun segera turun dari mobil dan terlihat jika ayu kini berlari menuju ke arah mereka berdua. Setelah melihat mereka ayu Terlihat sangat terkejut sekali apalagi melihat mereka yang terluka membuat Irene dan ayu panik di buat nya
"Kenapa kalian seperti ini, apa kalian habis bertarung?". Tanya Ayu
"Tidak Bun hanya saja luka ini kami dapat kan dari Ricky karena kita gagal menjaga Yuli". Jawab Bryan sambil tersenyum
"Jadi Ricky Sudah ada di sini?". Tanya Ayu
"Ya dia datang kemari setelah mengetahui bahwa Yuli terluka bahkan dia sangat marah sekali ". Kata Bryan
Ayu bersyukur karena Ricky sudah datang dan setidak nya dia pasti akan mengupayakan agar Yuli segera sembuh
"Apa bunda bisa melihat keadaan Yuli?". tanya Ayu
mereka berdua pun kini saling tatap karena mereka tidak bisa memutuskan apa ayu bisa melihat Yuli atau tidak
"Bun kalau hal itu mungkin besok saja kita ke sana nya bagaimana?". Tanya Bryan
"Tapi bunda ingin melihat dia sekarang Bryan dan bunda janji hanya sebentar saja". Kata ayu
"Tapi Bun kami tidak bisa membawa bunda karena mungkin saja Ricky tidak akan mengizinkan nya dan tadi saja tidak ada yang boleh masuk ke dalam ruangan Yuli kecuali diri nya". Kata Caesar
terlihat raut kecewa dari ayu tapi dia juga mengerti Mungkin saja Ricky ingin yang terbaik untuk Yuli. Bryan yang melihat raut wajah itu pun menjadi tidak tega karena Yuli juga tidak akan pernah membiarkan bunda nya kecewa seperti itu bahkan dia juga tidak senang jika ada yang membuat bunda nya seperti itu
"Bryan akan membawa bunda ke sana sekarang". Kata Bryan membuat senyuman di wajah ayu pun terbit dan dia merasa senang sekali
"Apa kamu tidak bohong akan membawa bunda sekarang?". Tanya Ayu
"Ya tentu Bryan tidak akan berbohong dan maaf untuk mama Irene mungkin bisa melihat Yuli besok". Kata Bryan
"Tidak masalah Bryan yang penting ayu bisa melihat dia terlebih dahulu mama tidak masalah". kata Irene
Dia merasa memang ayu yang pantas mendampingi Yuli di saat seperti ini meskipun dia juga ingin tapi dia tidak mau egois karena ayu lah yang selama ini merawat dan menjaga nya dengan sepenuh hati
"Kalau gue tinggal dulu Caesar mengantar bunda". Kata Bryan
"Apa Ricky akan mengizinkan Bryan?". Tanya Caesar
Kini dia dan ayu Pun segera pergi menuju tempat Ricky kembali dan di sepanjang perjalanan ayu terlihat sangat tegang sekali karena dia juga belum tahu kondisi Yuli dengan pasti
"Bunda tenang saja karena Ricky yang menangani nya langsung dan bunda pasti tahu kan jika dia itu orang yang genius bahkan dia bisa melakukan apapun untuk anak bunda yang satu itu". Kata Bryan mencoba untuk menenangkan ayu sekarang
"Tapi apa separah itu luka yang di terima oleh Yuli ?". Tanya Ayu
"Luka nya memang parah tapi separah apapun luka yang dia terima itu tidak akan ada apa-apa nya jika Ricky sudah mengobati nya bahkan Ricky pun sudah melakukan nya Bun". Kata Bryan
tidak terasa kini mereka berdua sudah sampai di sana terlihat anak buah Ricky pun mencegah agar Bryan tidak masuk
"Maaf tuan untuk saat ini tidak ada yang boleh masuk ke dalam lagi". Kata anak buah Ricky
"Katakan saja kepada Ricky jika bunda ayu yang datang". Kata Bryan
Dan anak buah Ricky pun kini menyampaikan apa yang di katakan oleh Bryan dan benar saja Ricky mengizinkan bunda ayu untuk masuk ke dalam. Bryan pun segera membawa nya ke dalam untuk menemui Yuli
"Ricky". Panggil Ayu ketika melihat dia bersama dengan yang lain nya
"Bunda masuk saja ke dalam". Kata Ricky sambil tersenyum
"Apa Yuli akan baik-baik saja?". Tanya Ayu
"Tentu dia akan baik-baik saja bunda dan setelah dia sadar nanti Ricky akan melamar nya dan akan mengajak dia untuk menikah". Kata Ricky
"Bunda percaya jika kamu bisa membuat dia bahagia dan bahkan kamu juga bisa menyembuhkan Putri kesayangan bunda". Kata Ayu
Ricky pun menggenggam tangan ayu penuh sayang dan ayu pun tersenyum melihat kearah Ricky
"Bunda tenang saja semua pasti akan baik-baik saja". Kata Ricky dengan lembut nya dan kini dia pun menyuruh ayu untuk masuk ke dalam sendiri saja karena Ricky memang tidak memperbolehkan siapapun masuk ke ruangan Yuli kecuali orang yang dia sayang
Ayu pun segera masuk ke dalam dan ketika dia sudah berada di ruang Yuli dia pun tak kuasa menahan tangis nya bahkan dia terlihat sangat lemah sekali setelah melihat bagaimana kondisi anak nya itu. sementara Ricky pun menunggu di depan dengan yang lain nya
"Kenapa kamu bisa seperti ini sayang, apa mereka semua suruhan Rio untuk membunuh kamu". Kata ayu sambil terisak-isak
Dia tidak habis pikir kenapa Yuli bisa menjadi sasaran banyak orang jahat padahal dia tidak pernah berbuat jahat kepada orang lain dan dia selalu saja mau menanggung segala nya sendiri dan yang paling membuat ayu sedih sekarang adalah ketika melihat anak nya terbaring lemah dengan berbagai macam alat bantu medis di badan nya
__ADS_1
"Luna belum juga sadar dan sekarang kamu pun jadi seperti ini. apa kamu tega meninggalkan bunda sendiri Yuli". Kata ayu sambil memegang tangan anak nya penuh sayang
Dia memang tidak bisa menahan air mata nya karena melihat Yuli seperti ini bahkan ayu pun Berkata jika dia rela mengganti kan posisi Yuli di sana karena dia tidak mau jika anak perempuan nya itu terus saja menderita
"Yuli bunda mohon bangun lah nak karena bunda tidak ingin melihat kamu seperti ini dan kamu sendiri yang bilang jika tidak ingin bunda bersedih maka bangunlah sayang agar bunda tidak bersedih melihat kamu seperti ini". Kata Ayu
Dia terus saja Berkata sendiri walaupun Yuli terlihat tetap saja tidak merespon namun ayu tidak bisa perduli dia masih saja tetap mengajak anak nya itu mengobrol di sana.
Di luar kini Ricky terlihat sangat serius sekali bahkan dia masih saja memaninkan ponsel nya mungkin Ricky bertukar kabar dengan Leon di sana
"Apa rencana Lo kedepan nya Rick?". Tanya Bryan
"Itu bukan urusan Lo dan gue juga tidak akan percaya lagi kepada Lo bahkan menjaga nya saja Lo tidak mampu". Kata Ricky
Bryan tidak mempermasalahkan hal itu karena memang dia juga salah tidak bisa melindungi Yuli namun dia juga ingin bergabung dengan Ricky untuk membalas mereka semua yang telah melakukan nya
"Setidak nya izinkan gue untuk menebus nya Rick". Kata Bryan
"Bahkan dengan nyawa Lo saja itu tidak cukup". kata Ricky
Dia masih sambil memaninkan ponsel nya ketika menjawab apa yang di katakan Bryan kepada nya
"Bos Dira dan yang lain nya akan sampai dini hari nanti kemari". Kata Sam
"Langsung bawa mereka semua ke rumah Dekat tempat ini Sam karena ada banyak hal yang akan gue katakan kepada mereka". Kata Ricky
"Baik bos dan untuk nona Kinar dan yang lain nya mereka sudah aman di tempat biasa nya". Kata Sam melaporkan
"Lo bisa menyabotase usaha Justin ?". Tanya Ricky
"Saya akan melakukan nya malam ini juga bos". Kata Sam
"Bagus dan lakukan sesegera mungkin dan ingat hanya usaha Justin saja karena milik Demian akan di urus oleh Leon nanti". Kata Ricky
Di Swiss terlihat mereka berempat kini sedang makan malam bersama dan mereka kembali merayakan kemenangan mereka di sana bahkan Stella kini berpenampilan sangat seksi sekali membuat semua mata tertuju pada nya bahkan Demian pun sangat menyukai nya
"Kamu cantik sekali malam ini Beby". Kata Demian memuji kekasih nya
"Dan ini semua aku lakukan untuk mu sayang dan aku akan memberikan bonus untuk mu nanti di ranjang panas kita". Kata Stella sambil mencium bibir Demian membuat sang pemilik bibir pun merasa sangat tergoda dan menikmati nya
"Bahkan kalian berdua bisa bermesraan di hadapan kami". Kata Raya
"Jangan terlalu cemburu Ray, kamu bisa kan mencari pasangan juga apa kamu belum bisa move on dari Raka". Kata Stella sambil duduk di pangkuan Demian
"Tentu saja aku sudah melupakan dia bahkan dia tidak bisa di andalkan sama sekali dalam segala hal". Kata Raya
"Lalu kenapa dulu kau memilih dia di banding kan Ricky?". Tanya Stella
"Karena dulu Raka lah yang mengendalikan perusahaan milik keluarga Hartama sedang kan Ricky hanya lah orang yang tidak berguna". Kata Raya
"Dan orang yang kau anggap tidak berguna dulu itu kini menjadi orang yang sangat di takuti sekarang. Apa kamu menyesal telah mencampakkan dia?". Tanya Stella
"Tentu saja tidak karena seorang Raya tidak akan pernah menyesali apa yang telah menjadi keputusan nya". Kata Raya dan itu hanya lah di bibir nya saja tapi sebenar nya jauh di dalam hati nya dia menyesal tidak mempertahankan Ricky dulu karena dia Sekarang menjadi sangat hebat dan kaya juga bahkan kekayaan dia sangat berlimpah sekali
"Sudah jangan membahas masa lalu dan sebaik nya kita pikirkan bagaimana rencana kita selanjut nya karena cepat atau lambat Ricky pasti akan tahu jika kita lah dalang di balik ini semua". Kata Justin
"Tenang saja Justin dia tidak akan mudah mengetahui nya bahkan aku juga sudah mempersiapkan segala nya agar dia tidak mengetahui nya bahkan kau tidak tahu kan jika Kenzo kini tengah mencari ku di Texas. Dia sangat bodoh sekali bahkan dia tidak tahu aku sekarang di sini". Kata Demian
Dia tidak menyadari ada sepasang mata mengawasi nya dan dia adalah Leon dan juga Daniel sahabat nya
"Lihat lah kebodohan mereka. mereka tidak tahu jika bahaya telah mengincar mereka dan mereka masih saja tetap tenang". Kata Daniel
"Dan Demian yang bodoh itu lihat saja apa yang akan gue lakukan karena dia sudah membuat gue di hajar oleh Ricky". Kata Leon dengan sangat marah nya
"Apa kita akan bergerak cepat Leon?". Tanya Daniel
"Tidak Daniel karena di sini kita hanya mengawasi nya saja dan yang kan melakukan penyerangan adalah Geng Ricky". Kata Leon
"Wah akan ada perang besar nanti di Swiss". Kata Daniel
"Mungkin saja begitu karena leader sangat marah sekali ketika mengetahui kekasih nya terluka bahkan semua nya terkena imbas nya". Kata Leon
"Termasuk Lo juga" kata Daniel membuat dia mendapat kan tatapan tajam dari Leon dan hal itu juga sudah biasa dia dapat kan jadi dia Santai saja menanggapi nya
__ADS_1