
Caesar masih menebak apa yang di lakukan Ricky dengan menghilangkan para kelompok di negara ini
"Dia memang selalu penuh dengan teka teki". Kata Caesar
"Benar dan pergerakan nya juga sulit sekali untuk di tebak". Kata Shawn di
Caesar juga sebenar nya sangat mengagumi Ricky karena kecerdasan dan juga kehebatan dia. Ricky juga lah yang menjadi contoh dia hingga membuat nya menjadi ketua mafia sekarang ini.
"Apa kita cari tahu tentang hal ini?". Tanya Shawn
"Apa Lo bisa mencari tahu hal itu?". Tanya Caesar kembali
Mana bisa mereka mencari tahu karena Ricky sudah menutup segala kemungkinan agar informasi nya tidak bocor sama sekali dan itu keahlian para orang kepercayaan nya.
"Apa salah nya jika kita mencoba dulu". Kata Shawn
"Lakukan saja dan gue yakin kita tidak akan menemukan apapun dan malah itu hanya akan membuang waktu saja". Kata Caesar
"Oh ya apa anak buah Ricky yang bernama Dira masih ada di sini?". Tanya Shawn
"Gue tidak tahu dan kita juga belum bertemu dia kan di sini". Kata Caesar
"Lalu apa yang akan Lo lakukan karena gue juga yakin kalau Ricky akan membalas perlakuan bokap Lo kepada kekasih nya". Kata Shawn
"Gue akan membawa mama ikut bersama kita sementara waktu dan biarkan saja papa mengurus hal bodoh yang dia lakukan". Kata Caesar
"Berarti kita akan membawa mama ke Italia?_. Tanya Shawn
"Tidak. Kita bawa mama ke Inggris saja karena akan sangat tidak baik jika mama tinggal di italia". Kata Caesar
Dia tidak mau jika mama nya mengetahui siapa dia sekarang ini karena itu bisa membuat sang mama pasti akan kecewa jika mendengar nya. Caesar belum bisa mengatakan hal tersebut karena waktu nya juga tidak tepat dan dia akan menunggu waktu yang tepat untuk hal itu
Shawn faham apa yang ada di pikiran sahabat sekaligus bos nya itu dan juga mungkin belum saat nya mama nya mengetahui hal tersebut
"Kapan kita akan pergi ke Inggris?". Tanya Shawn
"Tunggu beberapa hari dulu karena ada hal yang harus gue pasti kan di sini". Kata Caesar
"Apa lagi yang ingin Lo pasti kan kalau itu mengenai Ricky percaya lah kita akan sangat kesulitan mendapatkan Jawaban nya". Kata Shawn
"Kalau Lo tahu hal itu kenapa Lo ingin cari tahu tentang dia". Kata Caesar menyindir Shawn
"Jujur ya gue sangat penasaran dengan alasan dia melakukan hal tersebut". Kata Shawn
Mereka yang masih duduk santai di kafe itu tidak menyadari kedatangan seseorang yang sedari tadi tidak sengaja mendengar obrolan mereka berdua
"Halo tuan Caesar apa kabar". Sapa Dira
Caesar pun langsung menatap Dira dengan tatapan tajam nya
"Senang bertemu anda di sini". Sambung nya lagi
"Senang juga bertemu dengan mu Dira". Kata Caesar
"Kenapa kau sendiri di sini Dir dan tumben juga Sam tidak ada bersama mu". Kata Shawn yang memang hanya basa basi saja dengan Dira untuk menghilangkan rasa keterkejutan nya namun sebenar nya Dira sudah paham dengan situasi yang ada sekarang
"Sam masih ada urusan di Jepang dan besok dia akan kembali lagi ke sini". Jawab Dira
"Kenapa dia kembali bukan nya tuan Ricky ada di sana sekarang". Kata Shawn
"Jangan terlalu banyak bertanya karena itu tidak akan baik untuk kesehatan mu". Kata Dira
"Oh ya tuan Caesar saya ingin menyampaikan pesan dari bos bahwa dia sudah menghancurkan Beberapa perusahaan milik papa anda dan menyuruh mundur para investor dan jika anda sedikit pun membantu nya maka bos akan bertindak dengan melibatkan mama Anda". Kata Dira membuat tatapan Caesar semakin menajam ketika melihat nya
"Jangan pernah mencoba mengusik mama ku jika Kalian ingin hidup tenang". Kata Caesar
"Begitu pun sebalik nya jangan pernah mengusik ataupun mencoba untuk mencelakai kekasih bos jika masih ingin hidup di bumi ini". Kata Dira tanpa rasa takut sedikit pun kepada Caesar. Itulah orang kepercayaan Ricky mereka semua tidak akan pernah takut meskipun yang di hadapi adalah ketua dari Geng di negara lain dan sangat berpengaruh mereka tidak akan pernah gentar dan takut untuk menghadapi nya sebab Ricky sudah melatih mereka dan menanamkan agar mereka memiliki mental yang sangat kuat dan kokoh dalam menghadapi siapapun dan apapun itu.
"Sorry Dira kita tidak akan pernah menghalangi bos Lo jika ingin melakukan sesuatu kepada tuan Rio tapi kita juga akan bertindak jika dia menyentuh nyonya Irene". Kata Shawn
"Terserah saja apa kata kalian Kita lihat saja nanti bagaimana rencana bos". Kata Dira lalu pergi meninggalkan mereka semua
Sedangkan mereka berdua masih terdiam dan memikirkan apa yang baru saja di dengar nya tadi
"Kita bawa saja mama malam ini". Kata Caesar
"Lalu papa Lo bagaimana?". Tanya Shawn
"Biar saja dan karena kebodohan nya kita harus melakukan hal ini". Kata Caesar yang merasa kesal dengan apa yang di lakukan papa nya hingga membuat sang mama juga harus terbawa dalam masalah ini
"Tapi gue masih janggal dengan wanita yang bernama Yuli ini karena gue perhatian juga dia terlihat mirip mama Irene". Kata Shawn
Sebenar nya Caesar juga berpikir hal yang sama namun dia berusaha untuk menepis rasa tersebut karena tidak ingin berurusan dengan Ricky si gila itu
__ADS_1
*****
Di rumah Ricky mereka sedang sibuk mengobrol dan menunggu makanan yang mereka pesan datang
"Jadi yang mendesain rumah ini adalah pak bos kita yang hebat ini". Puji Yuli
"Bukan hebat lagi Yul tapi benar-benar hebat dan cerdas". Kata Galang
"Dan beruntung sekali Lo mendapatkan dia". Kata Bryan
"Ya ya ya gue akui memang gue sangat beruntung sekali bertemu dengan kalian semua". Kata Yuli dengan jujur nya
Dia memang merasa sangat beruntung bertemu dengan mereka apalagi Ricky yang selalu membuat dia dan keluarga nya aman dari gangguan apapun yang datang
"Tenang saja Lo pasti aman jika menjadi kekasih nya seorang Ricky Airlangga Hartama". Kata Galang
"tumben Lo mau memuji dia Lang". Kata Yuli sambil tertawa
Tidak bisa di pungkiri oleh Bryan bahwa kehadiran Ricky juga sangat membantu Yuli dalam hal apapun namun Bryan juga khawatir jika Ricky akan kembali merasakan patah hati karena Yuli juga akan meninggalkan dia. Bryan tahu jika beberapa waktu lagi Yuli akan pergi meninggalkan Jepang dan dia merasa sangat takut jika sahabat nya itu melakukan hal bodoh dengan melukai hati sang leader dan tanpa Bryan mengetahui nya dan mungkin juga dia lupa siapa Ricky yang bisa mengetahui apa yang akan dilakukan oleh kekasih nya itu
"Tapi memang benar Yul Lo Sangat beruntung mendapatkan dia dan jangan sampai Lo salah langkah dan menyesal nanti nya". Kata Bryan
"Sudah gak usah membahas hal itu lagi dan juga lama banget Sam makanan nya". Kata Yuli
Kini Sam Langsung menghubungi anak buah nya dan bertanya kepada mereka kenapa lama sekali. Setelah selesai dia kembali bergabung bersama mereka
"Sebentar lagi makanan nya akan datang jago sabar sedikit lagi ya". Kata Sam
Bisa dia pasti kan bahwa orang yang di suruh membeli makanan akan habis oleh Ricky karena berani membuat kekasih sang leader kelaparan dan menunggu terlalu lama hingga dia mungkin saja bosan juga
"Tenang gue masih sabar menunggu Sam". Kata Yuli dan kini dia beralih memainkan ponsel nya sambil melihat-lihat foto yang dia ambil tadi
"Memang sangat keren rumah ini lihat deh Bray foto gue bagus-bagus banget ini". Kata Yuli sambil menunjuk kan hasil foto nya kepada Bryan
Selang beberapa waktu makanan pun sudah datang dan kini mereka semua memakan apa yang tadi di pesan
"Lo juga harus makan awas saja kalau tidak". Kata Yuli mencoba mengancam Ricky tapi sebenar nya dia juga takut melakukan hal tersebut
Kini mereka semua makan tanpa menimbulkan suara sedikit pun di sana. Dan setelah selesai makan pun mereka pergi berlalu meninggalkan Ricky dan Yuli agar mereka bisa berduaan
"Ayo ikut dengan ku agar bisa lebih menikmati pemandangan yang indah lagi". Kata Ricky dan Yuli pun akhir nya menuruti ajakan Ricky
Dia kini berada di bagian rumah yang memang sangat indah sekali untuk melihat beberapa bangunan dan Tamanan dari atas
Tanpa dia duga Ricky pun langsung memeluk nya dari belakang dan hal itu membuat Yuli Sangat terkejut dsn ingin segera melepaskan diri namun Ricky menahan nya
"Tetaplah bersamaku apapun yang terjadi".Kata Ricky
"Kau kita berjodoh percaya lah kita pasti akan bersama". Kata Yuli dan kini Ricky menyandarkan kepala nya di bahu Yuli sambil dia memejamkan mata untuk merasakan momen yang langkah ini bagi dia dan bagi Ricky bersama dengan Yuli bisa membuat dia merasa nyaman dan tenang sekali
"Jika tuhan tidak mengizinkan kita untuk berjodoh maka aku akan tetap berusaha agar kita bisa berjodoh". Kata Ricky membuat Yuli ingin sekali tertawa tapi dia menahan nya
Momen seperti ini sama sekali tidak terbayang kan dalam pikiran mereka berdua apalagi Yuli yang masih terlihat canggung sekali namun Ricky mengabaikan hal tersebut
"Rick apapun yang terjadi kedepan nya meskipun nanti nya kita tidak bisa bersama sebagai sepasang kekasih setidak nya kita bisa tetap menjalin persahabatan". Kata Yuli
"Kita lihat saja nanti karena jujur saja aku tidak ingin hanya sekedar menjadi sahabat saja". Kata Ricky yang masih setia memeluk Yuli dan tanpa mereka sadari Galang dan yang lain nya telah melihat adegan ini dan Galang pun juga mengabadikan kejadian langkah ini untuk menjadi dokumen tadi bagi dia dan akan di tunjukkan kepada orang tua nya juga. Sebenar nya Galang dan dua lain nya ingin mengajak Yuli kembali pulang namun hal itu mereka batal kan karena melihat adegan romantis barusan. Kini mereka pergi menjauh agar tidak menggangu ke romantisan yang baru saja tercipta itu
"Kalau begitu kita tinggal saja dia pulang biar nanti Ricky yang mengantar kan nya". Kata Galang
Mereka berdua pun setuju dan akhir nya pulang terlebih dahulu meninggalkan Yuli bersama Ricky di rumah Ricky
Yuli dan Ricky masih saja beradegan romantis di sana
"Rick kenapa Lo bisa menjadi se galak ini?". Tanya Yuli
"Mau tahu sekali kisah nya?". Tanya Ricky
"Kalau gak keberatan ya mau lah". Kata Yuli
Dan kini Ricky mengajak Yuli berpindah ke ruangan lain tempat dia untuk bersantai. Yuli pun duduk di sofa lalu Ricky pun tidur di atas paha dia
"Rick". Kata Yuli
"Tenang saja aku gak akan melakukan hal buruk dan melewati batas kepada kamu sayang". Kata Ricky sambil tersenyum
"Awas saja kalau Lo berani gue hajar Lo nanti". Kata Yuli
"Mau aku ceritakan gak?". Tanya Ricky
"Ya mau lah buruan cerita sekarang". Kata Yuli
Ricky pun mulai membagi kisah nya dengan orang lain secara lengkap dan Tanpa di tutupi sedikit pun dan Yuli adalah orang pertama yang mengetahui kisah Ricky yang sebenar nya tanpa rekayasa apapun
__ADS_1
Tanpa mereka sadari mereka berdua pun tertidur dengan lelap nya mungkin juga karena Lelah dan Ricky pun tertidur dengan nyenyak nya. Bik Na yang melihat hal tersebut tersenyum senang karena sang bos kini kembali merasakan kebahagiaan
"Semoga Aden bisa bahagia dan tertawa kembali dengan wanita yang bersama dengan Aden ini". Kata Bik Na sambil tersenyum senang
Bik Na tidak bisa menggambarkan bagaimana ekspresi senang nya melihat anak lelaki yang dia asuh hingga bayi ini kembali merasakan jatuh cinta dan juga terlihat sangat bahagia dengan pasangan nya yang sekarang ini. Dulu bik na juga mengetahui bagaimana Ricky yang di hianati oleh kekasih nya itu dan beberapa kali harus menerima kenyataan pahit dalam hidup nya dan sekarang dia tampak sangat bahagia sekali.
Bik Na pun meninggalkan mereka berdua agar tetap bisa beristirahat dengan nyaman supaya tidak bangun sebelum saat nya.
*****
Di rumah Sam Galang dan Bryan masih menunggu kedatangan Yuli
"Lang kenapa dia belum kembali juga apa terjadi sesuatu kepada nya?". Tanya Bryan
"Ricky tidak akan melakukan hal yang tidak pantas kepada Yuli karena dia adalah wanita yang sangat di cintai nya jadi buang jauh-jauh pikiran tersebut". Kata Sam menjawab pertanyaan Bryan
"Sorry Sam gue tidak bermaksud menuduh tapi gue hanya khawatir saja dengan Yuli". Kata Bryan
"Tenang saja Yen dia akan aman bersama dengan Ricky di sana". Kata Galang
Meskipun demikian Bryan tetap saja khawatir dengan sahabat nya itu apalagi Ricky juga suka sekali bermain perempuan jadi wajar saja Bryan khawatir takut kalau Ricky kebablasan dan khilaf karena mereka hanya berdua saja di sana
"Apa tidak sebaik nya kita cek saja Lang lagian kan Lo juga harus istirahat". Kata Bryan masih berusaha untuk mengajak Galang agar mau kembali lagi ke rumah Ricky
"Kita tunggu saja Bryan sudah lah gak usah gelisah seperti itu". Kata Galang yang masih tenang dan santai
Di sela obrolan mereka Bunda Yuli pun turun dan ikut bergabung bersama
"Di mana Yuli kok kalian hanya bertiga saja?". Tanya Ayu
"Dia lagi sama Ricky bunda maklum lah batu jadian jadi masih cari momen untuk romantis-romantisan". Kata Galang
"Iya juga. Ya sudah kalau begitu bunda tinggal dulu ya mau lihat-lihat ke depan". Kata ayu lalu berjalan meninggalkan mereka bertiga
"Bryan Lo sudah bilang belum pada Yuli tentang keberangkatan Lo besok". Tanya Galang
"Gak usah di bahas soal itu Lang gak penting yang penting itu kita harus kembali dulu ke sana". Kata Bryan membuat Sam tersenyum melihat bagaimana kelakuan Bryan ini
"Apa Lo takut jika Yuli akan jatuh cinta dengan Bos?". Tanya Sam
"Justru gue akan bersyukur jika Yuli bisa membalas cinta Ricky tapi gue sekarang hanya khawatir saja Sam". Kata Bryan
"Wajar saja jika Lo khawatir karena Lo tahu sendiri kan bagaimana bos". Kata Sam
"Jangan menyindir Lo Sam gue juga tahu bagaimana Ricky tapi gue yakin sekali kalau dia tidak akan berbuat hal yang aneh-aneh dan melenceng kepada Yuli". Kata Galang
Sam hanya memancing Galang agar dia kembali memulai perdebatan nya karena dia juga suka sekali jika Galang memulai aksi perdebatan nya
"Oh ya tuan apa anda mau saya antar kembali ke Inggris?". Tanya Sam
"Lo pikir gue anak kecil harus di antar Segala. Ingat Sam gue juga ketua dari Geng black devil jika Lo lupa gue ingat kan sekarang". Kata Galang
Pancingan Sam berhasil dan Galang pun kini emosi di buat nya
"Ya siapa tahu nanti anda membutuhkan bantuan saya tuan". Kata Sam
"Gak perlu mending Lo bantu saja bos Lo mendapatkan hati sahabat gue". Kata Galang
Galang yang asik sedang berdebat dengan Sam tiba-tiba mendapat pukulan di kepala nya dari belakang membuat dia menoleh ke arah sumber pukulan Tersebut
"Bagus ya Lo ninggalin gue tanpa pamit". Kata Yuli
Galang pun tersenyum melihat Yuli "Sorry Yul gue gak bermaksud lagian gue kan gak mau mengganggu momen kebersamaan Lo sama Ricky". Kata Galang membuat Yuli kembali memukul dia
"Alasan saja Lo ya Hem". Kata Yuli sambil masih menerjang Galang dengan pukulan dan Galang pun tidak melawan nya dia hanya berusaha menghindar saja namun juga sangat susah sebab Yuli memang sudah mulai jago berkelahi sekarang
"Yul gue minta maaf lagian Lo kan bisa pulang di antar Ricky jadi kita tinggal Lo di sana". Kata Galang
"Sudah lepas kan saja Galang kasihan dia". Kata Ricky
"Dia ini jilid banget Rick males gue sama Lo Lang". Kata Yuli
"Ya gue memang salah dan gue akui itu Sorry ya Yul". Kata Galang
Yuli sebenar nya tidak begitu marah hanya saja dia ingin sekali mengerjai Galang karena dia tidak memberi tahu akan kembali ke Inggris beberapa waktu lagi. Jangan di tanya Yuli tahu dari mana pasti nya dari kekasih dia yang sangat bucin itu.
"Gue maafkan Lo kali ini. Ya sudah kalau begitu gue mau ke tempat Luna dulu ya". Kata Yuli membuat Ricky dan yang lain nya mengikuti dia kecuali Sam. Dia terlihat ada pekerjaan karena baru saja mendapat kan telfon yang terlihat penting dan langsung pamit pergi kepada bos nya
Yuli sudah sampai di kamar luna dan dia melihat ada Richard yang sedang menemani Luna di sana. Yuli pun menghampiri mereka berdua
"Bagaimana kabar Lo ?". Tanya Yuli
"Gue sudah mendingan". Jawab Luna
__ADS_1
Luna dan Richard melihat Ricky yang sedang menggandeng tangan Yuli dan tampak sekali jika Luna sangat tidak suka melihat kebahagiaan Yuli karena berhasil mendapatkan hati seorang Ricky hingga dia bisa menjadi ratu sekarang ini berkat dia berhubungan dengan Ricky. Walaupun Luna tidak mengetahui jika Yuli sebenar nya tidak suka dengan posisi yang dia dapat kan sekarang tapi tetap saja dia sangat iri kepada Yuli yang memang dia rasa sangat beruntung sejak dulu hingga sekarang ini