Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Setiap Hari Berduaan


__ADS_3

"Kenapa mau pergi ke Singapura?". Tanya Arok yang kebetulan dia lewat di sana dan mendengar percakapan mereka


Dia pun ikut duduk bersama dengan Caesar dan juga Yuli


"Siapa yang ingin pergi ke Singapura Lo atau Yuli?". Tanya Arok


"Kepo banget jadi orang". Kata Yuli


"Jika Lo ingin meninggalkan Ricky sekarang itu hak yang mustahil karena sejauh apapun Lo pergi Ricky tidak akan membiar kan nya pasti dia akan menemukan Lo". Kata Arok


"Gue tidak ada niatan untuk meninggalkan dia". Kata Yuli


"Tapi Lo ada niatan untuk pergi ke Singapura kan". Kata Arok membuat Yuli menatap nya dengan serius


Arok tidak menatap Yuli balik dan dia tetap fokus ke depan sambil melihat ombak di lautan itu "Lo kenapa bisa bicara seperti itu?". Tanya Yuli


"Gue hanya menebak saja. Mungkin Lo berpikir kalau Lo tidak pantas dengan Ricky dan juga Lo masih ragu dengan Cinta dia tapi coba saja Lo pergi dari nya dan Lo lihat bagaimana cinta nya dia kepada Lo nanti". Kata Arok


"Lo memberikan saran untuk gue meninggalkan dia berarti Lo mau gue menyakiti hati nya". Kata Yuli


"Gue hanya ingin membuktikan saja jika Ricky memang benar-benar mencintai Lo sangat dalam". Kata Arok


"Kalau Lo ingin membuktikan nya kenapa harus menyakiti hati nya". Kata Yuli terlihat marah


"Lo marah karena gue ingin menyakiti hati nya berarti Lo sudah ada rasa dengan Ricky". Kata Arok


"Mungkin saja begitu meskipun gue tidak ada rasa gue juga tidak ingin jika Ricky mengalami kesedihan lagi dan penyebab nya adalah gue". Kata Yuli


"Tenang saja Ricky tidak akan bersedih karena mungkin saja dia tahu alasan kenapa Lo ingin pergi dari Jepang". Kata Caesar


"Jika pergi dari negara ini bisa membuat Lo bahagia maka lakukan lah". Kata Arok


"Dan mungkin saja gue akan menyesali nya karena membuat Ricky bersedih kembali karena patah hati". Kata Yuli


"Lo pasti Sudah mendengar dari Ricky kan jika bahagia Lo adalah bahagia dia jadi jika ke Singapura membuat Lo bahagia pasti Ricky juga akan ikut bahagia". Kata Arok


Yuli menjadi semakin bingung di buat nya apalagi mendengar kata Arok barusan dia semakin tidak tahu lagi harus bagaimana kenapa bisa Arok bicara seperti itu padahal Ricky adalah sahabat nya dan kenapa bisa juga dia yakin jika Ricky akan bahagia jika dia pergi ke Singapura nanti.


"Tidak usah terlalu memikirkan nya kita di sini untuk liburan kan jadi nikmati saja liburan nya dan jangan memikirkan yang lain nya". Kata Caesar


Yuli masih diam dengan tatapan kosong ke depan dia masih memikirkan perkataan Arok dan tanpa mereka sadari Ricky pun juga mendengar kan hal itu sejak tadi dan dia bersikap biasa saja karena memang dia tahu tentang rencana kekasih nya itu bahkan dia juga sudah mengamankan keadaan di Singapura dengan bantuan Sam dan juga Dira.


" Lo kenapa bengong dan terlihat sedih. Jangan bersedih karena kesedihan Lo adalah kemarahan Ricky bisa-bisa dia akan menghajar kita berdua nanti". Kata Arok


Ricky memutuskan menghampiri mereka Ketika mendengar jika kekasih nya sedang bersedih


"Kenapa kalian berdua ada di sini?". Tanya Ricky


"Menjaga kekasih Lo lah ngapain lagi". Kata Caesar


"Apa kamu baik-baik saja?". tanya Ricky yang kini duduk di samping kekasih nya dan menggeser posisi Arok . Ricky memegang pipi Yuli dan mengarah kan kepala nya agar menghadap diri nya


"Apa mereka membuat kamu terluka?". Tanya Ricky kembali


Yuli tersenyum sebelum menjawab nya "Mana mungkin mereka berani melakukan hal itu aku hanya terharu saja bisa datang ke tempat ini bersama kalian semua dan juga kekasih ku ini". Kata Yuli


Ricky pun memeluk Kekasih nya itu dan Yuli Merasa kan kehangatan dari pelukan Ricky


"Ingat lah perkataan ku selalu bahwa aku tidak akan pernah membiarkan kamu bersedih". Kata Ricky


"Aku tahu hal itu". Kata Yuli


" Jadi jangan bersedih dan lakukan saja apapun yang bisa membuat kamu bahagia maka aku akan selalu mendukung mu". Kata Ricky membuat Yuli menatap nya sekarang


"Gak cukup apa sedari tadi kalian bermesraan". Kata Caesar


"Kita tinggal kan saja mereka berdua di sini". Kata Arok


Caesar dan Arok pun bergegas pergi meninggalkan mereka berdua yang masih saja berpelukan.


"Kamu tidak kedinginan?". Tanya Ricky

__ADS_1


"Tidak sama sekali karena pelukan kamu menghangatkan ku". Kata Yuli


"Jadi mau di peluk terus sampai pagi". Kata Ricky menggoda


"Kalau sampai pagi kita tidur di sini dong". kata Yuli


"Ya tidak kita tidur di kamar dan tidak mungkin juga di sini". Kata Ricky


"Gak usah mesum ya jadi orang". Kata Yuli sambil mencubit gemas pipi sang kekasih


"Terus saja manja seperti ini membuat aku makin cinta sama kamu". Kata Ricky


"Oh Kalau gak manja gak cinta gitu". Kata Yuli


"Ya tetap cinta sayang cuma kalau manja kadar cinta nya makin banyak". Kata Ricky


"Sebanyak apa tuh". Kata Yuli dengan nada manja nya


"Saking banyak nya gak bisa di hitung dan di umpama kan". Kata Ricky


Yuli tersenyum senang sekali datang ke Indonesia adalah impian dia dan sebenar nya juga jika bisa dia ingin tinggal di Indonesia dan menetap di sana saja.


"Kita masuk ke dalam saja sekarang aku sudah capek mau istirahat". Kata Yuli


Di kamar Kinara kini sedang bersama dengan Rani mereka berdua berada di kamar Rani. Kinara ingin tahu bagaimana kehidupan Rani selama ini


"Kamu kelihatan bahagia sekali Ran". Kata Kinara


"Iya kak Rani bahagia sekali karena bisa liburan bareng kak Ricky". kata Rani


"Momen berharga sekali ya liburan ini buat kamu." Kata Kinara


Rani hanya mengangguk saja menjawab perkataan Kinara. "Lalu bagaimana kehidupan kalian selama kak Ricky Belum menjemput kalian semua apa Kalian tinggal di tempat yang layak di huni?". Tanya Kinara


"Sekejam-kejam nya kak Ricky dia tidak akan melakukan hal buruk kepada kita kak keluarga nya". Kata Rani


"Kamu benar kak Ricky punya cara tersendiri untuk melindungi keluarga dan orang yang dia cintai Serta sayangi". Kata Kinara


"Kamu sudah bersahabat sejak lama dan juga Yuli berteman dengan kak Rachel dan juga kak Kikan loh Ran". Kata Kinara


"Iya kak Rani tahu karena kak Sam sudah mengatakan itu kepada kita semua waktu itu dan memang benar kak Yuli orang nya asik sekali". Kata Rani


"Bukan cuma asik saja dia bisa mengorbankan segala nya juga untuk sahabat nya asal mereka bisa bahagia". Kata Kinara


"Menurut kak Kinara apa kak Yuli pantas bersanding dengan kak Ricky?". Tanya Rani membuat Kinara menatap nya dengan raut wajah terkejut dia tidak menyangka jika Rani akan bertanya seperti itu kepada nya


"Apa Kamu berpikir bahwa Yuli tidak cocok dengan kak Ricky?". Tanya balik Kinara


"Bukan seperti itu kak hanya saja kita berdua pasti tahu kan kalau mantan kak Ricky itu seperti apa Dan kak Yuli jauh dari mereka semua". Kata Rani


"Ran mungkin penampilan Yuli memang jauh dari mereka semua yang memang terlihat berkelas sekali karena Yuli juga bukan dari kalangan atas tapi aku sangat yakin jika Yuli mempunyai hal tersendiri yang mampu membuat kak Ricky bahagia meskipun dia terlihat tidak sepadan dengan nya". Kata Kinara


kesal itu pasti karena ucapan Rani menurut Kinara sangat lah tidak benar dan juga berlebihan dan Kinara tidak suka dengan hal itu apalagi dia terlihat merendahkan Sahabat nya


"Kak maaf bukan maksud Rani menyinggung atau membandingkan mereka tapi Rani hanya heran dan bingung saja bagaimana bisa kak Yuli mendapat kan tempat di hati kak Ricky dan yang Rani lihat juga kak Ricky mungkin yang mengejar kak Yuli". Kata Rani yang merasa bersalah dengan pertanyaan nya tadi


"Kami tidak salah jika bertanya seperti itu tapi ketahuilah bahwa sekarang Yuli adalah segala nya buat kak Ricky dan kamu sekarang berada di sini pun juga karena Yuli ingin bertemu dengan kamu jika tidak mungkin kak Ricky juga tidak ingin bersama dengan kamu". Kata Kinara yang memang terlihat jelas sekali kalau dia kesal terhadap Rani


"Kinara kamu kenapa disini?". Tanya Arok yang baru saja masuk ke dalam kamar Rani karena pintu kamar dia terbuka lebar


"kami hanya ingin mengobrol saja kak". Jawab Kinara


"Lalu kenapa muka kamu terlihat kesal seperti itu? apa ada yang membuat kamu kesal?". Tanya Arok sambil menatap Rani dengan tajam nya. Jika menyangkut dengan adik kesayangan nya itu Arok tidak akan perduli dan segan untuk melakukan sesuatu kepada nya.


"Tidak ada kak hanya saja Kinara kesal sekali kenapa kak Rachel tidak bisa ikut bersama kita". Kata Kinara mencoba masih berbohong


"Sebaik nya kamu kembali ke kamar dan tidur sekarang karena besok siang kita akan pergi ke tempat lain". Kata Arok


Kinara menuruti apa yang di katakan oleh Arok dan dia kini pergi menuju kamar nya untuk beristirahat sedang kan Arok dan Caesar masih berada di kamar Rani


"Ran ingat meskipun Lo adik Ricky gue tidak akan segan untuk membuat perhitungan kepada Lo jika Lo menyakiti adik gue". Kata Arok dengan dingin nya

__ADS_1


"Maaf kak Rani tidak bermaksud untuk melakukan hal tersebut kepada kak Kinara". Kata Rani dengan gugup dan takut nya


"Lo jangan seperti itu kepada dia kasihan dia ketakutan melihat Lo yang sedang marah". Kata Caesar


Arok pun kini pergi dari kamar Rani tanpa ingin mengatakan apapun lagi


"Lo jangan membuat dia marah dan juga hati-hati kalau bicara jika kakak Lo dengar apa yang Lo katakan tadi bisa hilang beneran Lo dari dunia ini". Kata Caesar lalu pergi juga dari kamar Rani


Rani merasa menyesal sekali sekarang dengan apa yang dia Tanya kan tadi kepada Kinara hingga membuat mereka semua marah kepada dia padahal Rani tidak punya niatan apapun dalam pertanyaan tadi. Dia juga suka dengan Yuli apalagi Yuli bisa membuat kakak nya bahagia dan Rani berserta keluarga bisa dekat lagi dengan Ricky. Dia kini memutuskan untuk tidur dan besok dia akan meminta maaf kepada Kinara.


"Aku masuk ke kamar dulu ya kamu juga harus istirahat dan jangan lupa untuk bangun lebih awal karena kita akan melihat matahari terbit". Kata Yuli


"Iya aku akan istirahat sekarang jangan Lupa mimpi kan aku nanti dalam tidur kamu". Kata Ricky lalu mengecup kening dan juga pipi Kekasih nya lalu dia pun pergi ke kamar nya untuk beristirahat


Yuli Merasa dia sangat malu mendapat kan perlakuan seperti dari Ricky "Semoga saja kami memang benar cinta aku dengan tulus dan jika nanti Stella kembali kamu tetap akan bersama aku". Kata Yuli lalu dia pun pergi beristirahat


Pagi pun tiba dan mereka semua sudah melihat matahari terbit tadi dan tak lupa juga Ricky mengabadikan momen bersama kekasih nya itu


"kita kembali ke penginapan untuk sarapan". kata Ricky dan akhir nya mereka pun kembali ke penginapan dengan ekspresi bahagia para wanita dan tadi Rani juga sudah meminta maaf kepada Kinara sekarang mereka sudah kembali seperti semula tidak ada perselisihan lagi di antara mereka


"Menu nya ganti setiap hari dan enak-enak lagi makanan nya". Kata Kinara


"Iya benar menu nya selalu saja sangat lezat dan sesuai banget dengan selera kita". kata Yuli


"Ya pantas saja sesuai selera karena ada nyonya Ricky di sini pasti masakan nya juga di sesuaikan dengan keinginan nya". Kata Hiro


"Salah lagi kan Lo manggil gue nya bukan nyonya tapi Bu bos Lo harus memanggil gue Bu bos ". Kata Yuli lalu tertawa membuat mereka juga ikut tertawa di buat nya


"Sudah kita makan sekarang jangan bercanda terus". Kata Caesar


"adik gue gak sabar banget sih sudah lapar ya". Kata Yuli


"Bukan gue saja yang lapar kita semua di sini pasti juga lapar kali kakak ku tersayang". kata Caesar


"Ya sudah kita makan saja sekarang adik ku sayang". Kata Yuli


mereka semua makan bersama dan terlihat juga sangat menikmati makanan yang di hidangkan hingga semua makanan habis tak tersisa sedikit pun


"Antara lapar dan rakus beda tipis ya". Kata Arok


"Rok jangan mulai keributan". Kata Ricky


"Kita berangkat jam berapa Rick?". Tanya Arok


"Nanti siang kita akan terbang lagi ke kota lain nya jadi sekarang jangan ada yang keluar rumah cukup beristirahat di rumah saja agar nanti tidak lelah ketika dalam perjalanan". Jawab Ricky


"Benar agar nanti tidak ketiduran di pesawat dan mungkin saja itu hanya modus nya agar bisa di gendong oleh sang leader". Kata Caesar menggoda Yuli


"Oh pintar sekali ya sekarang kalau bicara dan menggoda gue". Kata Yuli sambil menjewer telinga Caesar seperti anak kecil yang mendapat hukuman dari orang tua nya


"Lo itu ya suka sekali main tangan sama kita semua". Kata Caesar


"Sudah lah Caesar biarkan saja nama nya juga Bu bos kan bebas melakukan apapun". Kata Hiro


"Kalian Berduaan Mulu ya setiap hari apa tidak bosan?". Tanya Caesar


"Tidak ada kata bosan jika bersama dengan nya". kata Ricky sambil merangkul bahu kekasih nya yang duduk di sebelah nya itu


"Setiap hari kalian sudah bersama apa masih kurang Rick dan juga sekarang Lo jarang melakukan pekerjaan Lo". Kata Arok


"Gue bos jadi jika Sam bisa melakukan nya kenapa gue harus turun tangan juga". Kata Ricky


"Lo benar juga Sam kan tidak jauh berbeda dari Lo". Kata Arok


"Kota selanjut nya adalah tujuan terakhir kita ya setelah itu kita akan kembali lagi ke Jepang". Kata Yuli


Ricky menatap kekasih nya itu lalu dia berkata " Kata nya ingin mengunjungi beberapa tempat tapi kenapa baru dua kamu ingin pulang apa ada sesuatu yang terjadi?". Tanya Ricky


"Aku hanya rindu sekali dengan bunda entah kenapa aku ingin bertemu dengan nya". Kata Yuli


Sejak tadi pagi entah kenapa dia sangat merindukan Ayu bunda nya padahal dia juga baru pergi beberapa hari dan biasa nya juga dia bisa meninggal kan Ayu lama

__ADS_1


__ADS_2