Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Senangnya Dilatih Kekasih


__ADS_3

Ricky menghampiri Arok yang terlihat sangat dekat sekali dengan kekasih nya tadi dan kini dia menatap ke arah Arok dengan tajam nya. Sebenar nya dia ingin sekali memukul Arok namun hal itu dia tahan dulu sebab ada kekasih nya di sana jadi dia harus mengontrol emosi nya itu membuat yang lain nya menyeringai termasuk juga Arok. Mereka tahu Ricky terlihat sangat marah sekali apalagi mereka mengabaikan ucapan Ricky yang mengatakan kalau kekasih nya hanya boleh berlatih dengan Rere saja sedangkan Yuli yang melihat kekasih nya datang pun Langsung menghampiri nya dan memberikan senyuman kepada Ricky


"Kenapa gak bilang kalau datang". Kata Yuli


"Aku ingin memberikan kamu kejutan". Kata Ricky


"Dan nyata nya kamu yang terkejut karena aku berlatih dengan Arok, memang nya kenapa aku tidak boleh berlatih dengan nya bukan nya kata mereka dia hebat dalam memegang senjata". Kata Yuli


"Kamu jangan lupa siapa kekasih mu ini sayang bahkan kamu pun juga bisa kan menggunakan pistol dan juga pisau sebab Bryan dan juga Galang mengajar kan kamu menggunakan senjata juga". Kata Ricky


Para sahabat Ricky tidak menyangka jika mereka berhasil di bodohi oleh kekasih Ricky apalagi Arok, kini dia terlihat sangat kesal sekali sebab Yuli tadi seperti orang yang tidak bisa menggunakan pistol sama sekali


"Kan kalian gak tanya kalau gue bisa apa gak menggunakan senjata dan kalian juga langsung ingin mengajar kan gue ya sudah gue terima saja kalau nolak nanti di kira sombong gue". Kata Yuli dengan panjang lebar nya


"Pantas dia menjadi kekasih Lo Rick sama-sama tidak bisa di tebak". Kata Ipank


"Oh ya bagaimana keadaan keluarga kamu, apa mereka baik-baik saja dan kenapa cepat sekali kamu pulang nya?". Tanya Yuli


"Mereka semua baik dan mereka juga tidak sabar ingin bertemu dengan kamu. Apa kamu tidak merindukan aku?". Tanya Ricky


"Tentu saja tidak". Jawab Yuli lalu tertawa


"Kenapa harus selalu aku yang rindu dengan kamu sayang". Kata Ricky


Ricky mengubah panggilan nya lagi menjadi sayang tapi sebenar nya Ricky tidak mengubah nya hanya saja dia akan memanggil kekasih nya itu sesuka hati nya saja jadi mau dia memanggil cinta atau sayang itu terserah dia saja dan Yuli pun juga sudah terbiasa dengan hal itu dan dia juga tidak mempermasalahkan kan nya.


"Ya kamu terlalu lebay , baru juga sebentar pergi nya kenapa cepat sekali kembali nya. Pasti keluarga kamu sangat merindukan kamu sayang ku". Kata Yuli dengan nada manja nya membuat Ricky gemas sekali lalu memeluk nya dengan erat


"Mana bisa aku jauh dengan kekasih ku yang imut ini". kata Ricky


Oh lihat lah sekarang sang leader kini telah berubah dan dia tidak terlihat menakutkan sama sekali bahkan dia terlihat seperti seorang suami yang takut Dengan istri nya dan juga tidak bisa jauh dari nya. Mereka yang melihat hanya bisa diam saja jika tidak diam juga apa yang bisa mereka lakukan sekarang.


"Kamu sudah ada di sini, kalau begitu latih aku agar semakin hebat juga". Kata Yuli


"Kamu mau aku latih apa? Kalau beladiri, kemampuan kamu yang sekarang sudah sangat baik jadi tidak perlu latihan lagi" Kata Ricky


Memang Yuli sudah sangat baik dalam beladiri sebab Ricky selalu melatih dia tanpa ada yang tahu bahkan para sahabat nya juga tidak mengetahui nya


"Bagaimana kalau menembak, kan aku belum jago sekali menembak". Kata Yuli


"Kamu tidak perlu jago menembak sebab kalau kamu jago nanti banyak lelaki yang bisa menggantikan posisi ku". Kata Ricky


mereka pun langsung tertawa karena ucapan Ricky barusan, mereka tidak menyangka jika sang leader kini bisa bercanda juga meskipun bercanda nya tidak lucu tapi jika Ricky berkata seperti itu maka di anggap lucu sebab dia tidak pernah melakukan nya


"Belajar dari mana kamu menggombal seperti itu, apa kamu juga melakukan nya di Belanda?". Tanya Yuli


"Mana mungkin aku mengatakan hal seperti itu kepada wanita lain, kamu bisa bertanya kepada mereka kalau baru pertama kali ini juga aku mengatakan hal itu". Kata Ricky


"Oh pantas saja mereka menertawakan kamu". Kata Yuli


"Kalian berani sekali tertawa, mau gue robek mulut kalian semua". Kata Ricky


"Sorry Rick kita tidak bermaksud untuk melakukan nya". Kata Ken


"Dan kalian juga sudah berani membantah ku. Apa kalian tidak mendengar jika aku mengatakan kalau hanya Rere yang boleh melatih kekasih ku ". Kata Ricky


"Lihat lah sifat posesif nya muncul lagi". Bisik Ken


"Kau berani sekali Ken mengejek ku". Kata Ricky


Dan Ken hanya tersenyum saja melihat kemarahan bos nya itu.


"Sorry Rick, Lo sendiri tahu kan jika Arok sangat ahli dalam menembak jadi kita sepakat juga jika dia yang melatih kekasih elo". Kata Ipank


"Dan gue tahu juga kalian memanfaatkan hal ini untuk mendekati kekasih gue". Kata Ricky


mereka hanya menggeleng kan Kepala nya mendengar apa yang Ricky katakan barusan. Sungguh leader mereka ini benar-benar sangat bucin sekali, bisa di bilang kalau dia ini bucin akut dengan kekasih nya


"Sayang kenapa malah bertengkar dengan mereka, kata nya mau melatih aku". kata Yuli

__ADS_1


Ricky pun menyuruh anak buah nya menyiapkan sasaran bergerak untuk di jadikan sebagai target latihan Yuli


"Kamu sudah siap?". Tanya Ricky dan Yuli pun mengangguk pertanda dia memang sudah siap sedari tadi


Kini Ricky mulai memposisikan diri nya ada di belakang Yuli dengan seringai nya dia kini memegang tangan Yuli dan membisik kan instruksi nya di telinga kekasih nya itu dan hal tersebut membuat Yuli sangat geli sekali


"Fokus sayang*. Kata Ricky


Dor


Satu kali tembakan dari Yuli meleset agak jauh


Dor


tembakan ke dua dia berhasil memenuhi target membuat Yuli tersenyum senang karena dia sudah berhasil


Dor


tembakan ketiga kembali dia lesatkan dan dia berhasil juga melakukan nya membuat dia semakin gembira sekali.


"Kamu memang berbakat sekali sayang". Kata Ricky lalu memeluk kekasih nya dari belakang membuat Yuli kaget di buat nya


"Tapi aku masih belum bisa sekali tembak mengenai sasaran". Kata Yuli sedikit manja


"Tenang saja aku akan mengajari kamu dan juga aku akan mengasah insting kamu agar bisa tepat". Kata Ricky yang masih memeluk kekasih nya itu


Sungguh Ricky memang sangat rindu dengan Yuli meskipun mereka hanya beberapa hari saja tidak bertemu tapi dia sangat merindukan kekasih nya itu apalagi senyuman Yuli itu selalu membuat dia bisa merasa senang sekali


"Kalian jika ingin bermesraan sebaik nya di tempat lain saja, tujuan kita kemari bukan nya untuk berlatih jadi lebih baik kita latihan lagi saja". Kata Caesar


"Kapan kamu akan pergi ke Italia?". Tanya Ricky


"Tidak tahu, Caesar bilang tidak bisa sekarang". Kata Yuli


"Ada hal yang harus gue kerjakan dulu di Jepang dan juga Singapura jadi gue belum bosa mengajak nya untuk ke Italia". Kata Caesar


"Tidak bisa. pekerjaan ini sangat penting juga untuk gue dan tidak bisa di wakilkan". Kata Caesar


Yuli memang sangat penasaran sekali dengan mama nya jadi dia ingin segera ke Italia untuk menemui nya tapi jika Caesar tidak bisa berangkat cepat maka dia harus sabar menunggu juga sebab dia tidak ingin menghambat pekerjaan adik nya itu


"Bagaimana kalau aku yang mengantar kan kamu ke sana". Kata Ricky menawarkan diri


"Tidak. aku hanya ingin berangkat bersama dengan Caesar sesuai dengan kesepakatan kita" kata Yuli


Dia juga merasa itu adalah momen dia bersama dengan keluarga dia yang sebenar nya jadi dia tidak ingin Ricky ikut dengan nya sebab jika dia ikut pasti suasana di sana pasti akan berbeda sekali apalagi Ricky juga terkenal sebagai leader gangster yang kejam jadi bukan tidak mungkin kalau nanti mama nya akan takut dengan nya


"Ya sudah kalau begitu. Apa kamu sudah makan tadi?". Tanya Ricky


"Sudah bahkan sebelum kesini juga aku makan dulu". Kata Yuli


Ricky mengelus kekasih nya dengan penuh kasih sayang dan terlihat sosok Ricky yang hangat kini berada di antara mereka semua dan sosok Ricky yang kejam terasa menghilang sekarang ini


"Apa tidak ada yang menyulitkan kamu selama aku tidak ada?". Tanya Ricky


"Tidak sama sekali bahkan mereka semua menjaga ku dengan baik. Oh ya Sam apa di sana dia tidak melirik wanita lain?". Tanya Yuli sambil menatap Sam


"Tidak Bu bos, selama di sana bos hanya fokus kepada keluarga nya saja dan dia juga membantu bisnis semua Saudara nya". Kata Sam


"Bagus lah kalau dia tidak macam-macam dan kamu ya terlalu alay sekali masak setiap satu menit sekali selalu mengirim gambar Kepada aku". Kata Yuli


"Jadi setiap hari Ricky mengirim pap kepada Lo Yul?". Tanya Rere


"Iya setiap menit". Jawab Yuli


mereka pun langsung tertawa bersama setelah mendengar hal tersebut sebab Ricky juga tidak pernah melakukan hal tersebut karena dia tidak suka seperti itu bahkan berfoto pun Ricky juga jarang. Kini semua nya berubah semenjak dia bersama Yuli


"Berani kalian menertawakan ku". Kata Ricky


"Sudah lah kan mereka hanya tertawa kenapa gak boleh sih". Kata Yuli

__ADS_1


Seketika Ricky langsung menurut kepada Yuli tanpa ingin membantah sedikit pun


"Lihat lah Yul dia jinak sekali kepada Lo dan Lo juga terlihat senang sekali di latih kekasih Lo ". kata Ipank


"Di latih siapapun juga gue pasti mau yang penting pelatih gue bisa membuat gue semakin kuat". Kata Yuli


"Rick, bunda ayu sudah sadar". Kata Ken yang baru saja mendapat kan kabar dari anak buah nya dan Yuli yang mendengar hal tersebut langsung menatap Ken


"Bunda Sadar Ken? Jadi selama ini bunda koma gitu?". Tanya Yuli


"Iya, bunda Lo koma dan sekarang sudah sadar". Kata Ken


seketika Yuli Langsung bingung dia antara senang dan juga sedih mendengar kabar tersebut. Dia sedih karena baru tahu jika bunda nya sampai koma itu juga karena dia dan bahagia nya dia karena bunda nya kini sudah sadar dari koma nya.


"Kita pergi ke sana sekarang". Ajak Ricky


Mereka semua pergi ke tempat di mana ayu di rawat. semua ikut ke sana dan Yuli pun juga, dia pergi menggunakan mobil Ricky.


beberapa menit saja mereka sudah sampai di tempat dan kini Yuli terlihat berjalan cepat sekali agar dia bisa sampai di tempat bunda nya.


"Bunda" . Panggil Yuli ketika sudah berada di ruangan Ayu


Ayu tersenyum melihat putri nya yang dia sayang itu dan dia juga merasa bersyukur sekali sebab Yuli tidak kenapa-kenapa


"Kamu di sini sayang". Kata ayu dengan suara pelan sekali dan terbata-bata


"Iya bunda Yuli di sini. Bagaimana keadaan bunda?". Tanya Yuli yang terlihat sekali sangat khawatir namun dia bisa mengontrol kekhawatiran nya itu agar ayu Tidak panik juga


"Bunda baik-baik saja sayang, seperti yang kamu lihat sekarang". Kata Ayu


Yuli tersenyum lega karena bunda nya bisa sadar meskipun belum sadar seratus persen tapi Yuli tetap bersyukur sekali


"Bunda sebaik nya istirahat saja sekarang agar segera pulih kembali". Kata Yuli


"Iya sayang, bunda akan baik-baik saja kamu tenang saja. Kan banyak dokter hebat juga yang menyembuhkan bunda". Kata Ayu


Yuli menatap Ricky beserta sahabat nya, untung saja ada mereka jika tidak Yuli bahkan tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi kepada bunda nya yang dia sayang itu.


Terlihat kini Ken sedang mengecek keadaan ayu dan dia pun tersenyum melihat Ayu


"Bunda sudah membaik dsn tiga hari lagi bisa pulang". Kata Ken


"Terima kasih nak Ken sudah mau repot merawat bunda". Kata Ayu


"Sama-sama Bun, itu juga sudah menjadi tugas Ken ". Kata Ken membalas senyuman bunda Ayu


"Sebaik nya kita keluar saja dulu dan biar kan bunda istirahat". Kata Ken


mereka kini beranjak untuk pergi dari ruangan itu namun tangan ayu menghentikan langkah Ken


."Bagaimana keadaan Luna?". Tanya Ayu


" maaf Bun, untuk Luna dia masih belum sadarkan diri hingga sekarang". Jawab Ken


terlihat raut wajah sedih ayu mendengar kabar anak nya yang belum sadar hingga sekarang. Dia mereka menjadi orang tua yang gagal karena tidak bisa melindungi anak nya. Ayu juga merasa sangat marah sekali kepada suami nya sebab karena dialah mereka mendapat kan musibah seperti sekarang ini. Jika bukan karena ke egoisian Richard maka mereka semua tidak akan mengalami nya


"Sudah bunda tidak usah memikirkan nya nanti Luna juga pasti akan Sadar. Sekarang bunda istirahat saja". Kata Yuli lalu mencium bunda nya penuh sayang.


Mereka semua meninggalkan tempat tersebut dan kini beralih menuju ruangan rawat Luna. Terlihat beberapa alat medis menempel di tubuh nya pertanda bahwa memang dia masih belum sadar


"Bagaimana keadaan kakak gue Ken, apa ada perkembangan nya?". Tanya Yuli


"Sorry Yul gue Sebenar nya tidak pernah mengecek keadaan dia dan dia juga di obati oleh dokter pada umum nya". Kata Ken dengan jujur nya


"kenapa bukan Lo yang mengobati nya Ken?". Tanya Yuli


"Itu bukan ranah gue sebab gue akan mengobati orang jika Ricky yang meminta nya karena gue juga bukan dokter yang legal Yul". kata Ken


Yuli sangat mengerti sekali pasti Ricky marah kepada Luna jadi dia membiarkan dia tanpa perawatan yang sangat baik seperti bunda Ayu

__ADS_1


__ADS_2