
Memang tidak akan ada yang tahu dan bisa menebak apa yang ada di pikiran Ricky. Apakah benar dia tidak memperdulikan keluarga nya atau ada rasa itu tapi terpendem karena rasa amarah nya yang tinggi.
Ricky masih di ruangan rahasia yang berbeda di dalam rumah nya itu dia masih menatap foto keluarga nya sambil tersenyum penuh arti
"Kalian seharusnya bisa mengerti apa maksud dari ucapan ku selama ini dan jangan membuat masalah semakin rumit". kata Ricky
"Tapi aku harus melakukan sesuatu pada kalian agar semua orang juga akan terus segan dengan ku". kata Ricky
Sekarang Ricky mencoba untuk menghubungi anak buahnya yang dia tugas kan untuk mengawasi Kinara untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang berani mengganggu sepupu kesayangan itu.
"Halo bos, ada apa anda menghubungi saya?". tanya anak buahnya yang tidak mengerti kenapa sang bos menghubungi dia
"Apa yang Lo kerjakan di sana? apa Lo benar-benar mengawasi Kinara?". tanya Ricky pada Nicholas orang kepercayaan Ricky
Ricky memiliki beberapa orang yang benar-benar bisa dia percaya dalam menjalankan hal penting.
"Iya bos , saya mengawasi dia mulai keluar rumah sampai masuk dalam rumah kembali. ". kata Nicholas menyampaikan laporannya.
"Apa benar Lo melakukan hal itu semua?". tanya Ricky membuat anak buahnya merasa kebingungan dengan pertanyaan tersebut
"Iya, saya melaksanakan sesuai dengan apa yang anda perintah kan. Apa ada yang salah bos?". tanya Nicholas
"Kenapa Kinara bilang ada yang mengganggu dia sampai datang ke tempat tinggal nya setiap malam. Apa Lo bisa memberikan penjelasan tentang hal tersebut." tanya Ricky penuh dengan emosi
Nicholas kaget, dia merasa itu tidak mungkin karena dua selalu menjaga Kinara. Bahkan dia tinggal di depan tempat tinggal Kinara. Bagaimana dia bisa sampai tidak mengetahui hal tersebut
"Ma'af atas kelalaian yang saya lakukan bos. Saya akan mencari siapa orang yang berani mengganggu nona Kinara".
"Lo gak perlu cari tahu karena gue sudah tahu orang nya. Beri dia pelajaran agar tidak menggangu nya lagi dan juga urus kepulangan Kinara". perintah Ricky
"Baik bos, akan saya laksanakan sesuai perintah anda". jawab Nicholas
******
__ADS_1
mereka berempat sudah berada di rumah Rere. Ya rumah Rere selalu menjadi tempat untuk mereka berkumpul, entah mengapa dan Kenapa harus di rumah itu. Tidak ada yang bisa menebak apa alasan nya.
"Rok, apa Lo gak ada niatan untuk bantu uncle Lo ? ". tanya Ken
"Iya, apa harus kita biarkan Ricky melakukan hal itu? kalau kepada saudaranya gue setuju, tapi orang tuanya pasti tidak tahu apa-apa soal itu". kata Rere
"Kita tunggu saja apa yang akan dia lakukan, setelah itu baru kita bisa pikiran cara agar bisa membantu uncle. Tapi kemungkinan berhasil nya cukup kecil". kata Arok
"Untuk adik Lo bagaimana? apa yang akan Lo lakukan pada para pengganggu Tersebut? Mungkin Lo kurang dekat dengan Kinara sehingga dia selalu minta bantuan Ricky". kata Ipank
"Soal itu,gue yakin sudah di bereskan oleh Ricky. Gue dan Kinara dekat sekali, tapi memang dia meminta bantuan Ricky karena di rasa sangat cepat Ricky melakukan hal itu". jawab Arok
"Kalau itu memang benar, Ricky selalu cepat dalam menyelesaikan masalah dan tidak akan pernah tanggung-tanggung". kata Ipank
"Sudah gue mau istirahat dulu, Re gue nginep di sini". kata Arok sambil berjalan menuju kamar untuk nya.
"Kalau gitu kita juga istirahat di sini saja". kata mereka berdua
"Terserah kalian saja. Gue juga mau tidur dulu capek banget". kata Rere
******
Yuli dan anggota keluarga nya makan malam bersama namun selalu saja ada pembahasan yang menyakiti hati nya oleh Luna
"Yul, Lo itu sebenarnya kerja apa sih? kok sekarang jadi gak jelas banget kerjanya?". tanya Luna
"Luna , habiskan saja dulu makanan nya baru bicara nanti". kata sang ayah
"Tapi ayah pasti gak tahu kalau tadi Yuli pulang di antar cowok, tapi bukan Bryan". kata Luna
Seketika acara makan malam itu pun terhenti karena ucapan Luna tadi
"Apa benar kamu tadi tidak pulang sama Bryan?". tanya ayah
__ADS_1
"Sama Bryan kok ya, kan ayah tahu sendiri kalau dia mobilnya se gudang, jadi gonta ganti setiap mengantar". jawab Yuli berbohong
"Kalau begitu, setiap Bryan antar jemput kamu dia harus mampir dulu ke rumah". Kat sang ayah dengan tegas nya
Yuli merasa ayah nya mungkin sudah tidak percaya lagi padanya karena ulah Luna yang selalu memanas-manasi suasana
"Baik, nanti kalau Bryan ngantar Yuli suruh dia untuk ikut masuk. Ya sudah Yuli mau istirahat dulu". katanya sambil pergi meninggalkan meja makan
"Ayah kenapa begitu sama Yuli? apa ayah tidak percaya padanya?". kata bunda Yuli
"Bukannya ayah tidak percaya Bun, tapi biar jelas semua Dan tidak ada pertengkaran antara Yuli dan Luna setiap hari". jelas ayah nya
"Ya sudah kalau begitu, bunda bereskan dulu ini semua". kata bunda dan di bantu oleh Luna untuk membereskannya
******
Di rumah keluarga Hartama Masih ada rasa cemas dari mereka dengan keadaan ini. Mereka tidak akan tahu apa yang akan sang adik lakukan.
Di dalam kamarnya Raka mencoba untuk menghubungi Ricky untuk membicarakan hal tersebut
"Rick apa harus Lo memberikan hukuman pada keluarga kita lagi?". tanya Raka
"kalian sendiri yang membuat gue melakukan hal itu ". jawab Ricky datar
"Tapi apa Lo gak kasihan dengan Daddy dan Mami, juga dengan Rani. Seperti nya Rani sedang dalam masalah dan tadi dia mencoba menghubungi Lo namun tak ada jawaban sama sekali". kata Raka
"Sebaiknya kalian pikirkan perasaan mereka sebelum bertindak. Soal Rani bukannya banyak kakaknya dan kenapa harus dia telfon gue". kata Ricky dengan enteng nya
"Lo benar-benar sudah gila Rick, apa Lo gak ingat bagaimana pengorbanan orang tua kita selama ini?". kata Raka dengan nada suara tinggi
"Lo jangan berteriak ke gue karena gue gak suka, jika Lo lakukan itu lagi. Kalian tidak akan pernah bisa menghubungi gue lagi". peringatan Ricky
"Ok gue minta maaf, tapi se enggak nya jangan hukum orang tua kita karena masalah ini". pinta Raka lagi
__ADS_1
"Gue akan tetap melakukan itu ke kalian semua agar kalian tahu bagaimana gue yang sekarang dan tidak akan melakukan hal bodoh lagi". kata Ricky
Dan Raka Merasa tidak akan bisa berhasil membujuk Ricky untuk membatalkan apa yang akan dia lakukan karena dia memang terlihat masih benci dengan keluarganya sendiri dan juga rumor yang mengatakan dia tak kenal ampun, mungkin itu bukan sekedar rumor saja tapi itu adalah fakta yang harus orang tahu tentang dia