
Suasana kembali hening dan yuli masih bingung kenapa dia di panggil lagi ke sini untuk menemuinya.
"Bos ini sudah saya bawa Yuli". kata Sam
"Lo Gak becus banget kalau kerja dan kenapa sampai ada karyawan yang hanya ngomong tanpa bekerja?". tanya Ricky
"Lo tuh ya, Gak lihat apa tadi gue sudah marahin dia". jawab Yuli
"Lalu apa tindakan yang akan Lo lakukan jika mempunyai pekerja yang seperti?". tanya Ricky
"Ya gue gak tahu karena gue baru melihat itu sekali, Jadi gak bisa menentukan tindakan apa yang harus di ambil". ucap Yuli
"Itu berarti Lo gak bisa bekerja dengan baik. Kenapa harus menunggu orang melakukan kesalahan ke dua kali nya baru bertindak tegas pada mereka. Mereka akan semakin merajalela jika kita tidak mengambil tindakan". jelas Ricky
"Dimana-mana itu ada kali kesempatan kedua. Dan kita harus percaya bahwa orang itu bisa memanfaatkan kesempatan yang kita berikan untuk merubah dirinya". kata Yuli
"Bagi Lo ada tapi bagi gue gak akan ada kesempatan kedua untuk siapapun". tegasnya
seketika buku kudu Yuli merinding mendengar ucapan bos baru nya itu yang memang terkenal tak kenal ampun.
kriiiiing kriiiiing kriiiiing
suara ponsel Yuli berdering dan tertera nomor sahabatnya Galang yang menelepon. Dan Ricky pun melirik nama yang tertera disana juga
"Angkat saja dan loud speaker handphone Lo yang jelek itu". perintah Ricky
Dan Yuli pun menuruti perintah sang bos agar tidak terjadi perdebatan antara mereka.
"Tumben telfon, ada apa nih Lang". tanya Yuli sambil tersenyum manis sekali dan memperlihatkan lesung pipinya
"Galak bener Lo ya, Pantesan jomblo". ledek Galang
"Gue jomblo pun itu pilihan gue kali Lang, Gini-gini banyak kali yang suka sama gue termasuk Lo dan Bryan. iya kan?". goda Yuli pad sahabatnya itu
Mereka memang suka sekali menggoda satu sama lainnya karena menurut mereka itu adalah cara untuk mempertahankan persahabatan mereka agar tetap solid dan kompak
"Yul gue denger Lo pindah kerja, Apa itu benar?". tanya Galang
__ADS_1
"Kepo Lo , Gue tahu pasti Lo juga sudah tahu jawabannya masih tanya". kata Yuli
"Lo itu ya tinggal jawab aja susah bener Yul, Kalau orang tanya itu berarti dia itu tidak tahu. Paham gak Lo Yul". Kat Galang mulai berdebat dengan sahabatnya itu.
"Gak paham gue karena itu bukan pelajaran jadi gue gak ingin memahaminya". jawab Yuli membuat Galang semakin kesal
Ricky yang mendengar pembicaraan keduanya hanya menatap dengan datar dan dia masih tetap berada di tempat duduknya dan tidak berniat untuk pergi
"Gue serius nanya nya Yuli Ramadhani". kata Galang dengan kesalnya
Yuli pun langsung tertawa mendengar nada kesal dari sang sahabat itu.
"Hahaha Lo bisa kesel juga sama gue Lang, Jadi takut gue sama Lo ". godannya lagi agar Galang semakin kesal padanya
"Lo tuh Yul memang resek banget jadi cewek, Untung nya cuma Lo doang sahabat gue yang cewek coba kalau ada banyak bisa stres gue". kata Galang
Yang Ricky tahu Galang gak akan secerewet itu pada siapapun bahkan sama Rachel temannya dulu juga dia agak cuek dan dingin tapi pada Yuli di bisa berbicara santai dan asik sekali hal itu membuat Ricky menjadi semakin penasaran dengan sosok cewek didepannya ini.
"Ya iyalah cuman gue saja sahabat elo yang cewek karena kan gak ada juga yang mau bersahabat dengan Lo, Apalagi sifat Lo yang dingin ya melebihi kutub itu". kata Yuli
Yuli tersenyum mendengar penjelasan Galang karena memang Bryan selalu bersikap seperti itu padanya, Selalu mencemaskan dirinya.
"Iya gue pindah tempat kerja, tapi kalau Lo tanya gue pindah dimana pastinya gue gak bisa jawab karena gue gak tahu jawabannya". kata Yuli yang kembali membuat Galang kesal.
"s****n Lo ya Yul, Untung gue sayang sama Lo kalau gak habis Lo sama gue". kata Galang kembali kesal
"Emangnya gue jajan apa pakai dihabiskan segala. Lo kan pinter dan otak Lo cerdas juga, mending Lo cari tahu sendiri saja gue kerja dimana sekarang, Gue jamin pasti Lo mudah menemukan nya". kata Galang
sementara itu Ricky dan Sam masih setia mendengarkan perdebatan antara kedua sahabat baik itu.
"Sudah dulu ya , Gue Masih kerja ini, nanti dipecat gue sama bos gue. Lo gak tahukan kalau bos gue ini galak dan sombong". kata Yuli tanpa rasa takut dan membuat Ricky semakin menatap dirinya.
ketika Yuli ingin menutup panggilan telepon nya Galang menghentikannya "Yul apa Lo sekarang kerja dengan leader nya Geng Punk?". tanya Galang yang mulai serius. Yuli pun melirik Ricky dan dia takut jika dia salah menjawab maka ayah nya akan menjadi korban.
"Lo kepo jadi cowok, Sudah deh gak usah bahas ini lagi dan gue kerja dulu". kata Yuli
namun Galang Masih tetap bicara padanya "Yul gue tanya serius sama Lo , dan juga gue gak mau Lo berurusan sama Ricky karena gue tahu bagaimana sifat dia". kata Galang
__ADS_1
Yuli mencoba mencari cara untuk mengalihkan pembicaraan agar tidak membahas tentang tempat kerjanya lagi namun hasilnya nihil.
"Lo tinggal bilang apa susahnya sih. Lagian gue sama Ricky juga bersahabat dengan baik, Kalau Lo gak percaya tanyakan saja pada dia". kata Galang meyakinkan
"Lang kalau Lo tanya terus gue bisa dapat masalah ini , Sudah gue tutup dulu telfonnya bye bro ku". kata Yuli sambil menutup panggilan telepon nya.
Ricky melihat Yuli selesai menelfon langsung beranjak dari tempat duduknya
"Lo selesai kan apa yang gue perintah kan tadi dan Ingat jangan pulang dulu sebelum jam dua belas malam". perintah Ricky
"Ok siap laksanakan pak bos sombong". jawab Yuli entengnya.
*****
Dalam rumah mewah yang didesain layaknya sebuah villa, mereka berempat masih ada disana dan mengobrol "Kira-kira pergi kemana si Ricky, apa dia pergi menyiksa Yuli?". tanya Ken
"Gue juga gak tahu, apa kita coba telpon Sam saja, pasti dia tahu jawabannya". usul Rere
"Apa otak Lo Sudah pergi dari tempatnya Re sehingga Lo punya ide bodoh seperti itu. Yang jelas Sam tidak akan mengatakannya pada kita karena dia selalu patuh pada Ricky dan tidak pernah takut kepada kita berempat". kata Ipank menjawab usulan Rere
"Iya Lo bener juga pank, Tumben Lo pinter". goda Rere
"Sudah perdebatan kalian tidak ada gunanya, Ken coba Lo tanya Alex dimana keberadaan Ricky, Pasti dia tahu". perintah Arok
Dan Ken langsung menghubungi Alex tangan kanannya itu Dan benar sekali apa yang dikatakan oleh Arok bahwa Alex mengetahui keberadaan leader mereka itu.
"Ternyata Ricky ada di bengkel tempat dimana si Yuli itu bekerja, Dan yang menjemput Yuli tadi adalah Sam. Dan juga seperti nya Galang tahu tentang kepindahan Yuli ke tempat Ricky". kata Ken menyampaikan informasi yang dia dapat.
"Gila Galang secepat itu tahu dan seperduli apa dia sama Yuli, gue ingin melihat nya". kata Rere
"Galang bahkan bisa menentang Ricky jika terjadi sesuatu pada cewek itu". kata Arok membuat mereka semakin
"Apa seberani itu Galang Pada Ricky?". tanya Ipank
"Kalian belum pernah bertemu dengan Galang kan sebelumnya dan Lo harus tahu dia sahabat yang setia dan rela berkorban untuk sahabat nya, Jadi jika melawan Ricky bisa membebaskan sahabatnya itu maka dia akan lakukan karena Galang pasti juga tahu kalau Ricky tidak akan pernah melawan nya karena mereka memang mempunyai ikatan persahabatan yang kuat". jelas Arok
Mereka bertiga penasaran sekali dengan sosok Galang yang dianggap bisa menentang sang leader, Padahal mereka juga tahu jika menentang nya maka mereka akan kehilangan segalanya dan tidak ada yang berani melakukan nya kecuali orang itu bodoh.
__ADS_1