
Jam sudah menunjukkan kan pukulan enam dan di rumah Ricky terlihat banyak sekali orang melakukan aktivitas sebab hari ini Yuli akan berangkat ke Italia untuk menemui mama kandung nya. Terlihat dia sudah mempersiapkan segala nya dan kini dia pun juga mengecek keperluan bunda nya apa sudah di bawah Semua nya atau belum bahkan Yuli terlihat melakukan segala sesuatu nya sendiri
"Apa kamu sudah selesai membereskan semua nya?". Tanya Ricky yang baru saja masuk ke kamar Yuli sambil memeluk nya dari belakang
"Iya aku sudah selesai membereskan semua". Kata Yuli
"Aku pasti akan sangat merindukan kamu nanti". Kata Ricky
"Kan kita bisa melakukan panggilan video call jika kamu rindu". Kata Yuli sambil mengelus rambut Ricky yang memang kini dia sudah menempel kan dagu nya di pundak Yuli
"Tapi aku tidak akan bisa memeluk kamu nanti". Kata Ricky
"Ayolah bayi besar kenapa kamu jadi manja seperti ini". Kata Yuli
"Apa tidak boleh bermanja sebelum di tinggal lama". Kata Ricky
"Boleh saja tapi aku rasa ini seperti bukan Ricky sang leader". Kata Yuli
Ricky pun semakin mengeratkan pelukan nya dan dia kini mencium pipi Yuli
"Bahkan sedetik pun aku tidak bisa jauh dari kamu". Kata Ricky
"Jangan berlebihan bahkan kita pun tidak akan berpisah terlalu lama". Kata Yuli
"Aku tidak berlebihan dan itu adalah hal yang sangat wajar bagi sepasang kekasih". kata Ricky
Dia pun kini membalik tubuh Yuli agar menatap nya dan Ricky memegang kedua tangan kekasih nya itu penuh sayang
"Aku bahkan tidak pernah bisa jauh dari kamu sayang karena kamu sudah masuk terlalu dalam di hati ku". kata Ricky lalu mencium kedua punggung tangan Yuli bergantian
"Kita tidak akan lama berpisah jadi aku harap kamu juga menjaga hati selama aku tidak ada dan jangan pernah melirik wanita manapun". Kata Yuli membuat Ricky tersenyum senang jika kekasih nya posesif seperti sekarang
"Bahkan dengan yang lain nya pun aku tidak tertarik sedikit pun". Kata Ricky
"Ya sudah kalau begitu kita ke bawah saja sarapan lalu berangkat ke bandara". Kata Yuli
Mereka turun kebawah sambil bergandengan tangan membuat yang lain nya melihat hal tersebut pun tersenyum bahagia juga
"Ciye yang mau di tinggal kayak gak rela gitu". Kata Rachel
"Tingkat kebucinan dia memang sangat akut sekali jadi wajar saja jika seperti itu". Kata Ipank
Mereka semua kini makan bersama dengan tenang nya bahkan tidak ada yang memulai obrolan dan pertengkaran sedikit pun hingga makan pagi itu selesai.
Kini Yuli dan yang lain nya pun sudah keluar dari rumah Ricky dan terlihat juga para anak buah Ricky memasukkan beberapa koper ke dalam mobil. Mereka semua akan mengantar kan Yuli tapi tidak dengan para wanita mereka akan tetap tinggal di rumah Ricky
"Kenapa kalian Tidak mengantar juga sih". Kata Yuli
."Sorry Yul kita banyak sekali pekerjaan". Kata Rachel
Yuli memeluk mereka satu persatu sambil mengusap punggung mereka semua
"Jangan kangen dengan ku ya nanti". Kata Yuli
"Mulai sifat percaya diri nya yang over itu muncul". Kata Kikan
"Ya sudah kalau begitu aku berangkat dulu dan kalian Jangan lupa jaga diri baik-baik". Kata Yuli
__ADS_1
"Hati-hati Yul dan tetap jaga kesehatan nanti di sana dan jangan Lupa memberi kita kabar". Kata Kinar
Yuli dan ayu pun kini masuk ke dalam mobil Ricky yang di kemudian oleh Sam sementara Caesar dan juga Shawn ikut dalam mobil Ipank bersama dengan dengan Rere dan sisa nya berada di mobil Arok.
Dalam perjalanan pun mereka terlihat masih asik bercanda dan berbincang bersama bahkan Yuli pun tak henti membuat ayu tertawa sedari tadi dan dia juga membuat Ricky tersenyum bahagia. Setengah jam waktu perjalanan kini mereka sudah sampai di bandara dan terlihat mereka semua yang ada di sana melihat kedatangan Ricky pun langsung ketakutan dan diam di tempat. Yuli tidak perduli akan hal tersebut sebab dia sudah mulai terbiasa akan hal itu. Kini dia pun berjalan sambil menggandeng bunda nya juga masuk ke dalam bandara
"Ingat ya jangan nakal dan juga melirik wanita lain nya". Kata Yuli sambil memberikan ciuman di bibir Kepada Ricky namun hanya sekilas saja dan hal itu juga terjadi sangat cepat sekali.
"Kita masuk sekarang". Kata Caesar
Yuli pun berjalan terlebih dahulu meninggal kan mereka semua Menuju pesawat dan tempat duduk mereka pun berjejer juga hal itu menghindari hal yang tidak di inginkan terjadi kepada kedua wanita yang bersama dengan mereka itu.
"Sebaik nya tidur saja sebab penerbangan kita akan lama sekali". Kata Caesar
Yuli dan ayu pun menuruti nya bahkan Yuli kini sudah terlelap dengan nyenyak nya maklum saja dia memang tukang tidur jadi tidak heran jika dia hanya menaruh kepala nya saja bisa membuat nya langsung tertidur dengan nyenyak. perjalanan yang akan mereka tempuh kurang lebih sepuluh jam dan hal tersebut lah yang membuat Caesar menyuruh mereka berdua untuk tidur sementara dia dan lain nya akan terjaga agar tidak terjadi hal buruk.
Caesar kini tampak sedang memainkan Handphone nya dan terlihat juga fokus untuk memberi kabar kepada seseorang. Dia memang meminta Bryan untuk menyiapkan segala nya yang terbaik di sana agar kakak nya itu nyaman nanti bahkan Caesar juga menyuruh anak buah nya untuk menunggu di bandara meski pun dia baru juga terbang. Para anak buah Caesar di bandara menyamar menjadi apapun hingga membuat musuh mereka mungkin tidak akan pernah tahu bakan juga di sana sudah ada anak buah khusus Ricky yang memang sudah berangkat ke Italia dua Minggu yang lalu atas perintah Ricky. Mereka di suruh Ricky untuk mengawasi keadaan dan tentunya menjaga kekasih nya juga.
Sementara itu setelah dua jam dari penerbangan Yuli dan rombongan nya kini Ricky dan yang lain nya pun juga sudah berangkat sekarang bahkan rencana Ricky memakai pesawat pribadi milik Arok pun berhasil mengecoh Justin dan yang lain nya sebab mereka juga mengawasi Ricky sejak tadi tapi mereka tidak sadar jika Ricky dan yang lain nya sudah berangkat juga. Ada beberapa anak buah Ricky yang memiliki postur tubuh seperti dia dan beberapa teman nya membuat mereka harus menjadi Ricky dan yang lain nya untuk sementara waktu ini
"Kita berangkat sekarang". Kata Ricky
Dalam pesawat pun mereka masih membahas tentang rencana mereka semua nanti
"aku bahkan tidak sabar untuk segera menghabisi Justin". Kata Ken
"Kenapa Lo ***** sekali Ken melakukan nya apa kau tidak punya mainan sehingga ingin merebut mainan Ricky". Kata Rere
"Sudah lama juga kan Re kita tidak bertarung besar-besaran". kata Ken
Mereka tentu nya tahu apa yang Ricky katakan dan hal ini pasti juga berkaitan dengan Kenzo mantan kekasih Yuli
Di tempat lain kini anak buah Justin tengah melapor kan apa yang dia lihat dan ketahui
"Mereka sudah berangkat tuan dan tuan Ricky dan para sahabat nya juga tidak ikut k sana". Kata anak buah Justin
"apa kau yakin dengan hal tersebut bahkan kau melihat nya langsung jika mereka tidak ikut". Kata Justin
anak buah nya pun kini menyerahkan Beberapa bukti yang dia punya meski dia tahu jika Ricky sekarang sedang berada di kantor nya tentu yang mereka lihat bukan lah Ricky melainkan orang kepercayaan dia yang memang bisa menirukan segala nya sesuai dengan apa yang Ricky perintah kan
"Ternyata mereka memang tidak ikut". Kata Justin
"Periksa dengan baik dan Jangan sampai Ricky mengelabui kita. Kau tahu kan bagaimana licik dsn cerdik nya dia". Kata Demian memperingatkan mereka. Dia tidak ingin jika rencana yang dia buat gagal karena itu juga akan membuat dia hancur jika mengalami kegagalan.
"Saya akan memastikan nya lagi tuan". kata anak buah Justin
"Aku rasa kita harus bisa bekerja sama dengan Kenzo, dia terlihat sangat kuat sekali". kata Justin
"Kenzo?". Tanya Demian yang merasa tidak asing sama sekali dengan nama itu
"Iya Kenzo orang yang menjual senjata api ini kepada ku bahkan jika ingin menemui nya pun sangat sulit sekali". Kata Justin terlihat kesal mengingat hal terjadi waktu itu
Demian terlihat masih memikirkan nama Kenzo namun dia masih belum menemukan jawaban nya untuk hal tersebut.
"Persiapan kan saja keberangkatan kita untuk ke Italia nanti". Kata Demian
"Aku harap rencana ini bisa berjalan dengan baik". Kata Dimitri
__ADS_1
Mereka semua masih belum tahu jika Ricky dan yang lain nya ikut ke Italia sebab Sam dengan sangat baik dan rapi bisa menutupi nya bahkan dari Kenzo pun dia bisa tetap menutupi segala sesuatu nya dan masih tetap membuat Ricky nyaman sekali
"Apa kau bisa membantu ku untuk mencari tahu tentang Kenzo?". Tanya Justin
"Itu nanti saja dan sekarang sebaik nya fokus kepada kekasih Ricky saja dan kita harus bisa membunuh dia nanti". Kata Demian
"Tentu saja kita harus bisa melakukan nya sebab kematian dia pasti akan menjadi duka yang mendalam bagi Ricky nanti dan hak tersebut bisa Kita manfaatkan untuk menghancurkan dia juga secara langsung
Momen yang di tunggu oleh beberapa Geng lain nya melihat kehancuran Ricky namun mereka juga tidak mau mengambil resiko untuk juga ikut menyerang Ricky sebab mereka masih belum cukup kuat untuk bisa melakukan hal seperti itu
Di Italia Irene yang mendengar bahwa mereka semua sudah berangkat pun terlihat sangat senang sekali apalagi dia juga sudah menyiapkan beberapa Hadiah untuk putri yang sangat dia rindu kan itu
"Anda terlihat sangat bahagia sekali Tante". Kata Bryan
"Tentu saja aku bahagia sebab sudah berpuluh tahun aku tidak melihat nya bahkan aku pun tidak tahu sama sekali bagaimana wajah nya.". kata Irene
Meskipun Caesar sudah mengirim kan Beberapa foto tentang Yuli namun Irene akan merasa sangat puas sekali jika dia melihat nya secara langsung apalagi kalau dia bisa memeluk Yuli pasti Irene sangat bahagia sekali
"Tante bisa istirahat saja sebab perjalanan mereka semua juga akan lama". kata Bryan
"Aku rasa aku juga tidak akan bisa beristirahat Bryan karena aku terlalu senang hari ini". Kata Irene
"Tapi setidak nya Tante melakukan hal tersebut agar nanti bisa terlihat fresh di depan Yuli". Kata Bryan
"Ya sudah kalau begitu Tante istirahat dulu dan kamu juga harus istirahat jangan sibuk terus bahkan kamu juga selalu saja telat makan". Kata Irene mengingat kan sahabat putra nya itu lalu dia berjalan menuju kamar nya untuk beristirahat sebelum Caesar dan yang lain nya datang. Wajah bahagia Irene tidak pernah pudar hingga sekarang mungkin memang dia sangat rindu sekali dengan Putri nya itu yang dari bayi sudah tidak bersama dengan nya maka dari itu wajar saja bila dia sangat bahagia sekali sekarang
Bryan yang kini berada di ruang tamu pun tengah sibuk sekali mengotak Atik laptop nya
"Ah Lo memang menyebalkan sekali Yul meminta bantuan yang Lo tahu sendiri itu bukan kemampuan gue". Kata Bryan
Yuli memang meminta bantuan dia untuk mencari tahu tentang Stella karena dia merasa ada sesuatu tentang Stella yang sangat ganjil sekali bahkan Yuli juga ingin tahu di mana mantan Ricky yang bernama Raya itu sebab seperti nya Yuli merasa sangat familiar dengan foto Raya yang pernah di perlihatkan oleh Rani kepada nya.
"Kalau pun seperti ini meretas komputer dan data orang gue juga tidak akan bisa, Kenapa dia tidak minta tolong Ipank atau Galang saja. Bikin pekerjaan gue numpuk saja". Kata Bryan
Bryan memang selalu saja membantu Yuli namun kali ini dia merasa sangat kesulitan membantu Sahabat nya itu. Bryan menyudahi kegiatan nya di komputer dan kini dia menuju tempat markas Caesar untuk memberitahu kepada anak buah Caesar agar mereka bersiap di bandara menjemput bos nya. Di Italia Bryan mampu membuat sebuah Geng yang tentu nya juga sangat kuat sekali karena di dalam nya banyak sekali orang dari Ricky yang tidak di ketahui siapapun termasuk Bryan juga. Geng Bryan ini bisa di bilang cukup baik berkembang nya bahkan mereka Beberapa waktu lalu menghabisi musuh nya dengan sangat cepat namun sadis juga.
Ricky di dalam pesawat pun kini sibuk berbicara kepada Sam bahkan obrolan mereka terlihat sangat serius sekali
"Apa mereka sudah berangkat juga Sam?". Tanya Ricky
"Iya bos mereka semua sudah berangkat dan terlihat juga mereka ingin meminta bantuan tuan Kenzo". Kata Sam
"Kenzo, tidak mungkin dia akan membantu mereka karena target mereka Yuli sementara Kenzo mencintai dia bahkan dia bisa saja membunuh mereka dan berada di pihak kita ". Kata Ricky
"Tapi mereka masih belum meminta bantuan nya bos sebab tuan Justin juga tidak bisa bertemu dengan Kenzo bahkan dia bertransaksi hanya dengan Erick saja. Namun seperti nya tuan Demian kenal dengan tuan Kenzo". Kata Sam
"Demian dia memang kenal dengan Kenzo karena dulu mereka pernah bekerja sama menghancurkan papa Galang". Kata Ricky
Sam baru mengingat kejadian waktu itu dan dia baru menyadari jika dulu ya dia hadapi adalah Kenzo bahkan dulu Sam yang paling cepat menangkap pergerakan mereka semua
"Apa Lo sudah ingat sekarang Sam bahkan dulu Lo menyelamatkan gue dan juga Galang yang lemah". Kata Ricky
"Tidak bos Anda tidak lemah sebab dulu anda juga baru bergabung bersama bos besar di sana jadi hal itu wajar juga". Kata Sam
"Dunia memang sempit Sam bahkan sudah belasan tahun tapi kita di pertemukan kembali dengan mereka semua". Kata Ricky
Sam tahu bagaimana marah nya Ricky sekarang karena dulu dia masih belum bisa melindungi orang yang sudah membantu dia bangun dari terjatuh nya bahkan papa Galang mengorbankan apapun untuk Ricky juga hal itulah yang membuat Ricky makin ingin menghabisi Demian bahkan Kenzo juga
__ADS_1