
Caesar pun semakin penasaran dengan sosok Yuli yang terlihat bisa menaklukkan hati leader devil itu
"Gue gak pikun kan tadi gue bilang cuma heran saja kan". Kata Caesar
"Sudah jangan berdebat lagi Rick lanjut saja apa yang ingin Lo katakan tadi". Kata Arok
Ya Caesar sangat mengenal Arok karena dia beberapa kali bertemu dengan dia dan juga kesan pertemuan mereka selalu tidak indah karena Caesar harus kalah dari Arok dalam mendapatkan tender untuk bisnis nya. Dia juga tahu bagaimana sikap Arok dan juga kehidupan pribadi nya karena ke empat anggota itu tidak mengunci informasi pribadi nya seperti Ricky
"Caesar Lo pasti pernah mendengar bahwa gue paling tidak suka jika ada orang yang menganggu ketenangan orang yang gue sayangi?". Tanya Ricky
"Ya bahkan semua orang juga tahu akan hal itu". Kata Caesar
"Dan dengan bodoh nya bokap Lo itu berani Sekali melakukan hak tersebut". Kata Ricky membuat Shawn Sahabat sekaligus orang kepercayaan Caesar shock dan juga sangat kaget
"Apa tuan Rio melakukan hal itu bagaimana bisa dia melakukan nya". Kata Shawn spontan
"Kalian tanya sendiri kepada dia kenapa melakukan hal tersebut dan yang jelas gue akan memberikan dia hadiah spesial karena sudah melakukan nya meskipun Lo membantu dia gue gak akan melepaskan nya". Kata Ricky dengan serius nya dan Yuli menyadari hal tersebut dan dia juga melihat bahwa Caesar juga terlihat sedikit panik mendengar ancaman Ricky barusan karena ulah papa nya sendiri yang pasti akan berdampak buruk pada keluarga nya
"Lo boleh melakukan apapun kepada dia tapi jangan pernah menyentuh mama gue dan jika Sampai itu terjadi gue juga gak akan segan untuk melakukan perhitungan kepada Lo". kata Caesar membuat Ricky tertawa dan mereka takut dengan tawa sang leader itu
"Berani juga Lo melontarkan kata seperti itu kepada gue". Kata Ricky
meskipun Caesar adalah ketua mafia Italia dan sangat di takuti dan di segani juga oleh banyak kelompok lain nya tapi dia juga tidak bisa memungkiri jika Ricky memang lebih cerdik dan cerdas dari nya itu sebab nya dari dulu dia tidak pernah ikut campur dalam penyerangan Ricky meskipun banyak sekali yang mengajak nya dan memberikan imbalan yang cukup menarik tapi dia juga tidak mau jika nanti sampai kalah dari Ricky karena dia juga tidak pernah tahu seberapa kuat dia dan juga Ricky
"Maaf tuan bukan begitu maksud dari bos saya melakukan hal tersebut tapi memang nyonya tidak ada hubungan nya dengan hal tersebut jadi saya mohon jangan melibat kan dia dalam hal ini. Jika anda berurusan dengan tuan maka berikan saja perhitungan kepada nya". Kata Shawn yang mencoba membujuk Ricky agar dia tidak marah karena ucapan Caesar tadi
"Apa Lo pernah melihat kalau Ricky mau memaafkan seseorang karena kesalahan kecil pun?". Tanya Arok
Dan memang benar mereka tidak pernah mendengar bahkan melihat hal tersebut karena Ricky memang terkenal tak kenal ampun kepada siapapun juga. Kini Suasana di sana semakin menegang kan bahkan Yuli pun menjadi sedikit takut ketika melihat ekspresi mereka seperti itu yang memang tidak pernah dia lihat sama sekali
"Lo jangan lupa tentang berita hilang nya keluarga Haratama". Kata Ipank
"Ya saya juga tahu hal tersebut tapi tuan...
Ucapan Shawn terhenti karena mendapat kan tatapan tajam dari Ricky
"Apa Lo pikir mama Lo tidak ada kaitan nya dengan hal itu?". Tanya Ricky membuat raut wajah terkejut Caesar sangat terlihat jelas sekali begitu juga dengan yang lain nya. Mereka juga ikut terkejut mendengar hal tersebut
"Lo jangan coba membohongi gue Ricky".Kata Caesar yang mulai meninggi kan suara dan membuat Shawn langsung menenangkan dia agar tidak lepas kontrol dan membuat Ricky marah
"Lo itu mafia tapi tidak bagaimana mungkin Lo tidak tahu apa-apa tentang orang tua Lo Caesar". Kata Ricky mengejek membuat dia mendapat tatapan serius dari Caesar
"benar-benar Sombong sekali ini orang". Kata Yuli spontan dan kembali membuat dia menjadi perhatian mereka. Yuli pun baru menyadari hal tersebut lalu tersenyum merutuki kebodohan nya
"Kamu memang bodoh tapi aku suka sekali dengan kebodohan mu itu jadi jangan pernah merutuki kebodohan yang kami buat tadi". Kata Ricky seolah dapat menebak dengan benar isi di kepala Yuli
"Sorry ya gue keceplosan". Kata Yuli sambil tersenyum membuat Ricky kembali mengelus rambut nya
"Tidak masalah asal kamu senang lakukan saja apapun itu karena tidak akan ada yang melarang kamu di sini". Kata Ricky yang menunjukkan keromantisan nya kepada Caesar agar dia mengerti betapa berharga nya Yuli bagi Ricky
Dan Caesar pun sekarang mengerti kenapa Ricky mengundang dia kemari dan dia sangat kesal sekali dengan papa nya yang selalu membuat ulah dan mau tidak mau dia harus membereskan nya karena dia tidak ingin jika sang mama dalam masalah karena ulah papa nya itu.
Setelah beberapa menit menunggu akhir nya makanan yang telah di Pesan tadi datang juga dan memang menu yang di inginkan Yuli tidak ada di daftar menu restoran ini karena restoran ini juga sangat berkelas sekali dan tadi Yuli tidak membaca menu nya dan Langsung menyebutkan makanan keinginan nya saja Al hasil itu membuat koki di restoran Langsung membeli bahan dan segera membuat nya karena mereka tahu dari Sam bahwa Ricky mengajak kekasih yang sangat di cintai nya dan juga Sam sudah memperingatkan mereka agar menuruti apa yang di inginkan kekasih Ricky meskipun itu sangat sulit
"Mending kita makan dulu dan mengobrol nya di lanjut nanti". Kata Yuli dan Ricky pun langsung menuruti nya serta di ikuti Yang lain nya. Tidak biasa nya juga Ricky ikut makan bersama mereka dan kali ini dia melakukan hal itu karena Yuli berada bersama mereka
"Makan yang banyak biar sehat dan cepat mempertemukan gue dan Rani". Kata Yuli membuat Ricky menatap nya. Yuli mengambil kan beberapa makanan dan menaruh nya di tempat makan Ricky
"Sebegitu ingin nya Lo bertemu dengan Rani". Kata Ipank
"Iya dong kan gue juga harus tahu bagaimana adik ipar gue". Kata Yuli dengan santai nya membuat Ricky tersenyum mendengar Yuli memanggil Rani sebagai adik ipar nya
"Baik lah kakak ipar kita bisa jamin jika suami Lo akan segera mengabulkan permintaan Lo yang mustahil untuk kedua kali nya". Kata Rere
"Wah sembarangan ya manggil gue kakak ipar. Kalian harus panggil gue Bu bos karena gue kan kekasih pak bos kalian". Kata Yuli membuat mereka tertawa dan dia kembali di perhatikan oleh Caesar. Ricky menyadari hal tersebut jika memang sedari tadi Caesar memperhatikan kekasih nya bahkan Ricky juga melihat senyum Caesar tadi untuk Yuli
"maaf atas kelancangan kami tadi Bu bos". Kata Ken yang mengikuti sandiwara Yuli
"Maaf tidak di terima dan sebagai ganti nya Lo akan mendapat kan hukum bayar makanan ini semua". Kata Yuli
"Yul jangan meminta gratisan Mulu bisa bangkrut nanti Ken dan juga ke enakan Ricky nya uang nya utuh dan tidak keluar sama sekali". Kata Rere
__ADS_1
"Oh ya kalau begitu pak bos bayar nanti makanan ini sekalian bungkus juga buat mertua". Kata Yuli sambil mengedipkan mata nya kepada Ricky
Setelah selesai makan Ricky kembali melanjutkan obrolan nya bersama Caesar
"Ingat Caesar kemampuan mereka yang mengusik kekasih gue pergi tetap saja gue bisa menemukan nya". Kata Ricky
"Maaf tuan kalau boleh saya tahu bagaimana bisa tuan Rio melakukan hal tersebut?". Tanya Shawn
"Dia meminta bantuan dari Hans dan Lo pasti tahu bagaimana hubungan gue dengan Hans". Kata Ricky
"Hans Kakak dari Stella mantan kekasih Lo yang pergi meninggalkan Lo karena ternyata dia suruhan kakak nya untuk mendekati dan membuat Lo hancur tapi dia tidak berhasil melakukan hal tersebut". Kata Caesar
"Ternyata Lo tahu tentang hal itu". Kata Ricky dengan santai nya dan dia juga melirik Yuli tadi sekilas dia melihat wajah kepo sang kekasih nya
"Siap yang tidak tahu tentang hal itu. Berita nya sudah menyebar di kelompok manapun". Kata Caesar
"Lo ingat dia berbeda dari Stella dan gue juga memperlakukan dia dengan beda juga karena dia Sangat spesial". Kata Ricky sambil menatap Yuli
"Duh jadi salah tingkah lagi nih gue karena Ricky". Kata Yuli membuat Ricky tersenyum kembali
"Cukup pertemuan kita kali ini dan Lo jangan lupa jika beberapa perusahaan Lo sebentar nya bekerja sama dengan perusahaan gue dan tidak menutup kemungkinan jika gue kesal sama Lo maka akan berdampak pada perusahaan Lo juga". kata Ricky dan kini dia beranjak pergi dari tempat itu
Sementara di sana Caesar tampak sangat Marah sekali setelah tahu apa yang terjadi hingga membuat Ricky mengundang nya kemari
"S****n kenapa dia harus mencari masalah dengan Ricky bahkan bergabung bersama Hans juga". Kata Caesar dengan emosi nya lalu dia memukul meja di sana
"Tenang kan diri Lo dulu". Kata Shawn
"Siapkan penerbangan kita malam ini ke Singapura gue ingin menemui pak tua itu". Kata Caesar dan Shawn pun langsung melakukan nya
Caesar ingin segera memberikan pelajaran kepada papa nya yang bertindak bodoh itu karena dia bisa membahayakan nyawa mama yang di cintai nya. Kini mereka sudah siap untuk terbang ke Singapura dengan jet pribadi yang di miliki oleh Caesar dalam perjalanan dia nampak sekali serius dan juga sangat Marah
"Ternyata Dira anak buah tuan Ricky berada di sini". Kata Shawn yang baru mendapatkan informasi dari anak buah nya dan mengatakan hal itu pada Caesar
"Jadi dia mengirim anak buah nya ke Singapura". Kata Caesar
"Ya tapi dia memang sudah lama berada di sana untuk mengurus bisnis tuan Ricky dan Sam juga sempat ada di sana membereskan beberapa kelompok yang di anggap pengganggu tapi pada kenyataan nya mereka tidak pernah menganggu taun Ricky dan anggota nya". Kata Shawn
******
Setelah pertemuan nya dengan Caesar tadi kini Ricky mengajak Yuli untuk jalan-jalan bersama para sahabat nya
"Mau kemana?". Tanya Ricky
"Jalan-jalan saja ingat hanya jalan saja gak ada acara belanja karena tadi sudah belanja bersama Rachel dan yang lain nya". Kata Yuli mengingat kan Ricky agar dia tidak menyuruh nya untuk belanja lagi
"Bagaimana kalau beli dompet? Kan kamu gak punya juga kan". Kata Ricky
"Sudah punya di rumah". Kata Yuli
Ketika mengatakan tentang rumah dia jadi terdiam dan teringat akan rumah ayah dan bunda nya yang harus rusak karena diri nya dan kini Yuli berpikir di mana dia harus tinggal karena tidak mungkin juga dia menginap di rumah Sam dan pasti nya kedua orang tua nya juga sudah memikirkan hal tersebut. Yuli juga tidak ingin kembali ke rumah itu karena dia juga masih takut jika hal tersebut akan terulang kembali meskipun dia akan pergi ke Singapura dan menetap di sana namun juga dia tidak akan egois dengan membiarkan keluarga yang pernah mengasuh nya tidak nyaman.
"Apa yang kamu pikirkan?". Tanya Ricky
"Gue hanya bingung akan tinggal di mana setelah ini". Jawab Yuli Dengan polos nya dan dia lupa siapa yang sedang bertanya. Jika dia menyadari hal tersebut pasti dia tidak akan menjawab dengan jujur karena akan tahu apa yang di lakukan Ricky jika tahu apa yang dia pikir kan sekarang
"Soal tempat tinggal jangan khawatir karena Betran sudah mengurus nya dan setelah kamu sembuh maka kalian semua bisa pindah dari rumah Sam". Kata Ricky
"Sembuh dari apa coba dari tadi saja gue sudah jalan-jalan kalau seperti itu mana bisa di katakan sakit". Kata Yuli
"Apa mau pindah besi". Tanya Ricky
"Ya gak secepat itu juga kali dan gue juga harus bicara ke bunda dan ayah soal itu. Lagian rumah siapa yang akan gue tempati nanti nya gue gak mau ya jika tinggal di rumah Lo". Kata Yuli
"Pede banget Lo Yul mengira akan tinggal di rumah Ricky". Kata Rere
"Kalau gue gak pede mana bisa dekat dengan kalian semua apalagi menjadi kekasih nya". Kata Yuli
"Benar juga sih". Kata Rere
"Lo mau taruh Yuli di mana Rick?". Tanya Arok
__ADS_1
"Lo pikir gue barang apa di taruh segala". protes Yuli
"Lo memang bukan barang tapi Lo adalah orang yang sangat berharga untuk Ricky jadi pasti dia akan memberikan tempat yang layak untuk Lo dan keluarga Lo ". Kata Ipank
"Hahaha bagus lah setidak nya ada yang menganggap gue sebagai orang yang berharga". Kata Yuli sambil tersenyum membuat Ricky menatap nya dengan tatapan penuh arti
"Jangan mengingat masa lalu jika itu menyakitkan". Kata Ricky
Dan kini mereka mulai berjalan mengelilingi mall. Memang setelah dari restoran Yuli mengajak mereka semua untuk pergi ke mall hanya sekedar untuk lihat saja tanpa berniat membeli apapun dan ternyata mereka semua sangat sabar mengikuti langkah kaki Yuli yang tidak pernah berhenti untuk berjalan menyusuri tempat tersebut.
"Apa benar tidak ingin beli apapun?". Tanya Ricky
"Gak ah lagian gak butuh apa-apa juga". Kata Yuli
"Gak haus?". Tanya Ricky
"Gak sih kan tadi sudah minum banyak di restoran". Jawab Yuli
mereka masih setia menemani dua sejoli itu untuk berkeliling di mall lebih tepat nya mereka semua jadi body guard Yuli sekarang dan jangan tanya lagi bagaimana ekspresi para pengunjung yang ada di sana pasti nya mereka sangat iri dengan Yuli karena bisa dekat dengan para anggota Geng terkenal di dunia
"Gue udah bosan dan capek kita pulang Yuk". Kata Yuli dan akhir nya mereka pulang masing-masing sementara Ricky kini mengantar Yuli dan dia akan menginap di rumah Sam malam ini sebelum Sam kembali ke Singapura bersama Bryan
Mobil Ricky sudah memasuki halaman rumah Sam dan dia segera menaruh mobil nya di garasi
"Gak pulang?". Tanya Yuli
"Aku akan menginap di sini selama dua hari sebelum keberangkatan Sam ke Singapura". Kata Ricky
"Ya sudah kalau begitu gue kasih ini ke bunda dulu lalu istirahat". Kata Yuli
Dia memang terlihat lelah sekali tadi jadi Ricky membiarkan nya istirahat lebih awal agar dia tidak kelelahan dan jatuh sakit dan setelah itu Ricky juga istirahat di kamar nya
Kini Caesar sudah berada di Singapura dan dia menuju rumah yang dia miliki di sana.
"Kita temui di besok di perusahaan nya dan sekarang kita istirahat saja dulu". Kata Caesar
*******
Si rumah Rio Fernandez Danuarta dia tampak sangat gelisah karena rencana nya untuk melenyapkan Yuli lagi-lagi harus mengalami kegagalan bahkan dia juga tidak tahu siapa yang sekarang menjadi tameng pelindung bagi Yuli karena dia masih mengira jika yang melakukan nya adalah Bryan orang yang dia anggap sudah hancur karena telah mendapat kan serangan dari para anggota King Devils atas ulah dan kerja sama nya dengan mereka
Dia memang tidak mengetahui kabar dari para anggota king devil karena kontak mereka terputus begitu saja setelah dia mengetahui bahwa Bryan sudah kembali ke Jepang dan dia juga tidak mengetahui dengan siapa Bryan kembali
"Kenapa dia selalu beruntung". Kata Rio
"Mungkin kamu salah telah membuang nya dulu dan dia kini menjadi gadis yang sangat beruntung". Kata sang istri yang bahagia ketika mendengar bahwa anak perempuan nya baik-baik saja dan banyak yang menyayangi nya di sana
"Sebaik nya kamu diam saja dan segera pergi istirahat jangan mengganggu ku". Kata Rio kepada istri nya
"Pa sebaik nya hentikan kelakuan papa ini pada tidak cukup kita membuang nya dulu dan sekarang papa ingin menghancurkan kebahagiaan dia". Kata sang istri
"Sudah jangan ikut campur lagi atau aku benar-benar akan marah". Kata Rio dan kini sang istri memilih untuk pergi istirahat dan meninggalkan dia dan tidak ingin meladeni perdebatan nya lagi
******
Pagi sudah menjelang terlihat Caesar sudah bersiap untuk pergi ke kantor untuk menemui papa nya yang bodoh itu
"Apa Lo sudah siap?". Tanya Caesar
"Sudah". Jawab Shawn
"Ayo berangkat ke kantor nya". Kata Caesar
Mereka berdua berangkat menuju kantor Rio papa dari Caesar dan terlihat juga wajah dingin dan serius dari Caesar. beberapa Menit kemudian mobil mereka sudah Sampai di gedung kantor milik Rio dan mereka segera turun dan berjalan menuju tempat di mana ruangan Rio berada. Seperti biasa nya para karyawan di sana sangat kaget melihat kedatangan Caesar karena dia memang jarang datang menemui papa nya kalau bukan karena hal yang serius saja. Para karyawan menunduk hormat kepada Caesar
"Apa papa ada di dalam?". Tanya Caesar pada sekertaris papa nya itu
"Iya tuan bos baru saja sampai di sini". Jawab sang sekertaris
"Jangan biarkan ada yang masuk ke dalam selama aku berada di sana". Perintah Caesar dan sang sekertaris mengangguk paham
Tanpa berlama-lama lagi dia langsung masuk ke dalam ruangan tersebut membuat Rio kaget melihat kedatangan putra kesayangan nya itu
__ADS_1