
Setelah puas melihat Luna dan juga bunda nya kini Yuli memutuskan untuk mengajak mereka pulang saja namun Ricky tidak mengiyakan nya sebab dia ingin mengajak kekasih nya itu untuk jalan-jalan
"Kalian pulang saja dulu dan Lo Sam bisa bareng dengan Arok karena gue ingin jalan bersama dengan kekasih gue". Kata Ricky sambil menggandeng tangan kekasih nya itu
"Kita mau jalan kemana? kenapa gak sekalian saja dengan mereka dan juga Rachel kan ada di rumah kamu juga, ajak saja mereka semua biar seru dan rame". Kata Yuli
"Ya sudah, Lo jemput dia dan kita akan bertemu nanti di mall". Kata Ricky memberi tahu kemana dia akan pergi
"Ya sudah Rick kita ketemu di sana nanti". Kata Rere
Mereka semua bergegas meninggalkan Tempat tersebut. Ricky dan Yuli menggunakan mobil Ricky sedang kan Sam ikut dengan mobil Caesar berjalan di belakang mobil Ricky diikuti dengan Ipank juga dan yang lain nya pergi ke rumah Ricky dulu untuk menjemput para sahabat Yuli.
Tidak membutuh kan waktu lama mereka sampai juga di mall. Ricky segera memarkir mobil nya lalu berjalan masuk ke dalam mall sambil menggandeng kekasih nya itu
"Kita tunggu mereka di cafe shop saja". Ajak Ricky
mereka semua berjalan berdampingan dan lagi-lagi Yuli kembali menjadi pusat perhatian mereka semua pengunjung mall apalagi Ricky menggenggam tangan nya juga membuat mereka yang melihat iri di buat nya
"Sang Casanova menjadi pusat perhatian". Kata Caesar
"Sudah biasa terjadi hal ini dan Lo juga sering merasa kan nya kan". kata Ipank
"Iya tapi tatapan mereka bukan tertuju kepada Ricky melainkan kepada kakak gue". Kata Caesar
"Mungkin mereka iri karena Yuli bisa dekat dengan Ricky". Kata Ipank
"Mereka semua pasti sudah tahu jika dia adalah kekasih sang leader".Kata Caesar
"Ya begitulah. Ricky memang mempublikasikan hubungan nya dengan kakak Lo ini bahkan dia juga memperingat kan semua orang untuk tidak berbuat hal yang buruk kepada kekasih nya yang bisa membuat mereka menyesal nanti nya". Kata Ipank
"Pintar juga strategi dia. Dengan mengatakan hal tersebut mungkin juga musuh nya akan berpikir beribu kali untuk membuat kakak gue menjadi target nya". kata Caesar
Mereka melanjut kan jalan nya dan kini sudah sampai di coffe shop. para pegawai di sana menunduk hormat kepada Ricky dan mempersilahkan Ricky masuk ke tempat biasa dia gunakan bersama dengan para sahabat nya
"Kamu sering juga ke sini ya, jadi mendapat kan tempat VVIP". Kata Yuli
"Bukan sering lagi Yul, lagian siapa juga yang tidak mau memberikan semua nya untuk Sang leader kecuali Lo Yul". Kata Ipank
"Ya ya ya sang Leader memang selalu saja menjadi pusat perhatian orang dan juga selalu di hormati". kata Yuli menggoda Ricky
"Dan kamu juga akan merasakan nya". kata Ricky
"Aku bukan lah seorang leader jadi mana bisa merasakan nya". Kata Yuli
"Tapi Lo kekasih nya leader jadi Lo pasti akan merasa kan nya nanti Yul ". Kata Ipank
Mereka semua duduk bersama sambil menunggu kedatangan Arok dan yang lain nya. Ricky tampak meminta menu makanan agar kekasih nya itu memilih beberapa makanan yang dia suka untuk di makan
"Kamu pilih makanan yang kamu suka ". kata Ricky
"Apa tidak menunggu yang lain nya saja?". Tidak Yuli
"Tidak masalah kita pesan saja dulu". Kata Ricky
Yuli pun kini tampak nya melihat makanan apa yang akan dia pesan kali ini karena dia tidak menemukan menu makanan yang sesuai dengan selera nya
"Apa tidak ada makanan kesukaan kamu di sini?". Tanya Ricky
"Ah ada kok cuma aku bingung saja mau milih yang mana". kata Yuli berbohong
Ricky melihat menu makanan nya dan benar saja dia tahu jika tidak ada menu makanan yang sesuai dengan selera kekasih nya itu dan dia langsung melihat pelayan yang ada di sana
"Panggil kepala koki nya suruh datang kemari". Perintah Ricky
"Baik bos" Bu Kata pelayan tersebut
"Kenapa harus memanggil kepala koki di sini?". Tanya Yuli
"Karena aku mau dia membuatkan sesuatu yang kamu suka". Kata Ricky
"Tidak perlu seperti itu lagi pula ini kan coffe shop jadi makanan ringan yang ada di sini saja yang aku pesan". Kata Yuli
__ADS_1
Dia tidak mau menyulitkan orang di tempat kerja itu hanya karena di suruh untuk membuat kan sesuatu untuk nya
"Ya sudah kamu katakan saja apa yang kamu mau agar dia menyiapkan nya". kata Ricky
Yuli pun menyebut makanan apa saja yang dia pesan serta minuman nya juga untuk mereka yang sudah ada di sini dan untuk yang lain nya akan di pesan lagi nanti jika mereka sudah sampai di tempat
Setelah mencatat semua menu nya kini dia pun segera pergi untuk mempersiapkan nya.
"Lama juga mereka datang nya". Kata Yuli
Baru juga di bicarakan mereka semua sudah terlihat oleh mata nya membuat Yuli menyunggingkan senyum nya
"Maaf ya menunggu lama tadi nunggu Kikan dandan dulu". Canda Rachel
"Bukan Kikan kali yang dandan pasti kau Hel". Kata Yuli
"Mana ada aku dandan lama Yul kan aku simpel saja orang nya". kata Rachel
"Ya aku percaya mungkin bukan Kikan yang dandan tapi Arok yang dandan". Kata Yuli membuat mereka tertawa dan Arok pun langsung menatap nya
"Mulut Lo itu ya selalu saja Berkata buruk kepada gue". Kata Arok
"Iya nih gue juga heran kenapa setiap bertemu dan melihat Lo mulut gue ini gak bisa di ajak untuk berdamai dan mau nya menghina Lo Mulu Rok". Kata Yuli sambil tertawa
"mungkin mulut Lo itu perlu di beri pelajaran agar bisa di jaga". kata Arok
"Lo mau mati Rok ". Kata Ricky membuat Yuli pun terbahak-bahak di buat nya
"Kekasih Lo Rick selalu bisa memancing gue". Kata Arok
Mereka duduk bersama dengan yang lain nya dan Arok masih menatap Yuli dengan tajam nya tetapi Yuli tidak perduli dengan hal tersebut dia malah asik memainkan ponsel Ricky
"Pesan lah makanan terlebih dahulu karena kita belum memesan untuk kalian". Kata Ricky
"Wah tega sekali kamu Yul tidak memesankan kita makanan juga". Kata Kikan
"Tenang saja tadi Ipank sudah memesan kan buat mu Kikan". goda Yuli
"Mana ada aku bercanda, aku serius kali dan kalau tidak percaya tanya saja kepada Ipank. Bukan begitu Ricky". Kata Yuli yang sengaja menyebut kan nama kekasih nya membuat mereka semua menatap nya apalagi Ricky dia kaget mendengar kekasih nya itu menyebut nama nya
"Memang benar-benar menjengkelkan sekali kamu ini Yul" Kata Kikan
"Dari dulu juga begitu apa kau baru menyadari nya sahabat ku". kata Yuli
mereka pun kembali tertawa di buat nya. Yuli memang selalu saja bisa membuat tawa mereka semua para anggota Geng Punk sulit sekali di dengar menjadi sering di dengar oleh mereka semua apalagi senyuman Ricky yang kini bisa dengan mudah di lihat tapi tidak untuk umum, hanya mereka saja yang dapat melihat senyuman mahal sang leader
"Sudah jangan tertawa Mulu kita makan saja sekarang". Kata Yuli karena makanan nya juga baru saja datang jadi dia pun menyarankan untuk makan saja terlebih dahulu
Mereka makan dengan santai nya seperti biasa nya dan terlihat juga sangat menikmati makanan dan minuman yang sudah di pesan nya dan seperti biasa Yuli akan berbagi makanan dengan kekasih nya yang dia rasa sangat manja itu kepada nya
"Kamu ya punya tangan tapi gak di gunakan buat makan hanya di gunakan untuk menghabisi lawan saja". Kata Yuli
"Ada kamu yang bisa menjadi tangan aku jadi tidak masalah kan". Kata Ricky sambil menyeringai setelah mengatakan hal itu
Yuli pun hanya bisa tersenyum saja menanggapi tingkah kekasih nya itu dan dia senang jika Ricky sering tersenyum seperti sekarang ini. dua puluh menit waktu mereka menghabiskan makan nya dan kini mereka pun sudah bersiap untuk pergi dari tempat tersebut
"Oh ya bagaimana kalau kita berselfi di sini". Kata Yuli
"Setuju banget aku Yul". Kata Kinar
"Tapi berpasangan ya, aku dengan kekasih ku Arok dengan kekasih nya serta Kikan dengan Ipank". Kata Yuli
"Kenapa harus berpasangan?". Tanya Kikan
"Ya biar bagus saja foto nya". Kata Yuli
"Lalu Kinara dengan siapa? dengan Ken atau Rere?". Tanya Ipank
"Kinar nanti dengan mereka berdua. ayo cepat kita berfoto dengan pasangan masing-masing". Kata Yuli
mereka sebenar nya enggan untuk melakukan hal tersebut apalagi Ipank , dia tidak ingin membuat Kikan berharap kepada nya Namun mau bagaimana lagi kode dari tatapan mata Ricky membuat mereka semua harus melakukan nya tanpa ada bantahan jadi lah kini mereka semua berfoto bersama. Setelah Zee mengambil beberapa foto Yuli pun menyuruh Kinar dan mereka berdua berpose yang bagus untuk di ambil gambar
__ADS_1
"Ken Lo minggir sebentar". Kata Yuli lalu mengambil gambar Kinara dan juga Rere yang terlihat hanya berdua saja
"Untuk apa sih Yul kok cuma berdua?". Tanya Kinar. Yuli hanya tersenyum saja mendengar nya karena dia ingin menggunakan foto tersebut untuk membuat Galang kesal kepada nya nanti.
"Buat koleksi saja. Caesar foto yuk". Ajak Yuli lalu menggandeng tangan Caesar dan juga Ricky lalu dia meminta tolong kepada Sam untuk mengambil gambar nya
"Terima kasih ya Sam bagus sekali gambar nya". Kata Yuli
"Kita mau ke mana lagi Rick?". Tanya Ken
"Kita pulang saja atau ada yang mau belanja?". Tanya Ricky menawarkan
"Apa kita akan di traktir belanja?". Tanya Rachel
"Kalau mau silahkan saja". Jawab Ricky
Mereka semua terlihat antusias sekali namun Yuli tampak biasa saja sebab dia memang tidak suka belanja jika tidak perlu
"Yul bagaimana apa kamu juga mau belanja?". Tanya kinara
"Ya sudah kita belanja saja dulu sebelum kembali ke rumah". Kata Yuli
Mereka semua kini menuju tokoh baju untuk membeli beberapa baju. terlihat mereka sangat sibuk memilih baju mana yang ingin di beli namun lagi-lagi berbeda dengan Yuli dia malah sibuk berada di pakaian pria
"Yul kok di situ kan baju wanita di sini". Kata Kinara
"Iya aku mau beli buat mereka berdua saja". Kata Yuli sambil menunjuk Ricky dan juga Caesar
Dia terlihat memilih beberapa baju untuk kekasih dan juga adik nya. setelah dia merasa cocok dia pun memberikan nya kepada Caesar dan juga Ricky agar mereka mencoba nya dulu
"Ricky tidak pernah beli baju di sini dia akan menyuruh desainer ternama untuk membuat baju untuk nya dan pasti nya baju atau kaos yang dia kenakan tidak ada dua nya atau limited edition". Kata Arok
Ya, Yuli baru menyadari nya bahwa setiap kaos yang Ricky gunakan memang selalu berganti gambar dan juga model namun tidak akan pernah ada yang menyamainya
"Pantas saja baju dia terlihat berbeda dari yang lain nya". kata Yuli yang baru menyadari nya dan dia pun mengembalikan baju yang dia pilih untuk Ricky.
"Jangan di kembali kan biar aku pakai baju nya". Kata Ricky lalu mengambil baju tersebut kemudian masuk ke ruang ganti untuk memakai nya. beberapa menit mereka menunggu akhirnya Ricky keluar juga sambil mengenakan pakaian yang di pilih kan oleh kekasih nya itu.
"Tampan sekali kekasih ku". Puji Yuli tiba-tiba
"kak Ricky mau beli juga wah tumben sekali". Kata Kinara
"Jangan heran Nar , lihat saja siapa yang memberikan baju nya tadi". Kata Rachel
"Jika sudah selesai langsung bayar saja baju nya". Kata Ricky
Mereka menuju ke kasir untuk membayar semua belanjaan nya dan yang membayar nya adalah Ricky
"Apa masih ada yang kurang?". Tanya Ricky
"Sepatu nya belum Rick, apa boleh kita belanja sepatu juga?". Tanya Rachel
"Beli saja sesuka kalian". Kata Ricky
"Ok kalau begitu kita pergi ke tempat sepatu sekarang". kata Rachel
"Bagus ya kau Hel menghabiskan uang kekasih ku padahal kekasih mu juga banyak uang". Kata Yuli
"Sekali-kali Yul membantu Ricky menghabiskan uang nya tidak masalah kali". kata Ken
Mereka kini berjalan ke tokoh sepatu dan sekarang mereka sudah memilih beberapa sepatu setelah selesai pun langsung membayar nya. Di rasa sudah cukup belanja nya mereka pun memutuskan untuk pulang sekarang.
Mereka keluar dari mall menuju mobil masing-masing lalu pergi meninggalkan mall menuju rumah Ricky kembali padahal dulu rumah sang leader jarang sekali di kunjungi orang bahkan sahabat nya pun jarang sebab Ricky melarang nya dan kini itu semua berubah karena ada kekasih nya di rumah itu membuat mereka semua bos leluasa keluar masuk tapi tetap saja jika orang tidak di kenal maka tidak akan bisa menginjak kan kaki ke halaman rumah Ricky, bukan halaman nya malah ke Dekat rumah Ricky mereka tidak bisa
Sampai di rumah Ricky terlihat sekali jika Yuli dan yang lain nya kelelahan karena jalan-jalan di mall tadi. mereka ingin beristirahat sebentar
"Sayang tunggu". Kata Ricky menghentikan langkah kekasih nya
"Ada apa?". Tanya Yuli
Ricky mendekati kekasih nya dan dia pun langsung berdiri di belakang kekasih nya itu sambil memakaikan kalung ke leher Yuli
__ADS_1
"Untuk kekasih ku yang tak akan pernah tergantikan dan akan menjadi nyonya Ricky nanti nya". Kata Ricky sambil memasang kan Kalung tersebut lalu dia memeluk kekasih nya membuat mereka semua yang melihat pun bertepuk tangan karena ulah Ricky dan Yuli terlihat senang sekali karena mendapat kan hadiah dari kekasih nya itu apalagi dia bisa melihat jika hadiah yang di berikan untuk nya terlihat sangat spesial sekali.