
Jalan yang di lalui mereka terlihat sangat tenang dan tidak ada kemacetan sama sekali jadi Ricky bisa cepat sampai ke rumahnya dan menjemput sahabat nya yang kurang ajar itu. Kini mobil mereka sudah sampai di halaman rumah Ricky dan terlihat Galang sudah menunggu di teras rumah.
"Lama banget Lo Rick". Kata Galang sambil berjalan menghampiri mobil sahabat nya itu.
Galang tidak hanya melihat mobil Ricky saja namun ada mobil Arok juga yang ikut bersama nya.
"Lo mending cepat masuk atau kita batal jogging nya". Kata Ricky
Galang pun Langsung masuk ke dalam mobil Ricky dan mereka langsung menuju ke taman dimana ada Bryan dan Yuli di sana
"Rick kenapa Lo juga mengajak mereka?." Tanya Galang yang sedikit kesal
"Kinara ingin ikut dan Arok pun ingin menemani adiknya jadi mereka ikut semua". Jawab Ricky
"Seharusnya Arok dan Kinara saja yang ikut gak usah ada Ken, Ipank dan Rere juga". Kata Galang
"Lo itu kenapa sih Lang, lagian Kitakan cuma jogging saja gak masalah kan kalau mereka ikut. Atau jangan-jangan Lo mau merencanakan sesuatu". Kata Ricky sambil menatap Galang
Galang pun memaksa tertawa Agar Ricky tidak curiga dengan niat nya ini.
"Memang nya gue mau buat rencana apa buat Lo. tanpa rencana apapun juga Lo nurut banget sama gue Rick". Goda Galang
"Sialan Lo Lang". Kata Ricky
dan mereka pun langsung tertawa bersama. setelah beberapa menit mereka sudah sampai di taman dan telah memarkir kan mobil mereka
"Bukan nya taman ini dekat dengan rumah Yuli". Kata Rere yang masih ingat karena pernah menjemput Kikan di rumahnya
"Kok kak Rere tahu kalau taman ini dekat dengan rumah Yuli?". Tanya Kinara yang memang belum tahu hal itu
"Iya gue pernah menjemput Kikan di sana maka dari itu gue tau". Jawab Rere
"Mending kita jogging sekarang dari kalau ngomong terus gak akan ada kelar nya keburu makin panas ini". Kata Galang
Kinara tahu sekarang kenapa Galang mengajak Ricky untuk olahraga di sini kemungkinan dia tahu bahwa Yuli ada di sini.
Mereka mulai berolahraga bersama menyusuri taman yang luas itu. terlihat banyak sekali yang sedang berolahraga baik orang tua maupun anak muda banyak sekali yang datang.
Galang tersenyum ketika melihat ada Yuli dan Bryan di sana yang terlihat sedang berdebat
"Bray Lo pelan-pelan dong atau kita istirahat saja dulu sebentar". Kata Yuli
"Kalau olahraga itu gak usah ngeluh. Lagian kita baru lima putaran Lo sudah tepar saja". Kata Bryan
"Gue capek karena tadi belum sarapan". Kata Yuli
"Alasan tidak diterima Yuli Ramadhani". Kata Bryan sambil tertawa mengejek Yuli sambil mengacak rambut nya. Yuli pun tidak terima di tertawa kan oleh Bryan dan dia langsung mengejar Bryan karena dia sekarang sudah berlari meninggalkan Yuli.
"Awas Lo Bray Gue hajar nanti Lo". Teriak Yuli yang masih mengejar Bryan
tanpa mereka sadari beberapa pasang mata telah menatap mereka berdua dengan tajamnya
"Bryan". Teriak Galang membuat mereka berdua yang tadinya kejar-kejaran menjadi berhenti seketika dan menoleh ke arah suara yang tadi memanggil.
Galang dan yang lainnya langsung berjalan menghampiri mereka berdua "Kalian berdua olahraga di sini?"
Tanya Galang basa-basi
Bryan pun menatap Galang dengan tajamnya karena dia tahu kalau Galang Hanya pura-pura tidak tahu saja.
"Lo lupa atau pura-pura lupa Lang. kalau olahraga ya gue sama Bryan di sini lah". Kata Yuli
Dia melihat Kinara dan Kinara pun tersenyum melihat Yuli sahabat nya itu.
"Nar Lo sudah pulang? apa kabar Lo?". Tanya Yuli dengan antusias melihat kembali nya Kinara ke Jepang
"Aku baik. Kamu kelihatan segar banget Yul". Kata Kinara
"Biasa saja kali Nar. Lo ikutan olahraga juga?." Tanya Yuli lagi
"Iya. aku ingin menikmati sejuknya udara di pagi hari ". Kata Kinara
Yuli Hanya mengangguk faham mendengar jawaban tersebut
"Pank Lo ikut juga?". Tanya Yuli beralih pada Ipank
"Iya kebetulan kita semua menginap di rumah Arok kemarin setelah menjemput Kinara dan pagi ini dia mengajak kita untuk ikut Ricky dan Galang olahraga bersama". Jawab Ipank
"Oh jadi kalian semua kemarin jemput Kinara di bandara. wih enak ya Nar Lo banyak bodyguard nya". Kata Yuli menggoda
"apaan sih Yul. mereka bukan bodyguard aku kali tapi mereka itu teman kak Arok". Kata Kinara menanggapi godaan Yuli
"Teman kakak Lo sekaligus bodyguard buat Lo juga". Kata Yuli lalu tertawa
"Lo bahagia banget kelihatan nya Yul. apa karena habis jalan sama Ipank kemarin". Goda Ken
"Lo ada-ada saja. setiap hari juga gue selalu bahagia kali Ken". Kata Yuli
"Kirain saja habis jalan sama Ipank Lo Tambah bahagia". Kata Ken
"Sudah kenapa Lo jadi bahas Yuli dan Ipank. kita di sini olahraga bukan untuk mengobrol ". Kata Galang dengan kesal nya
__ADS_1
mereka menatap Galang yang terlihat jelas sekali Sangat kesal sekarang. "Kalian olahraga saja gue tunggu di sini". Kata Ricky sambil duduk di kursi taman
"Rick Lo kenapa malah duduk kita olahraga bareng sekarang". Kata Galang
"Gue ngantuk. Lo saja yang olahraga dan gue mau tidur dulu di sini". Kata Ricky
"Kalau gitu Lo pergi saja dari sini". Kata Galang membuat Ricky langsung beranjak dari tempat duduknya dan mulai untuk berlari kecil
mereka pun mulai mengikuti Ricky termasuk Yuli dan Bryan
"Lo tidur nyenyak semalam?". Tanya Ipank yang sekarang berada di samping Yuli
"Iya saking capeknya sampai rumah langsung tidur gue". Jawab Yuli
"Apa Lo ada acara nanti malam?". Tanya Ipank
"Gak ada". Jawab Yuli
"Kita jalan lagi Lo mau gak?". Tanya Ipank
Yuli pun melihat Ipank sejenak lalu mengalihkan pandangannya " Pank Lo gak apa-apa kan?". Tanya Yuli
"Maksud Lo?". Kata Ipank bingung
"Ya gue heran saja kok Lo sekarang dekatin gue sih". Kata Yuli jujur
mereka berdua sangat asik mengobrol tanpa tahu jika Ricky sedang menatap mereka berdua dengan tajamnya
"Apa Gue gak boleh dekat sama Lo. apa cowok Lo marah?". Tanya Ipank
Yuli pun berhenti seketika membuat Ricky yang ada dibelakang nya langsung menabrak dia dan mereka jatuh bersama dengan posisi Ricky yang sekarang berada di atas Yuli
"Bos Lo gimana sih kalau jalan lihat-lihat dong". Kata Yuli
"Rick badan Lo itu berat , cepat menyingkir lah dari Yuli". Kata Ken
Ricky langsung berdiri begitu juga dengan Yuli "Lo kalau berhenti juga harus lihat situasi jangan asal saja". Kata Ricky
"Ya Lo jaga jarak dong bos biar kalau gue berhenti gak tabrakan kita". Kata Yuli dengan kesal nya karena dia merasa kesakitan akibat terjatuh tadi
"Lo gak apa-apa kan Yul". Tanya Galang
"Gak apa-apa". Jawab Yuli sambil memegang pinggul nya
"kamu bisa jalan gak Yul. kalau gak bisa biar di gendong sama kak Ricky". Kata Kinara
"Gue bisa jalan kali gak perlu acara gendong-gendong segala". Kata Yuli yang mulai berjalan meninggalkan mereka
mereka bisa melihat kalau Yuli masih ke sakitan dengan kejadian tadi dan tanpa bicara Ricky Langsung menggendong dia
Ipank yang melihat hal tersebut terkejut begitu juga dengan yang lainnya
"Apa Ricky benar-benar akan mendekati Yuli". Kata Ken
"mungkin saja. lihat saja sekarang dia sudah menggendong nya". Kata Rere
"Wah Pank saingan Lo berat ini". Kata Ken
Ipank pun langsung memukul kepal Ken karena berkata seperti itu.
"Apa Lo beneran akan mendekati dia Rick dan kenapa haru Yuli. lagi-lagi gue harus bersaing dengan Lo yang jelas akan menjadi pemenang nya". batin Ipank
Dulu Ipank pernah beberapa kali bersaing dengan Ricky untuk mendapatkan wanita yang mereka sukai dan berakhir dengan kemenangan Ricky dan sekarang apa dia harus bersaing lagi dengan sahabat nya itu.
"Pank Lo kenapa?". Tanya Arok yang mulai paham dengan apa yang Ipank pikirkan
"Gue hanya mikir apa nanti kita akan bersaing lagi". Jawab Ipank Jujur
"Jika memnag harus begitu mau gimana lagi". Kata Arok
"Lo tahu sendiri jika bersaing dengan Ricky mana ada yang bisa menang". Kata Ipank
Arok menyeringai mendengar hal tersebut "Lo benar. Wanita mana yang tidak tergila-gila dengan Ricky. dia kaya dan sangat berkuasa namun gue gak yakin kalau Yuli akan bisa dia dapatkan". Kata Arok
"Dia pasti bisa mendapatkan Yuli karena ada Galang dan Kinara yang akan membantu nya". Kata Ipank
benar apa yang dikatakan Ipank apalagi mereka berdua adalah sahabat Yuli pasti mereka tahu segalanya tentang dia dan akan memberikan informasi tersebut pada Ricky
"Rick Lo turunin gue sekarang. gue malu dilihat banyak orang". Kata Yuli dan Ricky pun langsung menghentikan langkahnya dan menatap di sekeliling nya . benar saja banyak yang memerhatikan mereka namun ketika Ricky menatap nya mereka semua menundukkan kepalanya
"Jika kalian berani menatap dan bergosip gue gak akan segan untuk menghabisi kalian sekarang juga". teriak Ricky membuat mereka semua langsung pergi tanpa kata sedikit pun
"Gila Lo ya bicara seperti itu. sudah turunin gue". Kata Yuli
Ricky pun menurunkan Yuli di bangku taman agar dia bisa duduk beristirahat di sana
"Yul ini gue beliin Lo minum tadi". Kata Bryan yang terlihat sedikit berlari tadi. bukan hanya Yuli tapi Bryan membeli kan mereka semua minuman
"Makasih ya Bray". Kata Yuli sambil tersenyum
terlihat dia sedang kesusahan untuk membuka minumannya dan Ipank Ingin membantu namun kalah cepat dengan Ricky. dia membantu Yuli untuk membuka tutup botol minum tersebut
__ADS_1
"Makasih". Kata Yuli
Ricky hanya diam tidak ingin merespon sedikit pun ucapan dari Yuli.
"bagaimana kalau Kita makan sekarang. Lo pasti lapar kan Yul?". Tanya Bryan
"Iya sih. kan tadi gue sudah bilang kalau belum makan." jawab Yuli
"Ya sudah sekarang kita makan saja dulu". Kata Galang
"Lo gak ambil mobil Bray? mobil Lo kan dirumah gue". Kata Yuli pada Bryan
Dia baru ingat kalau ke taman tadi sambil berlari dari rumah Yuli.
"Gak usah di ambil kalian naik mobil gue saja". Kata Ricky
"Kaku gitu kita berangkat sekarang". Kata Galang
mereka akhirnya pergi makan bersama menuju sebuah restoran milik Ken yang letaknya tidak jauh dari taman
"Yul Lo duduk di depan biar gue di belakang". Kata Galang dengan senyuman lebar yang mengembang di bibirnya
Ipank yang melihat hal tersebut sangat tidak nyaman sekali namun dia juga tidak bisa melarang Yuli untuk dekat dengan Ricky
Dalam mobil Galang mengajak mereka semua mengobrol dari tadi
"Yul gue sudah minta bantuan ke Ricky untuk mencari keberadaan orang tua kandung Lo". Kata Galang
hal itu membuat Yuli kaget dan langsung menatap Galang dengan tajamnya
"Sorry Yul gue hanya ingin membantu Lo saja. siapa tahu dengan kekuasaan yang Ricky miliki dia bisa dengan mudah menemukan keluarga Lo". Kata Galang
"Benar apa yang di katakan Galang Yul dan gak ada salahnya kalau kita mencoba meminta bantuan padanya". Kata Bryan sambil melirik Ricky yang masih fokus mengemudi
mereka sudah sampai di are parkir restoran dan segera masuk kedalam
"Yul Lo mau pesan apa? gak ada ya pesan ramen". Kat Bryan
dia tahu jika Yuli Sangat suka sekali makan ramen di mana pun tempat nya.
"Hehehe Lo kan sudah tahu jadi gue pesan itu saja Sam takoyaki". Kata Yuli
"Lo mending pesan sushi saja lebih enak". Kata Galang
"Benar Yul biar kamu tambah gemukan". Kata Kinara
*Wah jadi Lo menghina gue kurus nih Nar". Kata Yuli
"Bukan menghina memang fakta kalau Lo itu enteng banget waktu gue gendong". Kata Ricky
"Gak apa-apa kurus yang penting sehat bro". Kata Yuli
"Jadi pesan apa ini kita?." Tanya Rere
"Pesan makanan yang menjadi menu favorit di sini saja ". Kata Ricky
mereka pun mengikuti keinginan Ricky tanpa ada bantahan sedikit pun
"Yul kamu gak jalan bareng sama dua sahabat kamu?". Tanya Kinara membuka obrolan
"Gak sih karena memang kita jarang jalan bareng". Jawab Yuli
"Jadi kalian jarang hangout bersama?". Tanya Kinara
"Iya. lagian juga gak ada waktu buat jalan bareng kan gue habis sekolah langsung kerja". Kata Yuli
"Lo katanya ingin kuliah ke Singapura jadi gak itu?". Tanya Bryan
para sahabat Ricky langsung menatap Ricky dengan tajamnya karena dia tahu Ricky akan menetap di Singapura dan mereka berfikir apa itu semua ada hubungannya dengan Yuli.
"Lo mau kuliah di sana Yul beneran?". Tanya Galang
"Mungkin Gue juga bingung antara Singapura atau Indonesia". Kata Yuli
"Lo kalau mau pindah lebih baik jika di negara itu ada yang Lo kenal agar jik terjadi sesuatu Lo bisa minta tolong pada nya". Kata Galang
"Kenapa harus pindah padahal aku baru saja pulang". Kata kinara dengan raut wajah sedihnya
"Gue pindah karena memang sudah Waktu nya untuk gue pergi dari mereka Nar". Kata Yuli terlihat sedikit sedih
"Jika Lo ingin tetap di sini Lo bisa tinggal di sini". Kata Ricky
Yuli pun langsung menatap Ricky dengan bingung nya "Lo bisa tinggal di apartemen, nanti biar di urus oleh Diego". Kata Ricky
"Gak perlu. gue memang ingin pindah dari negara ini". Kata Yuli dengan tegas
"Apa yang membuat Lo ingin pergi dari sini?". Tanya Arok
"Apa karena Ricky?". Tanya Rere
"Ngelantur Lo. kenapa juga karena Ricky. Gue ingin mandiri saja". Kata Yuli
__ADS_1
"Bahkan sekarang pun Lo sudah mandiri. Lo pingin mandiri seperti apa Lagi". Tanya Ken
"Sudah lebih baik kita makan saja tidak usah bahas ini lagi. gue sudah lapar". Kata Yuli mengalihkan pembicaraan dan sejak tadi Ipank Hanya menatap Yuli tanpa ingin berkomentar sedikit pun