
Sebenarnya Ricky tahu apa yang terjadi pada adik perempuannya itu di sekolah dan Ricky selalu membereskan nya, namun mereka masih tidak bosan untuk membuat ulah karena dia merasa bukan Ricky yang telah melakukan hal tersebut. Mereka akan percaya jika sang ketua bertindak langsung di hadapan mereka semua.
"Rick terlalu berlebihan jika Lo menghukum keluarga Lo sendiri seperti itu". kata Arok
Arok tidak akan membiarkan uncle nya dalam masalah besar hanya karena hal sepele yang di lakukan oleh Robert, Dia tahu harus minta tolong ke siapa agar Ricky mau membatalkan niatnya itu.
"Setidaknya Lo pikirkan perasaan mami dan Daddy Lo , kasihan jika di masa tuanya mereka harus mengalami kesusahan". kata Rere
"Sifat kalian yang seperti ini yang bisa membuat kalian semua hancur secara perlahan. Gue melakukan hal ini untuk membuktikan pada semua orang bahwa tidak ada yang boleh mengganggu orang tersayang gue sekalipun itu adalah keluarga gue sendiri. Jika mereka mendengar hal ini maka mereka akan berpikir beribu kali untuk menyakiti orang yang gue sayang". kata Ricky
Ucapan Ricky memang ada benarnya tapi mereka merasa sangat kasihan jika benar-benar harus di asing kan dan memulai semuanya dari nol lagi.
"Kita pun akan melakukan hal yang sama seperti Lo Rick tapi tidak dengan keluarga kita sendiri. Ada sebuah toleransi yang akan gue berikan pada mereka untuk membalas jasa mereka merawat gue selama ini". jelas Ipank
"Kita memiliki cara berbeda dalam hal balas dendam, dan inilah cara gue dan Lo Rok, gue tahu pasti Lo akan meminta Kinara untuk membujuk gue. Lakukan saja hal itu tapi gue tidak akan memperdulikan nya untuk kali ini dan gue juga pastikan Kinara akan mengerti akan alasan yang gue berikan nantinya". kata Ricky Lalu pergi meninggalkan mereka semua tanpa pamit
Sementara mereka masih tetap di tempat dengan memikirkan hal yang sama seperti nya.
"Gue kasihan juga sama uncle dan aunty, karena mereka tidak ikut terlibat dalam hal tersebut tapi harus menanggung akibatnya juga". kata Rere
"Mau gimana lagi, kita tidak bisa menghentikan Ricky. Kita membantu mereka secara diam-diam pun percuma karena Dia pasti akan tahu juga". kata Ken
"Iya benar, Tapi apa tidak ada cara lain untuk mencegahnya?". tanya Rere
"Apa Lo ingin mati di tangannya, jika iya coba saja cegah dia". kata Ipank
__ADS_1
******
Yuli yang mulai membersihkan rumahnya merasakan lelah karena memang dia belum beristirahat sama sekali. Dia harus bekerja setelah pulang sekolah dan sekarang harus membersihkan.
"Duh capek juga beresin rumah sendirian. Jadi gini rasanya waktu bunda melakukan itu sendiri. Melelahkan". kata Yuli
Dia kembali melanjutkan kegiatan nya di rumah hingga tuntas
"Akhirnya selesai juga, Tidur dulu ah capek banget hari ini". kata Yuli sambil berjalan menuju kamarnya
*******
Menjelang malam Ryuji sudah berada di halaman kediaman keluarga nya dan dia segera memarkirkan mobilnya dan masuk ke dalam rumah dengan segera
"Ryuji". panggil Daddy nya
"Gue sebenernya gak bermaksud untuk mengganggu nya, namun teman gue ternyata tidak melakukan dengan benar apa yang gue katakan dan perintah kan pada mereka". ucap Robert menjelaskan yang sebenarnya terjadi.
"Lo harus nya berpikir dulu sebelum bertindak dan jangan gegabah karena Ricky pasti sekarang sedang murka pada kita". kata Ryuji
"Lalu apa yang harus kita lakukan?". tanya Raka
"Tidak ada yang bisa kita lakukan karena Ricky kali ini pasti akan melakukan hal yang lebih dari yang dia lakukan ke gue kemarin". kata Ryuji dengan yakin dan membuat mereka terutama kedua orang tuanya mereka sangat sedih dan kecewa.
"Sudah sebaiknya kalian semua istirahat saja dulu dan gak usah memikirkan hal ini lagi. Jika memang Ricky akan melakukan nya kita terima saja". kata Maminya dengan nada sedihnya tapi Masih berusaha untuk tetap kuat
__ADS_1
"Ya sudah Daddy dan mami istirahat saja dulu. Kami masih ingin membahas sesuatu". kata Raka
"Ingat kata-kata Daddy, jangan merencanakan apapun untuk adik kalian Ricky, dia melakukan semuanya itu dengan alasan dan kalian pasti sangat tahu itu apa". kata Satria memperingatkan anak-anaknya agar tidak membalas sang adik
Setelah pergi nya orang tua mereka, pembahasan serius pun akhirnya terjadi.
"Apa tidak ada yang bisa membantu kita sedikitpun untuk meringankan konsekuensi yang akan kita dapatkan nanti?". tanya Robert
"Apa Ricky mengenal kata seperti itu dalam hidup nya? Lo jangan Bodoh, bahkan kedua orang tua kita saja tidak dia perdulikan lalu siapa yang bisa menghentikannya". kata Raka
"Lo benar-benar bodoh Robert, seharusnya Lo lebih bersabar sedikit untuk menghadiri adik kita itu, karena jika ingin melawannya bukan hanya fisik yang harus kuat tapi otak cerdas serta mati rasa itu harus ada ". jelas Ryuji
"Apa kita coba minta bantuan Kinara saja?". tanya Raka
"Percuma saja pasti Ricky sudah mengantisipasi hal tersebut". jawab Ryuji
"Jadi kita tunggu saja apa yang akan dia lakukan pada Kita semua". katanya lagi
*****
Ricky sekarang berada di rumahnya dan dia berada di dalam ruangan kerja privasi nya. Tidak ada yang boleh masuk ruangan itu bahkan Ricky sendiri yang membersihkan nya setiap waktu jika dia ada waktu luang.
"Kenapa kalian selalu membuat masalah dengan ku, apa tidak cukup selama ini melakukan hal buruk padaku dan dengan sengaja kalian semua ingin mencelakai orang-orang terdekat gue , tak akan pernah ku biarkan itu terjadi". kata Ricky sambil berdiri dan metap foto yang ada di ruangan tersebut.
Ya itu adalah foto keluarga Hartama sebelum kejadian itu terjadi dan membuat mereka terpecah seperti ini. Dalam foto itu terlihat dengan jelas semua wajah terukir senyum tulusnya.
__ADS_1
Tidak ada yang mengetahui jika Ricky menyimpan foto seperti itu di dalam rumah nya sendiri.