
Mereka tidak mengetahui bahwa Ricky tidak suka jika Ken dekat dengan Yuli karena dia takut kalau mereka akan jadi lebih dekat.
"kenapa Ken gak boleh dekat sama gue?". Tanya Yuli
"Gak kenapa-kenapa gue hanya ingin saja dia jauh dari Lo agar tidak mengobrol terus menerus dan bikin kita mati berdiri mendengar perdebatkan kalian". Kata Ricky asal
"Ya sudah kalau begitu cepat beli makanan sana buat nonton". Kata Yuli
"Kalian tunggu sini biar gue dan Rere yang belikan cemilan nya". Kata Ken mengajak Rere pergi
mereka masih berdiri di dekat pintu masuk bioskop menunggu yang sedang membeli makanan
"Pank Lo benar gak kenapa-kenapa?". Tanya Yuli
Ipank hanya mengangguk dan memberikan senyuman pada nya
"Tapi Lo gak kayak biasa nya Pank". Kata Yuli
"Emang nya kak Ipank seperti apa biasa nya?". Tanya Kinara yang ikut mengobrol
"Dia biasa nya bawel dan nyebelin tapi hari ini gue rasa dia diam Mulu dari Tay". Kata Yuli
"emang Lo pikir gue cewek apa bawel dan nyebelin". Kata Ipank
"Bukan cewek saja bro yang seperti itu, cowok pun juga ada contoh nya sahabat Lo itu". Kata Yuli sambil menunjuk Ricky
"Kak Ricky itu sebenarnya baik Lo Yul". Kata Kinara
"Baik nya kalau sama Lo saja kali". Kata Yuli
"Sama Lo juga baik kali Yul". Kata Rachel
"Baik apa nya, kalau dia baik pasti dia mau memberi tahu kan informasi yang gue butuh kan tanpa minta imbalan". Kata Yuli
"Memang informasi apa yang Lo butuh kan?". Tanya Arok
Belum juga Yuli menjawab Ken dan Rere sudah datang
"Lah mana cemilan nya?". Tanya Yuli yang melihat kedatangan mereka tanpa membawa makanan satu pun
"ada cemilan nya di bawah mereka". Kata Rere sambil menunjuk beberapa orang yang sedang membawa banyak cemilan
"wah Lo nyuruh orang buat bawa itu semua". Kata Yuli
"iyalah mana bisa kita bawa hanya berdua saja apalagi bawa cemilan gitu bisa jatuh harga diri kita". Kata Ken
"Lo kayak gak pernah bawain barang belanjaan cewek Lo saja Ken". Kata Yuli
"Ken mana pernah menjalin hubungan yang serius dengan cewek yang ada seminggu sekali dia ganti cewek dan dia jarang sekali mengajak cewek nya ke mal yang ada lebih sering mengajak mereka di ranjang panas". Kata Rere sambil tertawa
"Wah gila Lo ya, mainin cewek sesuka hati Lo. Gak takut kualat Lo dan melakukan nya tanpa pikir panjang lagi". Kata Yuli
"Ya wajar lah gue gitu untuk mencari yang terbaik harus di butuhkan banyak pilihan dan penjajakan". Kata Ken
"Berarti kalian berlima begitu ya". Kata Yuli
"Kecuali kak Arok kali Yul". Kata Kinara
"Oh ya gue lupa kalau kakak Lo kan sudah menemukan pujaan hati nya". Jawab Yuli sambil tersenyum
"Bukan cuma kak Arok saja mungkin habis ini kak Ricky juga akan mendapatkan pujian hati nya". Kata Kinara menggoda Yuli
"Apes banget ya yang jadi cewek nya Ricky pasti nanti di ancam Mulu sama dia kalau gak nurut". Kata Yuli
"Mangkanya nanti Lo harus nurut sama dia atau mungkin dia nya yang jadi budak cinta Lo Yul". Kata Galang membuat mereka semua tertawa
"Kenapa Gue?". Tanya Yuli
"Karena gak ada yang Ricky dekati kecuali Lo sekarang". Kata Rere
"Dekat apa nya sih gue sama dia kan hanya sebatas Bos dan bawahan saja". Kata Yuli
"Mana ada Bos ngajak jalan bawahan nya kecuali kalau dia memang suka sama bawahan nya itu". Kata Ken membuat mereka kembali tertawa
"Dan jika Lo sama Ricky gue akan mendukung nya". Kata Arok
__ADS_1
"Bukan cuma Arok saja tapi kita juga Yul". Kata Rere menambahkan
"Lo pikir kampanye pakai dukungan segala. Gue gak suka sama Ricky karena dia itu jelek". Kata Yuli
"Yakin Lo kalau Ricky itu jelek?". Goda Ken
"Yakin banget". Kata Yuli
"Terus yang ganteng siapa Yul? apa kak Arok?". Tanya Kinara
"Sudah berdebat nya. Ayo masuk sekarang dan jangan banyak bicara lagi". Kata Ricky yang melihat ekspresi wajah Yuli yang mulai sedikit kesal karena dari tadi dia di goda oleh mereka semua dan Ricky tidak mau kalau Yuli sampai bilang bahwa Ken adalah orang yang dia anggap paling tampan di anggota geng nya.
Mereka pun masuk kedalam dan duduk di tempat sesuai dengan yang di pesan Ricky. Dia membeli tiga baris kursi agar tidak ada yang mengganggu kenyamanan mereka. Dan posisi duduknya pun sangatlah unik. mereka duduk dengan berjarak dua kursi kosong jadi Kinara dan Galang di sebelah kanan Ricky dan Yuli lalu jarak dua kursi ada Arok dan Rachel selanjutnya jarak lagi ada Ipank dan Kikan di belakang ada Ken dan juga Rere.
Ken dan Rere memang tidak ada pasangan nya jadi mereka memilih berada di belakang sambil tiduran karena mereka berdua tidak begitu suka menonton di bioskop. sebenar nya sama seperti yang lain nya juga namun karena ajakan pasangan masing-masing mengharuskan mereka ikut.
mereka menonton film dengan nikmat nya dan sesekali Yuli mengomentari adegan yang ada dan Ricky jangan di tanya lagi, dia tidak fokus kepada film namun fokus hanya mengamati Yuli saja dari tadi
"Wah cowok nya kurang kuat tuh". Komentar Yuli
"lebih kuat gue kan". Kata Ricky sambil mengedip kan sebelah mata nya menggoda Yuli
"pede banget Lo ". Kata Yuli
"Bukan pede tapi kenyataan nya memang begitu kan. Dia hanya kuat di film saja sementara gue asli kuat banget". Kata Ricky
"Sekuat apa Lo. Paling juga kalau di suruh memindahkan patung Liberti jugal gak akan bisa Lo ". Kata Yuli mengejek
"Lo mau gue pindahkan patung itu di rumah Lo sekarang?". Tanya Ricky dengan serius nya
"Gue hanya bercanda kali gak usah se serius itu muka Lo ". Kata Yuli sambil tersenyum
Tidak ada lagi perbincangan antara kedua nya karena sekarang Yuli sedang menikmati tontonan adegan yang ada di sana.
Setelah film selesai mereka pun masih tetap berada di depan bioskop
"Lapar banget gue". Kata Galang
"Kita makan sekarang". Kata Ricky berjalan pergi dan di ikuti oleh yang lain nya dan Yuli pun mensejajarkan diri nya pada Ipank karena dia merasa ada yang aneh pada Ipank. Dia ingin mencari tahu ada apa sebenar nya
"Woy Yul, kenapa Lo dari tadi dekatin Ipank Mulu. Awas nanti dia nya baper sama Lo ". Kata Ken
"Baper apa nya yang ada dia laper kali". Kata Yuli sambil cengengesan
"Di kasih tau malah gak percaya Lo . Awas nanti Lo bisa jatuh cinta sama Ipank kalau terlalu sering bersama dan bisa jadi timbul rasa nyaman". Kata Ken
"Ya gak mungkin lah gue jatuh cinta sama dia karena kita sekarang sahabat iya kan Kakak Ipank". Kata Yuli menggoda
"Lo jangan godain Ipank Mulu Yul , gak tahu apa ada yang sedang terbakar api cemburu di sini". Kata Galang sambil tersenyum ke arah Ricky
"Lo ya Lang ada-ada saja. Kenapa juga si Bos harus cemburu dengan kedekatan gue sama Ipank. Gak sekalian saja dia cemburu karena gue juga sering jalan bareng Lo dan juga Bryan". Kata Yuli sambil memukul lengan Galang
"Oh ya Bryan mana? tumben gak ikut juga". Tanya Rachel
"Dia sudah kembali ke Prancis karena ada urusan penting". Jawab Galang
tak terasa mereka sudah sampai di restoran namun tempat nya berbeda dengan yang sudah di kunjungi Yuli dan Ricky tadi sebelum mereka nonton bersama. Mereka mengambil posisi duduk nya sendiri dan Yuli masih tetap kepo dengan sikap Ipank. dia berpikir apa Ipank cemburu pada nya dan Ricky namun pikiran itu segera di hilangkan karena gak mungkin juga hal itu terjadi
"Yul Lo mau pesan apa?". Tanya Kikan
"Gak ada ramen nanti di meja kita ya". Kata Rachel dan dia langsung bertos ria dengan Kikan
"Gue gak makan sudah kenyang karena tadi sudah makan banyak sama Ricky". Kata Yuli
"Ricky tadi sama Lo juga ikut makan?". Tanya Arok
"Ya iyalah, Lo pikir ke restoran ngapain kalau gak makan atau Lo pikir dia hanya melihat gue makan". Kata Yuli
"Biasanya Ricky gak pernah pesan makan jika kita berkumpul ". Kata Ipank sambil menatap Ricky dengan lekat nya. Dia menerka dalam pikiran nya tentang bagaimana kelanjutan hubungan dia, Ricky dan Yuli.
"Kalau kalian gak makan lalu ngapain kumpul. Apa cuma ngerumpi saja?". Tanya Yuli
"Lo pikir kita cewek apa yang hobi nya ngerumpi doang". Kata Rere
"mulai songong nih orang". Kata Yuli
__ADS_1
"Kalian ya kalau bertemu selalu saja berdebat dan gak akan ada habis nya. Lanjut kan nanti saja perdebatan nya sekarang Kita pesan makan dulu". Kata Galang
Mereka semua pesan makanan kecuali Ricky dan juga Yuli karena dia merasa masing kenyang dan belum terlalu lapar. Makanan yang di pesan tidak butuh waktu lama sudah datang. Banyak sekali yang di pesan oleh mereka.
Yuli melihat ada ramen juga yang tersaji di atas meja makan membuat dia kembali merasakan kelaparan.
"Yul gue pesan kan Lo ini karena gue gak tega kepada Lo kalau hanya melihat kita makan saja". Kata Kikan
Yuli pun tersenyum mendengar kata Kikan "Lo o memang sahabat gue yang sangat pengertian". Kata Yuli
"Jadi cuma Kikan saja nih yang pengertian kita berdua gak". Kata Kinara menggoda
"Ya kalian semua para sahabat gue yang paling pengertian banget". Kata Yuli
Tanpa menunggu lama dia langsung melahap ramen yang ada di depan mata nya tanpa perduli dengan orang di sekitar nya
"Pelan saja kali Yul, lagian gak akan ada yang merebut makanan Lo kok". Kata Rachel
Yuli hanya mengangguk sebagai jawaban. Mereka semua asik dengan makanan masing-masing kecuali Ricky yang memang selalu tidak makan jika sedang nongkrong atau ngumpul bareng
Yuli melirik Ricky yang sedang asik memainkan handphone nya dan dia menghentikan aksi makan nya
"Lo gak makan?". Tanya Yuli
"Gue masih kenyang". Kata Ricky
Tanpa aba-aba Yuli langsung menyodorkan ramen nya ke depan Ricky
"Lo makan sekarang deh mumpung masih panas". Perintah Yuli
mereka yang ada di sana menatap Yuli dengan raut wajah khawatir karena dengan berani dia menyuruh Ricky memakan bekas nya. Meskipun Ricky terlihat mendekati Yuli bukan tidak mungkin dia akan marah jika di usik terlalu jauh oleh nya
"Lo habiskan saja. Gue tahu Lo suka banget sama makanan ini". Kata Ricky
"Kalau gue bilang makan ya makan susah banget sih di kasih tau nya". Kata Yuli
Tanpa berkata lagi Ricky langsung memakan ramen sisa Yuli dan itu membuat mereka semakin yakin kalau memang benar Yuli akan bisa merubah Ricky menjadi lebih baik lagi
"Gue akan mundur Rick jika dia bisa membuat Lo menjadi lebih baik dari yang sebelumnya dan gue bisa melihat kalau memang Yuli dapat mengendalikan Lo . Berbeda dengan para mantan Lo yang sebelum nya". Batin Ipank
"Ya begitulah Yul Kak Ricky. Maka nya kami cepat jadian sama dia biar ada yang ngurus dan memperhatikan nya". Kata Kinara
"Memangnya gue pembantu apa harus ngurus dia". Kata Yuli bercanda
"oh ya apa kalian tadi kencan di sini?". Tanya Ipank ingin memastikan lagi
"Gue gak kencan hanya saja dia mengajak gue dan gue harus menuruti nya agar mendapatkan informasi yang gue butuh kan". Kata Yuli
"Informasi apa yang Lo butuh kan?". Tanya Arok
Yuli pun menatap mereka dan dia sebenarnya tidak ingin banyak orang yang tahu tentang siapa dirinya dan seberapa rumit hidup nya
"Rick apa Lo sudah mendapatkan informasi nya?". Tanya Galang yang tahu maksud dari kata informasi tersebut. Dia bisa menebak pasti Ricky sudah menemukan petunjuk tentang keluarga Yuli dan hal itu lah yang membuat mereka bisa jalan bersama sekarang karena informasi itu sangat penting bagi Yuli.
"Ya gue sudah tahu semua dari Sam". Kata Ricky
"Cepat juga ya kerja nya Sam. Apa boleh dia jadi orang kepercayaan gue". Kata Galang
"apa Daniel sebodoh itu hingga Lo ingin Sam yang jadi tangan kanan Lo ?". Tanya Ricky
"Dia sudah cukup baik sekali tapi satu hal yang kurang. Dia gak bisa mengalahkan kemampuan Sam dan Dira". Kata Galang
Ricky pun menggeleng kan kepala nya mendengar perkataan Galang barusan "Kekuatan dan kecepatan mereka dalam bekerja itu tergantung bagaimana Lo mengasahnya Lang". Kata Ricky
"Kalau gitu Lo asah lagi mereka dan setelah hebat kembali kan lagi pada gue". Kata Galang dengan enteng nya
"Lo lama-lama ngelunjak ya Lang". Kata Ricky
Galang pun tertawa mendengar hal tersebut karena baginya sangat asik sekali jika bisa menggoda sang leader gila itu.
"Gue gak akan memberi tahu sekarang informasi itu karena imbalan yang Lo berikan tidak sesuai yang gue ingin kan". Kata Ricky
"Mana ada. Gue sudah menuruti ke ingin Lo untuk jalan bersama. Lo bohong ya sama gue soal informasi itu". Kata Yuli yang mulai kesal
"aturan nya tadi kita jalan hanya berdua saja tapi Lo bawa mereka juga". Kata Ricky
__ADS_1
Yuli merasa sangat kesal sekali sekarang karena dia merasa di bohongi oleh Ricky dan sia-sia sudah dia meninggal kan pekerjaan tadi