
Galang tidak perduli dengan tatapan mereka dan dia mencoba mengambil gambar mereka semua yang sedang makan bersama
"Lo kenapa motret kita semua Lang?". Tanya Rachel
"Gue mau kirim ini ke orang tua gue dan juga Bryan". Kata Galang
Ricky hanya menggeleng kan kepala melihat kelakuan Galang yang seperti itu dan dia tidak habis pikir kenapa juga Galang bertingkah konyol menurut nya.
"apa hubungan nya acara makan kita dengan kedua orang tua Lo ?". Tanya Yuli sambil mengunyah makanan nya
"Ya adalah karena di sini ada calon menantu nya". Kata Galang membuat Rere menatap nya dengan rasa kaget nya sama seperti Arok karena mereka mengira bahwa menantu yang di maksud adalah Kinara.
"Memang nya siapa calon menantu papa Lo ?". Tanya Yuli
Galang tersenyum menyeringai mendengar pertanyaan Yuli "Lo mau tahu saja apa mau tahu banget Yul". Kata Galang menggoda
"Gue gak mau tahu karena gue bukan orang yang suka kepo kayak Lo ". Kata Yuli
Galang tertawa mendengar hal tersebut dan dia kini melirik Ricky yang sedang menikmati makanan nya
"Tumben Lo Rick makan biasanya hanya melihat kita saja sudah bisa buat Lo kenyang". Kata Galang
"Apa gak boleh gue makan?". Tanya Ricky dengan sinis nya
"Gak ada. Dan sekarang gue lihat Lo ada perubahan Rick". Kata Galang
"Lo kalau masih banyak omong gue sumpel mulut Lo Lang". Kata Ricky terpancing emosi dengan perkataan Galang sahabat nya itu
Galang pun tertawa terbahak-bahak melihat Ricky terpancing dengan omongan nya dan kini mereka melanjutkan makan tanpa ingin berbicara. di sela makan mereka tiba-tiba handphone Galang berbunyi dan ada pesan masuk dari papa nya
"Kenapa Lo sekarang senyum-senyum gak jelas seperti itu Lang?". Tanya Arok
"Gue baca pesan dari bokap gue katanya menantu nya makin ngegemesin sekali". Kata Galang
"Siapa menantu yang Lo maksud?". Tanya Arok dengan nada dingin nya
"Lo tenang saja menantu yang gue maksud bukan Kinara adik Lo kok". Kata Galang
__ADS_1
"Terus siapa?". Tanya Rere
"Si Yuli". Kata Galang membuat Ricky langsung menatap nya dengan tajam sementara Yuli Hanya terlihat biasa saja karena dia mengira Galang hanya bercanda menganggap dia sebagai kekasih nya di depan papa nya karena Yuli juga tahu bahwa Galang sering bercanda seperti itu.
"Lo santai saja Rick gak usah menatap gue seperti itu". Kata Galang
"apa maksud Lo kalau Yuli adalah menantu nya papa?". Tanya Ricky
"Ya memang benar Yuli menantu papa karena dia adalah calon istri Lo ". Kata Galang lalu tertawa terbahak-bahak
"Gak lucu ya Lang bercanda Lo ". Kata Yuli
"Gue serius dan gak bercanda". Kata Galang
"Kenapa papa ngomong gitu apa jangan-jangan Lo sudah ngomong yang aneh-aneh ya". Kata Yuli
"Wah Yuli sama kayak kak Ricky kalau manggil papa nya kak Galang dengan sebutan seperti itu". Kata Kinara
"Ya namanya juga menantu nya jadi harus manggil seperti itu lah Kinara. Apa Lo juga mau memanggil bokap gue papa? ". Tanya Galang
"Lo jangan macam-macam ya Lang". Kata Arok
"Gue hanya berjaga saja Rick agar adik gue gak sakit hati". Kata Arok
"Dan gue bisa memastikan kalau Galang gak akan membuat Kinara sakit hati". Kata Ricky dengan yakin nya
"Kenapa jadi membahas hal seperti itu sih". Kata Yuli
"Ya gak kenapa-kenapa Yul dan juga papa kirim salam buat Lo katanya Lo di tunggu untuk datang ke sana". Kata Galang
"Bilang sama papa suruh saja kemari sekalian liburan gitu". Kata Yuli
"Dan juga sekalian ngelamar Lo buat Ricky ya". Goda Galang
"Wah mulai lagi Lo ya". Kata Yuli
setelah perdebatan sambil makan itu akhirnya berakhir dan suasana menjadi seperti karena mereka sudah kembali menikmati makanan nya kembali
__ADS_1
"Uh kenyang nya". Kata Yuli
"apa Lo mau tambah lagi atau di bungkus buat di kantor?". Tanya Ricky
"Gak usah gue sudah kenyang. Kalau sudah selesai mending kita langsung berangkat biar nanti gue gak lembur". Kata Yuli
"apa kalian semua sudah selesai?". Tanya Ricky
"Lo o duluan saja Rick sama Yuli kita masih di sini santai-santai". Kata Galang
"Ok kalau gitu gue duluan dan Lo pulang sama Arok saja dan cobalah melakukan pendekatan pada Kinara itupun kalau dia mau". Kata Ricky
"S****n Lo Rick Sudah sana pergi dan jangan lupa bayar ini semua". Kata Galang
Ricky pun membayar semua makanan dan langsung pergi meninggalkan mereka bersama Yuli. Dia mengendarai mobil nya menuju kantor
Ricky masuk ke dalam kantor bersama dengan Yuli dan kini tidak ada seorang pun yang berani membicarakan mereka berdua
"Lo kerjakan saja itu dan jika ada yang gak Lo mengerti bisa tanya ke gue". Kata Ricky
"Nanti kalau gue gak mengerti pasti tanya ke Lo kok". Kata Yuli
Ricky pun kini duduk di kursi nya dan terlihat mengamati Yuli bohay yang sedang sibuk mengerjakan dokumen nya dan duduk di sofa. Yuli merasa ada yang memperhatikan nya dan dia tahu bahwa Ricky dari tadi memperhatikan dia
"Lo gak usah perhatikan gue terus kali. Kerjakan saja pekerjaan Lo ". Kata Yuli
"Lo kok merintah gue sih. Kan di sini gue bos nya". Kata Ricky menyeringai
"Oh ya gue lupa". Kata Yuli
"Kalau Lo mau jadi bos juga gak apa-apa". Kata Ricky
"Maksud Lo apa?". Tanya Yuli
"Ya maksud gue kalau Lo mau jadi bos di sini gak apa-apa asal Lo nikah sama gue maka Lo bisa deh jadi Bu bos di sini". Kata Ricky
membuat Yuli melempar nya dengan bantal sofa yang ada di sana dan itu membuat Ricky tertawa melihat ekspresi kekesalan Yuli
__ADS_1
"Lo kalau seperti itu makin gemes gue". Kata Ricky
membuat Yuli menatap nya dengan kesal itu selalu bisa membuat Ricky tertawa kembali karena menjahili Yuli sekarang mungkin sudah menjadi kesenangan tersendiri bagi nya dan juga untuk pertama kali nya Ricky susah sekali mendapatkan perhatian wanita Karena selama ini banyak wanita yang rela melakukan apapun untuk nya tanpa di minta sekali pun karena memang dia memiliki kekuatan dan kekuasaan dan juga dia adalah cowok yang sangat tampan juga jadi wajar saja hal tersebut terjadi dan untuk Yuli dia harus bekerja keras menaklukan hati nya yang keras itu