
Setelah puas mengejek dan memancing emosi Arok kini Yuli menuju ruangan tamu untuk bersantai di sana dan mereka semua pun mengikuti nya
"Kenapa Lo ngintilin gue suka ya Lo sama gue". Kata Yuli kepada Arok
"Jangan terlalu percaya diri itu akan membuat Lo sakit nanti". kata Arok
"Sudah jangan berdebat lagi apa tidak bosan?". Tanya Ricky
"Cewek Lo itu Rick memang bar-bar". Kata Arok
"Rani apa semua nya sudah siap?". Tanya Ricky
"Sudah kak". Jawab Rani
"Baguslah kalau begitu nanti Sam akan mengantar kan Lo". Kata Ricky
"Apa cuma Sam saja yang mengantar kami tidak?". Tanya Yuli
"Tidak aku ada urusan lain nya". Kata Ricky
"Tunda saja urusan lain nya lebih baik kamu mengantar Rani saja dulu dan urusan lain nya bisa nanti kan". Kata Yuli
"Baik lah kalau begitu aku akan mengatakan kepada Sam agar dia tidak berangkat dan biar aku saja yang mengantar kan Rani nanti". Kata Ricky
"Sudah mendingan kalian berdua saja dan ajak Sam referensing kasihan juga kan dia bekerja terus tanpa henti". Kata Yuli
"Sam Sudah aku suruh berlibur tapi dia tidak mau". Kata Ricky
"Paksa dia dan ajak saja ke Belanda sekalian untuk berlibur". kata Yuli
Ricky pun tersenyum melihat kekasih nya itu dan dia terlihat gemas sekali dengan Yuli
"Ya sudah kalau itu saran kamu aku akan pergi bersama Sam mengantar Rani". Kata Ricky
"Nah gitu dong jangan lupa juga jalan-jalan dengan keluarga kamu selama di sana oh ya mungkin aku akan berangkat juga dalam waktu dekat". Kata Yuli
" Berangkat ke mana?". Tanya Hiro
"Mau ke Italia tempat Caesar". Jawab Yuli
"Boleh ikut gak kakak ipar?". Tanya Hiro
"Lo ikut saja Hiro sekalian jaga kekasih gue selama di sana jangan biarkan satu saja air mata menetes dari kelopak mata nya". Kata Ricky
"Jangan terlalu berlebihan jika aku sedih itu wajar nama nya juga manusia wajar kan bersedih". Kata Yuli
"Tetap aku akan menyuruh Hiro untuk ikut bersama kamu nanti ke Italia". Kata Ricky
"Ya sudah kalau Hiro ikut silahkan saja. Habis ngapain sih tadi?". Tanya Yuli
"Olahraga lah biar sehat". Kata Ken
"Latihan ya kenapa gak ngajak aku kalau latihan kan lumayan aku dapat ilmu tambahan". Kata Yuli
Dan kini dia ingat jika dulu Ipank pernah berjanji akan melatih nya. Yuli pun tersenyum mendapatkan ide yang bagus di kepala nya
__ADS_1
"Aku akan melatih kamu nanti". Kata Ricky
"Nunggu nanti gak bisa ya sekarang saja". Kata Yuli
"Kita baru selesai Yul jadi nanti saja Lo ikut latihan juga dengan kita". Kata Rere
"Oh ya sudah. Ipank gue tagih janji Lo yang dulu katanya mau melatih gue ayo Sekarang latih gue". Kata Yuli membuat mereka semua menatap Ipank apalagi Ricky
"Gue lelah jadi Lo latihan saja sendiri". Kata Ipank lalu pergi
"Gitu ya Lo. Cowok itu yang di pegang omongan nya bro kalau Lo gak menepati janji mendingan
Perkataan Yuli terhenti ketika Ipank menoleh dan kembali lagi mendekati mereka semua dan Yuli juga tersenyum karena bisa mengerjai Ipank
"Lo mau latihan sekarang?". Tanya Ipank
"Iyalah ayo". Kata Yuli
Ipank pun mau tidak mau pergi ke ruang latihan lagi sementara Yuli tetap duduk bersantai karena dia memang hanya ingin mengerjai Ipank saja dan dia juga menghargai kekasih nya jadi dia lebih memilih di latih Ricky saja besok
"Pank Lo di kerjai sama dia". Kata Rere
Ipank pun menoleh ke arah belakang dan benar saja Yuli masih saja duduk santai sambil makan cemilan
"Lo ya benar-benar". Kata Ipank membuat Yuli tertawa
"Sorry gue hanya bercanda apa gak boleh gue bercanda?". Tanya Yuli
"percuma ngomong sama dia Pank gak ada habis nya bisa-bisa nanti Lo di ajak berdebat nanti". Kata Arok
"Lo itu yang gak baik julitin orang". Kata Arok
"Hanya sekali saja ya gak apa-apa". Kata Yuli
"Sekali kepada Ipank kalau sama gue sudah gak bisa di hitung berapa kali". Kata Arok
"Ya kalau sama Lo sampai gue bosen pun gak apa-apa karena Lo pantas di julitin ". Kata Yuli
"Oh ya kak Rani istirahat dulu ya di kamar". Kata Rani lalu dia pun pergi ke kamar nya untuk beristirahat dan Kikan serta Kinara pun juga sama dia pergi ke kamar nya juga
"Cewek jadi-jadian". Panggil Arok tapi Yuli tidak menoleh
"Budeg dia Rok". Kata Ken
Ricky membiar kan mereka berkata seperti itu karena dia juga tahu jika mereka hanya bercanda saja kepada kekasih nya apalagi melihat sikap Yuli yang seperti itu membuat mereka semua bisa gampang akrab dengan nya dan bisa dengan mudah masuk ke Geng Ricky juga
"Yuli Ramadhani". Panggil Arok
"Apaan panggil-panggil mengidolakan gue Lo ya". Kata Yuli
"Kemana adik Lo kok gak kelihatan?". Tanya Arok
"Caesar pergi bersama dengan Sam untuk menemui Shawn". Jawab Yuli
"Apa Lo bahagia bisa bertemu dengan keluarga kandung Lo?". Tanya Arok
__ADS_1
"Gue bahagia sebelum bertemu dengan mereka juga gue bahagia". Kata Yuli
"Lalu jika papa kandung Lo mati di tangan kita apa Lo rela ?". Tanya Arok
"Bagaimana pun gue adalah anak kandung nya jadi jika gue bersedih wajar saja kan tapi gue tetap akan mendukung kalian karena bunda ayu adalah segala nya buat gue jadi meskipun dia papa gue tapi perbuatan nya kepada bunda ayu itu sungguh tidak bisa gue lupakan. Gue tidak akan membiarkan siapapun menyakiti bunda siapapun termasuk kalian". Kata Yuli
Mereka bisa mengerti sekarang jika itu berkaitan dengan bunda nya Yuli pasti akan jadi emosi jika bunda nya di hina atau di sakiti. emosi dia akan keluar jika itu berkaitan dengan bunda nya
"Lo itu menyenangkan maka dari itu kita semua bisa cepat akrab dengan Lo ". Kata Rere
"Bahkan Rachel dan yang lain nya juga tidak bisa akrab dengan kita semua". Kata Ken
"Ya itu karena kita memang beda. Jangan samakan gue dengan mereka lah kan kata kalian gue bar-bar jadi beda dengan mereka yang anggun". Kata Yuli sambil tersenyum
"Meskipun bar-bar Lo menyenangkan sekali Yul". Kata Ken
"awas nanti Lo cinta sama gue bisa gawat Kalau itu terjadi". Kata Yuli
"Jangan khawatir soal itu karena kita sudah bisa menilai kalau Lo memang cocok nya untuk Ricky tidak untuk yang lain nya". Kata Arok
"Apalagi untuk Lo gak cocok sekali kan ya". Goda Yuli
"Lihat lah Rick dia mulai lagi". Kata Arok
"Sudah lah memang begitu kan dia selalu saja berbicara sesuka dia tapi kalian juga tidak marah sama sekali meskipun seandainya dia bukan kekasih gue". Kata Ricky
"Ya mana bisa kita marah kepada nya. Yul tetap bahagia dan jangan bersedih". kata Rere
"Tentu gue akan selalu bahagia . Ken bunda gue aman kan ?". Tanya Yuli
"Lo tanya lagi ". Kata Ken
Yuli pun hanya tersenyum saja sambil menyandarkan kepala nya di bahu Ricky
"Lalu sampai kapan aku tinggal di sini?". Tanya Yuli
"Sampai kamu bosan kamu boleh ada di sini". Jawab Ricky
"Kalau di sini gak akan bosan aku rumah nya lengkap sekali". Kata Yuli
"Kalau begitu tinggal saja di sini". Kata Ken
"Gila kali Lo ya ini bukan rumah gue jadi mana mau gue tinggal di sini". Kata Yuli
"Kalau begitu segera menikah dengan yang punya rumah agar bisa tinggal di sini selama nya". Kata Ipank
"Memang siapa yang punya rumah ini?". Tanya Yuli dengan pura-pura bodoh nya itu
"Mungkin Sam yang punya". Jawab Ricky
"Oh jadi aku harus nikah sama Sam agar bisa tinggal di sini ah lebih baik aku tinggal di rumah yang dulu saja dari pada nikah dengan Sam". Kata Ricky menimpali candaan Yuli
"Lalu Lo ingin menikah dengan siapa?". Tanya Ipank
"Menikah dengan Ricky jika berjodoh". Jawab Yuli membuat Ricky dan yang lain nya kini tersenyum
__ADS_1
Semenjak kehadiran Yuli dalam kehidupan Ricky membuat mereka semua bahagia karena Ricky juga terlihat sangat bahagia sekali setiap hari nya bahkan Ricky pun selalu menampilkan senyum nya yang sejak dulu jarang sekali dia tunjukkan kepada siapapun dan juga para sahabat Ricky juga sangat suka dengan kehadiran Yuli di dalam Geng nya karena semangat dia bisa membuat mereka menyukai nya sekarang sejak pertama kali bertemu