
Hal itu membuat Demian sangat terkejut sekali bahkan dia tidak habis pikir kenapa bisa Ricky sampai di sini dan anak buah nya tidak mengetahui nya bahkan jika seperti ini maka dia harus membatalkan niat nya untuk melakukan hal tersebut kepada Yuli
"Kita pergi sekarang dan siapkan penerbangan kita untuk meninggalkan negara ini". Kata Demian
Leon pun di sana hanya diam saja dan dia masih menatap Ricky yang baru saja datang dan duduk di sana. Setelah kepergian Demian dan Ricky serta yang lain nya pun mengetahui hal tersebut kini Leon menghampiri nya
"Bagaimana Leon ?". Tanya Ricky
"Dia akan pergi dari Italia malam ini". Kata Leon
"Kerja bagus Leon. Tetap lah berada di sisi nya dan buat dia kebingungan antara Lo berpihak kepada nya atau kepada gue". Kata Ricky
Memang semua yang di lakukan Leon sedari dulu atas perintah Ricky dan hal itu ternyata sukses membuat semua nya berpikir bahwa Leon tidak berada di pihak Ricky bahkan para sahabat Ricky pun juga berpikir seperti itu
"Jadi dia berada di pihak kita Rick?". Tanya Rere
"Kalau dia tidak di pihak kita mana mungkin gue menyuruh nya untuk menjaga Kekasih gu". Kata Ricky
"Tapi dia sangat misterius bahkan bertemu dengan Demian secara diam-diam". Kata Ken
"Itu juga atas perintah dari kak Ricky". Kata Leon
Ada hal yang memang membuat Leon tidak bisa melawan Ricky meski pun dia mampu dia tidak bisa melakukan nya karena Ricky itu terlalu pintar dan juga cerdik hingga dia kini berada di bawah perintah Ricky. Dulu Leon memang berniat ingin sekali menghancurkan Ricky bahkan mengambil alih semua nya termasuk kekuasaan Ricky namun setelah dia tahu bagaimana Ricky yang mudah sekali mencari tahu kelemahan nya membuat dia tidak bisa berbuat apapun juga.
"Lakukan saja apa yang membuat kekasih gue aman dan awas saja jika Lo macam-macam Leon". Kata Ricky
"Sedari awal gue juga sudah melakukan apa yang Lo perintah kan dan sama sekali tidak ada bantahan juga". Kata Leon
"Kalau begitu kita kembali ke rumah sekarang". Kata Ricky lalu pergi beranjak dari tempat duduk nya dan kini di dan ketiga sahabat nya itu pun segera pergi menuju mobil lalu pergi pulang kembali
"Di mana Ipank kenapa dia tadi tidak ada?". Tanya Ricky
"Mungkin dia sedang ber senang-senang Ricky di luar sana". Kata Ken
"Jangan membodohi gue karena gue paling tidak suka hal itu". Kata Ricky
"Seperti nya ada masalah dengan Ipank, Rick". Kata Arok
"Masalah Stella?". Tanya Ricky
"Lo tahu. Dia kini terlihat berbeda sekali dan juga dia mulai menunjukkan ketidak sukaan nya kepada Yuli". Kata Arok
Ricky hanya menyeringai saja mendengar hal tersebut karena dia juga sudah tahu apa yang di rencanakan Stella. Stella sudah mengetahui jika Hans kakak nya sudah meninggal dan hal itu lah yang membuat sifat asli nya kini muncul bahkan Stella pun kini terlihat memanfaatkan Ipank. Ingat tidak semudah itu memanfaatkan para anggota Geng Ricky, meskipun semua mengira mereka sudah di manfaatkan tapi mereka bisa membalik keadaan Sama seperti yang selalu di lakukan oleh Ricky kepada musuh nya. menaruh orang kepercayaannya nya menjadi bagian dari musuh dan berpura-pura untuk membenci Ricky itulah yang di lakukan Ipank sekarang. Dia mengikuti rencana Stella dan ingin melihat sejauh mana Stella bisa bertindak
"Gue tahu dan itu hanya pura-pura saja jadi kalian tenang saja". Kata Ricky
"Wah benar-benar sialan si Ipank bisa-bisa nya dia mengelabuhi kita". Kata Ken
"Lo saja yang terlalu bodoh Ken hingga tidak bisa melihat dengan jelas". Kata Ricky
__ADS_1
"Bukan gue saja Rick tapi kita bertiga". Kata Ken
"Jadi Lo tahu rencana Stella?". Tanya Arok
"Gue tahu dan gue juga sudah mengatakan nya kepada Ipank kalau pasti nanti dia akan meminta bantuan nya dengan cara mengambil simpati dari nya". Kata Ricky
"Apa Stella dan raya bekerja sama Rick?". Tanya Rere
"Kalian tahu Justin kan? Dia adalah kakak Raya bahkan selama ini dia yang melindungi Raya agar bisa lolos dari Sam". Kata Ricky
"Dan Justin membalas dendam untuk Raya". Kata Arok
"Mungkin ini terlihat sangat rumit tapi Justin memang kakak kandung Raya sedangkan Demian adalah kekasih dari Stella. mereka berdua bergabung memang atas dasar rencana Stella dan juga Raya yang ingin balas dendam kepada gue". Kata Ricky dengan santai nya
Mungkin saja jika dulu dia tidak memiliki hubungan dengan mereka berdua pasti kekasih nya yang sekarang akan aman dalam bahaya ini namun mau bagaimana lagi itu sudah terlanjur dan Ricky pun juga tidak bisa mengulang kembali waktu yang dulu.
"Kalau begitu kita tetap pulang Rick?". Tanya Rere
"Apa kalian mau pergi ke Texas juga dengan gue sekaligus melihat bisnis yang kita bangun bersama di sana?". Tanya Ricky
"Boleh juga itu Rick. Sudah lama juga kita tidak menginjak kan kaki ke sana lagi". Kata Ken
Mereka menyepakati jika akan pergi ke Texas berempat sementara Ipank akan di biarkan oleh Ricky melakukan rencana nya agar mereka mengira jika Ipank kini sudah berbeda pendapat dengan Ricky dan yang lain nya
*********
Tidak terasa Sudah dua hari Demian dan yang lain nya pergi dari Italia dan saat nya kini Ricky dan juga yang lain nya meninggal kan Italia juga karena dia merasa kekasih nya sudah aman bahkan Leon pun juga masih berada di sana menemani Yuli itu sudah cukup bagi Ricky
"Lo tenang saja Rick dan gue juga mana mungkin menyakiti kekasih Lo ". Kata Ipank
"Dia belum tahu kalau kita di sini Rick?". Tanya Arok
"Dia tidak tahu sama sekali dan lagi gue juga sudah mengatakan kepada Caesar untuk menjaga dia dan gue juga sudah mengatakan kepada nya kalau kita akan pergi ke Texas". Kata Ricky
"Laporan dulu kepada Bu bos". Kata Ken membuat semua tersenyum mendengar nya bahkan Ricky pun ikut tersenyum juga dengan mereka.
"Kita berangkat sekarang dan Lo Pank hati-hati dan tetap lah waspada". Kata Ricky
Mereka berlima kini menuju bandara dengan penerbangan masing-masing. Ipank akan pulang ke Jepang sementara Ricky dan yang lain nya akan menuju Texas untuk melihat perkembangan bisnis nya
"Yakin Lo Rick meninggalkan Yuli ?". Tanya Ken menggoda
"Gue akan kembali secepat mungkin nanti jadi Lo jangan mencoba untuk mengompori gue". Kata Ricky
Kini mereka sudah masuk ke dalam pesawat dan di sana Ipank juga masih menunggu jadwal penerbangan nya
Sementara itu Kenzo yang masih ada di Milan pun kini sering sekali menemui Yuli bahkan setiap hari jika Yuli keluar dari rumah Caesar pasti akan bertemu dengan nya
"Lo ya kayak penguntit saja. ngapain masih ngikutin gue Mulu". Kata Yuli
__ADS_1
"Siapa juga yang mengikuti kamu lagi pula ini tempat umum jadi wajar kan kalau aku berada di sini juga". Kata Kenzo sambil tersenyum
"Banyak tempat yang lain nya dan kenapa harus Lo di sini juga, gue yakin Lo ngikutin gue". Kata Yuli
Kenzo tidak pernah perduli dengan makian dan hinaan yang Yuli katakan karena dia masih sangat ingin dekat dengan nya
Yuli yang saat ini sedang jalan bersama dengan Bryan dan yang lain nya dan dia memilih untuk duduk di sebuah cafe tidak sengaja bertemu dengan Kenzo dan Kenzo pun dengan tidak tahu malu nya langsung duduk bergabung bersama dengan Yuli di sana sedang kan Bryan memang tadi izin pergi ke toilet dan juga kini yang lain nya juga sedang sibuk dengan urusan nya masing-masing
tidak lama setelah itu Bryan pun yang sedari tadi di toilet melihat Yuli yang sedang duduk bersama dengan seorang pria pun Langsung menghampiri nya
"Kenzo Lo ngapain di sini?". Tanya Bryan
"Gue di sini mau ngopi apa tidak boleh?". Tanya Kenzo
"Tentu saja boleh tapi kenapa Lo duduk di sini bukan nya masih banyak tempat yang kosong". Kata Bryan
"Apa kau keberatan Bryan jika aku bergabung dengan kalian". Kata Kenzo
"Tentu saja tidak". Kata Bryan
"Bryan Lo apaan sih kenapa membiarkan dia di sini bahkan gue saja gak mau melihat dia". kata Yuli
"Biarkan dia duduk di sini Yul lagi pula ini juga tempat umum kan dan sekarang Lo sudah selesai kan minum nya jadi ayo kita pergi". Kata Bryan
Mereka pun beranjak dari kursi nya lalu pergi meninggalkan cafe tersebut dan Kenzo pun hanya menyeringai saja di buat nya
"Apa kita menyusul nya saja tuan?". Tanya Erick
"Tidak usah Erick biarkan saja". kata Kenzo
"Saya mau memberi tahu tuan jika tuan Demian sudah meninggal kan negara ini dua hari yang lalu". Kata Erick
"Bagus lah kalau begitu tapi kau harus tetap waspada dengan Leon ". Kata Kenzo
Kenzo memilih duduk bersantai di cafe tersebut dan dia juga memesan beberapa makan dan minuman untuk dia dan Erick asisten sekaligus orang kepercayaan nya itu.
Sementara di sana Yuli dan Bryan yang sedang asik jalan-jalan pun kini mereka memilih untuk kembali pulang saja
"Kapan Lo akan kembali ke Jepang Yul?". Tanya Bryan
"Mungkin tiga hari lagi. Lo tahu sendiri kan bagaimana keadaan Luna di sana dan gue juga gak mau jika bunda terus kepikiran tentang dia". kata Yuli
"Iya juga sih. Dan jika Lo kembali maka gue juga akan kembali bersama dengan Lo". Kata Bryan
"Kenapa Lo mesti ikut juga Bray?". Tanya Yuli
"Karena urusan gue di sini sudah selesai jadi gue mau kembali ke Jepang sebentar lalu akan menetap nanti di Singapura". Kata Bryan
"Masih saja Lo ingin menetap di Singapura". Kata Yuli
__ADS_1
"Apa tidak boleh gue di sana lagi pula juga bebas kan siapa saja yang ingin menetap di sana". Kata Bryan
Memang sedari dulu Bryan dan Yuli selalu saja mempunyai beberapa hal yang sama seperti keinginan mereka juga beberapa ada yang sama