Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Melihat Matahari Terbenam


__ADS_3

Yuli yang mendapat kan kecupan di bibir nya dari Ricky merasa kaget sekali dan lagi-lagi Ricky melakukan hal tersebut secara mendadak membuat Yuli diam terpaku


"Kenapa diam saja maaf jika aku tadi lancang sayang habis nya bibir kamu menggoda sekali". Kata Ricky membuat Yuli memukul dada nya yang kekar itu


"Kita duduk di sana yuk". Ajak Yuli sambil menggandeng tangan kekasih nya


"Kamu bahagia sekarang?". Tanya Ricky


"Bosan sekali aku mendengar kata seperti itu dari mulut kekasih ku ini". Kata Yuli sambil mencubit gemas pipi kekasih nya itu


"Aku tidak akan bosan untuk bertanya seperti itu karena kebahagiaan adalah


"Kebahagiaan ku juga". Kata Yuli melanjutkan ucapan Ricky sambil tersenyum


Ricky pun memeluk kekasih nya dengan erat nya sambil dia mengelus rambut nya


"Jika kamu tahu hal itu maka bahagia lah selalu dan jangan pernah bersedih karena kesedihan kamu adalah kemarahan aku". Kata Ricky


"Kalau punya kekasih seperti kamu mana bisa aku bersedih karena kamu selalu bisa saja membuat akau senang". Kata Yuli


"Bagus lah kalau aku bisa membuat kamu bahagia". Kata Ricky


Mereka berdua pun menikmati indah nya pantai di depan nya berdua saja dan tak lupa juga Yuli mengabadikan momen tersebut di dalam handphone milik kekasih nya itu


"Sayang ku aku mau tanya boleh kah?". Kata Yuli


"Tidak usah meminta izin kepada ku jika kamu ingin melakukan sesuatu. Apa yang ingin kamu tanya kan". Kata Ricky


"Apa kamu pernah berlibur ke Indonesia?". Tanya Yuli


"Pernah dulu aku dan yang lain nya datang kemari malahan kita sering berlibur bersama kemari termasuk bersama Galang dan juga Bryan". Kata Ricky


"Jadi kamu juga pernah kemari aku pikir kamu tidak pernah berlibur ke Indonesia karena Kinara bilang dia dilarang datang kemari oleh si manusia es". Kata Yuli


"Banyak sekali hal yang terjadi dulu di sini dan kenangan masa lalu itu lah yang membuat Arok melarang adik nya untuk datang kemari". Kata Ricky


Jika Yuli bertanya tentang masa lalu nya Ricky tidak akan pernah keberatan untuk menceritakan nya dengan jujur bahkan dari awal hingga sekarang pun Ricky akan memberi tahu nya


"Oh jadi itu alasan dia melarang Kinara datang kemari". Kata Yuli


"Apa Bryan tidak pernah bercerita tentang kita waktu dulu?". Tanya Ricky


"Tidak dia hanya menceritakan kebaikan kamu saja dan jika aku ingin tahu lebih banyak dia menyarankan untuk bertanya langsung kepada kamu". Kata Yuli


"Dia tidak pernah berubah selalu saja membanggakan ku di Depan semua orang". Kata Ricky


"Karena kamu memang pantas untuk di banggakan. Aku minta maaf soal kejadian di kafe punya Ken kemarin dan aku juga berharap kamu tidak akan melakukan sesuatu kepada Ipank karena yang salah bukan dia". Kata Yuli


"Apapun yang kamu perintah kan dan katakan aku akan melakukan nya". Kata Ricky


"Uh kekasih ku ini memang terbaik sekali jadi tambah sayang aku". Kata Yuli memeluk Ricky


"Hanya sayang saja belum Cinta sampai sekarang?". Tanya Ricky


"Em bagaimana ya mungkin sudah ada sedikit cinta untuk kamu dari aku". Kata Yuli


"Sedikit pun tidak apa-apa dan itu bisa bertambah jika kita sering bersama". Kata Ricky


"Iya dan aku harap kamu bisa bersabar ya untuk menanti cinta aku tumbuh Serta yang sabar jika punya kekasih seperti aku". Kata Yuli


"Sabar aku tidak akan ada batasan nya jika itu kamu tapi kemarahan aku juga tidak akan bisa di hentikan jika ada yang menyakiti kamu". Kata Ricky


"Iya iya aku paham sekali tapi ingat kontrol juga emosi kamu karena aku tidak suka jika kamu marah dengan hal kecil yang terjadi". Kata Yuli


"Baik lah sayang ku aku akan menuruti nya dan menurunkan kadar emosi ku". Kata Ricky


Mereka pun kembali menikmati indah nya pantai itu sambil Yuli bersandar di bahu Ricky


"Semoga saja kamu selalu bisa menjadi sandaran buat aku ketika aku terjatuh". Batin Yuli yang Kini masih tetap bersandar di bahu Ricky


"Capek?". Tanya Ricky


"Tidak kan lagi bahagia jadi capek ya tidak terasa". Kata Yuli


"Mau kembali apa tetap di sini?". Tanya Ricky lagi


"Aku ingin tetap di sini mau lihat matahari terbenam". Kata Yuli


"Kalau begitu aku belikan makan dan minuman dulu ya kami tunggu di sini saja". Kata Ricky


"Aku ikut gak mau aku kalau di tinggal di sini sendirian bisa-bisa di godain cowok nanti". Kata Yuli dengan manja nya membuat tersenyum


"Ya sudah ayo kalau mau ikut". Kata Ricky


mereka berdua berjalan mencari tempat orang berjualan makanan dan juga minuman tak lupa juga Ricky menggandeng tangan kekasih nya


"Bagaimana kalau kita ke sana itu ada orang jualan makanan dan juga es kelapa". Kata Yuli


"Ayo kita ke sana". Kata Ricky

__ADS_1


mereka pun memutuskan untuk menuju ke penjual itu dan segera memesan es kelapa serta beberapa makanan


"Seger kan es nya kami gak mau pesan gitu atau mau satu untuk berdua saja". Kata Yuli


"Kamu saja yang minum nanti kalau tidak habis baru aku yang menghabiskan nya". Kata Ricky


Yuli tahu dari omongan Ricky inti nya dia ingin satu untuk berdua saja dan memang benar juga jika seperti itu maka mereka terlihat sangat romantis sekali


"Asik banget ya kalian di sini". Kata Arok


"Kalian di ajak tidak mau ya sudah. Mau minum gak?". Tanya Yuli


"Boleh juga seperti nya enak ". Kata Arok


"Bukan enak tapi seger kali bro. pesan saja di sana". Kata Yuli


Mereka pun memesan minuman yang sama seperti Yuli dan segera duduk bergabung bersama mereka


"Tempat ini tidak banyak berubah nya sekarang". Kata Arok


"Sudah tidak usah meningkat masa lalu mending kita happy-happy saja di sini dan maaf jiga tadi mungkin gue terlalu berlebihan". Kata Yuli


"Tidak masalah gue menyadari nya karena Lo kan tukang kepo sama seperti Galang". Kata Arok


"Mana ada gue kepoan hanya Galang yang seperti itu". Kata Yuli


"Kalau Lo gak kepo mana mungkin Lo menyuruh Ricky untuk mempertemukan Lo dan Stella". Kata Arok


"Yah dia mulai lagi deh. Gue juga sudah bilang kepada kekasih gue kalau dia tidak usah membawa Stella untuk bertemu jadi sudah deh gak usah membahas itu lagi karena Lo mengingat gue jika gue salah dan mungkin juga terlalu egois". Kata Yuli


"Lo gak salah sama sekali dan hal itu juga wajar karena gue tahu maksud Lo apa ingin bertemu dengan Stella". Kata Arok


"Kak sudah deh bahas kak Stella nya kita di sini Liburan Loh ya kalau bahas seperti itu Mulu gak enak kan jadinya liburan nya". Kata Kinara


"Mumpung kita ngumpul ayo foto bersama". Kata Kinara


"Dari tadi kan sudah foto apa masih kurang?". Tanya Caesar


"Setiap tempat itu bagus jika di abadikan jadi ayo kita berfoto bersama". Kata Yuli


mereka kini mengabaikan momen kebersamaan mereka saat berlibur di Indonesia


"Baru satu tempat yang baru kita datangi tapi rasa nya aku tidak ingin pulang dan memang benar kalau Indonesia itu bagus sekali ya tempat nya". Kata Kinara


"Ya Lo harus menjelajahi setiap tempat di Indonesia Nar pasti Lo akan ketagihan nanti". Kata Yuli


"Iya nanti aku akan mengagendakan untuk berlibur kemari". Kata Kinara


"Rani bisa kalau di ajak liburan bersama?". Tanya Kinara


"Bisa dia mah itu bisa di atur kali Nar lihat jadwal kosong nya Rani dan yang lain nya saja nanti". Kata Yuli


"Kalau mau berlibur tidak boleh hanya perempuan saja yang berangkat karena itu sangat berbahaya". Kata Caesar


"Uh adik gue ini baik sekali mau menghawatirkan kakak nya tenang saja nanti kalau kita liburan lagi gue bakal mengajak Lo dan juga Galang serta Bryan". Kata Yuli


"Jadi hanya mereka saja yang di ajak gue Dan yang lain nya enggak". Kata Arok


"Ya kalau Kakak mau boleh ikut sekalian Hiro juga". Kata Kinara


"Kenapa Lo suka sekali ke Indonesia Yul?". Tanya Arok


"Ya karena di sini tempat nya tidak kalah indah dengan tempat di luar negeri apalagi pulau dan juga pantai nya sangat bagus kan". Kata Yuli


"Apa ada tempat lain lagi yang Lo suka selain di Indonesia?". Tanya Arok


"Ada si gue ingin pergi ke Spanyol". Kata Yuli


"Ngapain ke sana memang ada tempat yang ingin di kunjungi di sana?". Tanya Arok


"Pasti dia ingin ke stadion nya klub bola terkenal di sana dia kan juga sangat suka sepak bola". Tebak Kinara


"Sahabat aku ini tahu saja". Kata Yuli


"Kalau begitu lain kali kita akan berlibur di sana". Kata Ricky


"Ya lain kali kita akan ke sana". Kata Yuli


"Bagaimana kalau dua bulan lagi Rick kita berangkat ke Spanyol?". Tanya Arok


"Terserah gue tidak masalah kapanpun jika ingin berangkat". Kata Ricky


"Aku tidak setuju kita baru saja berlibur ke Indonesia jadi waktu nya terlalu cepat jika liburan kembali dua bulan lagi lagian ya belum tentu yang lain nya bisa". Kata Yuli


"Kalau urusan yang lain nya Ricky bisa mengatur nya pasti mereka ikut semua ". Kata Caesar


"Tidak usah terburu-buru lagian aku tidak terlalu ingin pergi ke sana". Kata Yuli


"Jangan bohong kakak ipar kalau mau ke sana pun tidak masalah kan waktu nya juga dua bulan lagi". Kata Hiro

__ADS_1


"Gue tidak bohong dan juga banyak hal yang harus gue lakukan dari pada harus liburan ke sana". Kata Yuli


Dering ponsel Rani terdengar dan terlihat jika nama Raka yang tertera di handphone nya


"Halo kak Raka ada apa?". Tanya Rani


"Bagaimana keadaan kamu di sana apa baik-baik saja?". Tanya Raka


"Rani baik kak di sini kalian semua bagaimana?". Tanya Rani


"Kita juga baik di sini. Kamu ya terlalu asik di sana sehingga lupa memberi kabar kepada kita". Kata Raka


"iya kak maaf ya Rani lupa". kata Rani sambil tersenyum


"Kami lagi dimana Ran kok seperti ada di pantai". Tanya Raka yang melihat ada ombak di belakang Rani


mereka berdua sekarang memang sedang melakukan panggilan video call jadi wajar saja jika Raka bertanya seperti itu


"Rani sedang berlibur kak ke Indonesia". Jawab Rani


"Kamu berlibur? Dengan Ricky juga ke sana nya?". Tanya Raka


"Kalau bukan dengan gue lalu dia ke sini dengan siapa lagi". Kata Ricky yang ikut bergabung dalam obrolan mereka dan dia juga menampakkan diri nya kepada Raka


"Kenapa ekspresi Lo seperti tidak percaya jika gue mengajak nya ke Indonesia untuk berlibur*. Kata Ricky


"gue bukan nya tidak percaya Rick hanya saja gue masih heran saja kenapa Lo memilih liburan ke negara itu". Kata Raka


"Tidak usah heran karena Indonesia juga sangat indah dan bagus juga jadi wajar gue datang ke sini". Kata Ricky


"Apa kalian hanya berdua saja ke sana atau ada yang lain nya yang ikut dengan kalian?". Tanya Raka


"kenapa Lo jadi seperti Galang yang suka sekali kepo urusan orang Raka. kalau pun kita kesini bersama banyak orang memang kenapa". Kata Ricky dengan nada sedikit emosi nya


"Sayang gak baik deh bicara dengan kakak sendiri seperti itu ingat jangan pakai emosi yang tenang dan kalem saja". Kata Yuli


"Jadi Lo ke sana dengan kekasih Lo. Apa bisa gue berkenalan dengan dia?". Tanya Raka


Yuli pun terdiam dan tidak beranjak dari tempat duduk nya karena dia tahu kalau Ricky belum ingin memperkenalkan dia dengan keluarga nya yang lain


"Kenapa Lo ingin berkenalan dengan dia?". Tanya Ricky


"Gue hanya ingin tahu saja bagaimana dia hingga bisa membuat Lo menjadi Ricky yang lebih baik sekarang". Kata Raka


"Mungkin lain kali kak Raka kita bisa bertemu dan juga berkenalan". Teriak Yuli


sedari tadi Ricky hanya menunjukkan ekspresi datar nya saja Ketika berkomunikasi dengan Raka tapi setelah Yuli memanggil nya dengan sebutan sayang senyuman pun terukir di wajah tampan nya itu membuat para wanita yang melihat pasti terpesona dan Raka menyadari hal itu dia juga merasa sangat gembira melihat senyum Ricky yang seperti itu.


"Baik lah Mungkin Belum saat nya kita bertemu". Kata Raka


"Jika tidak ada yang ingin Lo bicarakan lagi sebaik nya akhiri panggilan ini". Kata Ricky


"Gue masih kangen dengan Rani". Kata Raka


"Baru dua hari saja Lo kangen terlalu lebay Lo jadi orang Raka". Kata Ricky


"Tidak lebay Rick kan selama ini juga Rani tidak pernah pergi Tanpa gue dan sekarang kini dia pergi bersama Lo dan meninggalkan gue yang biasa nya selalu menemani dia". Kata Raka


"Dia bersama gue hanya dua Minggu saja setelah itu Lo bisa jalan-jalan lagi bersama Rani dan ingat jaga dia dengan baik awas saja jika dia terluka Lo yang akan gue hajar". Kata Ricky membuat Rani tersenyum bahagia mendengar nya.


Dia tidak menyangka jika Ricky bisa berkata seperti itu bahkan di Depan banyak orang


"Iya gue paham ya sudah kalau begitu gue tutup dulu panggilan telepon nya bahagia ya kalian di sana". kata Raka lalu mematikan panggilan telepon nya


"Dia terlalu cerewet jadi lelaki sama seperti Galang". Kata Ricky lalu kembali duduk bersama Yuli


"Sudah sore apa kita tidak kembali ke penginapan?". Tanya Hiro


"Gue masih mau di sini karena gue ingin melihat matahari terbenam". Kata Yuli


"Ya sudah kalau begitu kita di sini saja semua". Kata Arok


"Kalian yakin mau di sini? jika ingin kembali tidak apa-apa pergi saja". Kata Yuli


"Mau mengusir kita semua kamu Yul". Kata Kinara


"Mungkin dia ingin bermesraan dengan Ricky lagi". Kata Caesar


"Betul juga kata Lo Caesar Mungkin kakak ipar belum puas tadi mesra-mesraan nya". Kata Hiro


"Gak gitu kali mungkin saja kalian semua capek jadi sebaik nya kembali saja ke penginapan". Kata Yuli


"Kita juga ingin melihat apa yang Lo lihat jadi kita di sini saja semua"Kata Arok


"Terserah kalau begitu kita duduk di sana Saja sambil menunggu matahari nya terbenam". Kata Yuli


mereka kini pergi meninggalkan tempat makan tersebut dan beranjak pergi ke dekat pantai dan mulai duduk di sana. seperti tadi Yuli pun bersandar di pundak Ricky


"Indah sekali kan tempat nya". Kata Yuli

__ADS_1


"Tempat ini memang indah karena ada kamu yang datang kemari bersama aku". Kata Ricky membuat Yuli tersenyum


__ADS_2