Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Membangunkan Singa


__ADS_3

Setelah beberapa jam Ricky dan Galang memilih pakaian akhir nya mereka selesai juga dengan pakaian yang casual dan cukup santai namun terlihat rapi


"Lo keren banget Rick kalau begini". Kata Galang memuji


"Apa Lo yakin Lang dengan pakaian ini". Kata Ricky yang merasa tidak puas dengan pakaian yang di pilih kan Galang untuk dia


"Gue tahu Yuli bagaimana dan gue juga tahu gimana selera dia jadi gue sangat yakin dengan penampilan Lo ini". Kata Galang


Untuk pertama kali nya Ricky merasa gugup dan kurang percaya diri dengan apa yang di kenakan saat ini dan Galang hanya tersenyum melihat nya karena menurut dia itu lucu sekali. Sahabat nya yang selalu percaya diri dan tenang kini terlihat gugup


"Rick Lo Santai saja kali lagi pula Yuli juga tidak terlalu perduli dengan penampilan orang". Kata Galang kembali meyakinkan sahabat nya


"Lang gue gak pernah seperti ini sebelum nya dan Lo pasti tahu akan hal itu tapi karena dia gue bisa jadi seperti ini". Kata Ricky


"Iya gue sangat tahu Rick maka sebab itu Lo pakai pakaian biasa saja seperti ini dan gue jamin Yuli juga pasti suka". Kata Galang


"Lang awas saja jika kencan gue nanti berantakan karena hal ini". Kata Ricky


Galang hanya tertawa mendengar nya "Kalau kencan Lo berhasil apa yang akan Lo berikan kepada gue?". Tanya Galang


"Apapun yang Lo ingin kan akan gue berikan". Kata Ricky


"Ok awas saja kalau Lo berbohong Rick". Kata Galang


"Gue gak pernah berbohong". Kata Ricky


"Sudah berangkat sana mungkin saja Yuli sudah menunggu Lo". Kata Galang


Kini Ricky pun pergi menuju rumah Yuli dengan terburu-buru supaya sang kekasih tidak menunggu terlalu lama


Beberapa menit dia sudah sampai di rumah Sam dan terlihat Yuli sudah berada di teras depan menunggu dia.


Yuli memang tidak pernah berdandan meskipun dia ingin jalan bersama kekasih nya dulu dan sekarang pun tetap sama namun dia juga berusaha untuk memantaskan diri nya agar tidak terlihat memalukan juga jika jalan bersama dengan Ricky seperti saran bunda nya tadi


"Maaf membuat kamu menunggu lama". Kata Ricky


"Gak lama kok. Tumben banget pakaian nya rapi seperti ini terlihat keren kamu". Kata Yuli memuji Ricky membuat senyum nya mengembang sekarang


"Biasa nya kan juga pakai seperti ini kan". Kata Ricky


"Iya tapi biasa nya juga celana nya kekurangan bahan kan". Kata Yuli


Ricky kembali tersenyum mendengar apa yang di katakan oleh kekasih nya itu


"Itu bukan kekurangan bahan tapi model nya memang seperti itu sayang kamu ini bikin aku gemes saja". Kata Ricky sambil mengelus rambut Yuli dengan sayang nya membuat Yuli kaget dengan kelakuan dia yang semakin lama semakin berani ini


"Ya memang fakta nya kan Kalau celana yang kamu pakai biasa nya itu memang kekurangan bahan. Sudah gak usah bahas celana lagi mending kita berangkat sekarang keburu kemalaman". Kata Yuli


"Aku pamit dulu sama bunda". Kata Ricky yang hendak melangkah kan kaki nya namun di cegah oleh Yuli


"Bunda sedang istirahat jadi kita langsung saja". Kata Yuli


Kini mereka sudah berangkat bersama menuju tempat yang ingin di kunjungi yaitu Tokyo Disney Sea. Ricky memang ingin mengajak dia ke sana karena merasa tempat itu bagus untuk mereka jalan bersama dan mungkin saja membuat momen seru berdua


Mobil mereka kini sudah sampai di parkiran dan mereka segera memarkir mobil nya dan langsung pergi masuk untuk jalan bareng.


"Wah bagus sekali ya tempat nya". Kata Yuli


"Kamu suka dengan tempat ini". Tanya Ricky


"Suka bagus banget Rick". Kata Yuli


Ricky memang tidak melihat kebohongan di mata Yuli justru ada kebahagiaan yang tampak di wajah dan mata nya

__ADS_1


"Kalau kamu suka aku bisa mengajak mu setiap hari kemari". Kata Ricky serius


"Ya gak perlu setiap hari juga bisa-bisa nanti aku bosan lagi". Kata Yuli


Mereka berdua kembali berjalan mengitari tempat tersebut dan lagi-lagi Ricky kembali menggandeng tangan sang kekasih seperti pagi tadi. Yuli sebenar nya canggung sekali dengan keadaan seperti ini tapi dia berusaha untuk menenangkan diri nya dan mencoba biasa saja.


Ricky melihat ada tempat yang bagus untuk berfoto dan dia pun ingin Yuli bergaya di sana dan dia akan memotret nya


"Coba kamu berpose aku mau foto kamu dulu". Kata Ricky


Yuli pun segera pergi menuju tempat foto yang di tunjuk kan Ricky dan diapun segera berpose ala-ala model


Beberapa kali Ricky Sudah mengambil foto Yuli dari handphone milik nya dan dia juga langsung memakai nya sebagai wallpaper di handphone nya.


"Bagus gak hasil nya?". Tanya Yuli


"Bagus kalau menurut aku coba kamu cek saja sendiri". Kata Ricky lalu menyodorkan handphone nya


"Di password handphone ini handphone kamu". Kata Yuli dan Ricky pun langsung menunjukkan password handphone nya kepada Yuli tanpa ragu sedikit pun


Yuli adalah satu-satu nya orang yang tahu apa password handphone Ricky karena memang tidak ada yang tahu dan tidak di beri tahu oleh dia sebab itu adalah privasi nya bahkan memegang handphone milik Ricky saja tidak ada yang berani


"Wah bagus juga hasil nya berbakat nih jadi fotografer". Canda Yuli


"Aku mau jadi fotografer jika kamu yang jadi model nya". Kata Ricky menggoda


Tidak biasa nya dia melontarkan kata seperti itu dan ini pun juga dia lakukan agar kekasih nya ini bisa segera jatuh cinta dengan nya


"Mana bisa aku jadi model gak cantik dan gak berbakat juga". Kata Yuli


"Kamu cantik buat aku dan gak perduli apa kata yang lain nya lagi pula kecantikan kamu itu terlihat jelas sekali oleh ku ". Kata Ricky


membuat Yuli memukul dia karena merasa Ricky terlalu berlebihan


"Ngebucinin pacar sendiri gak apa-apa kali". Kata Ricky


"Memang siapa pacar nya kalau boleh tahu". Kata Yuli


"Yuli Ramadhani dia bukan sekedar kekasih tapi calon istri aku". Kata Ricky lalu menarik Yuli ke dalam pelukan nya. tidak tahu kenapa di saat seperti ini justru Yuli Merasa bersalah dengan Ricky karena dia masih belum bisa membalas cinta nya meskipun Ricky sudah menunjukkan besar cinta nya kepada dia


"Ingat apa yang aku katakan ini baik-baik kalau kamu akan jadi milik aku dengan cara apapun dan aku juga akan bisa menemukan kamu jika kamu pergi meninggalkan aku". Kata Ricky yang kini masih memeluk Yuli dengan erat nya


Yuli merasa gelisah karena dia berpikir apa Ricky tahu jika dia akan pergi dari Jepang dan mungkin juga akan meninggalkan dia


"Jangan terlalu kencang aku gak bisa nafas ini". Kata Yuli


"Maaf ya apa kamu sesak nafas sini biar aku kasih nafas buatan". Kata Ricky lalu Langsung mencium pipi Yuli setelah itu dia berlari pergi dan Yuli pun kini mengejar nya


"Ricky awas ya kamu". Kata Yuli yang masih mengejar nya


Mereka berdua tampak sekali bahagia di sana dan juga banyak sekali foto yang mereka ambil berdua di sana sebagai momen yang indah


"Capek ya kamu duduk saja dulu aku mau belikan makanan atau cemilan dulu. Ingat tunggu dan jangan kemana-mana". Kata Ricky


Ricky meninggalkan Yuli sebentar untuk membeli kan nya camilan dan minuman karena memang dia tadi terlihat kehausan juga


Yuli yang duduk sendiri kini memilih memainkan ponsel Ricky yang ada di tangan nya dan dia juga tersenyum ketika baru menyadari jika wallpaper di handphone tersebut adalah foto nya


"Bucin banget ya dia. Gue juga ingin tahu dia menyimpan apa saja di handphone nya mungkin ada foto mantan nya juga". Kata Yuli yang kini sedang melihat galeri di handphone nya Ricky


Di handphone Ricky tidak ada foto aneh-aneh yang banyak memang foto Yuli yang mungkin juga dia ambil diam-diam oleh nya


"Kayak penguntit saja dia mengambil foto ku diam-diam". Kata yuli bicara sendiri sambil masih menscrol foto yang ada di handphone Ricky

__ADS_1


Dia juga melihat ada foto Ricky dengan wanita yang memang cantik sekali menurut nya dan mereka juga terlihat sangat mesra sekali


"Apa ini foto mantan dia ya". Kata Yuli lagi


Yuki juga melihat tidak ada pesan chat dari satu wanita pun bahkan kontak wanita juga tidak ada di handphone nya padahal dia juga dekat dengan Kinara Tapi Yuli tidak menemukan nomer Kinara


"Gila hanya ada nomer gue di sini perempuan lain nya gak ada. uh bodoh nya diriku dengan lancang nya membuka handphone dia yang menjadi privasi nya ini". Kata Yuli


Setelah beberapa kali melihat foto yang ada di handphone Ricky dia kini terlihat bosan juga


"Lama sekali sih dia beli nya apa jauh dia beli nya di Hongkong kali ya". Kata Yuli mengomel sendiri lagi


Dia mengomel sendiri Ketika menunggu Ricky yang memang agak lama pergi nya. Yuli melihat ada beberapa pemuda yang kini menghampiri nya


"Sendiri saja". Kata salah satu pemuda yang menghampiri nya


Yuli tidak menjawab nya dan dia terlihat sibuk memainkan ponsel nya


"Apa mau kita temani kamu". Kata salah satu nya lagi


"Maaf ya mending kalian cari tempat lain saja karena gue juga datang ke sini bersama dengan kekasih gue". Kata Yuli


Mereka pun tidak bergeming dan tetap menggoda Yuli membuat Yuli risih


"Jangan kurang ajar ya kalian". Kata Yuli sambil memelintir tangan pemuda itu yang hendak menyentuh nya tadi


"Lo jangan sombong ya dan jangan mencoba melawan kita juga". Kata mereka


Yuli tidak perduli dengan apa yang mereka katakan karena mereka berusaha untuk melecehkan nya dia pun berusaha membela diri nya dan terjadi Lah perkelahian antar mereka semua dengan Yuli yang melawan nya seorang diri


Meskipun sendiri Yuli terlihat sangat lihai dan mahir sekali melawan mereka semua padahal mereka main keroyokan.


"Lo lumayan kuat juga ya". Kata salah satu dari mereka


"Kalian sebaik nya pergi sekarang". Kata Yuli


"Kalau kita tidak mau bagaimana". Kata mereka menantang


Dia makin tidak suka karena mereka kembali memanggil teman nya yang kini berjumlah mungkin sekitar delapan orang


"Jika Lo tadi tidak sombong mungkin hal ini tidak akan terjadi". kata nya


Yuli mendapat kan pukulan dari satu satu cowok di sana dan dia tidak bisa mengelak dan melawan karena dia mendengar handphone Ricky berbunyi tadi jadi dia kehilangan fokus nya


Bibir Yuli terlihat mengeluarkan darah segar dan dia juga nampak kesakitan. Orang yang ada di sana tidak ada yang mau membantu bahkan menghentikan mereka


"Lo wanita yang cukup tangguh tapi sayang nya Lo sombong sekali". Kata nya


Yuli tidak perduli dengan apa yang mereka katakan karena dia juga tidak ingin jika mereka melakukan hal yang tidak baik kepada nya jadi dia mencoba melindungi diri nya sendiri dan lagi dia juga bisa bela diri jadi tidak masalah hal seperti itu terjadi


"Kalian sebaik nya pergi saja sebelum menyesal". Kata Yuli


"Kita mungkin akan menyesal jika tidak merobek mulut Lo itu". Kata cowok tersebut


"Dia sudah merasa kan luka tapi mulut nya masih saja mengatakan hal gak bagus. Kita berikan pelajaran lagi saja untuk nya.


Mereka kembali ingin menyerang Yuli Namun tangan nya di hentikan oleh seseorang


"Berani sekali kalian menyakiti kekasih ku". Kata Ricky yang sudah sangat emosi apalagi dia melihat di bibir Yuli bengkak dan juga ada bekas darah di bibir nya


Mereka telah membangunkan Singa yang mungkin sudah tidur dengan cara menyakiti kekasih nya


Ricky kini berjalan dengan cepat menghampiri mereka dan mereka semua ketakutan melihat Ricky yang benar-benar seperti iblis sekarang ini yang siap mengambil nyawa mereka semua sendirian dan tanpa membawa senjata apapun di tangan nya

__ADS_1


__ADS_2