
Sang leader dengan otak Cerdas nya mampu membuat segala yang dia ingin kan berjalan dengan semesti nya. Dia memang selalu tak terduga dalam segala hal dan ini juga salah satu bukti dari ke hebatan nya.
"Apa Hiro tidak ikut dalam melakukan hal tersebut?". Tanya Arok
"Anda jangan khawatir tuan. Selama di sana tuan Hiro belum sekalipun bertemu dengan tuan Jonathan". Kata Sam
"Apa Lo takut Hiro kalah jika melawan dia Rok?". Tanya Galang dan dia hanya mendapatkan tatapan tajam saja dari Arok
"Tanya saja gak boleh". Kata Galang
"Tapi kenapa Jo belum menemui Hiro apa dia memiliki rencana lain untuk nya". Kata Ken dengan pemikiran nya sendiri
"Mungkin saja begitu. Tidak mungkin juga kalau Hiro bisa kalah dengan Jo mengingat dulu dia juga menang melawan nya". Kata Rere
"Dulu jika tanpa bantuan dari Ricky si gila itu mana bisa mereka berdua menang". Kata Galang mengompori lagi
Galang memang suka sekali mengompori para anggota Geng Punk ini karena ekspresi ketika mereka marah itu menurut Galang sangat lucu padahal jika orang lain yang melihat nya pasti mereka akan sangat ketakutan namun Galang tidak malahan dia suka sekali mencari gara-gara terutama pada Ricky agar dia emosi dan Galang pasti akan menertawakan nya
"Dan jika tanpa bantuan Ricky juga Lo gak akan bisa selamat dari kita hari ini Lang". Kata Ipank yang sudah mulai kesal dengan kelakuan Galang dan Galang pun hanya tertawa mendengar hal tersebut
"Mana berani kalian melakukan hal yang macam-macam kepada gue iya kan". Goda Galang
"Jika bukan karena Ricky kita sudah mencincang habis tubuh mu itu apalagi mulut mu yang busuk itu pasti akan kita robek sekarang juga". Kata Rere yang juga terpancing dengan Galang
"Tuan mohon jangan berkata seperti itu dan abaikan Saja ucapan tuan Galang". Kata Sam berusaha menengahi mereka
"Kenapa Lo betah banget Sam dengan dia padahal dia selalu saja memancing emosi orang". Tanya Ken
"Ya karena Sam itu orang yang pintar dan berkelas jadi dia akan bersama gue orang yang berkelas juga". Kata Galang membuat mereka semua menatap tidak suka kepada nya
"Mana mungkin gue merestui orang seperti dia menjadi kekasih Kinara". Kata Arok
"Tanpa restu Lo juga gue bisa menjadi kekasih nya". Kata Galang menantang Arok
"sudah tuan-tuan ini juga sudah hampir pagi apa anda semua tidak mengantuk?". Tanya Sam
"Apa Lo mengusir kita Sam?". Tanya Galang balik
"Bukan mengusir Hanya saja anda memang harus istirahat kan". Kata Sam
"Sebaik nya kita pulang saja dan kembali lagi besok untuk melihat keadaan Yuli beserta keluarga nya". Kata Ken
"Kenapa harus kembali lagi besok. Kita semua menginap saja di sini lagian kan kamar di sini banyak iya kan Sam". Kata Galang
"Silahkan saja jika mau menginap di sini kalian semua bisa menginap di lantai tiga". Kata Sam
"Kenapa gak di lantai empat saja Sam kan di sana lebih bagus juga". Kata Galang
"Di sana khusu untuk Ricky jadi Lo gak bisa berada di tempat Ricky". Kata Rere
Tanpa banyak bicara lagi kini mereka di ajak Sam untuk menuju lantai tiga agar segera bisa pergi tidur dan beristirahat.
****
Pagi menjelang di kota Prancis terlihat Ricky sedang berkutat dengan alat kesehatan yang dia gunakan untuk menyembuhkan Bryan. Dia memang bekerja keras untuk menyembuhkan sahabat kekasih nya itu.
"Bagaimana kak kondisi dia?". Tanya Hiro
"Sudah mulai membaik kemungkinan dia akan tersadar beberapa hari lagi". Kata Ricky
"Lalu untuk mereka apa tidak ada pergerakan lagi setelah kak Ricky menghancurkan markas mereka sampai rata dengan tanah?". tanya Hiro
"Jika mereka membalas gue akan siap untuk meladeni nya". Kata Ricky yang memang tidak pernah takut dengan para musuh nya itu
__ADS_1
"Kak aku mau pergi sebentar". Kata Hiro berpamitan
"Lo mau kemana? Jangan cari cewek Mulu Lo di sini". Kata Ricky
"Namanya juga anak mudah kak jadi gak apa-apa lah kan cuma sebagai hiburan saja". Kata Hiro lalu pergi meninggalkan Ricky
Dia sebenarnya bukan hanya sekedar ingin jalan-jalan saja karena niat dia sebenarnya adalah ingin bertemu dengan anggota King Devil. Hiro ingin melihat bagaimana reaksi mereka dengan apa yang telah di lakukan oleh Ricky Kepada markas mereka
Kini dia mengendarai mobil nya menuju menara Eiffel dan setelah sampai di sana dia mencari tempat yang di rasa enak untuk bersantai sekaligus cuci mata sambil menunggu apa ada anggota King Devil yang datang ke sana. Hiro sudah mencari tahu sebenar nya kalau hari ini anggota King Devil ada yang datang ke menara Eiffel. Tidak lama kemudian yang dia tunggu akhirnya datang juga
"Lama kita tidak bertemu Dean". sapa Hiro membuat Dean langsung menoleh dan juga menatap nya dengan tajam
"Gak usah kaget gitu Lo. Oh ya bagaimana kabar markas kalian masing-masing apa sudah bisa di bangun kembali?". Tanya Hiro yang terlihat mengejek
"Saudara Lo yang s****n itu telah melanggar janji dan ke sepakatan kita dan lihat dan tunggu saja pembalasan dari kita semua". Kata Dean dengan nada serius nya namun Hiro tidak memperdulikan hal tersebut karena dia tahu pasti Ricky juga bisa mengantisipasi itu semua
"Kalian saja yang bodoh berani membuat masalah dengan kak Ricky". Kata Hiro membuat Dean bingung karena dia merasa tidak mencari gara-gara pada Ricky dan para anggota lain pun sama
"Kita tidak pernah mencari gara-gara pada nya jadi jangan asal bicara Lo ". Kata Dean
"Oh ya coba Lo ingat-ingat dulu apa benar kalian tidak mencari masalah dengan dia dan juga jika kalian semua ingin membalas nya apa sudah siap menerima konsekuensi yang pasti lebih buruk dari kehancuran markas kalian". Kata Hiro memperingatkan sekaligus menakuti Dean
"Kita semua pasti bisa mengalahkan saudara sepupu Lo yang sombong itu". Kata Dean dengan angkuh nya
"Coba saja kalau gitu gue juga mau lihat seberapa hebat nya kalian bahkan dulu saja ketua Lo Albert dan juga Jonathan kalah dengan kak Ricky yang hanya membawa Sam saja tanpa anak buah". Kata Hiro mengingatkan kejadian di masa lalu di mana kemarahan Ricky itu muncul dan membuat mereka yang melihat nya menjadi ketakutan.
Dean juga berpikir tidak ingin seperti kedua anggota nya waktu itu karena menghadapi Ricky dalam mode seperti itu akan sangat sulit bahkan kabur dari nya pun tidak akan bisa
"Lo banyak omong sekali Hiro". Kata Dean lalu melayangkan pukulan nya kepada Hiro namun dia berhasil menghindari nya
"Cih Lo gak sekuat yang mereka katakan ternyata". Kata Hiro mengejek
"Dan Lo juga hanya bisa bersembunyi di balik kekuasaan Ricky saja". Kata Dean mengejek Hiro kembali
"Lo lucu sekali Dean. Jika gue memang bersembunyi di balik kekuasaan kak Ricky memang kenapa toh dia juga sepupu gue tidak kayak Lo yang bisa kalah kapanpun karena tidak ada yang melindungi." Kata Hiro membuat Dean semakin geram dibuat nya
"Tahan emosi Lo dan juga simpan tenaga Lo karena kak Ricky sudah menyiapkan kejutan kedua untuk kalian semua terutama pada Felix". Kata Hiro
Dia sebenar nya hanya berbohong tentang hal tersebut dan kebohongan dia ternyata bisa memunculkan raut wajah panik dari seorang Dean
Setelah mengatakan hal tersebut kini Hiro berjalan menuju mobil nya dan pergi kembali ke rumah Ricky. Hiro sangat puas sekali ketika menggoda Dean tadi dan dia yakin pasti Dean akan memberi tahu para sahabat nya itu
Di tempat yang sama Dean kini menghubungi para anggota nya dan mengajak dia untuk berkumpul bersama. Dia kini menuju rumah Jonathan karena memang tidak ada markas yang bisa di jadikan untuk berkumpul sementara waktu.
Mobil Dean sudah berjalan meninggalkan tempat dan menuju lokasi rumah Jonathan tidak butuh waktu yang lama akhir nya dia sudah sampai di sana.
Dean hanya melihat Jonathan si pemilik rumah dan juga Carlos yang sudah datang
"Apa Albert dan juga Felix tidak datang?". Tanya Dean
"Mereka masih dalam perjalanan. Ada hal apa Dean yang harus membuat kita berkumpul segera?". Tanya Carlos
"Akan ku jelaskan setelah kita semua berkumpul". Kata dengan
Dan mereka berdua menurut saja dengan kata dengan. Tidak lama Felix dan Albert datang bersamaan
"Ada apa Dean?". Tanya Albert
"Aku tadi bertemu dengan Hiro". Kata Dean
"Apa kalian bertarung dan siapa yang memenangkan perkelahian itu? Ku rasa Dean yang menang ya karena tidak ada luka sama sekali di tubuh nya ". Kata Carlos
"Kita tidak berkelahi tapi Hiro tadi berkata bahwa Ricky menghancurkan markas kita karena kita sudah mengusik nya". Kata Dean membuat mereka menatap Dean dengan terkejut nya
__ADS_1
"Apa mungkin karena Bryan jadi Ricky balas dendam". Kata Carlos menebak
"Ku rasa itu mungkin saja karena aku juga merasa ada yang aneh dengan Bryan. Dia bisa lolos dari Kita semua padahal di sini dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi". Kata Jo
"Benar aku setuju dengan pendapat Jo". Kata Felix
"Oh ya Hiro juga mengatakan kalau Ricky akan balas dendam pada Felix". Kata Dean membuat Felix kaget
Balas dendam yang di di lakukan oleh Ricky sangat lah mengerikan karena dia akan menghabisi semua keluarga orang yang dia benci hingga ke akar nya yang artinya dia tidak akan menyisakan satu anggota keluarga pun walaupun itu hanya kerabat jauh nya dan juga pasti tidak akan ada yang lolos dari balas dendam yang Ricky lakukan karena sejauh ini juga masih seperti itu
"S**l seharus nya aku tidak menghajar Bryan Waktu di pusat perbelanjaan pantas saja Ricky Waktu itu datang kepada kita di bar*. Kata Felix
"Kita tidak perlu takut akan hal tersebut tapi untuk sekarang kita menhindar saja dulu dan mempersiapkan semua nya". Kata Albert
Dia memang ingin menyerang Ricky dan juga Albert sudah menyiapkan beberapa kelompok yang dia ajak bergabung. Sakarang pun Albert masih mencari dukungan agar dia semakin kuat jika menghadapi Ricky nanti
******
Di Jepang tepat nya di rumah Sam mereka yang menginap di sana satu persatu kini sudah bangun dan keluar dari kamar nya
Yuli yang baru bangun dan keluar kamar kaget melihat ada para sahabat Ricky dan juga Galang di sana
"Yul bagaimana keadaan Lo?". Tanya Galang
"Gue baik-baik saja Lang. Lo kok bisa ada di sini sepagi ini?". Tanya Yuli
"Gue dan yang lain nya kemarin malam memang menginap di sini karena berita tentang Lo jadi kita semua kemari malam tadi". Jawab Galang
"Kenapa kalian harus melakukan hal itu? lagian kan gue gak apa-apa". Kata Yuli yang merasa tidak enak dengan mereka semua
"Kita semua datang karena kita memang sangat khawatir pada Lo Yul apalagi Lo kan kekasih ya Ricky". Kata Galang membuat Yuli memukul dia
"Antara khawatir dan takut Ricky marah beda jauh Lo Lang". Kata Yuli
"Yaelah nih anak selalu saja gak percaya. Kita memang khawatir sama Lo bukan karena takut sama Ricky. Mana pernah juga gue takut sama dia". Kata Galang sambil cengengesan
"Nona Yuli sebaik nya makan pagi dulu dan saya akan memanggil keluarga anda juga untuk makan bersama". Kata Sam dengan sopan nya
Ya Sam memanggil seperti itu karena dia tidak enak saja menggunakan Lo dan gue jika berbicara dengan Yuli di Depan para sahabat bos nya itu. Jadi dia akan berbicara formal dengan Yuli ketika banyak orang dan akan berbicara layak nya sahabat ketika hanya berdua saja.
"Sam gak usah manggil nona ataupun anda gue gak suka dan Lo gak boleh membantah karena gue kekasih bos Lo ". Kata Yuli
Dia menggunakan jabatan nya sebagai kekasih Ricky untuk membuat mereka mau menuruti keinginan nya.
"Baik lah kalau begitu gue panggil keluarga Lo dulu". Kata Sam namun Yuli menghentikan langkah nya.
"Biar gue saja yang memanggil mereka dan kalian tunggu saja di meja makan". Kata Yuli
Kini dia berjalan menuju kamar Luna karena dia yakin pasti kedua orang tua nya ada di sana sekarang
"Ayah dan bunda kita makan dulu di bawah. Sam dan yang lain nya sedang menunggu kita". Kata Yuli mengajak kedua orang tua nya
"Luna mau makan di bawah apa di sini saja?". Tanya Ayu
"Luna ikut ke bawah saja Bun". Jawab Luna
mereka pun kini turun ke bawah menuju meja makan dan setelah sampai kedua orang tua Yuli beserta saudari nya terkejut dengan ada nya Galang di sana
"Bunda silahkan duduk". Kata Galang
Mereka pun akhir nya duduk dengan canggung kecuali Yuli yang merasa biasa Saja
"Oh ya Sam kemana pergi nya Greg Betran dan juga Diego?". Tanya Yuli yang baru menyadari ketidak hadiran mereka bertiga di ruang makan dan juga dia tidak bertemu dengan mereka Ketika bangunan tadi pagi.
__ADS_1