
Yuli yang memperlihatkan Ricky yang kini langsung bersantai ria membuat nya hanya menggeleng kan kepala nya saja
"Enak sekali ya jadi bos kerjaan nya tidur Mulu kenapa harus ke kantor kalau hany tidur saja". Kata Yuli sambil mengerjakan pekerjaan
"Ya aku di sini juga mengawasi kamu dan melihat apa kamu sudah bekerja dengan baik sekarang". Kata Ricky
"Banyak sekali ya alasan nya bos ku ini". Kata Yuli
"Bos mah bebas kan jadi ya terserah saja lah aku mau melakukan apa toh ini juga kantor milik Daddy ku jadi apapun yang aku lakukan pasti bebas dan tidak ada yang melarang nya". Kata Ricky
"Oh jadi gitu ya mentang-mentang bos jadi bisa se enak nya nanti kalau ada apa-apa dengan perusahaan yang salah para bawahan nya enak sekali hidup anda pak Bos". Kata Yuli
Ricky tidak perduli dengan apa yang di ucapkan kekasih nya itu kini dia memilih untuk tidur saja di sofa padahal sebelum nya dia tidak pern, melakukan hal tersebut entah kenapa dia selalu melakukan hal tak terduga sejak bersama dengan Yuli dan itu juga dia nikmati karena hal itu dia anggap sudah sewajar nya jika orang Jatuh cinta pasti akan selalu melakukan hal bodoh demi bisa membahagiakan orang yang dia cintai
"Sekertaris ku sudah jangan membuat bos mu ini marah ya jadi kerjakan saja tugas mu dan biarkan aku istirahat sekarang". Kata Ricky yang masih memejamkan mata nya
"Silahkan saja kalau mau istirahat lagi pula tidak akan ada yang melarang nya kan karena bos itu bebas". Kata Yuli membuat senyuman tersungging di bibir Ricky tanpa dia sadari
Yuli pun tidak memperdulikan keberadaan Ricky sekarang dan dia kini hanya fokus pada pekerjaan nya saja sementara itu Ricky kini memang benar-benar tidur sekarang karena dia tidak lagi mengajak Yuli berbicara dan dia juga sudah tenang sekali sekarang ini
Banyak sekali berkas yang harus Yuli kerja kan sekarang dan mungkin saja dia tidak bisa menyelesaikan nya hari ini namun berkas itu harus di selesaikan nya sekarang juga itu membuat dia sangat pusing sekali sekarang
"Kenapa sih pusing banget apa ada hal yang tidak kamu mengerti?". Tanya Ricky
"Kamu ya bikin kaget orang saja untung nya aku tidak ada penyakit jantung". Kata Yuli
"Maaf lagian kamu dari tadi aku perhatikan kok terlihat pusing begitu ada apa sih?". Tanya Ricky
"Ini nih banyak banget dokumen yang belum aku selesaikan kan padahal deadline nya harus selesai hari ini". Kata Yuli
"Ya tinggal kamu selesai kan saja hari ini gampang kan". Kata Ricky membuat Yuli Langsung menjambak rambut nya dengan gemas
"Ya aku tahu kalau begitu tapi apa bisa aku menyerahkan nya secepat itu ini banyak sekali loh pak bos". Kata Yuli
"Apa sekertaris ku ini butuh bantuan bos nya?". Tanya Ricky sambil tersenyum menggoda
"Mana ada bos yang suka membantu sekertaris nya yang ada nanti sekertaris nya di pecat lagi". Kata Ricky
"Mana mungkin aku memecat kamu karena hal sepele saja mendapat kan kamu saja sangat sudah sekali jadi butuh alasan yang sangat kuat untuk bisa melepaskan kamu sayang ku". Kata Ricky sambil mencubit pipi Yuli dengan gemas nya
"Gak usah cubit-cubit segala sakit tahu". Kata Yuli
"Gak boleh cubit kalau begitu cium boleh gak". Kata Ricky
"Kalau berani awas saja kamu melakukan hal itu lagi tanpa seizin aku". Kata Yuli
"Bercanda kali lagian gak apa-apa kan melakukan hal itu kan kita sudah berpacaran". Kata Ricky
"Memang nya harus melakukan hal tersebut meskipun sudah pacaran gak kan sudah aku mau mengerjakan ini semua Dulu kamu gak usah mengganggu". Kata Yuli
"sini biar aku bantu untuk mengerjakan nya biar cepat selesai dan kamu gak perlu lembur jadi nya". Kata Ricky
kini dia sudah mengambil alih sebagian dari pekerjaan Yuli dan dia pun Langsung mengerjakan nya membuat Yuli menatap nya sekarang
"Sudah kerjakan saja pekerjaan kami gak usah menatap aku terus". Kata Ricky
"Anda terlalu ge er ya pak bos". Kata Yuli yang tidak mau mengakui bahwa dia sedari tadi memang menatap Ricky
"Mana ada aku ge er. Aku bisa merasakan nya kali kalau ada yang memperhatikan aku". Kata Ricky
Ya daya insting dia memang sangat tajam dan tidak bisa di ragukan lagi itulah kenapa dia sangat peka sekali terhadap sesuatu yang ada di dekat nya
"Nih Sudah selesai aku mengerjakan bagian ku dan Kalau kamu belum selesai makan siang nya di kantor saja agar menghemat waktu nanti karena kamu memang harus menyelesaikan nya sekarang juga". Kata Ricky
Ricky tidak mau memperlihatkan bahwa dia memang mengistimewakan kekasih nya itu dan jika sampai Yuli menyadari nya bisa-bisa dia marah kepada nya nanti jadi Ricky pun berusaha menutupi nya dengan menyuruh nya untuk makan di kantor saja dan di ruangan juga tanpa curiga sama sekali Yuli pun menuruti apa yang di perintahkan bos nya itu kepada diri nya
Dia berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan nya sesegera mungkin agar dia bisa tenang nanti dan tidak jadi lembur juga karena Yuli hari ini banyak sekali kegiatan yang harus di lakukan termasuk mengurus pindahan nya ke rumah baru dia juga harus ikut andil dalam hal tersebut karena dia tidak mau di anggap yang tidak-tidak oleh kakak nya itu jika dia tidak ikut mempersiapkan semua nya juga
"Terima kasih atas bantuan nya bos". Kata Yuli
"Aku keluar sebentar untuk membeli makanan jadi kamu jangan keluar ruangan dan selesai kan saja pekerjaan nya sekarang". Kata Ricky
Dia lalu pergi menuju ruangan Diego dan meminta dia untuk memesankan makanan buat kekasih nya itu
"Kenapa banyak sekali pekerjaan yang kau berikan kepada nya". Kata Ricky yang kini sudah duduk dengan santai nya di kursi yang biasa Diego gunakan untuk bekerja
"Maaf bos itu memang tugas dia dari dulu dan saya tidak pernah menambah sedikit pun tugas nya". Kata Diego yang masih berdiri tegak di Depan Ricky
"Gue lihat tadi pekerjaan nya memang banyak sekali Diego dan gue juga harus turun tangan untuk membantu nya. Lain kali periksa dulu sebelum kau mengantar kan pekerjaan itu ke dalam ruangan kalau perlu juga tunjukkan kepada ku dulu ". Kata Ricky
"Baik bos lain kali saya tidak akan bertindak ceroboh lagi". Kata Diego
"Sekarang pergi cari makan siang untuk nya dan jangan pakai lama kalau sampai dalam waktu sepuluh menit Lo gak sampai kembali ke kantor dan membawa makanan yang gue pesan habis Lo nanti". Kata Ricky
Dan kini Diego pun Langsung pergi mencari makanan yang di pesan oleh bos nya itu. Jatuh cinta Ricky kali ini membuat orang di sekitar nya juga merasa senang walaupun sering di repotkan oleh nya tapi mereka senang sekali karena Ricky tampak bahagia sekali dan tergambar jelas di wajah nya bahwa dia memang sangat bahagia dengan pasangan nya yang sekarang
Setelah menunggu kurang dari sepuluh menit akhir nya Diego pun datang membawa pesan yang di inginkan oleh Ricky
"Gue tinggal dulu dan Lo boleh istirahat sekarang". Kata Ricky sambil membawa makanan nya menuju ruangan dia sendiri
"Masih belum selesai juga?". Tanya Ricky
"Tinggal sedikit lagi". Kata Yuli
"Makan saja dulu dan lanjut kan nanti". Kata Ricky
"Gak bisa lah kan jam makan siang juga sudah mau habis". Kata Yuli
__ADS_1
"Aku bos nya di sini jadi gak masalah jika kamu mau makan sekarang juga lagi pula aku kan yang menyuruh kami untuk makan". Kata Ricky
"Ya tetap saja aku merasa gak enak juga". Kata Yuli
"Atau kamu mau aku siapin saja makan nya agar kami tetap bisa mengerjakan pekerjaan kami dan juga bisa makan". Kata Ricky
"Ngapain sih aku bisa makan sendiri kali sini makanan nya". Kata Yuli
Kini dia sudah duduk berdua bersama Ricky di sofa ruang tersebut
"Makan nya pelan-pelan saja nanti tersedak lagi". Kata Ricky yang sedari tadi hanya melihat Yuli makan saja
"Kebiasaan ya kami suka gak makan ayo cepat buka mulut nya". Kata Yuli
Kini makanan yang dia makan di bagi dengan Ricky dan dia sendiri yang menyuapi bayi besar nya itu
"Kamu saja yang makan aku sudah kenyang". Kata Ricky yang Langsung mendapat kan tatapan dari Yuli
Dia pun kini membuka mulut nya lagi untuk makan suapan dari kekasih nya
"Kami jangan di biasakan seperti ini terlalu manja untuk orang sekelas leader seperti kamu". Kata Yuli
Mana mungkin juga Ricky bersikap terlalu bucin di depan banyak orang karena itu akan berdampak buruk juga buat pasangan nya jadi dia akan bersikap seperti itu ketika hanya berdua saja
"Jadi kapan kamu akan membawa Rani kembali?". Tanya Yuli
"Kenapa gak sabar sekali kamu ingin bertemu dengan Rani". Kata Ricky
"Ya aku hanya ingin tahu saja kenapa memang nya ? gak boleh aku mengenal adik perempuan kamu?". Tanya Yuli
"Boleh lah masak gak boleh. Aku akan menjemput dia satu Minggu lagi dan kamu akan bisa bertemu dengan nya setelah aku menjemput nya". Kata Ricky
"Kamu menjemput nya sendiri atau Sam yang melakukan hal tersebut?". Tanya Yuli
"Aku menjemput nya sendiri karena ada hal yang harus aku bicarakan dengan anggota keluarga ku". Kata Ricky
Yuli Merasa Ki ini obrolan nya dengan Ricky menjadi serius sekali
"Apa kamu akan mengenalkan aku dengan keluarga kamu juga?". Tanya Yuli
"Tidak. Kamu kan hanya ingin bertemu dengan Rani jadi aku tidak akan membawa mereka semua ke hadapan kamu". Kata Ricky sambil masih makan dari sendok yang di suap kan oleh Yuli kepada nya
"Benar juga sih lagi pula ngapain aku bertemu dengan mereka semua kan yang membuat aku penasaran hanya Rani saja". Kata Yuli
"Memang apa yang membuat kamu penasaran dengan Rani?". Tanya Ricky sambil menatap Yuli dengan tajam nya
"Tatapan nya ngeri sekali pak bos. Tenang saja aku gak akan berniat buruk sama Rani dan lagi mana berani juga aku melakukan nya". Kata Yuli
"Aku hanya bertanya saja dan tidak bermaksud untuk menuduh kamu yang macam-macam juga". Kata Ricky
"Kalau memang hari ini tidak selesai gak usah di paksakan mending lanjut besok saja". Kata Ricky
"Pasti selesai lah kan tadi juga sudah di bantu sama pak bos". Kata Yuli
"Ya sudah lanjut kan pekerjaan kamu dan aku mau keluar dulu mau melihat pegawai yang lain nya". Kata Ricky
Kini dia pun pergi berkeliling dari satu divisi ke divisi yang lain nya hanya untuk mengecek kinerja para pegawai yang ada di sana dan hal itu pun tidak pernah dilakukan oleh Daddy nya dulu
Namun ketika perusahaan itu di pegang oleh Ricky banyak sekali hal yang berubah juga dan itu juga membuat para pegawai nya sejahtera karena Ricky selalu memberi kan bonus yang nilai nya cukup besar kepada mereka semua tanpa terkecuali jika pekerjaan mereka memang selalu bagus dan sesuai
Setelah di rasa puas dia berkeliling akhir nya Ricky memutuskan untuk kembali ke ruangan nya lagi
"Cepat sekali keliling nya". Kata Yuli
"Aku hanya memastikan saja mereka bekerja dengan benar jadi ya cepat lah". Kata Ricky
"Ini berkas nya sudah aku kerjakan semua kamu periksa dulu siapa tahu ada yang salah". Kata Yuli
"Memeriksa dokumen ini tugas Diego bukan aku jika kamu selesai serahkan saja kepada nya biar dia yang periksa". Kata Ricky
"Ya sudah aku bawa ke Diego dulu". Kata Yuli
"Gak usah membawa nya biar dia yang ambil ke sini kenapa kamu yang repot harus mengantar nya". Kata Ricky
"Iya juga ya. Aku sudah selesai jadi boleh pulang kan?". Tanya Yuli
"Gak usah buru-buru memang nya mau kemana sih jam segini?". Tanya Ricky
"Ya aku kan mau pindah rumah jadi harus beres-beres lah". Kata Yuli
"Apa kamu yakin mau pindah dari tempat Sam?". Tanya Ricky
Dia merasa ada yang janggal saja dengan ini semua tapi Ricky juga tidak mau mencari tahu nya sama sekali karena dia merasa itu tidak lah penting sama sekali
"Ya memang sudah waktu nya aku pindah dari situ lagi pula aku gak enak sama yang punya rumah". Kata Yuli
"Kamu tinggal di rumah yang sudah aku siapkan saja bagaimana?". Tanya Ricky
"Kamu ya gak menghargai banget usaha bunda untuk mencari tempat tinggal". Kata Yuli
"Seru sekali ya obrolan kalian". Kata Rere
Ke empat sahabat Ricky datang ke kantor nya dan kini mereka semua sudah masuk ke dalam ruangan Ricky
"Tumben sekali kalian kemari?". Tanya Ricky
"Apa tidak boleh kita berkunjung?". Tanya Ipank
__ADS_1
"Mungkin saja kita mengganggu nya Pank". Kata Rere
"Kalian tidak mengganggu sama sekali". Kata Yuli
"Siapa Rick yang mau pindah rumah?". Tanya Arok
"Dia ingin pergi dari rumah Sam". Kata Ricky
""Kenapa Yul Lo mau pindah dari rumah Sam?". Tanya Ken
"Ya memang tidak seharus nya kan gue terus berada di situ". Kata Yuli
"Tapi Lo jauh lebih baik ada di situ karena kemungkinan orang yang ingin mencelakai Lo dan keluarga Lo itu pasti tidak akan berhasil". Kata Arok
"Wah omongan Lo Rok gak bagus banget. Ucapan adalah doa kali bro sembarangan saja Lo kalau bicara". Kata Yuli
"Gue gak sembarangan tapi itu kenyataan nya. Jika Lo keluar dari rumah itu mungkin saja bahaya sudah mengintai Lo". Kata Arok sambil menatap Ricky
"Ya jangan sampai lah terjadi sesuatu lagian siapa juga yang ingin mencelakai gue lagi". Kata Yuli
"Siapa tahu orang yang tidak suka dengan Lo atau keluarga Lo mungkin". Kata Arok
"Rok Lo diam saja dan gak usah bicara lagi". Kata Ricky
"Iya nih si Arok kalau ngomong gak ada saringan nya jelek banget ucapan nya". Kata Yuli
"Ada apa sebenar nya yang membuat kalian datang kemari?". Tanya Ricky
"Kita hanya ingin berbicara soal bisnis saja Rick dengan Lo". Kata Ipank
"Bisnis apalagi yang mau kalian bahas?". Tanya Ricky
"Ini tentang perusahaan Rio yang sudah bangkrut itu Rick". Kata Rere
"Tidak ada guna nya membicarakan perusahaan yang sudah bangkrut". Kata Ricky
"Apa Lo gak merasa curigai Rick. Dia hanya dian saja dengan kebangkrutan yang di alami nya". Kata Arok
"Mungkin dia masih mencari perusahaan yang nau menolong nya". Kata Ricky
"Itupun tidak dia lakukan sekarang". Kata Ken
"Lo tahu dari mana Ken?". Tanya Ricky
"Gue sudah menyelidiki nya dan sekarang dia pun terlihat sangat tenang sekali di Prancis". Kata Ipank
"Rio ada di Prancis? mungkin dia mencari bantuan di sana". Kata Ricky
"Tidak Rick menurut informasi yang gue dapat di liburan di sana". Kata Ken
"Hebat sekali dia liburan di saat kondisi perusahaan nya sudah bangkrut dan tidak bisa di tolong lagi". Kata Ricky
"Apa mungkin perusahaan dia sudah aman karena mungkin saja caesar sudah membantu nya?" Tanya Rere
"Caesar tidak akan pernah perduli dengan si tua Bangka itu". Kata Ricky
"Kenapa Lo bisa seyakin itu jika Caesar tidak perduli dengan Rio?". Tanya Ipank
"Kalau sia perduli dia akan membawa Rio bersama nya untuk menghindar dari gue". Kata Ricky
"Benar juga apa yang Lo katakan". Kata Ken
"Wow mungkin dia merencanakan sesuatu di sana Rick?". Tanya Rere
"Sudah lah jangan terlalu memikirkan Rio lagi pula perusahaan dia tidak akan bisa di selamat kan jika bukan gue yang membantu nya". Kata Ricky
Yuli sedari tadi hanya menyimak obrolan mereka saja karena dia juga tidak mengerti apa yang mereka obrolkan
tok tok tok
"Masuk". Kata Ricky
"Bos ada perlu memanggil saya?". Tanya Diego
"Berkas nya sudah selesai di kerjakan periksa sekarang juga karena dia mau pulang jadi jika masih ada yang salah dia bisa memperbaiki nya dengan segera". Kata Ricky
"Baik bos akan saya periksa sekarang juga". Kata Diego
"Yang sebelah situ jangan di bawah juga karena tadi yang mengerjakan Ricky bukan gue jadi sudah pasti benar sekali". Kata Yuli
"Enak sekali ya pekerjaan nya di bantu sama bos nya". Kata Ken
"Sudah lah Ken lagi pula mana bisa juga gue mengerjakan semua nya sendiri an". Kata Yuli
"Diego Lo periksa itu dan jika ada yang salah perbaiki saja sendiri gue dan yuli mau pulang dulu". Kata Ricky
"Gak jadi nunggu berkas nya ini?". Tanya Ricky
"Gak usah. Mungkin saja sekarang bunda sedang menunggu kita untuk membantu nya ". Kata Ricky
"Kita membantu juga boleh gak?". Tanya Rere
"Boleh banget Kalau kalian tidak sibuk". Kata Yuli
"Ya sudah kalau begitu ayo kita pulang sekarang". Kata Ricky
Kini mereka semua pergi dari kantor secara bersamaan dan kembali Yuli menjadi pusat perhatian karena keluar ruangan bersama mereka cowok ganteng pemilik perusahaan terkenal di negara itu dan negara lain nya juga
__ADS_1