Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Memanasi Mereka


__ADS_3

Beberapa latihan Yuli lakukan dan Ricky lah yang menjadi guru nya untuk melatih keterampilan dia bahkan beberapa senjata pun dia ajarkan kepada Yuli dan benar saja Yuli dapat melakukan semua nya dengan sangat gampang sekali


"Apa kamu tidak ingin mengajari ku tanpa senjata sayang?". Tanya Yuli


"Tentu saja kita akan berlatih juga dengan tangan kosong". Kata Ricky


Bukan hanya dengan senjata saja Yuli di latih tapi dia juga di latih tanpa menggunakan senjata agar nanti dia bisa melawan musuh yang di dekat nya tanpa senjata


"Lo beruntung mendapat kan pelatihan khusus dari Ricky apalagi dia mengajarkan segala nya ". Kata Ken


"Ya gue memang beruntung dan terima kasih sekali kalian juga mengajarkan beberapa hal kepada gue". Kata Yuli sambil tersenyum tulus


"Tidak masalah karena Lo juga bagian dari kami Yul jadi apapun yang Lo butuhkan kami juga siap membantu". Kata Ipank


"Tapi mungkin jika gue bukan kekasih Ricky pasti kalian juga tidak akan membantu gue kan". Kata Yuli


"Mana mungkin kita tidak membantu Lo secara tidak langsung Lo juga bisa terhubung dengan kami dari Galang". Kata Arok


Yuli baru mengingat memang dia dekat dengan Galang apalagi papa nya juga menganggap dia sebagai anak nya sendiri dan hal itu juga sama dengan Ricky, dia juga di anggap anak sendiri oleh papa Galang jadi apa yang dikatakan oleh Arok pun juga benar sekali kalau begitu.


"Ya dan gue beruntung juga bisa kenalan dengan Galang ya meski pun dia sangat tidak hebat". Ejek Yuli mencoba memancing emosi Galang


"Gini ya Lo Yul , setelah mendapat kan guru baru yang lebih hebat Lo lupa dengan gue dan Bryan yang lebih dulu mengajari Lo Beberapa ilmu beladiri". Kata Galang


"Bukan Lo yang sering mengajari gue tapi lebih tepat nya Bryan yang melakukan nya". Kata Galang


"Gue melakukan hal itu juga atas perintah Caesar awal nya". Kata Bryan yang memang ada di sana bersama dengan yang lain nya


"Wah jadi Lo gak tulus ta berteman dengan gue Bray". Kata Yuli


"Mana mungkin gue tidak tulus dengan Lo dan apa Lo meragukan gue selama ini". Kata Bryan


Yuli pun tertawa melihat kekesalan Bryan untuk pertama kali nya "Gue bercanda kali sahabat ku sayang". Kata Yuli sambil merangkul pundak Bryan membuat Ricky pun menatap nya dengan tatapan tajam


ehm


"Tangan nya tolong di kondisikan agar sang singa tidak marah". Kata Ken membuat mereka semua tertawa


Yuli pun tidak melepaskan tangan nya dari Bryan karena dia juga sengaja ingin menggoda kekasih nya


"Ah tidak masalah kan sayang jika aku begini dengan Bryan?". Tanya Yuli


"Tidak apa-apa buat Lo Yul tapi gue jamin nanti Bryan mendapatkan masalah". Kata Rere


Dan Yuli pun langsung melepaskan tangan nya dari tubuh Bryan agar sahabat nya itu tidak mendapat kan masalah dari kekasih nya nanti. Yuli pun berjalan ke arah Ricky dan memeluk nya sambil menatap wajah tampan milik kekasih nya yang tidak pernah dia akui ketampanan nya itu


"Apa kamu sangat cemburu dan marah jika aku dekat dengan laki-laki lain?". Tanya Yuli


"Tentu saja aku akan marah karena kamu Hanya lah untuk ku". Kata Ricky sambil mengecup pipi sang kekasih


"Kalau seandainya kita tidak di takdir kan untuk bersama bagaimana?". Tanya Yuli


Seketika ekspresi wajah Ricky pun langsung berubah menjadi serius dan juga dingin, Yuli bisa melihat dan merasakan hal tersebut


"Aku akan melawan takdir untuk mendapat kan kamu kembali". Kata Ricky


Yuli pun tersenyum mendengar nya bahkan dia tahu jika Ricky memang benar-benar sangat mencintai nya dan dia tidak akan pernah mengecewakan Ricky nanti nya


"Lalu Keiko itu siapa?". Tanya Yuli membuat Ricky menatap nya dengan dalam


Para sahabat nya pun juga tidak mengenal nama gadis yang di sebut kan Yuli tadi jadi mereka juga menunggu Jawaban Ricky sekarang


"Dia bukan siapa-siapa". Kata Ricky

__ADS_1


"Yakin dia bukan siapa-siapa?". Tanya Yuli


"Iya dia memang bukan siapa-siapa hanya saja dia tetangga ku yang dulu pernah aku tolong". Kata Ricky


"Tetangga Lo yang mana Rick, perasaan rumah Lo juga tidak memiliki tetangga yang ada di sana hanya lah anak buah Lo saja kan". Kata Ken


"Dia tetangga gue di desa. gue memiliki rumah yang sangat jauh dari perkotaan dan kebisingan". Kata Ricky


"Apa dia cantik?". Tanya Yuli


"Setiap wanita itu cantik tapi kamu lah yang paling cantik di mataku". Kata Ricky sambil mendarat kan kembali ciuman di pipi sang kekasih


"Hey pak bos leader ingat ya, jika aku di sakiti satu kali saja maka aku tidak akan mau kembali lagi menjalin hubungan dengan orang yang pernah menyakiti ku. seperti contoh dengan Kenzo". Kata Yuli


"Dan aku tidak akan melakukan nya sayang". Kata Ricky lalu memeluk Kekasih nya itu dengan erat nya


"Semoga saja kamu memang tidak akan menghianati ku Rick". Batin Yuli


"Sudah kali pelukan nya, bagaimana kalau kita pergi makan di restoran setelah ini". Kata Galang


Yuli pun menyetujui nya dan kini mereka pun segera pergi untuk pulang terlebih dahulu untuk bersiap makan di luar


"Aku pulang dulu nanti akan kembali lagi". Kata Ricky


Kini dia dan para sahabat nya pun pergi menuju rumah nya untuk berganti pakaian.


Sementara itu di tempat lain nya kini Stella dan yang lain nya juga terlihat baru saja menyelesaikan latihan nya dan kini mereka pun juga bersiap untuk pergi ke mall untuk jalan-jalan


"Sudah siap Beby?". Tanya Demian


"Sebentar lagi sayang". Jawab Stella


"Lama sekali sih dia dandan nya Demian padahal kita hanya ke mall saja kan untuk jalan-jalan". Kata Raya


Raya pun hanya menatap Demian dengan kesal nya saja dan yang di tatap pun merasa biasa saja dengan semua itu. Sepuluh menit kemudian Stella pun turun dari kamar nya dan dia terlihat sangat cantik sekali sekarang


"Kau berdandan untuk siapa sih Stella, kan sudah ada Demian di sisi mu apa perlu menarik perhatian lelaki lain nya". Kata Raya membuat dia mendapat kan tatapan tajam dari Demian dan juga Stella


"Meski pun sudah ada kekasih ku tapi tetap saja aku harus tampil cantik agar dia tidak berpaling". Kata Stella


Kini mereka pun segera pergi menuju mall untuk jalan-jalan dan sekedar menonton saja di sana bahkan Demian pun kini sudah siap dan juga terlihat membuka kan pintu mobil untuk kekasih nya itu


Di perjalanan pun banyak sekali hal yang mereka bicarakan bahkan mereka juga membicarakan bagaimana kebodohan Ricky dalam menjaga sang kekasih. Kini mereka sudah sampai di mall dan Demian pun segera memarkir kan mobil nya lalu mereka pun masuk ke dalam mall untuk segera berbelanja dan bersenang-senang di sana


Di sisi lain Ricky dan yang lain nya pun kini juga berada di mall yang sama dengan mereka bahkan Yuli juga bisa melihat ada Stella yang kini sedang sibuk memilih pakaian


"Wah kebetulan sekali kita bertemu di sini". Batin Yuli


Dia pun memiliki beberapa rencana untuk melihat apa mereka akan cemburu jika dia bermesraan dengan Ricky dan Yuli juga ingin tahu bagaimana perasaan mereka berdua yang sebenar nya


"Sayang bagaimana kalau kita makan di restoran itu". Tunjuk Yuli


Ricky pun menuruti nya dan mereka pun berjalan masuk ke dalam restoran lalu Yuli memilih tempat yang dia rasa pas untuk dapat mempertontonkan kemesraan nya bersama dengan Ricky nanti


"Mau pesan apa?". Tanya Ricky


Mereka para lelaki tidak memegang menu sama sekali karena memang mereka hanya akan makan apa yang di pesan kan oleh Yuli saja. Kini Yuli pun terlihat memesan beberapa makanan untuk mereka semua dan tidak lupa juga memesan beberapa minuman juga di sana


Setelah shoping benar saja kini Stella mengajak mereka untuk makan di restoran di mana ada Ricky dan yang lain nya di sana. Mereka berempat sudah duduk tenang di sana bahkan Stella dan Raya pun sudah memesan makanan nya.


Setelah selesai memesan makanan Stella pun menengok ke sebelah kiri nya dan dia dapat melihat jika Ricky dan yang lain nya sedang ada di sana bahkan terlihat mereka sedang bercanda bersama dan terlihat jelas sekali Ricky tertawa bahagia bersama sang kekasih membuat Stella sangat kesal sekali


"Kamu kenapa Beby?". Tanya Demian

__ADS_1


"Ah aku tidak apa-apa hanya saja lihat lah di sebelah sana ada Ricky dan yang lain nya". Kata Stella


Mereka bertiga melihat ke arah yang di tunjuk kan Stella dan Justin pun kaget bagaimana bisa mereka ada di tempat yang sama dan jika Ricky tahu pasti dia akan segera menghajar mereka di tempat itu


"Kita harus pergi dari sini". Kata Justin


"Tidak perlu terburu-buru Justin, mungkin saja dia belum tahu jika kita pelaku nya kalau sudah tahu pasti Ricky akan mencari kita kan dan bukti nya dia tidak mencari kita". Kata Demian


"apa kau bodoh Demian , jelas-jelas perusahaan kita semua hancur dan itu adalah ulah Ricky". Kata Justin


"Aku rasa tidak mungkin dia hanya melakukan itu saja jika dia mengetahui apa yang kita lakukan mengingat wanita itu adalah kekasih yang dia cintai". Kata Demian


"Kau jangan terlalu bodoh Demian bahkan Ricky itu terlalu pintar untuk kita kelabui". Kata Justin yang merasa was-was sekarang.


"Tenang lah kak, mungkin apa yang dikatakan Demian ada benarnya jadi kita santai saja dulu di sini toh mereka juga tidak melihat kita kan". Kata Raya


Justin pun kali ini menuruti nya bahkan dia pun kini tetap duduk di kursi nya walaupun dia merasa tidak tenang juga tapi dia berusaha untuk menghilangkan kegelisahan nya


Tampak Yuli kini sedang bercanda bersama Ricky bahkan dia juga beberapa kali foto bersama dengan Ricky dengan pose yang begitu mesra nya membuat Raya menatap nya dengan kesal dan ketidak sukaan nya


"Terlalu murahan sekali dia bermesraan di depan umum bahkan dia mencium Ricky di depan mereka semua". Kata Raya yang kini mungkin saja sedang terbakar api cemburu melihat kemesraan Yuli dan Ricky


"Lihat lah bahkan Ricky pun memeluk dia di depan mereka semua. Dan aku yakin juga jika mereka sudah melakukan nya Beberapa kali". Kata Stella


"Kenapa kalian berdua jadi mengomel seperti ini, apa kalian berdua cemburu?". Tanya Justin


"Kak jangan asal bicara, mana mungkin aku cemburu dengan wanita seperti dia bahkan jika dibandingkan dengan kita pun dia tidak selevel. Iya kan Stella". Kata Raya


"Benar. mana mungkin dia selevel dengan kita. dia bahkan terlahir dari keluarga yang tidak jelas juga". Kata Stella


"Stella kau salah jika mengatakan hal itu, bahkan adik nya adalah ketua mafia di Italia dan dia juga terkenal sangat kejam sama seperti Ricky". Kata Justin


Dia tahu tentang Caesar dan dia juga tahu tentang keluarga Yuli yang sebenarnya


"Tetap saja kan dia anak yang tidak di inginkan oleh keluarga nya". Kata Stella


Justin hanya diam saja dan dia tidak mau menanggapi apa yang dikatakan Stella dan kini dia milih makan makanan nya yang baru datang itu


Di meja lain nya Yuli memang sangat sengaja sekali melakukan beberapa adegan romantis dengan Ricky seperti dia yang selalu saja bersikap manja kepada sang kekasih bahkan terlihat mereka berdua juga beberapa saling suap menyuapi


"Buka Mulut kamu sayang". Kata Yuli sambil tersenyum membuat Ricky ikut tersenyum juga


"Kalian berdua ini selalu saja tidak tahu tempat untuk melakukan adegan seperti itu". Kata Galang


"Benar Lang bahkan dia kini sudah berani sekali menunjukkan kemesraan nya di depan kita". Kata Ken


"Sudah lah Ken jangan terlalu berisik dan lagu Lo itu juga sudah tidak ada harapan sama sekali dengan intan karena gue juga tidak menyetujui nya". Kata Yuli


"Tega sekali Lo sama gue Yul padahal dulu gue selalu mendukung Lo dengan Ricky". Kata Ken


"Ya mau bagaimana lagi, Intan tidak suka dengan Lo bahkan dia juga sudah mempunyai kekasih dan dia juga berkata kepada gue kalau hubungan mereka serius bahkan sang kekasih sudah mengajak nya untuk bertunangan di Depan orang tua nya". Kata Yuli


"Sialan sekali pria itu, siapa sebenar nya dia kenapa gue tidak bisa menemukan identitas nya". Kata Ken yang terlihat kesal sekali


"Dan Lo Ken jangan coba-coba mendekati adik gue lagi". Kata Ricky


"Tidak dapat intan dan juga Rani Lo Ken, apes banget Lo ". Kata Galang dan mereka pun tertawa bersama di sana


Yuli Terlihat menempel sekali kepada Ricky di restoran itu bahkan dia yang biasa nya tidak akan mau memberikan ciuman nya kepada Ricky kini melakukan hal itu di depan mereka semua.


Ricky melirik ke arah sebelah kanan nya dan dia melihat jika ada Stella di sana dan dia pun paham kenapa kekasih nya sangat romantis sekali sekarang


"Kamu pintar sekali ya membuat orang di sana terbakar api cemburu". Bisik Ricky kepada Yuli

__ADS_1


"Aku hanya ingin memanasi mereka saja dan mau menunjukkan bahwa kekasih ku ini sangat baik sekali dan aku ingin melihat betapa menyesal nya mereka meninggalkan dan menghianati kamu". Kata Yuli berbisik juga kepada Ricky membuat Ricky pun kini memegang wajah nya dan menempel kan kening nya di kening Yuli lalu dia pun mencium bibir kekasih nya itu membuat yang lain nya hanya tersenyum saja melihat hal itu


__ADS_2