
Tinggal menghitung hari saja Yuli akan pergi ke Italia untuk menemui mama nya dan dia juga terlihat tidak sabar sekali dan sangat antusias. bagaimana tidak dia akan bertemu dengan seseorang yang sudah melahirkan nya meski pun yang membesarkan nya adalah ayu. Ayu sudah menceritakan semua nya kenapa bisa mama nya Irene membuang Yuli dan Yuli pun bisa menerima nya dengan sangat baik, mungkin saja mama nya memang tidak ada pilihan lain meski pun itu juga membuat dia sedikit sakit hati namun dia harus bisa menyingkirkan ego nya itu biar bagaimanapun mama Irene adalah mama nya dan dia juga berkorban nyawa untuk melahirkan nya
"Lama sekali Ricky datang nya". Kata Yuli
"apa nona akan pergi dengan tuan Ricky?". Tanya Nicholas
"Iya, kita akan makan malam di luar. apa Lo mau ikut juga Nicholas?". Tanya Yuli
"Tidak nona saya langsung pergi saja sebab Sam sudah menyuruh saya untuk segera menemui nya". Kata Nicholas dengan sopan nya
"Apa Sam se kuat itu hingga kalian semua berada di bawah dia?". Tanya Yuli
memang sedari dulu dia sangat penasaran sekali dengan Sam dan dia hanya tahu Ricky selalu mengandalkan dia dengan tugas apapun
"Kemampuan Sam tidak pernah bisa di ragukan nona dan dia juga adalah orang yang paling tahu tentang bos sebab dia sudah lama mengikuti bos Ricky". Kata Nicholas
"Iya juga sih, gue rasa dia juga sangat hebat tapi apa Sam tidak punya kekasih sehingga dia selalu sibuk mengurus urusan Ricky?". Tanya Yuli
"Kalau tentang itu saya tidak mengetahui nya nona Ma'af". Kata Nicholas
"Sudah lah tidak perlu meminta maaf kepada gue lagi pula Lo kan gak salah apa-apa hanya saja gue yang kepo sama seperti Galang". Kata Yuli lalu tersenyum membuat Nicholas juga tersenyum menanggapi nya.
"Lo masih ada di sini ternyata Nicholas". Kata Ricky yang baru saja masuk ke dalam rumah nya. dan Nicholas pun langsung berdiri untuk memberikan hormat kepada bos nya itu
"Ah iya sayang maaf aku menahan dia di sini karena aku sangat bosa sekali di sini sendirian". Kata Yuli sambil merangkul tangan kekasih nya agar tidak marah kepada Nicholas.
"Pergi lah ke kantor sebab sam sekarang menunggu Lo ". Kata Ricky
"Baik bos kalau begitu saya permisi dulu". Kata Nicholas berpamitan kepada bos nya itu.
Setelah Nicholas pergi kini tinggal lah Yuli dan Ricky di ruang tamu dan sementara Ayu dia sedang beristirahat di kamar nya. Meski pun dia sudah sangat membaik namun Ricky melarang nya untuk melakukan kegiatan apapun dan jika sampai Ayu melakukan nya maka dia akan sangat marah kepada mereka yang tidak bisa mencegah nya
"Kita nanti makan malam di mana?". Tanya Yuli
"Di salah satu restoran terbaik di sini". jawab Ricky
"Ah aku bosan jika selalu saja makan di restoran, sebaik nya kita mencoba jajanan di dekat jalan saja". Kata Yuli memberikan ide
"Boleh saja. kalau begitu nanti aku akan mengatakan kepada yang lain nya". Kata Ricky
"Oh jadi kita tidak hanya berdua saja?". Tanya Yuli
"Tidak kita bersama dengan para sahabat kamu dan sahabat aku. apa kamu keberatan jika kita makan bersama dengan mereka semua. Kata Ricky
"Tentu saja tidak sayang justru aku sangat senang sekali jika mereka semua juga ikut". Kata Yuli
mereka berdua mengobrol dengan santai nya tidak lupa juga Yuli mengajak Ricky untuk bercanda juga.
Ayu yang melihat mereka tertawa bersama pun juga ikut tersenyum karena dia merasa Yuli sangat beruntung mendapat kan Ricky dan begitu pun sebalik nya. Ayu kini menghampiri mereka berdua dengan wajah bahagia nya
"Bunda kenapa turun seharus nya bunda istirahat saja". Kata Yuli yang melihat bunda nya menghampiri mereka berdua
"Bunda bosan sayang kalau harus di kamar terus apalagi tidak melakukan apapun". Kata Ayu.
kini ayu duduk di tengah antara Ricky dan Yuli. Tampak juga Yuli terlihat merangkul bunda nya penuh dengan sayang
"Bunda lihat seru sekali obrolan kalian tadi". Kata Ayu
"Ah bunda bisa saja, tadi Ricky hanya bilang kalau dia akan mengajak Yuli makan di luar, apa bunda mau ikut?". Tanya Yuli
"Bunda di rumah saja sayang. apa Caesar juga akan ikut bersama kamu nanti?" Tanya Ayu
"Tidak bunda, dia tidak akan ikut". Jawab Ricky
"Syukur lah kalau begitu apa bisa nanti Caesar menemani bunda, sebab bunda ingin sekali menjenguk Luna?". Tanya Ayu
"Nanti biar Ricky yang mengatakan nya kepada Caesar agar bunda bisa menjenguk Luna ". Kata Ricky
Ayu mengangguk paham setelah mendengar ala yang di katakan oleh Ricky
"Ya sudah kalau begitu bunda pergi dulu karena tidak enak juga jika mengganggu kalian berdua". Kata Ayu
"bunda tidak mengganggu kita sama sekali". kata mereka berdua bersama membuat Ayu tersenyum senang mendengar nya
"Kompak sekali ya pasangan satu ini". Kata ayu
__ADS_1
"Harus kompak bunda biar tidak ada pelakor di antara kita". Kata Yuli
"Mana mungkin juga sayang ada pelakor di antara kalian, tidak ada yang berani juga merusak hubungan kalian apalagi Ricky sangat setia orang nya". Kata Ayu
Itu menurut bunda tapi kita kan tidak tahu fakta Sebenar nya". Kata Yuli
"Memang pernah ada pelakor sayang?". Tanya Ayu menatap anak nya dengan penuh rasa penasaran
"Hampir ada Bun". Kata Yuli
"Apa kamu bisa tergoda dengan wanita lain Ricky?". Tanya Ayu yang kini berganti menatap Ricky
"Mana mungkin Ricky bisa tergoda dengan yang lain nya bunda. Hanya anak bunda ini saja yang bisa menaklukkan hati Ricky". Kata Ricky
"Bunda percaya akan hal itu dan bunda berharap kamu tidak akan mengecewakan anak bunda ini". Kata Ayu penuh harap kepada Ricky
"Bunda bisa percaya kepada Ricky kalau dia akan bahagia dengan Ricky hingga maut memisahkan kita". Kata Ricky dengan yakin nya membuat Ayu tersenyum mendengar janji Ricky kepada nya itu.
"Ya sudah kalau begitu kamu siap-siap sayang kata nya mau pergi makan malam". Kata Ayu
"Kita akan pergi setelah Caesar datang Bun". Kata Ricky
Tadi Ricky sudah mengirim kan pesan nya kepada Caesar agar dia segera pulang dan mengantar Ayu untuk pergi bertemu dengan Luna. jadi mereka hanya tinggal menunggu Caesar datang saja.
Tidak lama juga mereka menunggu kini terdengar suara Langkah kaki berjalan menghampiri mereka dan benar saja Caesar datang bersama Shawn
"Maaf menunggu lama. ayo kita berangkat bunda ". Kata Caesar
"Lo main berangkat saja, tunggu sebentar biar bunda bersiap-siap,". Kata Yuli
Yuli dan juga Ayu kini naik ke dalam kamar nya untuk bersiap-siap pergi ke tempat tujuan nya masing-masing.
Tampilan Yuli seperti biasa nya santai saja dengan balutan celana hitam panjang dan juga kaos biru favorit nya. dai terlihat sangat cantik meski pun tidak berdandan sama sekali. Setelah selesai Yuli pun langsung turun ke bawah menemui mereka semua
"Apa Caesar gak di ajak juga makan bersama kita?". Tanya Yuli yang langsung duduk bersama dengan kekasih nya
"Tidak perlu, biarkan dia menjaga bunda saja". Kata Ricky
"Kalian berdua mau makan malam? di mana?". Tanya Caesar
Ricky menyebutkan tempat di mana mereka akan makan "Lo serius mau makan di tempat seperti itu? leader tidak berkelas sekali Lo ". Kata Caesar
"Aduh Lo jadi kakak bar-bar banget sih. lepasin kali sakit kepala gue". Kata Caesar
"Lagian Lo yang mulai dan gak harus juga kan kita setiap hari makan di restoran. sekali-kali makan jajanan di pinggir jalan boleh kali". Kata Yuli
"Ya ya ya terserah Lo saja". Kata Caesar
"Bunda sudah siap". Kata Yuli yang melihat bunda nya turun dari tangga
"Iya ayo kita berangkat". Kata Ayu
"Ini belum waktu nya makan malam sayang jadi kita berangkat nya nanti saja". Kata Ricky
"Lebih baik sekarang saja kan ini juga sudah jam enam belum nanti perjalanan nya". Kata Yuli
Ricky pun menuruti nya dan kini mereka semua bergegas pergi tak lupa juga Ricky memberikan kabar kepada para sahabat nya agar segera menyusul dia di tempat yang sudah di tentukan oleh Yuli
perjalanan yang mereka tempuh cukup lama juga memerlukan waktu tiga puluh menit sebab Yuli memilih tempat yang agak jauh dan juga jalan nya pun macet tidak seperti biasa nya.
Setelah macet-macetan akhir nya mereka pun sampai di tempat dan segera memarkir kan mobil nya. dan tidak lama juga sahabat Ricky pun sampai di sana serta ikut memarkir kan mobil nya juga
Kedatangan Ricky ke tempat tersebut membuat semua orang terkejut sekaligus ketakutan bahkan mereka juga menerka-nerka kenapa Ricky dan para sahabat nya datang kemari
"Selalu saja kalian menjadi pusat perhatian semua orang". Kata Rachel
"Bahkan popularitas nya mengalahkan selebritis Hel". Kata Kikan
"Benar sekali itu". Kata Kinara menambahkan
"Sudah ayo kita pergi saja cari tempat duduk untuk makan". Kata Yuli
"apa Lo yakin kita makan di sini?". Tanya Rere
"Sangat yakin sekali. sudah ayo kita pergi makan Saja". Kata Yuli
__ADS_1
mereka pun pergi bersama mencari tempat yang kosong yang bisa di gunakan untuk makan. Sedari tadi mereka mondar-mandir mencari tempat bahkan jalan di sana yang tadi nya ramai mendadak sepi dan para pengunjung juga terlihat menyingkir ketika mereka lewat
"Kayak orang besar saja yang lewat mereka semua harus menyingkir". kata Kinar
"Gue rasa kita tidak akan menemukan tempat duduk sini jar lebih baik kita pergi ke ke restoran saja". Kata Ken
"Yah sayang sekali padahal aku ingin sekali makan di sini". Kata Yuli
Ricky yang melihat ekspresi kecewa dari kekasih nya pun tidak mau tinggal diam. dia menyuruh orang untuk pindah dari tempat tersebut agar Ricky dan yang lain nya bisa duduk di sana. Mana ada yang mau melawan jika Ricky yang meminta mereka pun bergegas pergi Namun Yuli melarang nya
"Tidak usah pergi lanjut kan saja makan kalian kita bisa cari tempat lain". Kata Yuli lalu mengajak Ricky pergi dari sana
"Kita mau makan di mana Yul?". Tanya Rachel
"Bagaimana di restoran sebelah sana. biarkan mobil di sini dan kita menyebrang saja ke sana". Kata Yuli
mereka pun mengangguk kan kepala nya lalu berjalan menuju restoran yang di tunjuk oleh Yuli tadi. Restoran tersebut terlihat sederhana dan juga tidak meyakinkan namun mereka tetap saja pergi ke sana. Ricky bahkan tidak menghiraukan jika lampu di jalan masih merah dan dia Langsung menyebrang saja membuat semua kendaraan berhenti mendadak di jalan
"Kamu kenapa nyebrang nya sembarangan sih". Kata Yuli
"Santai saja kali Yul pagi pula mana ada yang berani menabrak kita juga di sana tadi". Kata Ken
"Meski pun tidak ada ya setidak nya patuh lah kepada rambu lalu lintas". Kata Yuli
"Mana mungkin kita mau mematuhi semua itu". Kata Arok
"Gak usah mulai berdebat mending kita masuk saja". Kata Rachel
mereka masuk bersama dan terlihat juga restoran tersebut tidak terlalu sepi dan juga tidak terlalu ramai. mereka semua Langsung duduk dan memesan makanan yang di inginkan masing-masing.
"Aku tinggal ke toilet sebentar ya dan ingat jangan ada yang membuat kekacauan". Kata Yuli
Yuli pun pergi ke toilet sebentar. dan mereka masih menunggu di meja tadi
"Lo gila Rick mengajak kita makan di sini". Kata Ken
"Jika Lo Tidak mau pergi saja dari sini". Kata Ricky
"Bukan nya tidak mau Rick tapi lihat lah mereka semua terlihat ketakutan dengan kita bahkan para pelayan pun terlihat sangat terkejut juga". Kata Ken
"Bukan nya hal itu sudah biasa Ken". Kata Ipank
"Ya sudah lah memang Yuli itu suka sekali membuat kita melakukan hal yang baru dan tidak pernah kita lakukan sebelum nya". Kata Ken dan mereka pun menyetujui ucapan Ken barusan.
Setelah selesai ke toilet Yuli pun segera melangkah kan kaki nya menuju meja nya tadi. tanpa disengaja dia bertabrakan dengan seseorang membuat nya terjatuh ke lantai
"Hey Lo kalau jalan lihat-lihat dong jangan main tabrak saja". Kata Tiang Mei
"Sorry gue gak sengaja". Kata Yuli lalu berdiri dan melihat siapa yang dia tabrak tadi. Yuli dan Mei sapaan akrab Tiang Mei pun sama-sama terkejut di buat nya
"Yuli, Lo ada di sini". kata Mei
Yuli tidak menjawab namun dia tetap menatap wanita di samping nya itu yang dulu nya adalah sahabat dia dan dia juga yang merebut kekasih Yuli dulu, eh bukan merebut Tao mereka berdua menjalin hubungan di belakang Yuli
"Mei kenapa lama sekali". Kata Haruka
Melihat Yuli yang kini sedang menatap Mei membuat Haruka pun Langsung menjambak rambut Yuli
"Lo mau nyakitin dia hah". Kata Haruka
Yuli pun berusaha melepaskan diri dari Haruka dan dia pun berhasil melakukan nya
"Gue gak ada niat untuk melakukan apapun kepada nya". Kata Yuli lalu pergi namun di tarik oleh Haruka
"Haruka Lo kenapa sih gak usah berlebihan lagi pula kita juga gak sengaja bertemu". Kata Mei yang memang merasa bersalah sekali telah mengkhianati Yuli
"Dia pasti masih tetap tidak menerima jika Kenzo lebih memilih Lo". Kata Haruka
"Gue sama sekali tidak pernah keberatan jika Lo menjadi kekasih Kenzo bahkan gue juga tidak pernah perduli lagi". kata Yuli lalu berjalan meninggalkan mereka
Tidak puas Haruka pun mengejar nya lalu kembali menjambak Yuli namun sayang Yuli bisa menghindari nya membuat keributan di sana dan banyak orang yang melihat hal tersebut
"Lo memang wanita yang tidak tahu diri". Kata Haruka ingin menampar Yuli namun di cegah oleh seseorang
"Apa yang mau Lo lakukan Haruka, apa Lo mau mempermalukan diri Lo sendiri". Kata Kenzo
__ADS_1
"Lama kita tidak bertemu Yuli Ramadhani". Kata Kenzo tersenyum
"Ya lama kita tidak bertemu dan seharus nya juga karena tidak perlu bertemu". Kata Yuli menatap mantan kekasih nya dengan tajam nya dan mereka tidak tahu jika Ricky dan yang lain nya sedang menatap mereka semua apalagi apa yang di lakukan oleh Haruka tadi juga di lihat oleh Ricky