
Mereka pun terpaksa memakan ramen yang baru saja di buat oleh Yuli. Bunda ayu dan yang lain nya memang tidak ada di rumah karena mereka ada urusan dan tinggal lah Yuli di rumah bersama kedua bodyguard nya. Sedangkan Kinara dia sudah di ajak Arok pulang dan kembali tidak boleh kurang dari rumah karena Arok juga harus mengurus Albert yang memang menjadi bagian dia dan dengan terpaksa juga nanti dia akan meninggalkan Kinara di rumah Yuli bersama dengan Caesar yang akan menjaga dia juga
"Dari tadi mondar-mandir hanya bisa masak gini doang hebat sekali anda". Sindir Caesar
"Masak begini juga butuh perjuangan kali. Kalian enak tinggal makan saja kan komen Mulu dari tadi Lo ". Kata Yuli
"Kalau makan seperti ini setiap hari bisa sakit kita". Kata Caesar
"Kan baru hari ini juga kita makan seperti ini karena bunda tidak ada". Kata Yuli
"Heran gue setiap hari bantu bunda ayu tapi tetap saja gak bisa masak". Kata Caesar
"Lo itu ya bawel banget jadi orang tinggal makan saja apa susah nya sih nih makan". Kata Yuli sambil memasukkan makana ke mulut Caesar dan dia pun tidak bisa menolak nya dan Langsung memakan nya juga
"Memang nya pergi ke mana keluarga Lo kok Lo gak di ajak?". Tanya Caesar
"Mereka ada pertemuan bisnis dan memang biasa nya seperti ini". Kata Yuli
"Lo kan juga anak nya kenapa gak di ajak juga sama mereka". Kata Caesar
"Tidak masalah juga buat gue jika gue gak di ajak juga lagi pula pertemuan seperti itu juga sangat membosankan sekali pasti nya". Kata Yuli
"Terlihat sekali jika ayah Lo itu tidak suka dengan Lo maka dari itu dia tidak mengajak Lo ". Kata Caesar
"Kalau Lo suka gak sama gue". Goda Yuli
"Cewek bar-bar seperti Lo mana suka gue". Kata Caesar
"Awas nanti benci bisa jadi cinta loh ". Kata Yuli
"Sebaik nya jaga ucapan anda nona jika sampai leader mendengar dan salah paham bisa terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan nanti". Kata Shawn
"Gak usah takut dengan Ricky lagi pula dia juga pasti tahu kalau gue Hanya bercanda saja". Kata Yuli
"Apa Lo bisa menceritakan bagaimana Lo bisa bertemu dan menjadi kekasih Ricky karena setahu gue juga dia dulu sangat mencintai Stella". Kata Caesar
Yuli pun menceritakan awal pertemuan nya dengan Ricky dengan jujur tanpa ada yang di tutupi
"Hebat Lo setelah mengganggu dia Lo masih bisa hidup". Kata Caesar
"Hebat ya gue dan lebih hebat nya lagi gue sekarang juga menjadi kekasih nya". Kata Yuli
"Apa Lo cinta dengan Ricky karena yang dari gue lihat hanya Ricky saja yang cinta kepada Lo ". Kata Caesar
"Mungkin cinta itu masih belum ada tapi gue sudah sayang sekali dengan dia". Kata Yuli
"Jika suatu saat Stella kembali dan Ricky lebih memilih dia dari pada Lo bagaimana?". Tanya Caesar
"Ya gue gak masalah jika dia bahagia gue bisa mundur dari nya". Kata Yuli
"Apa Lo tidak akan sakit hati dan balas dendam dengan nya?". Tanya Caesar
"Kalau sakit hati nama nya juga manusia ya pasti ada lah tapi kalau balas dendam gue gak akan melakukan hal tersebut karena itu juga tidak ada guna nya". Kata Yuli
Caesar pun langsung tersenyum setelah mendengar jawaban dari Yuli dan dia bangga dengan kakak nya itu
"Jika dia menyakiti lo gue akan membela Lo". Kata Caesar
"Lo mau membela gue baik sekali Lo ya". Kata Yuli
"Lo bilang kalau gue adik Lo jadi sebagai seorang adik gue akan membela Lo kakak gue". Kata Caesar
"Adik ketemu gede ya. Ok lah adik terima kasih ya atas pembelaan nya". Kata Yuli
Mereka bertiga pun tertawa bersama dan Tampak sekali jika Yuli memang bahagia sekarang ini.
"Oh ya bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan". Kata Yuli
"Tidak gue tidak suka jalan-jalan". Kata Caesar
"Kalau Lo gak mau mending kita saja Shawn yang pergi". Kata Yuli
"Dia tidak akan pergi jika gue juga gak pergi". Kata Caesar
"Shawn ayo jalan bareng gue apa Lo gak mau? Jika Lo gak mau gue bisa mengadukan Lo sama Ricky nanti". Kata Yuli
"Ma'af nona saya tidak akan pernah pergi dengan anda jika bos saya tidak ikut". Kata Shawn
"Lo yakin gak mau?". Tanya Yuli dan Shawn pun mengangguk kan kepala nya
"Tidak akan bisa Lo mengancam dia sama sekali karena dia memang sangat setia kepada gue". Kata Caesar
"Ok gue akan menelfon Ricky dan bilang kalau kalian tidak bisa menjaga gue dengan baik". Kata Yuli Lalu dia mengambil handphone nya dan segera mencari nomer Ricky
"Tunggu nona jangan menelfon leader karena saya akan ikut dengan anda". Kata Shawn
Dia takut jika benar Yuli menelfon nya maka Ricky bisa di pastikan akan marah walaupun perkataan Yuli tidak benar. Menurut Shawn cinta Ricky kepada cewek yang ada di hadapan nya ini memang benar-benar luar biasa jadi apapun perkataan nya pasti Ricky akan percaya
"Lo kenapa ikut dengan dia gue gak mau pergi kemana-mana". Kata Caesar
"Kita tinggal kan saja dia dan jangan perduli apa yang dia katakan". Kata Yuli
"Ma'af nona tapi kita mau pergi kemana ya?". Tanya Shawn
"Ayo pergi ke kebun strawberry Lo tahu kan tempat nya?". Tanya Yuli
"Jangan mengajak dia jalan di tempat seperti itu nanti Ricky bisa salah paham". Kata Caesar
__ADS_1
"Dia tidak akan salah paham". Kata Yuli
"Tapi benar nona yang di katakan bos Caesar kekasih anda pasti nanti akan salah paham dengan saya dan akibat nya bisa fatal nanti". Kata Shawn
Yuli pun tampak berpikir dan memang benar apa yang di katakan oleh Shawn karena Ricky sangat over protektif sekali dengan dirinya
"Ya sudah kalau begitu kita melakukan apa di sini gue bosan jika hanya duduk saja". Kata Yuli
"Kita bisa menanton film nona". Kata Shawn
"Iya kalau film nya seperti di bioskop gue mau kalau film biasa saja gue bosan ". Kata Yuli
Dia ingin keluar karena semenjak kepergian Ricky dan yang lain nya Yuli memang tidak pernah keluar rumah dan dia hanya keluar tadi waktu menanam saja itu pun dia juga harus bersandiwara dulu kepada Caesar dan Shawn agar dia mau membiarkan nya keluar rumah
"Bioskop juga tidak terlalu menarik film nya jadi sudah lah jangan terlalu banyak alasan mending Lo baca majalah atau yang lain nya". Kata Caesar
"Menyebalkan sekali sih Kalian kalau seperti ini kan gue jadi seperti tahanan saja". Kata Yuli
******
Di pulau itu terlihat kini keluarga Hartama sangat bahagia sekali karena Ricky kemarin bersama mereka dan sampai sekarang juga Ricky masih berada bersama mereka
"Ricky ayo makan ". Kata sang mami
"Iya Rick ayo Lo ikut bergabung dan makan bersama kita di sini". Kata Edward
Ricky dan Sam pun ikut bergabung bersama dengan mereka dan kini mereka juga ikut makan pagi bersama
"Apa tidur kalian nyenyak semalam?". Tanya Ryuji
"Sangat nyenyak sekali". Jawab Ricky
"Oh ya saya hanya mau mengingat kan saja jika kita semua akan pergi ke Belanda hari ini juga". Kata Sam
"Apa harus se mendadak ini Sam apa kita tidak bisa tinggal bersama beberapa hari lagi di sini". Kata Raka
"Tidak bisa karena gue tidak akan bisa meninggalkan kekasih gue terlalu lama". Kata Ricky
"Padahal kita baru saja berkumpul Rick apa tidak bisa kita bersama lebih lama lagi". Kata Robert
"Gue akan tetap bersama kalian dan akan mengantar kan kalian semua ke Belanda". Kata Ricky
"Sudah tidak masalah jika memang kita harus berangkat sekarang lagi pula Ricky akan bersama kita kan nanti jadi jangan mempermasalahkan hal ini lagi". Kata Satria
"Ya lebih baik kita makan Sekarang dan langsung bersiap". Kata Ricky
Mereka pun tidak bisa membantah lagi dan kini mereka semua makan dengan nikmat nya setelah selesai makan mereka semua merapikan pakaian nya dan segera pergi bersama dengan Ricky dan Sam ke Belanda
"Sam apa sudah siap semua nya?". Tanya Ricky
"Sudah bos kita tinggal menunggu anggota keluarga anda saja setelah itu Langsung berangkat". Kata Sam
"Sejauh ini baru tuan Hiro dan tuan Ken yang sudah bergerak bos sementara tuan Ipank kelihatan nya ingin bermain dulu dengan tuan Felix". Kata Sam yang memang tahu pergerakan mereka semua. Ya itulah hebat nya Sam
"Rere dan Arok apa mereka belum berangkat?". Tanya Ricky
"Ma'af bos tuan Rere sudah berangkat kan waktu itu bersama kita tinggal tuan Arok saja yang masih di Jepang karena dia masih ingin memastikan keadaan nona Kinara akan aman selama kepergian nya". Kata Sam
"Memang Arok akan membuat penjagaan yang sangat ketat sekali untuk Kinara nanti nya karena dia juga pasti tidak ingin kecolongan sama sekali". Kata Ricky
"Kelihatan nya tuan Arok akan mengandalkan Shawn dan juga tuan Caesar untuk melakukan nya". Kata Sam
"Gue akan bilang kepada Arok untuk tidak mengandalkan mereka karena mereka berdua harus tetap fokus menjaga Yuli". Kata Ricky
"Kalau begitu mungkin anda bisa menyuruh tuan Hiro untuk mempercepat pekerjaan nya dan segera kembali ke Jepang". Kata Sam
"Gue akan menyuruh Hiro untuk segera melakukan nya". Kata Ricky
"Rick kita semua sudah siap". Kata Ryuji
"Kalau begitu mari ikut dengan saya dan kita akan segera pergi terbang ke Belanda". Kata Sam
Mereka segera pergi meninggalkan pulau itu untuk pergi ke Belanda. Dalam penerbangan mereka semua kembali bercerita banyak sekali dan Rani tampak sangat bahagia sekali kali ini karena dia akan bersama dengan kakak kesayangan nya itu nanti.
"Kak apa kekasih kak Ricky itu sangat cantik Sekali". Tanya Rani
"Dia sangat cantik sekali Rani bahkan bukan hanya wajah nya saja tapi hati dia juga sangat baik sekali". Kata Ricky
"Jadi gak sabar Rani ingin bertemu dengan dia". Kata Rani
"Lo pasti akan suka jika bertemu dengan dia karena Kinara saja menjadi sahabat nya pasti Lo juga akan demikian". Kata Ricky
"Jadi Kinara juga bersahabat dengan dia". Kata Rani
"Bukan hanya nona Kinara saja tapi nona Rachel kekasih tuan Arok juga bersahabat dengan nya dan juga sepupu tuan Rere nona Kikan juga bersahabat dengan nya". Kata Sam menjelaskan
mereka semua makin kagum dengan kekasih Ricky dan ingin sekali sebenar nya mereka bertemu tapi jika Ricky melarang nya maka mereka semua tidak akan melakukan nya karena takut jika Ricky akan marah lagi kepada mereka semua
"Jadi dia bersahabat dengan para saudara dan kekasih sahabat nya Ricky keren sekali dia". Kata Raka
"Jangan terlalu memuji nya dan awas saja jika Lo jatuh cinta kepada dia habis Lo sama gue Raka". Kata Ricky dengan serius nya
"Tenang Rick gue juga tidak akan melakukan kesalahan yang sama lagi jadi Lo jangan khawatir". Kata Raka
"Jika dia wanita yang baik pasti dia juga tidak akan tergoda dengan yang lain nya Rick". Kata Edward membuat Ricky langsung memukul dia karena berbicara jelek tentang kekasih nya
"Ricky hentikan hal ini ". Kata Satria
__ADS_1
Dia kaget melihat Ricky memukul Edward tadi hanya karena dia mengatakan hal mengenai kekasih nya
"Lo jangan berani menghina kekasih gue jika Lo tidak tahu apa-apa tentang dia". Kata Ricky dengan emosi nya
"Sorry Rick gue tadi salah bicara". Kata Edward
"Lain kali sebaik nya anda menjaga bicara anda tuan mengenai nona Yuli karena dia adalah kekasih yang sangat di cintai oleh bos dan jangan Sampai anda akan di asing kan sendiri nanti nya". Kata Sam yang terlihat ikut emosi juga
"Ya gue akan menjaga ucapan gue sekali lagi sorry Rick". Kata Edward
"Bos sebaik nya anda sekarang duduk dengan tenang dan jangan ada yang bicara lagi mengenai nona Yuli". Kata Sam
Ricky pun kembali duduk dan dia memilih untuk menyendiri dan juga terlihat menghubungi seseorang juga
"Jangan melakukan hal yang bodoh Edward apa Lo tidak melihat nya jika Ricky terlihat sangat mencintai kekasih ya ini bahkan cinta nya lebih dari cinta dia dulu kepada Stella atau pun Raya". Kata Ryuji
"Gue tadi tidak sengaja mengatakan hal itu". Kata Edward sambil mengusap bibir nya yang berdarah itu
"Kita jangan memperkeruh suasana dengan menyinggung nya karena baru saja kita bisa berkumpul dengan dia kembali". Kata Satria
"Iya Daddy hal ini kita pasti kan tidak akan terulang kembali". Kata Raka menenangkan keadaan agar kembali tenang
Raka kini terlihat menghampiri Sam dan duduk bersama dia. Raka ingin tahu lebih jauh mengenai kekasih kembaran nya itu
"Sam gue mau tanya sesuatu?". Kata Raka
"Nona Yuli berbeda dari kekasih bos yang dahulu dia lebih unik dan juga sangat baik tuan dan saya harap juga anda tidak melakukan kesalahan seperti dulu". Kata Sam yang tahu apa yang akan di tanyakan Raka
"Apa Lo yakin Ricky akan bahagia dengan nya?". Tanya Raka
"Saya sangat yakin sekali apa anda tidak melihat perubahan dari bos saya itu sekarang?". Tanya Sam
"Gue merasa dia sangat berubah sekali Sam dan tidak seperti dulu lagi". Kata Raka
"Dan perubahan itu ada semenjak nona Yuli masuk ke dalam kehidupan bos mungkin juga Anda akan sangat kagum dengan nya karena dia juga bisa menaklukkan Semua sahabat bos Ricky". Kata Sam
"Termasuk Arok?". Tanya Raka
"Tuan Arok pun juga terlihat sangat menyukai nya tuan jadi bisa di pastikan bahwa memang dia adalah orang yang sangat tepat untuk bos". Kata Sam
"Gue lega mendengar nya Sam dan juga gue mau nitip salam buat dia katakan suruh menjaga Ricky dengan baik". Kata Raka
"Saya pasti akan menyampaikan nya tuan nanti jika bertemu dengan nya". Kata Sam
Raka pun kini kembali ke tempat duduk nya dan mereka semua terlihat sedang tertidur pulas sekarang sebab perjalanan yang mereka tempuh juga agak lama
******
"Kita harus segera membereskan tugas ini karena kak Ricky menyuruh untuk segera kembali ke Jepang". Kata Hiro
"Kenapa dia menyuruh Lo segera pulang a ada hal yang akan Lo kerjakan lagi?". Tanya Daniel
"Gue harus menjaga kak Kinara sebab kak Arok akan pergi mengurus Albert". Kata Hiro
"Kenapa tidak kita saja yang melakukan nya dan biarkan tuan Arok ada di sana". Kata Andrew
"Gue tidak bisa mengatakan hal tersebut jika kak Ricky sudah memutuskan". Kata Hiro
"Kalau begitu kita ke markas sekarang dan habisi Jo sekarang juga". Kata Leon
"Kita siksa dia apa langsung menembak nya saja Hiro?". Tanya Daniel
"Bakar saja mayat nya hidup-hidup". Kata Hiro
"Sepakat kita berangkat sekarang". Kata Leon
Mereka pun akhir nya memutuskan untuk pergi ke markas dan segera menyelesaikan tugas nya itu.
Anak buah Leon sudah menyiapkan segala nya termasuk api pembakaran yang akan mereka gunakan. Setelah mereka sampai di markas Hiro pun langsung menyeret Jo ke tempat eksekusi nya
"Apa yang akan Lo lakukan Hiro?." Tanya Jo
"Gue akan membakar Lo hidup-hidup kakak ku tersayang". Kata Hiro
"Lo tidak bisa melakukan hal tersebut karena biar bagaimanapun gue adalah kakak Lo ". Kata Jo
"Lo memang Kakak kandung gue tapi dari dulu hingga sekarang Lo tidak pernah perduli dengan gue bahkan dengan tega nya dulu Lo juga ingin melenyapkan gue beberapa kali hingga kak Arok datang dan selalu menyelamatkan gue". Kata Hiro dengan emosi nya
"Otak Lo sudah di cuci dengan dia lelaki s****n itu".Kata Jo membuat dia mendapat kan tembakan dari Hiro
"Jangan pernah menghina nya dengan mulut kotor Lo itu karena kak Arok adalah orang yang sangat baik dan tidak seperti Lo ". Kata Jo
Tanpa berpikir panjang lagi kini Hiro melempar tubuh Jo ke api yang menyala itu meskipun Jo meminta ampun kepada nya tapi Hiro tidak memperdulikan nya sama sekali bahkan Hiro seperti menuli kan pendengar nya akan hal itu
"Lo pantas mendapatkan hal ini Jo karena Lo terlalu serakah". Kata Leon
"Kita sudah selesai dengan urusan di sini apa kita juga harus ikut Lo ke Jepang?." Tanya Daniel
"Tidak perlu gue tahu kalian sangat sibuk sekali dan terima kasih atas bantuan nya". Kata Hiro
"Kalian semua bereskan semua nya dan Jangan meninggalkan jejak sama sekali". Kata Leon
Hans yang mendengar kematian Jo membuat dia menjadi semakin marah saja
"Ricky benar-benar sangat sombong sekali dia apa dengan membunuh Jo dia bisa menjadi di atas angin". Kata Hans
"Lalu apa yang akan kita lakukan selanjut nya?". Tanya Rio
__ADS_1
"Kita tetap pada rencana awal dan aku akan meminta bantuan nya untuk melakukan hal tersebut". Kata Hans sambil tersenyum dengan penuh arti