Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Mulai Siaga


__ADS_3

Mereka masih melakukan diskusi untuk tugas yang akan mereka kerjakan nanti malam mengingat akan ada pergerakan dari Hans


"Apa yang di kerjakan Nicholas sepenting itu Sam?". Tanya Greg


"Kalau tidak penting mana mungkin bos menyuruh nya terbang sekarang juga". Jawab Sam


"berapa aliansi yang akan membantu Hans ?". Tanya Diego


"Sejauh ini berita yang gue dapat dari hasil pantauan gue ada tiga. Kelompok Kevin, Ayden dan juga Henden sahabat Hans". Kata Sam


"Wah lumayan ini untuk mengasah otak dan otot kita karena sudah lama kita tidak berolah raga ekstrim seperti ini lagi". Kata Betran sambil menyeringai membuat Yuli yang melihat nya sekilas tadi ngeri walaupun dia tidak tahu apa yang mereka bahas


"Iya dan tuan Kevin kenapa dia juga ikut campur urusan ini apa dia sudah bosan hidup ya?". Tanya Greg


"Mungkin saja di dendam karena belum bisa menyelamatkan ayah nya tuan Candra dari tangan bos kita". Jawab Betran


"Mungkin. Sam bagaimana kabar tuan Candra sekarang?". Tanya Greg


"Gue tidak begitu tahu karena bos juga sudah lama tidak menyiksa nya lagi". Jawab Sam


"Iya semenjak ada kekasih nya itu bos tidak pernah datang untuk melakukan kegiatan rutinitas nya menyiksa om nya sendiri itu". Kata Betran


"Bukan semenjak ada Yuli tapi memang mungkin bos sudah bosan melakukan itu kepada nya". Kata Diego


Ricky mudah sekali bosan ketika menyiksa para penghianat nya jadi dia tidak pernah langsung menyiksa nya hingga selesai pasti dia akan melakukan hal itu secara terus menerus dan perlahan agar mereka merasakan sakit yang sangat mendalam


"Lo benar bos selalu saja bosan jika melakukan hal tersebut kepada tuan Candra dan mungkin juga bos masih memikirkan cara apalagi yang akan dia lakukan untuk menyiksa nya". Kata Sam


"Sam mending Lo segera pulang tuh lihat kekasih bos menunggu Lo dari tadi". Kata Diego membuat Sam menoleh ke arah Yuli dsn memang dia baru menyadari jika Yuli sedang menunggu nya dan terlihat juga raut wajah capek nya


"Kalau begitu kalian bersiap dan gue akan mengantar dia pulang dulu. Jangan terlalu banyak membawa anak buah cukup sepuluh saja". Kata Sam


"Siap bos". Jawab Greg bercanda


menghadapi empat kelompok yang lumayan tangguh hanya dengan sepuluh anak Buah memang bagi yang lain nya di rasa sangat mustahil sekali apalagi mereka juga pasti akan mengerahkan anak buah nya mungkin satu kelompok lima puluh anak buah yang mereka bawah. Tapi meskipun demikian otak mereka berempat lebih hebat dari semua anak buah l


parah musuh nya jadi sepuluh saja di rasa sudah cukup bagi mereka berempat.


Sam berjalan menghampiri Yuli yang masih menunggu nya di sana

__ADS_1


"Sorry Lo jadi menunggu gue lama". Kata Sam


"Tidak apa-apa santai saja dan kalau belum selesai mending Lo lanjutan di aja obrolan nya gue siap menunggu kok". Kata Yuli sambil tersenyum ramah kepada Sam


"Mana mungkin gue berani membuat kekasih bos menunggu begitu lama". Kata Sam


"Yaelah Sam Lo kayak sama siapa saja sih. Gak usah lebay kayak yang lain nya lah. Meskipun gue jadi kekasih ya Ricky juga gue tetap sama seperti yang Lo kenal pertama kali dulu". Kata Yuli membuat Sam menatap nya dengan senyuman yang mengembang yang tidak pernah dia tunjukkan kepada siapapun kecuali Ricky dan kekasih nya ini


"Kalau begitu kita pulang sekarang". Kata Sam


mereka berdua berjalan pergi menuju mobil Sam setelah itu pergi dari kantor menuju rumah Yuli dalam perjalanan juga mereka saling mengobrol dan tidak ada rasa canggung antara kedua nya karena mereka juga sudah saling mengenal dari awal


"Sam gue boleh tanya gak ?".Kata Yuli


"Kalau gue gak memperoleh kan bagaimana?". Tanya Sam


"Ya gue gak bakal nanya lah". Kata Yuli


"Lo kalau mau tanya silahkan gak usah pakai izin segala kayak sama siapa saja". Kata Sam sambil masih fokus menyetir


"Apa Lo tinggal bareng sama Ricky?". Tanya Yuli


"Oh gue kira Lo tinggal bareng dengan dia soal nya dari pada dengan para sahabat nya dia terlihat lebih dekat dengan Lo Sam". Kata Yuli


"Ya itu karena gue dan bos selalu pergi berdua dalam mengurus segala hal kalau dengan sahabat nya mereka akan bertemu jika ada hal penting saja dan juga jika ingin nongkrong sesekali". Kata Sam


Ya mungkin saja apa yang di katakan Sam itu benar karena memang yang Yuli lihat dari awal Sam selalu bersama dengan Ricky


"Apa anak buah nya banyak sekali Sam?". Tanya Yuli


"Sangat banyak dan tersebar luas di seluruh dunia". Kata Sam membuat Yuli takjub dengan Ricky dan Sam melihat hal itu


"Apa Lo takut dengan bos ?". Tanya Sam


"Kenapa gue musti takut dengan nya". Jawab Yuli


"Lo kan kekasih nya jadi mana mungkin takut dengan bos". Kata Sam


"Bukan begitu kali bro ya selama gue gak bikin salah sama dia mana mungkin gue takut pada nya". Kata Yuli

__ADS_1


"Lo memang cocok jadi kekasih bos gue Yul". Kata Sam


tidak terasa juga mereka sudah Sampai di Depan rumah Yuli dan Sam bisa melihat ada tiga anak buah Diego yang sudah ada di sana dan dia hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala melihat nya.


"Sam apa Lo mau mampir dulu ke rumah?". Tanya Yuli


"Tidak usah karena gue juga masih banyak urusan titip salam saja sama bunda Lo ". Kata Sam lalu dia melajukan mobil nya menuju tempat yang tidak jauh dari rumah Yuli guna mengintai keadaan di sana


Tidak begitu lama Sam kini melihat Greg dan juga tiga anak buah nya datang secara bersamaan namun dengan gaya yang berbeda agar tidak menimbulkan kecurigaan dan di susul Betran dengan ke empat anak buah nya juga datang. Mereka semua sudah mengambil posisi masing-masing dan pasti nya musuh tidak akan bisa menyadari hal tersebut


Tidak menunggu waktu lama nampak beberapa orang mencurigakan berada di sekitar rumah Yuli dan mereka melewati anak buah Diego yang sedang duduk santai sambil terlihat meminum minuman yang dia bawah tadi. Mereka tidak curiga sama sekali dengan anak buah Diego namun justru gerak gerik mereka lah yang mengundang kecurigaan dan mereka ternyata adalah anak buah dari Hans


"Kenapa tidak ada anak buah sang leader di sekitar sini". Kata anak buah Hans


"Mungkin saja mereka sedang bersembunyi. Jangan terlalu mencolok bersikap biasa saja dan kita cari para anak buah ketua geng itu tidak mungkin juga mereka tidak ada di sini". Kata rekan nya


mereka dari tadi mondar-mandir mencari di mana keberadaan para anak buah Ricky namun mereka tidak melihat nya tapi yang sebentar nya adalah mereka dari tadi sudah melewati nya namun tidak mengenal mereka semua


"Kita laporkan pada tuan Hans saja kepada di sini". Kata nya dan benar saja mereka langsung melaporkan kepada Hans


Di tempat Hans mereka para ketua dari ke empat aliansi berkumpul bersama


"Mereka tidak menemukan anak buah Ricky sama sekali di sekitar rumah kekasih nya". Kata Hans


"Apa Lo yakin dengan hal itu atau jangan-jangan anak buah Lo tidak mengetahui bagaimana anak buah Ricky sehingga dia tidak melihat nya meskipun sudah melewati mereka". Kata Kevin


"Benar sekali karena tidak mungkin Ricky tidak menjaga dia jika dia memang kekasih yang sangat dia cintai melebihi adik Lo dulu". Kata Henden


"Kita tidak boleh lupa kalau Sam sekarang ada di sana dan kemungkinan dia sudah mengatur segala nya". Kata Kevin


"Apa kita batalkan saja semua nya?". Tanya Ayden


"Lo jangan gila kita sudah sejauh ini dan lagi Max juga kemana seharusnya dia juga ikut membantu kita karena dia juga yang memulai ini semua. Dia yang menyetujui terjadi nya pembantaian atas keluarga Bryan agar mengecoh Ricky pergi dari Jepang dan dia juga yang mau membantu si tua bangka itu untuk menyakiti putri nya sendiri namun kenapa dia tidak mau turun tangan juga dalam rencana ini". Kata Kevin


"Kata nya dia juga sedang menyiapkan sesuatu bersama Dimitri". Kata Hans


"Kalau dia tidak ikut turun kita jangan bergerak karena bisa mati konyol kalau kita melawan mereka meskipun Ricky tidak ada di sini tapi Sam bisa sekali dia andalkan oleh nya". Kata Ayden


Mereka juga sebenar nya takut jika harus menghadapi para anak buah Ricky karena mereka juga sangat kuat dan hebat sama seperti bos nya jadi jika tidak memiliki aliansi yang banyak dan kuat mustahil jika ingin lolos dari dia seandainya kelompok mereka kalah nanti

__ADS_1


__ADS_2