
Ricky pun kini melakukan segala cara agar kekasih nya kembali Sehat dari keadaan drop nya sekarang bahkan Ricky kini melakukan pengobatan dengan Ken dan juga Steven.
Ricky memang genius dan dia sendiri memang yang membuat penawar racun untuk kekasih nya tapi Ricky pun masih belum melihat reaksi dari Penawar yang dia buat dan sekarang malah kekasih nya kritis kembali
"Ken buat obat seperti dulu waktu Ipank tertembak". Perintah Ricky
Dan Ken pun melakukan nya dia bahkan juga bekerja sangat keras kali ini karena dia pun tidak ingin Yuli kenapa-kenapa karena itu bisa berakibat buruk untuk sahabat nya ini
"Ayolah Yul segera sadar jangan membuat kita semua khawatir". Kata Ken dengan lirih dan Ricky pun masih saja menyuntikkan beberapa obat kedalam cairan kekasih nya agar kondisi dia kembali pulih
Setelah tiga puluh menit Mereka berkutat dengan waktu akhir nya kini Yuli pun sudah stabil kembali membuat mereka semua lega melihat nya
"Syukur lah dia bisa di tangani dan untung nya dia di memiliki kekasih yang hebat dalam pengobatan". Kata Steven
"Kalian berdua keluar lah". Kata Ricky
Mereka pun segera keluar meninggalkan Ricky dan Yuli di sana
"Bagaimana Stev keadaan Yuli?". Tanya Galang
"Dia sudah stabil kembali." Jawab Steven
Mereka semua pun merasa lega di buat nya karena Yuli melewati masa kritis nya
"Kalian kan tahu bagaimana hebat nya Ricky dalam pengobatan jadi keuntungan Yuli mempunyai kekasih Seperti Ricky di saat genting tadi". Kata Ken
"Benar juga yang Lo katakan Ken". Kata Galang
Terlihat ayu kini berlari menghampiri mereka karena dia mendengar jika Yuli keadaan nya kritis lagi bahkan dia pun datang ke sana tanpa menggunakan alas kaki
"Bagaimana keadaan anak bunda?". Tanya Ayu
Galang pun menghampiri ayu dan memeluk nya dengan erat
"Bunda tenang saja dia sudah stabil lagi. Kan bunda tahu kalau calon menantu bunda itu hebat sekali". Kata Galang
"Kamu ada di sini juga Galang". Kata ayu lalu memeluk Galang
"Iya Bun, Galang juga datang kemari untuk melihat keadaan nya". Kata Galang
"Bunda Sangat bersyukur sekali Yuli memiliki kalian semua dan terima kasih sudah menyayangi dia dan menjaga nya". Kata Ayu
"Sama-sama bunda. Yuli memang pantas mendapat kan nya". Kata Rere
Kini mereka semua menunggu di depan karena tidak ada yang di perbolehkan oleh Ricky masuk ke dalam karena dia sedang mengobati kekasih nya sekarang ini sendiri
Lama Ricky belum juga keluar membuat mereka semua semakin tegang di buat nya bahkan ayu pun terlihat sangat cemas sekali meskipun tadi dia sudah mendengar jika Yuli baik-baik saja
Pintu ruangan Yuli terbuka dan di sana Ricky pun berjalan dengan ekspresi wajah yang tidak terbaca sama sekali bahkan tidak ada yang bisa mengetahui apa yang sedang dia pikirkan sekarang
"Bagaimana Ricky, apa Yuli baik-baik saja?". Tanya Ayu
Ricky pun tersenyum di lalu menatap Ayu
"Bunda jangan khawatir, dia akan baik-baik saja dan mungkin juga akan segera sadar". Kata Ricky
"Syukur lah kalau begitu dan terima kasih banyak kamu sudah mau berkorban banyak untuk Yuli". Kata Ayu
"Sudah sewajar nya Ricky melakukan hal ini bunda apalagi dia adalah calon istri Ricky dan Ricky pun sudah berencana akan melamar dan menikahi nya setelah ini". Kata Ricky
Mereka yang mendengar pun tersenyum senang di buat nya bahkan Ipank pun juga ikut bahagia meski pun hati nya terasa sakit karena mencintai kekasih sahabat nya sendiri.
"Kita ikut bahagia Rick jika memang Lo ingin segera menikahi nya". Kata Rere
Mereka pun kini pergi menuju rumah untuk makan bersama dan di sana juga ada Irene yang baru saja datang bersama Caesar dan juga Shawn. mereka berniat ingin melihat keadaan Yuli namun Ricky melarang nya karena dia baru saja memberikan sebuah ramuan jadi Yuli untuk beberapa hari tidak bisa di temui oleh siapapun kecuali diri nya saja.
Di Swiss kebangkrutan yang di alami oleh Justin membuat dia sangat marah sekali bahkan dia pun sering mengamuk sekarang
"Dengan marah tidak akan mengembalikan semua nya Justin". Kata Demian
"Memang dia sangat sialan sekali bahkan dengan berani dia menyabotase semua usaha ku". Kata Justin Sangat kesal
__ADS_1
"Apa kau tidak bisa membantu perusahaan kakak ku Demian?". Tanya Raya
"Tidak bisa karena perusahaan ku juga kini dalam Krisis besar juga dan ini semua pasti ulah Ricky". Kata Demian
Mereka semua kini mengalami goncangan dalam bisnis nya karena Ricky Sudah mengatakan kepada para investor yang ada di perusahaan Justin dan Demian jika mereka ingin hidup dan tetap damai maka mereka harus mencabut semua investasi nya hal itu membuat mereka semua pun tidak mau mengambil resiko yang berat jadi mereka mundur dari Perusahaan mereka berdua agar aman.
"Dia main di perusahaan ternyata". Kata Stella
"Bukan hanya di perusahaan bahkan rumah dan apartemen yang kita miliki pun juga di sita". Kata Justin
Bukan hanya Justin saja yang kehilangan semua nya bahkan kini Demian juga sudah mulai kehilangan kekayaan nya di Swiss
"Kalau begitu mau tidak mau kita harus kembali ke Italia". Kata Demian
"Apa kau gila, bahkan Ricky ada di sana dan kita mau tinggal di sana". Kata Raya
"Tempat yang aman adalah yang ada mereka nya karena mungkin saja mereka tidak menyadari jika kita ada di sana". Kata Demian
Kalau mereka pikir itu ada benar nya dan mereka pun kini sepakat untuk kembali ke Italia namun mereka akan berhati-hati melakukan nya.
"Dimitri urus semua keperluan kita ke Italia dan pastikan tidak ada yang mengetahui semua nya". Kata Demian
Dimitri pun kini memintanya anak buah nya untuk mengurus apa yang mereka perlukan untuk keberangkatan mereka kembali ke Italia bahkan Demian pun kini terlihat berpikir keras
"Apa yang kamu pikirkan sayang?". Tanya Stella
"Jika Ricky bergabung dengan Kenzo maka kita tidak akan bisa lolos lagi". Kata Demian yang terlihat meremeh kan kekuatan Ricky
"Kalau begitu kita jauh kan dia dari Kenzo ". Kata Stella
"Dia sekarang ada di Texas dan aku juga sudah menyuruh orang agar bisa menahan dia di sana tapi itu juga tidak mudah karena Kenzo pun bukan orang sembarangan". Kata Demian
"Aku tidak mau jika rencana kita ini gagal sayang jadi lakukan apapun untuk membuat Ricky hancur". Kata Stella
"Tenang saja aku akan melakukan nya untuk kamu Beby". Kata Demian lalu mencium bibir kekasih nya itu dengan ganas nya dan mereka pun kini melakukan olah raga di ranjang dengan sangat ganas nya
Satu Minggu setelah Yuli kembali kritis kini Ricky sedang berada ruangan rawat kekasih nya dan bahkan dia tidak pernah bosan bercerita dan mengatakan kalau dia akan menikahi Yuli dengan konsep yang sangat megah sekali
"Masih sama tidak ada yang berubah". Kata Ricky
mereka pun segera keluar dari ruangan itu dan kini terlihat semua nya duduk bersama bahkan di Jepang Luna pun sudah sadar dan dia juga sedang berada di tempat yang sangat tersembunyi milik Ricky bersama dengan Kinar sekarang
"Apa tidak ada pengobatan yang bisa kita lakukan untuk menolong dia Rick?". Tanya Ipank
"Gue sudah melakukan segala cara dan hasil nya pun belum terlihat hingga sekarang". kata Ricky sambil menatap lurus ke depan
"ini bukan akhir dari segala nya Rick dan gue percaya Yuli akan segera sadar". Kata Galang
"Gue pun berharap demikian juga Lang". Kata Ricky
"Kalau begitu gue mau melihat dia dulu bersama dengan Bryan. Ayo Bryan". Ajak Galang
Kini Ricky tidak pernah melarang para sahabat nya beserta orang terdekat Yuli melihat ke adaan nya karena Ricky merasa jika mereka terus menerus menjenguk nya mungkin saja Ricky bisa segera sadar nanti.
Satu jam terhitung Bryan dan Galang belum juga kembali dari ruangan Yuli dan mereka pun masih duduk di sana sambil memaninkan ponsel nya masing-masing
"Ricky". Teriak Galang membuat mereka semua pun melihat kearah Galang yang kini tengah berlarian dan Ricky pun langsung berdiri menatap Galang dengan khawatir karena dia tahu tadi Galang pergi ke kamar kekasih nya jadi dia mengira ada sesuatu hal yang buruk terjadi pada Yuli
"Ada apa Lang kenapa Lo terburu-buru sekali?". Tanya Ricky
"Yuli sudah sadar Sekarang". Kata Galang dan tanpa menunggu mereka pun segera berlari menuju ruangan Yuli bahkan Sam pun ikut berlari juga.
Mereka sudah sampai di ruangan Yuli dan terlihat memang dia sudah membuka kedua mata nya Namun tatapan yang di berikan Yuli kepada mereka terlihat sangat aneh sekali
"Sayang kamu sudah sadar". Kata Ricky lalu menghampiri Yuli kemudian memegang tangan nya dan reaksi Yuli pun sangat mengejut kan sekali bahkan dia menepis tangan Ricky
"Lo siapa, ngapain pegang-pegang gue pakai panggil sayang juga lagi". kata Yuli membuat mereka semua pun terkejut
"Yul apa Lo tidak mengenali kita?". Tanya Ken
Yuli melihat mereka satu per dan dia pun tersenyum ketika tatapan mata nya tertuju kepada Arok
__ADS_1
"Kamu ada di sini juga". Tanya Yuli kepada Arok membuat mereka dan Arok pun merasa heran
"Apa kami tidak merindukan aku sama sekali kekasih ku?". Tanya Yuli kembali kepada Arok
Mereka terkejut ketika mendengar bahwa Yuli menganggap jika Arok adalah kekasih nya bahkan Ricky pun kini terdiam tidak bergerak sama sekali dari tempat nya
"Yul dia adalah Ricky dan dia ini dokter yang akan memeriksa Lo ". kata Bryan
"Memang nya gue sakit Bray harus di periksa segala". kata Yuli
"Lo bahkan masih mengenali Bryan tapi kenapa tidak kenal dengan kita bahkan kekasih Lo sendiri". Kata Ipank membuat Yuli menimpuk nya dengan bantal yang dia gunakan untuk rebahan tadi
"Lo siapa berani sekali ngomong seperti itu kepada gue". Kata Yuli
"Sudah Yul tenang dulu dan biarkan Ricky memeriksa Lo dulu". Kata Galang
"Gak mau, lagian gue curiga apa benar dia dokter secara pakaian nya saja seperti ini". Kata Yuli
Tidak lama kemudian Steven pun masuk ke dalam dan Yuli pun tersenyum
"Kalau dia gue baru percaya kalau dia dokter". Kata Yuli
Ricky pun mengisyaratkan kepada Steven agar segera memeriksa kekasih nya itu
"Kondisi nona sangat baik sekali sekarang dan tidak perlu di khawatir kan namun mungkin faktor dari beberapa obat membuat dia kehilangan ingatan nya". Kata Steven
Ricky pun paham dan dia pun berusaha untuk mengerti keadaan Yuli. Yuli pun duduk di tempat tidur dan dia melambaikan tangan nya kepada Arok agar dia mendekati nya
"Apa kamu tidak merindukan aku hingga berdiri jauh dari ku?". Tanya Yuli sambil memegang tangan Arok
Arok pun hanya bisa diam saja dan kini dia terlihat menatap Ricky dan tatapan itu pun di lihat oleh Yuli
"Lo kenapa melotot seperti itu apa tidak takut jika mata itu nanti keluar dari tempat nya". Kata Yuli kepada Ricky
"Sorry". Kata Ricky
"Biarkan saja dia istirahat sekarang dan sebaik nya kita keluar saja". Kata Steven
Mereka pun kini segera keluar namun tangan Arok di tahan oleh Yuli
"Kamu mau kemana?". Tanya Yuli
"Gue akan keluar jadi Lo istirahat saja dulu". Kata Arok
"Kenapa menggunakan bahasa Lo gue sih gak sopan sekali dengan pacar sendiri". Kata Yuli
"Maaf , Aku mau keluar jadi kamu istirahat saja agar bisa lekas sembuh". Kata Arok
Dia mengatakan hal tersebut karena Ricky Sudah menatap nya dengan tajam dan mengisyaratkan agar dia menuruti apa yang di katakan oleh Yuli
"Sudah kalian semua Jangan pergi di sini saja dan gue pun masih bisa istirahat jika kalian tetap di sini". Kata Yuli
"Itu pasti akan mengganggu kamu nanti jika kita masih ada di sini". Kata Ricky dengan lembut nya
"Apa Lo tidak punya telinga ya, kan tadi gue bilang tidak masalah jadi di sini saja gak apa-apa". Kata Yuli
kini mereka pun memutuskan untuk tetap berada di ruangan itu dan terlihat juga Yuli kini menyuruh Arok untuk duduk di dekat nya dan Bryan serta Galang pun di suruh pergi
"Aku lapar apa kamu bisa menyuapi ku?". Tanya Yuli dan kembali Arok melihat kearah Ricky dan tampak juga Ricky pun menyetujui nya membuat Arok segera menyuapi kekasih sahabat nya itu
"Kenapa kasar sekali sih menyuapi nya". Protes Yuli
"Jangan terlalu kasar Rok nanti dia bisa Terluka lagi". Kata Ricky
Dia bisa menahan rasa cemburu nya karena dia bisa memaklumi hal tersebut sebab Yuli baru saja Sadar dan Ricky pun memang selalu mau berkorban untuk kekasih nya itu bahkan dia membiarkan Arok berada di posisi nya sebagai kekasih Yuli Sekarang
"Apa bunda ada di sini juga Lang?". Tanya Yuli
"Ya bunda juga ada di sini dengan mama Lo Irene". Kata Galang
"Pasti mereka sangat khawatir ya melihat gue di sini. Dan lagi kenapa sampai mobil itu menabrak gue hingga gue harus berada di rumah sakit ini". Kata Yuli
__ADS_1
Ken ingin mengatakan apa yang sebenarnya terjadi dan terlihat Ricky menyuruh nya untuk tetap diam bahkan Yuli menatap Arok sambil tersenyum pun Ricky tidak keberatan selama itu membuat kekasih nya bagaimana maka dia tidak masalah