Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Romantisnya Mereka


__ADS_3

Ricky pun tidak perduli dengan apa yang di katakan Caesar karena dia memang tidak suka jika Arok memuji kekasih nya. Ricky tahu bagaimana Arok jadi dia berkata seperti itu agar Arok tidak mendekati kekasih nya


"Tenang saja Rick gue hanya kagum saja kepada dia dan gak ada niatan juga untuk merebut nya kecuali Lo menyakiti dia". Kata Arok


"Tidak akan pernah gue menyakiti dia". Kata Ricky


Caesar heran dan bingung dengan apa yang di katakan Arok tadi dia tidak percaya jika Arok juga menyukai kakak nya


"Ternyata Lo juga suka dengan Yuli". Kata Caesar


"Siapa yang tidak suka cewek unik seperti dia". Kata Arok


"Jaga ucapan Lo Rok meskipun Lo sepupu gue gue tidak akan tinggal diam jika Lo melakukan kesalahan". Kata Ricky


Yuli datang menghampiri mereka semua dan dia langsung memegang tangan Ricky dan menggandeng nya


"Ayo kita pergi lama sekali sih kalian". Kata Yuli sambil menggandeng tangan Ricky meninggalkan kebun strawberry itu


"Kita mau kemana lagi Yul?". Tanya Kinara


"Kita cari makan saja dan nongkrong sebentar". Kata Yuli


"Kita pergi ke cafe punya Ken saja". Kata Arok


"Apa sudah cukup strawberry nya atau mau tambah lagi?". Tanya Ricky


"Sudah cukup kapan-kapan saja kita berkebun lagi tapi hanya bertiga saja biar gak ada yang ganggu iya kan Rani". Kata Yuli


Rani hanya mengangguk saja menanggapi omongan Yuli


Mereka pun pergi Dari kebun strawberry menuju cafe Milik Ken yang letak nya juga lumayan jauh dari kebun tersebut.


"Ganjen banget Lo ya main peluk di tempat umum". Kata Caesar


"Gak usah iri jadi orang". Kata Yuli


"Siapa juga yang iri". Kata Caesar


"Ya elo lah masak gue". Kata Yuli


"Mana mungkin gue iri dengan Lo lagi pula apa yang bisa membuat gue iri dengan Lo ". Kata Caesar


"Ya Lo pikir saja sendiri apa yang membuat Lo iri dengan gue". Kata Yuli


"Dasar cewek gak mau ngalah suka nya menang sendiri". Kata Caesar yang merasa kesal karena dia kalah berdebat dengan Yuli


"Apa hubungan coba ngalah sama iri gak nyambung Lo ". Kata Yuli


"Kak Yuli berdebat Mulu sama adik nya". Kata Rani


"Maklum lah Ran adik kakak kan memang suka begitu apa Lo dan Ricky tidak begitu juga?". Tanya Yuli


Rani hanya terdiam dan tidak bisa menjawab apa yang di katakan oleh Yuli


"Gue tahu pasti Lo tidak pernah melakukan hal tersebut kan karena dia terlalu sibuk dan mengabaikan adik nya yang Cantik ini". Kata Yuli


"Kamu jangan berasumsi sendiri aku tidak pernah mengabaikan dia". Kata Ricky


"Oh ya tapi aku gak percaya tuh jika kamu tidak mengabaikan nya". Kata Yuli


"Kalau aku mengabaikan dia mana mungkin juga aku menaruh mereka semua di pulau dengan fasilitas yang lengkap". Kata Ricky membuat Yuli berpikir benar juga apa yang di katakan nya


"Dasar sok tahu". Kata Caesar


"Sama Lo juga kepoan kan. Oh ya Rani Lo di sini jangan hanya seminggu ya dua bulan saja". Kata Yuli sambil menatap Ricky


"Rani harus sekolah jadi dia tidak bisa terlalu lama di Jepang". Kata Ricky


"Kalau begitu sekolah di Jepang saja". Kata Yuli


"Tidak kak Rani lebih baik sekolah di Belanda saja". Jawab Rani dengan cepat


"Kan enak di sini Lo sudah kenal dengan teman sekolah kalau di Belanda kan harus beradaptasi lagi". Kata Yuli


"Tidak apa-apa kak lagi pula lebih enak di Belanda jadi Rani bisa mencari teman baru". Kata Rani


Tidak terasa mobil mereka sudah sampai di cafe milik Ken dan mereka pun segera masuk ke dalam. Setelah di sambut oleh beberapa pelayan di sana mereka semua pun masuk ke ruangan khusus yang biasa nya di tempat Ricky dan para sahabat nya


"Mau pesan apa bos?". Tanya pelayan di sana


Mereka memilih beberapa menu dan segera memesan nya


"Bagus sekali ya desain cafe nya pintar juga kak Ken ". Kata Kinara


"Hiro Lo dari tadi kenapa diam saja sariawan ya". Kata Yuli


"Tidak kakak ipar Hiro hanya mengantuk saja karena baru juga beberapa jam tidur sudah di ajak kak Arok ikut bersama kalian". Kata Hiro


"Oh ya kenapa Rachel gak ikut kalian?". Tanya Yuli


"Dia sibuk jadi tidak bisa ikut". Jawab Arok


"Dia memang hebat ya bisa menjalankan usaha nya sendiri salut gue sama dia". Kata Yuli


"Lo juga hebat karena bisa menaklukkan Ricky". Kata Arok

__ADS_1


"Gue gak tanya Lo tentang hal itu". Kata Yuli


"Kenapa sih Yul selalu saja berdebat dengan kak Arok". Kata Kinara


"Ya karena Kakak Lo itu sombong sekali". Kata Yuli


"Kak Arok baik kali sama seperti kak Ricky". Kata Kinara


"Baik apa nya menakut kan sih iya". Kata Yuli


"Memang nya Lo pernah di apain sama kak Arok hingga takut pada dia?". Tanya Hiro


"Lihat saja tuh muka serius Mulu gak ada senyum-senyum nya". Kata Yuli


"Jika gue senyum di depan Lo gue takut Lo akan jatuh cinta kepada gue nanti nya". Kata Arok membuat Yuli dan yang lain nya tertawa


"Sejak kapan kak jadi pandai ngelawak". Tanya Hiro


Arok tidak menjawab nya dan dia hanya diam saja tidak ingin menanggapi sama sekali


"Rani bagaimana kabar Daddy dan mami?". Tanya Kinara


"Mereka semua baik-baik saja kak". Jawab Rani


"Apa kak Raka juga baik?". Tanya Kinara


"Iya kak Raka juga sangat baik keadaan nya". Jawab Rani lalu tersenyum


"Raka masih berhubungan sama Raya?". Tanya Hiro


"Kalau itu Rani tidak tahu". Jawab Rani


"Raya itu siapa Ran kekasih nya saudara kembar pacar aku?". Tanya Yuli


"Dulu dia kekasih Ricky dan setelah bertemu dengan Raka dia pun tertarik dengan nya dan akhir nya meninggal kan Ricky". Kata Arok


"Oh jadi cinta segitiga dengan saudara kembar sendiri". Kata Yuli


"Bisa di bilang begitu". Kata Arok


"Cantik mana Raya atau Stella?". Tanya Yuli


"Cantik kan kamu". Jawab Ricky


"Itu tidak ada dalam pilihan Jawaban untuk pertanyaan ku". Kata Yuli


"Kenapa jadi membahas masa lalu". Kata Ricky


"Kan aku hanya bertanya saja sensitif sekali jika berhubungan dengan Stella". Kata Yuli


"Caesar coba Lo bawa Stella ke hadapan kita gue ingin tahu bagaimana reaksi kekasih ku yang tampan ini". Kata Yuli


"Kenapa harus gue yang membawa nya ke hadapan Lo". Kata Caesar


"Ya karena Lo sekarang sudah menjadi adik gue". Kata Yuli


"Kalau Lo nyuruh-nyuruh gue Sama saja Lo menganggap gue anak buah bukan adik". Kata Caesar


"Ya kan gue minta tolong sama adik ketemu gede gue ini". Kata Yuli


"Dan adik Lo ini tidak mau suruh saja kekasih Lo ini untuk mendatangkan dia pasti akan di kabulkan". Kata Caesar memberikan ide membuat Ricky menatap nya dengan tajam


"Lo benar juga ya. Sayang ku bisa gak aku bertemu dengan Stella". Kata Yuli dengan manja nya


Ricky suka jika Yuli bermanja dengan nya tapi dia tidak suka jika manja Yuli hanya untuk meluluhkan hati nya saja


"Harus sekali bertemu dengan Stella?". Tanya Ricky


"Caesar Lo salah kekasih ku ini seperti nya tidak akan mengabulkan permintaan ku yang satu ini". Kata Yuli


"Aku akan menyuruh Sam untuk mencari tahu di mana keberadaan Stella". Kata Ricky


"Beneran gak tahu di mana Stella berada?". tanya Yuli


"Aku memang tidak tahu karena aku tidak memperdulikan dia sayang". Kata Ricky sambil menggenggam tangan kekasih nya dengan penuh sayang


"Percaya gak Caesar dan Hiro dengan omongan dia". tanya Yuli


"Kalau gue sih gak percaya". Jawab Caesar


"Kenapa kakak ipar harus membahas Stella apa kakak ipar cemburu dengan nya?". Tanya Hiro


"Hah cemburu ya jelas lah gue kan perempuan normal ya wajar kalau cemburu". Jawab Yuli membuat senyuman Ricky kembali mengembang dan Rani sangat kaget melihat nya karena dia bisa melihat senyuman kakak nya itu setiap hari padahal senyum Ricky itu sangat mahal sekali dan juga jarang di tunjuk kan kepada siapapun.


"Mengaku juga kalau cemburu". Kata Kinara


"Gue kalau Cemburu memang mengaku Nar kan gue juga gak pernah bohong sama sekali dari dulu". Kata Yuli


Pesanan mereka pun kini telah datang dan mereka menghentikan obrolan sejenak untuk menyantap makanan yang sudah datang di hadapan mereka semua nya.


"Makan yang banyak dan harus habis". Kata Yuli kepada Ricky


"Baik nyonya Ricky". Kata Ricky membuat Yuli tersenyum dan memukul lengan nya


Yuli dan Ricky makan satu piring berdua dan juga sesekali mereka saling menyuapi membuat pemandangan romantis itu terlihat oleh mereka yang ada di sana termasuk Rani yang sangat tidak percaya dengan apa yang dia lihat

__ADS_1


"Enak gak ?". Tanya Yuli setelah menyuapi Ricky


"enak tapi terlalu pedas buat kamu lain kali jangan makan makanan yang pedas nanti sakit perut". Kata Ricky


"Baik pak bos". Kata Yuli dan mereka pun melanjut kan makan nya


Adegan romantis seperti di sinetron pun mereka berdua lakukan mungkin Yuli tidak menyadari jika mereka sedang berkumpul bersama orang lain


"Huh sudah Kenyang aku habis kan ya". Kata Yuli dan Ricky Hanya menurut saja


Setelah makan Yuli pun meminta handphone Ricky "Kita berfoto sebentar Yuk untuk mengabadikan momen kebersamaan kita". Kata Yuli


mereka pun langsung mengambil posisi untuk bergaya "Arok Lo yang benar dong masak foto seperti itu gak ada senyum-senyum nya sama sekali". Kata Yuli yang merasa tidak puas dengan hasil nya


"Gue gak suka berfoto". Kata Arok


"Dan gue gak perduli pokok nya kalian semua harus berpose yang bagus kamu juga sayang harus senyum". Kata Yuli


Dia kemudian mengambil foto nya kembali dengan beberapa gaya


"Nah sekarang minta tolong Hiro foto kan gue dan Ricky". Kata Yuli


Hiro pun mengambil handphone Ricky dan mulai mengambil gambar dengan pose Ricky yang sedang memeluk Yuli dari belakang dengan sagu nya bersandar di bahu Yuli.


"Bagus gak ?". Tanya Yuli


"Bagus sekali sekarang ganti gaya". Kata Hiro


beberapa gaya sudah mereka lakukan untuk pengambilan gambar dan memang hasil nya sangat bagus sekali


"Jadi kangen sama Kikan. apa kabar ya dia di sana". Kata Yuli


"Dia pasti baik-baik saja". Kata Hiro


"Coba kamu telfon Rere dan tanyakan kepada nya bagaimana keadaan Kikan karena kemarin aku telfon gak aktif nomer nya". Kata Yuli


"Handphone aku kan di kamu jadi kamu telfon saja sendiri". Kata Ricky


Yuli pun kini mencari nomer handphone milik Rere dan langsung menelpon Rere setelah menemukan konten ponsel nya dengan panggilan video call


Tidak menunggu lama Rere pun sudah menjawab telfon dari Yuli yang menggunakan handphone milik Ricky


"Hay Re apa kabar Lo Di sana?". Tanya Yuli yang melihat jika Rere tadi terkejut ketika melihat dia


"Gue baik tumben Lo telfon gue ada perlu apa?". Tanya Rere


"Gue mau bicara dengan Kikan apa dia ada di sana?". Tanya Yuli


"Dia pasti ada bersama gue". Kata Yuli


Yuli juga melihat jika ada Ipank di sana "Hay Yul apa kabar kamu di sana?". Tanya Kikan


"Gue baik sekali dong Lo gimana apa baik-baik saja di sana?". Tanya Yuli


"Aku sangat baik lah karena ada kak Rere yang menjaga ku di sini". Kata Kikan


"Ya syukur lah dan awas saja jika Rere Sampai tidak bisa menjaga Lo dengan baik akan gue gantung dia nanti". Kata Yuli membuat Kikan tertawa


"Berani menggantung kak Rere?". Tanya Kikan


"Ya Bernai lah mana mungkin Ricky gak Berani". Kata Yuli


"Yah kalau kak Ricky pasti berani aku kira kamu sendiri yang akan melakukan nya". Kata Kinara


"Ada Kinara juga di sana?". Tanya Kikan ketika mendengar ucapan Kinara


Yuli pun menyoroti satu persatu orang yang ada bersama dengan nya dan hal itu membuat Kikan senang sekali bisa melihat mereka berkumpul


"Wah rame juga ya". Kata Kikan


"Iya tapi sayang nya Rachel gak bisa ikut karena sibuk dengan pekerjaan nya". Kata Yuli


"Benar sekali memang akhir-akhir ini Rachel sangat sibuk sekali". Kata Kikan


"Kenapa Lo ada di sana Pank?". Tanya Ricky membuat Arok dan yang lain nya menatap Ricky


"Gue ada urusan di sini Rick jadi gue memutuskan untuk tinggal bersama mereka*. Jawab Ipank


"apa tugas Lo sudah selesai?". Tanya Ricky


"Belum gue belum melakukan pergerakan kepada nya". Kata Ipank


"Lo jangan terlalu mengulur waktu Pank dan hati-hati lah jika bermain dengan Felix karena dia beda dari anggota yang lain nya". Kata Ricky mengingat kan


"Tenang saja gue bermain aman kepada nya". Kata Ipank


"Kapan kalian akan kembali?". Tanya Arok


"Kalau gue masih belum tahu kapan kembali tidak tahu kalau Rere". Kata Ipank


"Gue mungkin saja dua Minggu lagi Rick karena gue juga ingin berlibur di sini untuk sejak". Kata Rere


"Asik banget ya kalian bisa berlibur andai saja kita liburan bareng pasti akan seru sekali". Kata Yuli


"Kamu akan liburan nanti bersama aku kita akan pergi ke Inggris untuk menemui orang tua Galang tapi setelah aku mengembalikan Rani". Kata Ricky sambil mengelus rambut Yuli dengan penuh sayang dan cinta

__ADS_1


__ADS_2