
Ricky senang melihat Yuli yang sudah sehat kembali bahkan dia juga sangat senang melihat sang kekasih tersenyum bahkan banyak bercerita kepada dia
"Iya aku tahu memang kamu hebat dan bisa di andalkan juga apalagi kamu juga hebat dalam membuat aku menjadi kacau sayang". Kata Ricky
"Aki tidak bermaksud melakukan hal itu dan jujur saja aku pun tidak menduga jika mereka akan melakukan nya di tempat yang ramai". Kata Yuli
"Kejadian ini membuat ku berpikir sangat keras sekali untuk mengikat kamu agar bisa berada di sisiku selalu". Kata Ricky
"Maksud kamu apa aku tidak mengerti". Kata Yuli
"Setelah keluar dari sini kamu akan mengerti apa maksud dari perkataan itu". Kata Ricky
Entah lah Ricky tidak mengerti apa kekasih nya itu memang benar tidak tahu atau Hanya sekedar pura-pura lupa saja . Ricky memang menyiapkan banyak kejutan untuk kekasih nya ini setelah dia keluar dan sehat. Dia menyuruh Sam untuk menyiapkan tempat yang romantis agar dia bisa melamar sang kekasih nanti
"Kapan aku boleh keluar dari sini?". Tanya Yuli
"Dua hari lagi". Jawab Ricky
"Ah lama sekali sih padahal kan aku sudah sehat. Bagaimana kalau hari ini saja aku keluar nya". kata Yuli
"Aku cek dulu kondisi kamu kalau memang Benar sudah sehat maka aku pun tidak akan keberatan jika kamu pulang hari ini". kata Ricky
"Ya sudah cek sekarang saja tunggu apalagi". Kata Yuli
Ricky pun mengambil peralatan untuk melihat keadaan kekasih nya apa dia memang sudah sembuh dan bisa keluar dari sana. terlihat dengan teliti Ricky memeriksa luka yang di dapat Yuli dan ternyata dia memang sudah sangat sehat apalagi dia bisa banyak bicara dsn terlihat juga tidak kesakitan sama sekali berarti dia memang sudah sembuh
"Kamu bisa kembali nanti sore sayang". Kata Ricky
"Seperti janji kamu ya karena aku sudah sembuh maka kamu harus mengajak ku pergi ke Indonesia menemui Intan". Kata Yuli
"Kenapa kamu bisa mengetahui nya, apa jangan-jangan kamu pura-pura sakit saja agar aku bisa meraba bagian tubuh kamu". Goda Ricky
Yuli pun memukul Ricky karena dia terlihat sangat mengesalkan sekarang bahkan dia berani sekali menggoda nya dengan kata seperti itu
"Kenapa kamu berpikir seperti itu apa aku terlihat seperti orang yang suka menggoda". Kata Yuli balik mengerjai Ricky dengan wajah kesal nya
"Bukan itu maksud ku dan aku hanya bercanda saja tadi sayang." Kata Ricky
"Bercanda kamu tidak lucu malah keterlaluan". Kata Yuli kini merajuk kepada sang kekasih membuat Ricky pun menarik dia ke dalam pelukan nya
"Kamu bukan seperti wanita penggoda bahkan kamu juga tidak pernah menggoda aku sama sekali sayang jadi maaf jika bercanda ku tadi melukai perasaan kamu". Kata Ricky sambil memeluk Kekasih nya
"Kalau aku tidak mau memaafkan bagaimana?". Tanya Yuli
"Aku akan melakukan apapun agar kamu mau memaafkan ku". Mata Ricky
"Berikan contoh nya apa yang akan kamu lakukan". Kata Yuli
Ricky pun menarik kekasih nya dan kini mereka berdua saling tatap bahkan Ricky terlihat memegang wajah kekasih nya agar dia tetap menatap nya
"Apapun yang kamu mau asal bisa membuat ku mendapat kan maaf akan aku lakukan bahkan hal sulit pun akan aku lakukan untuk mu". Kata Ricky lalu mencium bibir Yuli , dia sudah sangat tergoda dengan bibir itu dan kini dia melakukan adegan ciuman yang sangat mengenak kan bagi nya bahkan dia terlihat ******* bibir sang kekasih membuat Yuli pun juga ikut dalam larut dengan apa yang di lakukan Ricky kepada nya. dia menerima hisapan dari bibir Ricky itu bahkan mereka berdua terlihat sangat menikmati nya sekarang
"Wah kalian kenapa melakukan adegan seperti itu di sini, apa Lo sudah kehabisan uang Rick tidak bisa menyewa kamar hotel hingga melakukan nya di sini". Kata Galang yang tadi langsung masuk tanpa permisi membuat Ricky pun kesal dengan nya dan Yuli pun terlihat malu sekali karena Galang
"Apa Lo mau tangan Lo gue lepas kan Lang. apa tidak bisa ketuk pintu dulu". Kata Ricky
Galang pun berjalan menghampiri mereka berdua lalu duduk di tepi ranjang tempat Yuli beristirahat
"Lagian kalian melakukan Adegan panas tidak lihat situasi dulu". Kata Galang
"Dan itu pun bukan urusan Lo". Kata Ricky
__ADS_1
"Tumben Lo datang kemari tiba-tiba, pasti Lo memiliki maksud lain ya". Kata Yuli
membuat Galang berniat memukul nya namun di hentikan oleh Ricky
"Jika tangan Lo berani menyentuh nya gue bisa menjamin kalau Lo tidak akan bisa mengemudi kan mobil Lo yang mewah itu". Kata Ricky
Galang hanya tersenyum saja dan dia kini ingin menggoda Ricky karena dia masih kesal menjadi sasaran mama dan papa nya waktu itu, pendendam ya begitulah Galang jika itu tentang Ricky beserta kedua orang tua nya. Dia dendam bukan iri atau yang lain nya dia hanya merasa kesal saja jadi Galang mencari cara untuk mengerjai Ricky mulai dari prank kemarin dan kini dia pun ingin membuat Ricky marah lagi karena dia ingin menyakiti kekasih nya yang baru sembuh itu
"Gini saja tidak boleh". Kata Galang lalu memukul lengan Yuli dan dia pun langsung berlari dari ruangan itu dan teriakan Ricky pun membuat mereka semua yang ingin masuk ke dalam pun kaget
"Lo kenapa berteriak seperti di hutan saja Rick". Kata Ken
Dan di sana juga sudah ada bunda ayu serta mama Irene. mereka ingin melihat bagaimana kondisi Yuli jadi mereka pun datang ke ruangan rawat Yuli
"Galang si bodoh itu berani sekali dia memukul kekasih gue". Kata Ricky dengan kilatan amarah nya membuat mereka faham bahwa Galang memang sengaja memancing emosi Ricky
"Mungkin saja dia memang sudah bosan hidup". Kata Ken
Ricky pun beranjak dari tempat duduk nya dan dia ingin memberikan pelajaran kepada Galang namun Yuli menahan tangan nya membuat Ricky pun menghentikan langkah kaki nya di sana
"Sudah lah jangan perduli kan Galang dan lagi aku juga tidak merasa kesakitan sama sekali bahkan pukulan dia tadi tidak ada apa-apa nya sayang". Kata Yuli membuat Ricky pun kini duduk kembali
"Si singa sudah jinak ternyata syukur lah". Kata Galang yang kini sudah kembali lagi ke ruangan itu membuat Ricky menatap nya dengan tajam
Bahkan Ricky pun ingin sekali mendekati Galang namun Yuli tetap saja menahan dia karena Yuli merasa Galang memang sengaja memancing emosi kekasih nya itu
"Lang Lo diam saja deh gak usah banyak bicara atau mau gue jahit mulut Lo ". Kata Yuli
"Sadis benar Bu bos ini". Kata Galang membuat mereka semua tersenyum
"Bagaimana keadaan kamu sayang?". Tanya Ayu
"Sangat baik Bun. maaf membuat bunda dan mama khawatir kepada Yuli ". Kata Yuli
"Iya Bun, Yuli sangat beruntung sekali mendapat kan cinta leader hebat ini". Kata Yuli
"Ya sudah kalau begitu bunda dan mama Irene sangat lega sekali apalagi kamu juga di kelilingi mereka semua yang hebat. Kalau begitu kita pulang saja ke rumah Caesar bagaimana?". Tanya Ayu
"Bunda pulang saja tidak apa-apa lagi pula Yuli kan banyak yang menjaga juga". Kata Yuli
"Kalau gak di jaga nanti Lo salah jalan lagi ". Kata Galang sambil tersenyum menggoda
"Salah jalan apa maksud Lo Lang?". Tanya Ipank
Belum juga dia menjawab kini Ricky pun langsung berdiri dan dia mendekati Galang lalu memukul perut nya
"Jika Lo banyak omong mending pulang sana ke Inggris". Kata Ricky
Galang yang setelah mendapat kan pukulan pun kini hanya bisa memegangi perut nya saja bahkan dia terlihat kesakitan meskipun pukulan Ricky tidak seberapa
"Tega sekali ya Lo mengusir gue kalau Lo mau gue pergi dari sini setidak nya berikan gue ongkos pulang". Kata Galang membuat Yuli tertawa terbahak-bahak mendengar nya
"Lo itu bos macam apa sih Lang, uang saja gak punya". Kata Yuli
"Ya mentang-mentang Lo sekarang calon istri nya seorang bos besar". Kata Galang
"Tentu saja, karena Ricky memang seorang bos dan kekuasaan nya pun juga tidak bisa di ragukan lagi kan". Kata Yuli membanggakan kekasih nya itu
"Kalau begitu gue akan mengantar mama dan bunda pulang dulu". Kata Caesar
"Hati-hati di jalan". Kata Yuli sambil melambaikan tangan nya bahkan kini mereka pun sudah keluar sementara yang lain nya masih di dalam sana
__ADS_1
"Sam untuk Stella dan juga Raya nanti akan menjadi bagian kekasih gue. Biarkan dia yang melakukan penyerangan untuk Stella dan juga Raya tapi Lo harus tetap berada di depan nya untuk menghindari segala kemungkinan terjadi". Kata Ricky
"Baik bos, saya akan melakukan sesuatu rencana dan perintah anda". Kata Sam
"Jadi dia nanti akan ikut penyerangan". Kata Ipank
"Iya dong gue ikut, percuma saja gue latihan selama ini jika tidak di pergunakan". Kata Yuli
"Ya sudah Yul tapi ingat tetap lah berhati-hati nanti karena gue juga tahu bagaimana kemampuan Raya". Kata Bryan
"Dia tidak ada apa-apa nya jika di bandingkan dengan kekasih gue jika Lo tidak tahu informasi itu bahkan mereka pun tidak tahu jika nyonya Ricky jago beladiri dan menggunakan senjata". Kata Ricky
Ricky tahu bagaimana kemampuan Raya meski pun dia juga bisa beladiri namun dia masih jauh di bawah Yuli karena Justin juga jarang melatih dia bahkan jika berlatih pun mereka hanya beberapa jam saja
"Apa kamu sengaja memujiku atau hanya sebuah kebohongan saja. Apa kamu yakin jika aku lebih baik dari pada Raya?". Tanya Yuli
"Tentu saja kamu lebih baik dari pada dia bahkan kamu lah yang terbaik di dunia ini sayang". Kata Ricky kembali memeluk kekasihnya itu
"Mulai deh adegan film romantis nya, ayo semua tonton adegan itu dengan baik dan siapkan juga beberapa Snack untuk makanan nya". Kata Galang
"Yang jomblo harap bersabar saja karena ini adalah ujian". Kata Yuli membuat mereka pun tertawa di buat nya
Yuli memang lah bisa sekali masuk ke dalam lingkaran para sahabat Ricky bahkan dia bisa dengan mudah bergaul dengan mereka sejak dulu jadi wajar saja jika mereka kini sedang bercanda bersama di sana. Bahkan mantan Ricky dulu tidak ada yang sedekat ini kepada mereka berempat dan juga Galang tapi Yuli bisa dengan mudah nya itulah salah satu hal spesial yang dia punya
"Jika Lo sudah move on dari Rani lalu bagaimana dengan Rani ya, apa dia memiliki seorang yang di cintai di Geng kakak nya?" Tanya Yuli
"Aku tidak tahu karena aku pun tidak pernah mencampuri urusan asmara dia". Kata Ricky
"Seharusnya kamu lebih memperhatikan asmara adik kamu sendiri dari pada adik Arok". Kata Yuli
"Kenapa jadi bawa-bawa Arok, apa Lo rindu bertengkar dengan dia". Kata Rere
"Yang rindu pasti bukan gue tapi dia bukan begitu manusia es". Kata Yuli
Arok hanya diam saja karena dia juga tidak ingin berdebat dengan Yuli sebab Yuli baru saja sembuh
"Yul jangan memancing Arok, meskipun dia seperti manusia es gitu gitu juga dia kekasih sahabat Lo Rachel". Kata Galang
"Iya juga ya tapi kenapa dulu Rachel gak milih Ken atau Rere saja ya kan mereka lebih baik dari pada manusia es". Kata Yuli
"Mungkin dia sudah kena mantra cinta manusia es ". Kata Galang membuat Yuli pun tertawa puas setelah membuly Arok meskipun Arok diam saja tapi wajah kesal nya itu sangat terlihat jelas sekali
Tidak ada yang berani menggoda Arok kecuali Yuli bahkan mereka semua pun ikut tertawa akibat ucapan Yuli itu.
"Lo baru sadar sudah seperti ini seperti nya Ricky juga terlalu kurang beruntung memiliki istri cerewet seperti Lo". Kata Arok membuka suara nya
"Apa tidak beruntung sayang jika memiliki istri seperti ku?". Tanya Yuli kepada Ricky
"Tentu saja sangat beruntung". Jawab Ricky
"Nah berarti yang tidak beruntung adalah Rachel Punya calon suami seperti manusia es tiap hari dia pasti akan Kedinginan". Kata Yuli
Dia sangat puas jika membuat Arok marah dan kesal bahkan Yuli tidak pernah takut sama sekali meskipun dia bukan kekasih Ricky sekali pun maka dia juga akan tetap melakukan nya
"Bos mereka sudah sampai di rumah mereka yang terletak tidak jauh dari rumah tuan Caesar". Lapor Sam kepada Ricky
"Jadi mereka sudah ada di sini dan kita akan melakukan nya di sini?". Tanya Yuli
"Mau tidak mau kita akan menghabisi mereka semua di sini tapi sebelum itu Ricky pasti menyiapkan Hadiah yang sangat istimewa dan spesial sekali untuk mereka terutama Stella". Kata Rere
Yuli menatap kekasihnya itu dengan bingung karena dia tidak tahu maksud dari hadiah tersebut itu apa
__ADS_1
"Ricky jika ingin menghukum mereka pasti menyebut nya dengan sebuah hadiah". Kata Ipank
"Jadi hadiah itu adalah hukuman untuk mereka aneh sekali. biasa nya kan hadiah menyenangkan tapi ini malah sebaliknya". Kata Yuli membuat mereka semua tersenyum