Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Kencan?


__ADS_3

Bukan nya Yuli sok jual mahal atau pun sombong. Memang dia merasa tidak pantas saja jika berada di samping Ricky atau pun Ipank dan juga Yuli sedikit terauma berhubungan dengan orang yang beda jauh dari keluarga nya.


"Lo gak usah buru-buru gitu mengerjakan nya. Nanti salah Lo". Kata Ricky


Yuli tidak mau menanggapi omongan Bos nya itu


"Gue pesankan makanan Buat Lo ". Kata Ricky


Dia segera menghubungi Greg dan menyuruh dia membeli sushi dan ramen sesuai kesukaan Yuli sementara orang yang di pesankan makanan masih tetap fokus ke dokumen nya. Dia ingin sekali pulang cepat namun nyatanya berkas masih sangat menumpuk di meja


"Duh pulang malam beneran ini gue". Gerutu Yuli


"Lo tenang saja gue akan mengantar Lo nanti". Kata Ricky


Yuli pun melirik Ricky dengan tajam nya


"Lo kalau mengantar gue sama saja buat gue dalam masalah". Kata Yuli


"Gak akan ada masalah sedikit pun dan gue bisa menjamin itu". Kata Ricky


"Yakin banget Lo ". Kata Yuli dan Ricky hanya menyeringai tipis menanggapi nya


"apa jangan-jangan Lo sudah melakukan sesuatu pada keluarga gue". Tanya Yuli


"Gak baik menuduh orang tanpa bukti itu". Kata Ricky


"Gue kan tanya bukan menuduh". Kata Yuli


"Oh jadi Lo bertanya". Kata Ricky dengan enteng nya


"Lo ngeselin banget ya." Kata Yuli


"ngeselin dari mana nya". Kata Ricky semakin menggoda Yuli


"Sudah gak usah bahas yang gak penting dan sekarang jawab pertanyaan gue". Kata Yuli


"Pertanyaan yang mana yang harus gue jawab". Kata Ricky


"Lo melakukan apa pada keluarga gue?". Tanya Yuli lagi


"Keluarga Lo ?". Tanya Ricky


"Iya keluarga gue. apa Lo budeg sekarang". Kata Yuli


"Keluarga Lo yang mana?". Kata Ricky balik bertanya


"Apa sih maksud Lo. Keluarga gue ya yang ada di rumah lah". Kata Yuli


"Bukan nya mereka bukan keluarga Lo ya dan kenapa Lo harus perduli dengan mereka yang sudah jelas sangat benci pada Lo ". Kata Ricky


"Lo jangan sembarang ya kalau bicara. mana ada keluarga yang benci dengan anggota keluarga nya sendiri". Kata Yuli


"Ada. Contoh nya di keluarga Lo . Apa Lo lupa bahwa gue sudah tahu semua nya dari Galang tentang Lo ". Kata Ricky sambil menyeringai tipis


Yuli baru ingat bahwa Galang pernah bilang bahwa dia meminta bantuan kepada Ricky untuk mencari di mana keluarga Yuli yang sebenarnya


"Si Galang bisa-bisa nya dia melakukan hal itu. Membocorkan tentang kehidupan gue". Kata Yuli


"Dia bukan membocorkan tapi dia hanya meminta bantuan kepada gue". Kata Ricky


"Seharusnya dia meminta persetujuan gue dulu". Kata Yuli


"Sudah lah semua juga sudah terlanjur". Kata Ricky


"Apa Lo mendapatkan informasi tentang keluarga gue?". Tanya Yuli penasaran


"Lo mau tahu". Tanya Ricky


Yuli pun mengangguk kan kepalanya. Memang selama ini dia juga sudah mencari dan dia sekarang sudah mulai berhenti untuk mencari keberadaan keluarga nya karena dia merasa hanya membuang-buang waktu saja dan juga menghabiskan biaya meskipun dia di bantu juga sama Galang dan Bryan tapi hasil tetap nihil.


"Gue akan kasih tahu jika Lo mau jalan bareng sama gue". Kata Ricky


"Wah Lo mau menipu gue ya". Kata Yuli


"Gue nipu Lo apa coba". Kata Ricky


mereka berdua kembali berdebat kembali dan Ricky memang sengaja mengajak dia berdebat agar dia bisa berbicara dengan Yuli dengan waktu yang cukup lama

__ADS_1


"Gak mungkin Lo mendapatkan informasi apapun juga secara gue saja gak mendapat apapun hingga sekarang dan Bryan serta Galang pun sama saja". Kata Yuli


"Apa Lo meragukan kemampuan gue?". Tanya Ricky


"Iya karena Lo gak ada bukti. Hanya ucapan mana bisa di percaya jika tidak ada bukti sama sekali". Kata Yuli


"Berarti Lo gak tahu siapa gue". Kata Ricky


"Gue tau Lo Ricky Airlangga Hartama cowok sombong si biang kerok dengan segala kekuasaan nya dapat melakukan apapun termasuk menghilangkan keluarga Lo ". Kata Yuli


"Lo tahu itu tapi kenapa masih ragu dengan gue". Kata Ricky


"Ya kalau Lo mendapatkan informasi nya coba kasih tahu gue sekarang kenapa harus ada syarat segala". Kata Yuli


"Di dunia ini tidak ada yang gratis dan jalan bareng adalah bayaran yang tidak seberapa dengan informasi yang akan gue berikan nanti". Kata Ricky


"Apa Lo yakin informasi itu bisa membantu gue menemukan keluarga gue?". Tanya Yuli


"Gue sangat yakin sekali dan gue bisa menjamin itu". Kata Ricky


"Ok gue terima tawaran Lo untuk jalan bersama. Kapan?". Tanya Yuli


"Lo bereskan dokumennya dan sekarang kita pergi bersama". Kata Ricky


"Hah sekarang Gak mau gue. Kalau gue gak menyelesaikan sekarang bisa-bisa besok makin numpuk kerjaan gue". Kata Yuli


"Lo tenang saja gue gak akan menambah pekerjaan Lo besok jadi sekarang Lo bereskan semua sebelum gue berubah pikiran dan pasti nya Lo akan menyesal". Kata Ricky


Yuli sebenarnya tidak ingin jalan bersama dengan Ricky tapi dia juga penasaran apa benar Ricky sudah mendapatkan informasi tentang keluarga nya dan rasa penasaran mengalahkan segala nya.


"Ya sudah gue beres-beres dulu". Kata Yuli yang sudah mulai membereskan berkas nya sedang kan Ricky sudah bersiap untuk pergi dengan nya.


Mereka pun keluar dari ruangan bersama dan seperti biasa para pegawai kaget melihat hal tersebut apalagi ini belum jam pulang dan mereka berpikir apa Bos nya akan pergi Kencan?


"Kalian lanjut kan pekerjaan dan jangan ada yang bergosip jika masih ingin hidup". Kata Ricky dengan nada tegas nya dan raut wajah dingin bak es .


"ya ya ya.... mengancam adalah senjatanya". Gerutu Yuli namun Ricky bisa mendengar hal tersebut dan hanya tersenyum tipis saja


Mereka berjalan menuju mobil Ricky yang berada di parkiran khusus yang memang sengaja di buat untuk dia dan para sahabat nya.


"Cepat masuk sekarang". Kata Ricky


"Lo jangan berpikir negatif Mulu sama gue. Gue mau mengajak Lo jalan ke Mall". Kata Ricky


"Ngapain ke Mall". Tanya Yuli


"Ya makan saja. berhubungan tadi makanan yang gue pesan belum datang jadi kita makan saja di Mall dan nanti biar Greg yang memakan makanan nya". Kata Ricky


"Kalau hanya sekedar makan gak harus kan ke Mall". Kata Yuli yang masih mengajak Ricky untuk berdebat. Dia masih mencari cara agar tidak jadi pergi dengan Ricky


"Di Mall kita juga bisa Nonton bahkan belanja juga bisa gak cuma makan saja". Kata Ricky


"Gue gak mau belanja lagian sayang juga sama uang nya. Barang di Mall kan mahal-mahal bro". Kata Yuli


"Lo gak perlu mengeluarkan uang sepeser pun dari kantong Lo karena semua gue yang akan membayar nya". Kata Ricky


"Duh harus cari alasan apalagi ini biar gak jadi berangkat". Batin Yuli


" Lo gak usah banyak alasan Ya. Cepat masuk mobil sekarang atau Lo mau gue gendong masuk". Kata Ricky


Yuli pun segera masuk ke dalam mobil sambil memikirkan bagaimana cara nya agar dia tidak pergi berdua dengan Ricky


Sepanjang perjalanan dia masih memikirkan cara dan terbesit di otak nya untuk mengajak yang lain nya bergabung. Yuli segera mengirimkan beberapa pesan kepada para sahabat nya agar menyusul dia pergi ke Mall.


"Lo kenapa Senyum-senyum seperti itu". Kata Ricky


"Memang ada larangan untuk senyum hah". Kata Yuli


"Gak ada yang melarang dan lakukan saja apa yang Lo suka". Kata Ricky


Mobil mereka melaju menuju salah satu Mall milik Ricky yang tidak di ketahui oleh orang-orang.


"Kita sudah sampai ayo turun atau Lo mau gue gendong". Kata Ricky


"Suka banget Lo gendong gue. Dasar modus". Kata Yuli lalu keluar sambil membanting pintu mobil nya


mereka berjalan masuk ke dalam Mall dan menuju sebuah restoran yang ada di sana. Mereka sudah duduk di tempat khusu yang biasa Ricky gunakan bersama para sahabat nya

__ADS_1


"Selamat datang Bos. Silahkan di pilih menu nya". Kata sang pelayan


"Lo pilih mau makan apa". Kata Ricky


Yuli pun melihat-lihat menu yang sudah di berikan kepada pelayan tadi. Dia melihat satu persatu menu beserta harganya


"Gue pesan ramen saja". Kata Yuli


Ya seperti biasanya, kemanapun dia pergi makan pasti hanya pesan ramen saja


"Sediakan Sushi dan Sashimi serta beberapa makanan yang sehat lain nya di sini jangan lupa minuman favorit di tempat ini juga". Kata Ricky


"Gue pesan nya ramen bukan sushi. apa Lo gak dengar ". Kata Yuli


"Gue gak suka bau ramen dan jangan protes atau gue gak akan memberikan informasi yang Lo butuh kan". Kata Ricky


"Selalu saja mengancam". Kata Yuli


Yuli berharap mereka yang tadi di hubungi bisa bergabung bersama dia agar tidak hanya berdua saja dengan Ricky karena rasa nya sangat tidak nyaman sekali apalagi melihat sorot mata dan bisik-bisik orang di sekitar nya membuat dia ingin segera pergi saja dari tempat itu


Makanan yang di pesan pun sudah datang dan Yuli langsung memakan nya tanpa kata


Di saat dia sedang makan dia melirik Ricky yang tampak memperhatikan dia yang sedang makan


"Lo gak makan juga?". Tanya Yuli


"Gue gak lapar". Jawab Ricky


Yuli pun menaruh kembali makanan nya


"Kalau gitu gue juga gak mau makan jika Lo gak makan. Kita datang bersama dan makan pun juga harus bersama". Kata Yuli


"Ya sudah kalau begitu gue juga makan. Kita habiskan sama-sama makanan ini". Kata Ricky


Dan Yuli pun langsung mengacungkan jempol nya pertanda bahwa dia setuju dengan perkataan Ricky


Mereka berdua sedang asik makan dengan lahap nya dan terkadang Yuli juga menjahili Ricky dengan mengambil makanan yang akan dia makan


Kini interaksi kedua nya sudah sangat banyak kemajuan karena hampir seharian Ricky dan Yuli mengobrol. Bukan mengobrol sih lebih tepatnya berdebat


Tidak terasa makanan yang ada di meja mereka sudah habis tak tersisa sedikit pun dan Yuli pun nampak sekali kekenyangan


"Kenyang banget deh Gue. Rasanya pingin tidur kalau kayak gini". Kata Yuli


"Apa Lo mau pulang saja sekarang?". Tanya Ricky


"Jadi kita cuma makan saja di sini". Kata Yuli Balik bertanya


"Kalau Lo ngantuk kita bisa pulang saja sekarang tapi kalau Lo masih betah mending kita nonton film saja". Kata Ricky


"Jangan nonton deh nanti gue ketiduran di dalam sana. Mending kita ke time zone saja gimana". Kata Yuli memberikan ide


"Ayo". Kata Ricky


mereka berdua berjalan menuju area bermain dan di sana mereka menjelajahi satu persatu permainan


"Wih seru banget ya. Apa Lo bisa mengambil boneka itu". Kata Yuli sambil menunjuk boneka panda yang ada di dalam mesin capit itu.


"Apa Lo suka dengan boneka nya? Kalau iya gue bisa mengambil kan untuk Lo ". Kata Ricky


Dan Yuli pun mengangguk kan kepalanya kemudian Ricky sudah memulai aksinya untuk mengambil boneka tersebut dan tidak butuh waktu lama akhirnya dia pun berhasil. Dia langsung memberikan boneka panda yang berukuran sedang itu pada Yuli dan nampak sekali raut bahagia di wajahnya hanya karena hal kecil menurut Ricky


"Mudah banget ya buat Lo bahagia". Batin Ricky


"Sekarang kita mu kemana lagi?". Tanya Yuli


"Lo maunya kita kemana ? Gue akan mengikuti kemauan Lo ". Kata Ricky


"Gue juga bingung mau ke mana tapi gue gak mau nonton film". Kata Yuli


"Apa Lo mau belanja sesuatu?". Tanya Ricky


"Belanja di sini? Gue gak terbiasa". Kata Yuli


"Maka dari itu sesekali biasakan belanja di sini. Jadi sekarang kita belanja saja". Kata Ricky


"Gak ah. Gue gak mau". Kata Yuli

__ADS_1


Mereka berdua kembali berdebat karena hal sepele dan gak penting banget untuk di perdebatkan namun bukan Yuli namanya jika dia tidak mengajak orang untuk berdebat dengan nya dan pasti dia bisa menang dengan mudah


"Apa Kalian berdua sedang berkencan di sini?". Tanya seseorang dari jauh dan kini berjalan mendekati mereka berdua membuat Ricky dan Yuli langsung menatap orang itu dengan tajam nya akibat ucapan nya tadi


__ADS_2