Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Momen Di Belanda


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan dari arena balapan mereka sudah sampai di rumah Ricky dan segera memarkir mobil nya masing-masing si tempat nya sementara mobil yang tadi nya Ricky gunakan untuk balapan kini di kembalikan juga ke tempat khusus nya


"Huft capek juga ya walaupun gak ikut balapan tapi gue merasa capek sekali". Kata Ken


"Lo capek karena terlalu sibuk menggoda wanita di sana tadi untuk Lo ajak olahraga di ranjang Ken". kata Rere


"Lo jangan berkata seperti itu di depan Ricky nanti gue tidak di Restui dengan Rani". Kata Ken


"Seperti sebelum nya jika Rani cinta sama Lo gue tidak akan menghalangi sama sekali tapi jika Lo menyakiti nya habis Lo di tangan gue Ken". Kata Ricky


"Iya gue tahu hal itu Rick dan gue juga seperti ini kan hanya untuk ber senang-senang saja dan jika Rani sudah siap menjalin hubungan dengan gue maka gue akan serius dengan dia seperti Lo dan juga Yuli". Kata Ken


Karena hal itu juga lah Ricky tidak pernah melarang Ken untuk mendekat adik nya itu walaupun dia tahu bagaimana Ken tapi dia tidak mau jika sampai mencampuri urusan percintaan adik nya namun tetap saja jika Ken macam-macam Ricky akan bertindak


Kini mereka sudah ada di dalam rumah dan mereka segera naik ke atas untuk segera tidur


"Lo tidur di mana Rick?". Tanya Ipank


"Di ruang kerja". kata Ricky


Mereka pun segera pergi berjalan menuju kamar masing-masing "Dari mana kalian?". Tanya Yuli sambil membawa air minum karena dia juga baru saja mengambil air


"Kita habis balapan". Jawab Ken


"Balapan? Kalian semua?". Tanya Yuli


"Hanya Ricky yang balapan tadi". Kata Ipank


"Jadi tadi kami balapan dan gak bilang kepada aku". Kata Yuli


"Maaf cinta bukan nya aku tidak mau bilang tapi ..." Perkataan Ricky terputus setelah melihat senyum kekasih nya


"Kan kalau bilang aku bisa ikut dan lain kali kalau mau balapan ajak lah kekasih nya ini biar seluruh Dunia tahu kalau Ricky milik Yuli". Kata Yuli


Ricky langsung memeluk kekasih nya itu dengan erat dan dia tidak menyangka jika Yuli tidak akan marah karena dulu saja Stella Sangat marah jika tahu Ricky balapan


"Kamu gak marah sama aku?". Tanya Ricky yang masih memeluk kekasih nya


"Kenapa harus marah itu kan hobi kamu jadi aku tidak akan marah sama sekali lagi pula aku juga suka sekali melihat orang balapan tapi kamu juga harus hati-hati jika balapan". Kata Yuli


"Iya aku akan selalu berhati-hati". Kata Ricky


"Ya sudah Istirahat saja besok kan kamu akan pergi ke Belanda". Kata Yuli


"Ya sudah kamu masuk saja dulu setelah itu kita akan beristirahat". Kata Ricky


Yuli pun melepas pelukan nya dan kini dia berjalan menuju kamar Ricky yang dia tempati selama di sana dan setelah Yuli masuk kini Ricky dan juga sahabat nya pun pergi istirahat juga.


Di kamar Yuli kini sedang melakukan panggilan dengan Bryan "Bagaimana Bray apa Lo sudah bisa mendapat kan informasi yang gue ingin kan?". Tanya Yuli


"Sorry Yul gue masih belum bisa mendapat kan nya". Kata Bryan


"Apa sesulit itu melakukan nya?". Tanya Yuli


"Iya gue masih belum mendapat apapun juga karena dia juga memiliki saudara yang lumayan hebat juga". Kata Bryan


"Ya sudah makasih Bray tapi seandai nya Lo busa kabari gue ya". kata Yuli lalu menutup panggilan telepon nya dan kini dia pun tertidur setelah melakukan obrolan bersama dengan Bryan


Pagi menjelang dan matahari juga sudah meninggi terlihat aktivitas di rumah Ricky sudah berjalan kembali dan kini bik Na yang sedang sibuk memasak dan di bantu juga dengan Yuli dan yang lain nya. Tadi bik na sudah menolak namun Yuli memaksa nya jadi kini mereka terlihat sedang sibuk di dapur bersama setelah selesai memasak Yuli segera menghidangkan makanan nya di meja makan dan tidak lama juga Ricky dan yang lain nya turun ke bawah untuk sarapan


"Di mana Caesar kenapa dari kemarin aku tidak melihat nya?". Tanya Hiro


"Dia ada di rumah Sam bersama dengan Shawn kata nya kemarin ada urusan". Jawab Yuli


"Pantas saja dia tidak ada di rumah". Kata Hiro

__ADS_1


mereka semua sudah duduk manis di tempat nya masing-masing dan kini bik Na juga terlihat menyiapkan hidangan nya juga


"Terima kasih ya bik Na kata Yuli sambil tersenyum


"Kak Ricky jadi mengantar Rani hari ini?". Tanya Kinara


"Jadi semua nya juga sudah siap dan tinggal berangkat saja". Kata Ricky


"Hati-hati di sana dan ingat jika kamu sekarang sudah punya kekasih jadi jaga mata di sana". Kata Yuli membuat Ricky tersenyum senang mendengar nya


"Tenang saja aku akan selalu menjaga hati ku karena memang kamu satu-satunya wanita yang aku cintai". Kata Ricky


Mereka menyudahi obrolan nya dan kini makan bersama dengan sangat lahap nya juga seperti biasa nya setelah selesai makan Yuli kembali mengajak Ricky untuk mengobrol


"Oh ya apa selama bekerja di sini bik Na sudah pernah pulang ke tanag air nya?". Tanya Yuli


"Pernah beberapa kali". Jawab Ricky


"Lalu apa dia tidak datang waktu anak nya menikah?". Tanya Yuli


"Dia pulang ke Indonesia waktu anak nya menikah itu juga bersama dengan kita dan waktu cucu nya lahir juga". Kata Rere


"Tapi setelah itu bik Na tidak pernah menginjakkan kaki lagi ke Indonesia". Kata Ken menambahi


"Jadi sudah sangat lama bik nya tidak pulang dan bertemu keluarga nya?". Tanya Yuli


"Iya kamu bicara langsung ke inti nya saja cinta. aku tahu arah pembicaraan kamu itu pasti ingin bik ma pulang kan menemui keluarga nya". Kata Ricky menebak


Yuli pun tersenyum dan dia segera merangkul tangan kekasih nya itu sambil menyandarkan kepala nya di bahu Ricky


"Apa tidak kasihan melihat bik Na menahan rindu". Kata Yuli dengan lembut nya


"Aku akan menyuruh Diego untuk mengatur segala nya ". Kata Ricky


"Kamu memang baik sekali kekasih ku aku sangat bangga sekali memiliki kamu". Kata Yuli


Mereka kini hanya bersantai saja karena Ricky juga akan berangkat ke Bandara sebentar lagi jadi mereka kini menikmati kebersamaan nya itu di halaman rumah Ricky yang indah dan mewah itu.


"Maaf bos sudah waktu nya kita berangkat ke bandara dan juga semua nya sudah saya siap kan". Kata Sam


Ricky dan yang lain nya pun bangkit dari duduk nya dan dia bergegas masuk ke dalam untuk mengambil barang nya yang ada di kamar begitu juga dengan Rani yang kini juga mengambil handphone nya. setelah di rasa sudah lengkap kini mereka pun pergi ke Banda bersama dalam perjalanan Ricky dan Yuli pun tidak pernah diam sama sekali mereka terlihat asik sekali bercanda bersama dan juga sangat bahagia. sesampai nya di Banda kini mereka sudah turun semua


"Kamu hati-hati dan jangan melirik perempuan di sana dan Lo Sam jaga dia agar tidak berpaling dari gue". kata Yuli membuat mereka semua ingin tertawa namun menahan nya karena melihat sorot mata Ricky yang tajam dan menyeramkan


"Kamu juga jika berangkat ke Italia juga harus hati-hati dan jaga diri ingat Hiro akan ikut bersama dengan kamu ke sana". Kata Ricky


Setelah kepergian Ricky ke Belanda memang Yuli sudah memutuskan untuk pergi juga menemui orang tua kandung nya di Italia karena dia juga ingin tahu bagaimana wajah mama nya.


"Aku pergi dulu dan jangan merindukan aku nanti". kata Ricky lalu pergi menjauh dari mereka bersama dengan Sam dan juga Rani. Setelah Ricky sudah tidak kelihatan lagi mereka semua pun memutuskan untuk pergi dari bandara ke rumah Ricky. Ricky sudah mengatakan kepada anak buah nya untuk menjaga kekasih nya dengan baik selama dia tidak ada dan sebelum Yuli pergi ke Italia.


"Yul bagaimana rasa nya di tinggal kekasih?". Tanya Kikan


"Lebay banget baru juga beberapa jam dan aku tidak merasa apa-apa juga". Kata Yuli


"Oh ya kapan kamu akan berangkat Yul?". Tanya Kinara


"Mungkin saja beberapa hari lagi". Kata Yuli


"Kirain besok kamu berangkat nya Yul". Kata Kinara


"Mau nya sih besok tapi Caesar ada urusan jadi di tunda Beberapa hari lagi "Kata Yuli. Dia pun menyetujui nya karena dia juga tidak di perbolehkan untuk pergi sendiri juga ke sana oleh Ricky dsn yang lain nya jadi dia pun memutuskan untuk menunggu selesai nya Urusan Caesar dan juga dia berharap bisa membawa Ayu juga untuk menemui mama kandung nya


Sementara itu setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhirnya Ricky sampai juga di Belanda dan dia juga sudah di jemput oleh anak buah nya di sana


"Selamat datang tuan Ricky". Kata Paul

__ADS_1


Ricky hanya mengangguk kan kepala nya saja dan kini dia segera masuk ke dalam mobil bersama dengan Sam dan juga Rani. mobil itu pergi meninggalkan bandara dan menuju kediaman Hartama yang ada di Belanda


"Apa keadaan di sini aman Paul?". Tanya Sam


"Sangat aman sekali tuan Sam ". Jawab Paul


"Lalu bagaimana dengan bisnis para saudara bos kita?". Tanya Paul


"Sesuai dengan keinginan anda tuan. Bisnis nya berjalan dengan sangat baik dan juga tuan Greg dan Betran Sangat baik sekali dalam membantu menjalankan semua nya". kata Paul melaporkan


Betran dan Greg memang sudah ada di Belanda kemarin dan kedatangan dia semakin membuat bisnis para saudara Ricky menjadi semakin pesat sekali berkembang nya dan itu juga tidak lepas dari nama Ricky


"Maaf tuan kita sudah sampai". Kata Paul


mereka pun turun bersama dan terlihat para keluarga Ricky sudah menyambut kedatangan nya sekarang. Mayumi mama Ricky pun langsung menghampiri nya dan memeluk nya


"Kamu sudah datang sayang". kata Mayumi


"Iya ". Jawab Ricky lalu membalas pelukan nama nya itu membuat mereka semua sangat bahagia sebab ini adalah momen yang sangat langka dan hanya mereka dapat kan di Belanda saja sebelum nya Ricky tidak pernah mau di peluk dan memeluk Anggota keluarga Hartama


"sebaik nya kita masuk saja sekarang". kata Satria


mereka masuk ke dalam rumah dan Sam juga kini sudah membawa barang nya untuk di letakkan di kamar nya sementara punya Ricky sudah di bawah oleh asisten di rumah itu


"Bagaimana Rick keadaan Lo selama di Jepang aPa baik-baik saja?". Tanya Edward


"Kalau gue tidak baik mana bisa datang kemari". kata Ricky


"Lo benar juga dan pertanyaan gue yang salah". kata Edward


"Lalu kapan kita bisa bertemu dengan kekasih Lo itu?". Tanya Robert


"Secepat nya setelah dia pulang dari Italia gue akan mempertemukan kalian semua". kata Ricky


"Oh ya apa kamu akan tinggal untuk beberapa hari di sini sayang?". Tanya Mayumi


"Ricky akan tinggal untuk beberapa hari di rumah ini ma sambil melihat juga bagaimana keadaan perusahaan mereka semua di sini". Kata Ricky


panggilan mama yang keluar dari mulut Ricky membuat mereka semua kaget dan begitu bahagia lagi-lagi momen berharga di Belanda ada lagi membuat mereka merasa bersyukur sekali sekarang


"Kekasih kak Ricky yang sekarang sangat baik sekali ma dan dia juga sangat ceria juga". Kata Rani


"Jadi dia juga penyabar sayang oh syukur lah kalau begitu". kata Mayumi


"Jadi makin penasaran Rick kita". kata Robert


"Kalian bisa melihat foto nya saja dulu sebelum melihat orang nya". kata Ricky lalu memperlihatkan galeri foto nya yang terdapat banyak sekali gambar Yuli dan mereka bisa menilai bagaimana Yuli yang selalu terlihat sederhana di beberapa foto milik Ricky


"Sudah dulu mengobrol nya sebaik nya Ricky istirahat saja dulu mungkin dia capek dan kita lanjutkan saja nanti". kata Satria


Kini Ricky sekarang sudah menuju kamar nya yang ada ada di rumah itu dia juga langsung merapikan barang nya lalu beristirahat sejenak


Pagi hari di Belanda Ricky kini tampak sedang berolah raga bersama dengan saudara nya dan juga Sam dia kini melakukan olahraga untuk merenggangkan otot nya


"Ricky apa boleh kita belajar lagi bela diri kepada Lo?". Tanya Raka kembaran nya


"Ayo kalau kalian ingin". kata Ricky


mereka tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan segera menuju ruangan latihan untuk segera berlatih. di sana alat nya sudah sangat lengkap sekali dan tinggal memakai nya saja. Ricky melatih saudara nya dengan Sangat sabar sekali dan itu juga baru pertama kali nya terjadi


"Lo sangat hebat sekali Rick banyak sekali jurus yang hebat yang Lo miliki. setelah ini apa bisa kita latihan dengan senjata?". Tanya Robert


"Besok saja untuk yang itu setelah ini gue ingin datang ke kantor Lo Ryuji". kata Ricky


."Kita akan berangkat bersama Rick ke sana". kata Ryuji dengan senang hati sekali ketika tahu Ricky ingin datang untuk melihat perusahaan nya yang sudah dia rintis sejak mulai nol

__ADS_1


__ADS_2