
Ricky sebenar nya tidak mempercayai apa yang di katakan kekasih nya tadi dan dia mencoba untuk tetap tenang serta akan menyuruh Dira menyelidiki apa yang ingin di lakukan Yuli sebab selama ini Ricky juga tidak menentukan rencana lain nya yang Yuli rancang dan dia hanya tahu jika Yuli ingin menetap di Singapura saja bahkan Ricky juga sudah membereskan negara itu untuk sang kekasih.
Selesai makan mereka masih mengobrol di tempat tersebut dan tidak lupa juga bercanda bersama di sana
"Lanjut kan saja mengobrol nya aku mau berdiskusi dulu dengan mereka semua. Kita mengobrol sebentar untuk membahas sesuatu". Kata Ricky lalu berjalan untuk pergi ke private room milik Ricky yang hanya akan di gunakan jika dia sedang merencanakan sesuatu saja dan yang lain nya pun mengikuti kemana Ricky pergi
"Ada apa lagi Rick?". Tanya Rere
"Ada hal yang harus kita bahas tentang Kenzo". Kata Ricky
"lelaki yang tadi mantan Yuli". Kata Ken
Ricky hanya mengangguk saja sementara Sam terkejut mendengar nya, bagaimana bisa dunia se sempit ini mempertemukan Kenzo kembali dengan Yuli padahal Sam tahu jika Kenzo tidak ada di negara ini dia ada di Spanyol. Sam merasa kecolongan dengan hadir nya Kenzo tanpa ria ketahui. Dari beberapa mantan Yuli memang Kenzo lah yang menjadi pusat perhatian Sam sendiri sebab dia tahu betul siapa Kenzo yang sebenar nya.
"Seperti nya dia bukan orang sembarangan Rick mengingat tatapan nya kepada Lo tadi". Kata Arok yang memang memperhatikan Kenzo waktu bertemu tadi, dia merasa aura Kenzo sama dengan Ricky, mematikan dan seperti bos.
"Dia memang bukan orang yang sembarangan jika kalian bisa menggali informasi nya lebih dalam, tapi gue rasa informasi itu juga tidak akan bisa di dapat kan sebab Kenzo memang lah Sangat hebat sekali". Kata Ricky
Ricky tahu kemampuan Kenzo dan dia juga tidak menutup mana dengan hal tersebut dan bisa saja jika kelompok mereka berdua berperang maka hasil nya pun tidak bisa di prediksi siapa yang akan memenangkan nya.
"Dia kan ketua dari Geng Revolution kan Rick". Kata Ipank yang memang tahu sedikit tentang Geng tersebut.
"Memang semua tahu jika dia ketua di Geng tersebut tapi ada Geng besar yang sebenar nya dia punya namun tidak di ketahui oleh sembarang orang". Kata Ricky
mereka semua pun paham akan hal itu dan kemungkinan karena dia juga kuat maka dari itu tatapan mata nya ke Ricky tadi sangat lah tajam sekali dan menyirat kan permusuhan.
"Sam gue punya tugas untuk Lo ". Kata Ricky
"Tugas apa bos?". Tanya Sam dengan sopan nya
"Cari tahu wanita yang bernama Haruka dia adalah teman kekasih gue dulu, jika Lo ingin tahu wajah nya lihat saja di cctv restoran". Kata Ricky lalu menyebut kan mana restoran yang dia datangi tadi sebelum ke restoran nya sendiri.
"Baik bos akan saya cari tahu tentang wanita Tersebut dan saya akan memberi nya pelajaran". Kata Sam
Dia tahu maksud dari bos nya tanpa harus mengetahui apa yang terjadi sebenar nya sebab mata Ricky sudah mengisyaratkan kemarahan yang mendalam dan mungkin juga wanita yang bernama Haruka itu tidak akan lolos dari sang leader nanti nya.
"Leon, apa Lo tahu tentang Kenzo?". Tanya Ricky
"Iya gue mengetahui tentang dia karena beberapa kali dia juga mengajak untuk bekerja sama". Kata Leon
"Jadi Lo kenal dengan dia Leon?". Tanya Ipank
"Gue tidak terlalu mengenal nya sebab gue tidak suka dengan dia jadi gue tidak mau juga bekerja sama dengan nya". Kata Leon
Ricky tersenyum penuh misteri mendengar apa yang di katakan oleh Leon barusan dan mereka yang melihat nya pun tidak dapat menebak apa yang ada di pikiran Ricky saat ini
"Lalu apa yang akan Lo rencana kan Rick untuk dia?". Tanya Arok
"Tidak ada, gue tidak akan merencanakan apapun untuk Kenzo". Kata Ricky
Dia terlihat sangat tenang sekali sekarang bahkan seperti tidak ada sesuatu padahal tadi dia terlihat sangat emosi sekali dan Sekarang ekspresi Ricky berubah seratus delapan puluh derajat. Memang tidak pernah bisa di tebak dia sekarang
"Lalu untuk apa Lo mengajak kita kemari?". Tanya Ken
"Hanya untuk mengobrol saja". Jawab Ricky dengan enteng nya
"Lo memang s****n Rick, kalau hanya mengobrol saja kenapa tidak di sana saja tadi". Kata Ken
"Kenapa tadi kalian mengikuti gue padahal gue juga tidak menyuruh sama sekali". Kata Ricky lalu pergi meninggalkan mereka semua tanpa pamit membuat Ken kesal di buat nya
"Dia memang cocok dengan Yuli karena sama-sama menyebalkan nya". Kata Ken lalu pergi menyusul Ricky juga untuk segera bergabung dengan kekasih nya di tempat tadi
Ricky yang melihat Yuli sedang mengobrol dan bercanda dengan para sahabat nya pun hanya tersenyum saja ketika dia melihat senyuman kekasih nya itu juga mengembang
"Sudah selesai diskusi nya?". Tanya Yuli
__ADS_1
"Sudah. bagaimana, apa kamu suka dengan restoran ini?". Tanya Ricky
"Sangat suka, terlihat bagus dan juga estetik sekali". Kata Yuli
"Kalau kamu suka kamu bisa makan setiap hari di sini bersama dengan bunda". Kata Ricky
"Kalau setiap hari makan di sini bisa mati bosan aku". Kata Yuli membuat mereka semua tertawa dengan candaan nya.
"Mana ada mati karena bosan Yul, Lo ada-ada saja". Kata Ken
"Ada, mau bukti?". Kata Yuli menantang
"Tidak. Gue juga tidak akan perduli jika memang ada yang bisa mati karena bosan". Kata Ken
"Kalau begitu ayo kita pulang." Kata Yuli
"Kenapa buru-buru sekali sih. ini juga masih jam sepuluh Yul". Kata Rere
"Aku gak enak jika meninggal bunda sendiri saja". Kata Yuli
"Bunda tidak sendirian, lagi pula dia juga sedang menjenguk Luna". Kata Ricky
"Jadi bunda belum pulang. Ya sudah lah kalau begitu kita di sini saja dulu". Kata Yuli
"Bagaimana kalau kita menonton film". Usul Rachel
"film apa Hel?". Tanya Kikan
"Apa saja boleh. adakan Rick film yang bagus di sini?". Tanya Rachel
"Kamu mau nonton film apa sayang?". Tanya Ricky kepada kekasih nya
"Terserah kalian semua saja". Kata Yuli
"Kalau dia paling suka action Rick". Kata Rachel
mereka pun mengikuti Ricky dan Rachel pun terlihat sangat antusias juga apalagi Kikan. mereka memang tidak pernah nonton bersama lagi semenjak lulus dari sekolah apalagi mereka sibuk dengan urusan masing-masing
Yuli yang baru masuk di ruangan Tempat menonton pun kini dia di buat kaget sekaligus kagum, bagaimana mungkin Setiap tempat yang Ricky miliki pasti ada tempat seperti bioskop Nya. Itu membuat Yuli sangat kagum dengan ide yang ada di kepala Ricky dan belum lagi desain yang ada di tempat tersebut juga sangat berbeda-beda juga
"Ternyata di sini juga ada bioskop nya". Kata Yuli
"Kekasih Lo kan hebat dan sangat kaya Yul, jadi membuat bangunan seperti ini dalam hitungan detik pun dia sangat mampu sekali". Kata Rachel
"Memang se hebat apa sih seorang Ricky". Kata Yuli
"Aku tidak lah hebat jika kamu tidak menganggap ku hebat". Kata Ricky sambil tersenyum
"Mulai kambuh sifat bucin nya". Kata Rere
"Leon Lo harus terbiasa melihat hal ini". Kata Ipank
"Iya gue akan terbiasa meski pun Gue tidak percaya dengan apa yang gue lihat sekarang ini". Kata Leon
"Sudah ayo kita duduk. Sam putar film yang akan di tonton. Lo bisa mencari film triple x untuk kita tonton". Kata Ricky
Sam pun melakukan apa yang di perintah kan oleh sang Leader dan dia segera memutar film yang tadi di sebut kan oleh Ricky.
Suasana di sana tampak tenang sekali dan mereka semua fokus dengan adegan per adegan yang ada di film tersebut. apalagi Yuli, dia terlihat sangat menikmati sekali film nya dan terlihat juga dia sangat antusias sekali
"Apa kamu senang hati ini sayang?". Tanya Ricky
"Aku sangat senang sekali". Kata Yuli
"Bagus lah kalau kamu senang dan ternyata membuat kamu bahagia itu sangat gampang sekali nyonya Ricky". Kata Ricky membuat Yuli tersenyum di buat nya
__ADS_1
Mereka kembali menonton dan terlihat sekali Yuli sangat menikmati adegan dalam film dan dia juga kadang berekspresi berbeda setiap adegan berlangsung dan Ricky tampak memperhatikan kekasih nya yang sedang fokus terhadap apa yang di tonton nya. Ricky tersenyum senang sebab dia bisa memandang Yuli yang lagi bahagia hanya dengan menonton film saja.
Sudah satu jam mereka menonton dan akhir nya selesai juga film nya.
"Apa masih mau menonton yang lain nya ?". Tanya Ricky
"Ah aku sudah puas menonton hari ini". Kata Yuli
Sam pun mematikan film nya dan kini mereka semua keluar dari tempat tersebut menuju meja makan tadi. semakin malam restoran milih Ricky semakin ramai saja bahkan pengunjung pun banyak sekali yang datang sekarang.
"Wah ramai sekali ya di sini padahal ini sudah malam". Kata Yuli
"Di sini memang sangat ramai jika larut malam Yul". Kata Rachel
"Tahu banget kau Hel tentang restoran ini". Kata Yuli
"Ya tahu tapi tidak terlalu banyak juga kali". Kata Rachel
"Apa restoran ini buka dua puluh empat jam?". Tanya Yuli
"Tidak, restoran ini hanya buka dari jam tujuh malam hingga jam tiga dini hari". Jawab Ricky
"Aduh kasihan sekali mereka ya, waktu nya tidur tapi harus bekerja". Kata Yuli
"Ricky juga memberikan mereka waktu untuk tidur kali Yul tapi hanya satu jam saja". Kata Ken
"Ya, meskipun menakutkan ternyata leader kita ini sebenar nya baik hati sekali. dan ya kamu pintar juga ya, di setiap tempat yang kami punya se ingat aku pasti ada ruang seperti bioskop nya". Kata Yuli
"Kalau untuk hal tersebut itu baru di bangun Yul agar kamu nyaman jika ingin menonton film dan tidak perlu ke bioskop lagi". Kata Kinar
"Baru di bangun?". Tanya Yuli kaget
"Benar. Apa sih yang gak bisa di lakukan Ricky untuk kekasih nya ini bahkan dalam satu detik saja dia bisa membangun beberapa gedung untuk kekasih nya". Kata Kikan
"Wah kalau begitu nanti aku mau meminta agar dia membeli rumah Arok saja biar Arok tidak punya tempat tinggal lagi". Canda Yuli membuat Arok menatap nya dengan tajam
"Lihat lah mata Arok mau copot". Kata Yuli lagi
"Sudah kak jangan di hiraukan, tahu sendiri kan kalau dia suka sekali bercanda". Kata Kinar
"Apa kita masih di sini saja atau pulang?". Tanya Rere
"Mungkin pulang saja lagian ini juga sudah malam, ngantuk juga ". Kata Rachel
Mereka turun dari lantai dua tempat tersebut dan menuju mobil masing-masing untuk segera pulang
"Nanti suruh Hiro datang ke rumah Sam kalau Lo bertemu dengan nya Rok". Kata Ricky lalu masuk ke dalam mobil dan Langsung melajukan mobil nya.
Yuli yang masuk di dalam mobil Ricky pun kini juga terlihat sudah terlelap dan dengan cepat nya dia bisa tertidur.
Sementara itu di sebuah rumah yang terlihat biasa saja namun juga tidak terlalu kecil ada beberapa orang yang tengah asik mengobrol di sana.
"Jadi anda tadi bertemu dengan tuan Ricky, Tuan?". Tanya Erick Orang kepercayaan Kenzo
"Ya dan menarik nya dia sekarang adalah kekasih dari Yuli perempuan yang paling aku cintai". Kata Kenzo
Perkataan Kenzo membuat Erick asisten nya terkejut sekali apalagi dia tahu bagaimana hubungan bos nya itu dengan gadis yang bernama Yuli Ramadhani dulu. Bahkan dia juga masih ingat bagaimana menyesal nya bos nya menghianati Yuli dan dia berjanji ingin memperbaiki semua nya namun sekarang hal itu pasti lah sangat sulit sekali di lakukan mengingat sekarang kekasih Yuli adalah seorang Ricky yang di kenal sebaik King leader oleh banyak kelompok.
"Bagaimana bisa nona Yuli menjadi kekasih nya tuan". Kata Erick
"Entah lah dan aku ingin kau cari tahu tentang hal itu Erick. tidak perduli siapa Ricky yang pasti aku akan merebut apa yang seharus nya menjadi milik ku agar kembali kepada ku lagi". Kata Kenzo sambil menyeringai
"Baik lah tuan saya akan mencari tahu semua nya dengan segera". Kata Erick
"Dan satu lagi, pastikan juga jangan sampai Ricky tahu siapa sebenar nya aku serta awasi juga Haruka karena aku bisa menangkap kilatan amarah ketika Ricky menatap nya tadi". Kata Kenzo
__ADS_1
Erik mengangguk paham dan kini dia pergi n pergi meninggalkan bos nya itu untuk segera melakukan beberapa tugas yang dia dapat kan. Erick pun juga berpikir mungkin kali ini tugas nya akan sangat berat dan penuh tantangan sekali sebab yang dia hadapi pasti adalah Sam orang kepercayaan Ricky yang sangat cerdas dan juga cerdik sekali dan tidak mudah juga untuk mengalahkan nya
"Sam, ternyata takdir akan mempertemukan kita dan bahkan kita juga menjadi musuh". Kata Erick sambil berjalan menuju ruangan nya untuk mengerjakan beberapa dokumen yang harus dia selesai Sekarang juga