
Dalam markas galaxy keempat anggota inti sudah tertidur pulas menyisahkan sang leader saja. dia memang tidak tidur karena akan pergi kesuatu tempat untuk melakukan beberapa hal tanpa sepengetahuan para sahabatnya yang lain. Dia keluar dari markas dan mengendarai mobil sport hitam miliknya melaju dengan cepat membelah jalanan yang sunyi.
jam sudah menunjukkan pukul enam pagi dan para anggota inti sudah mulai bangun dari tidurnya satu persatu dan menyisahkan satu orang yang belum bangun yaitu Ken .
"lihat Ken apa sudah bangun. apa dia tidak mau berolahraga jam segini belum bangun". perintah Ipank kepada Rere yang berada didalam ruangan untuk anggota inti bersantai.
Rere berjalan menuju kamar Ken yang letaknya tidak jauh dari tempat bersantai mereka berlima.
toook took toook
"Ken apa elo masih belum bangun. lihatlah matahari sudah terbit tinggi sekali dan elo masih bersembunyi dibalik selimut seperti seorang bayi". kata Rere yang sudah berada didepan pintu sang sahabat.
"diamlah re.loe gak tahu apa kalau gue lelah sekali karena kejadian kemarin.gue masih ngantuk gila". jawab Ken yang masih tertidur diatas ranjang empuk miliknya itu.
"apa kau tidak malu dengan Arok. dia yang terluka malah sekarang sudah bangun dan mulai berolah raga. sedangkan elo". jawab Rere terputus karena melihat sang pemilik kamar membuka pintunya dan berjalan kelur tanpa sepatah kata pun.
"dasar labil". batin Rere yang juga ikut berjalan dibelakang sahabatnya itu.
"kemana Ricky? apa dia belum bangun ya tapi tumben banget dia kan selalu bangun lebih dulu dari kita semua". tanya Ken
"kita kekamar Ricky sekarang". ajak Arok yang langsung berlari kecil menuju kamar sang leader yang letaknya di lantai paling atas sendiri.
toook took toook
__ADS_1
"Rick apa elo belum bangun?". kata Arok sambil mengetuk pintu kamar beberapa kali namun tidak mendapatkan jawaban dari Ricky. dia mencoba membuka pintu dan ternyata tidak dikunci.
mereka semua mengedarkan pandangannya mencari sahabatnya yang sifatnya seperti devil itu
"shiiit Ricky gak ada". kata Ipank
"kemana perginya". jawab Rere menimpali
"re coba elo lacak posisi Ricky sekarang. gue takut dia melakukan hal yang tak terduga melebihi dibandara kemarin". kata Arok yang langsung dilaksanakan oleh Rere. dia memang ahli dalam mencari keberadaan seorang dengan sangat mudah. entah apa yang digunakan untuk melakukan hal tersebut.
"gawat. dia ada dilokasi tempat kita eksekusi musuh". kata Rere yang berhasil mendapatkan lokasi sang leader hanya dengan waktu beberapa detik saja.
"kita kesana sekarang. jangan buang waktu. gue takut Ricky semakin ganas lagi". kata Arok sambil berlari menuju mobil sport merah miliknya.
mereka melajukan mobil dengan kecepatan tinggi berharap tidak terjadi sesuatu yang diluar kendali mereka. karena mengingat bagaimana kekuasaan Ricky diseluruh penjuru dunia. dan sangat sulit dihentikan.
"kau tahu apa kesalahanmu. kau tidak becus dalam melaksanakan tugas yang ku berikan dasar b***h". teriak Ricky pada anak buah yang selalu mengawasi kekasihny dulu.
sang anak buah sudah terluka parah dan sebagian anggota tubuhnya sudah hilang. entah kemana perginya tapi bisa dipastikan itu masih belum cukup membuat sang leader puas.
"aku masih ingin bersenang-senang dengan mu jadi ku biarkan kau hidup". kata Ricky. sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan gelap tanpa cahaya tersebut. hanya ada cahaya dari jendela yang menyinari seluruh ruangan itu.
keempat sahabatnya sudah sampai ditempat tersebut mereka melihat Ricky yang keluar dari gedung itu dengan santainya tanpa ekspresi apapun. mereka berjalan mendekati sahabatnya itu.
__ADS_1
"Rick apa yang elo lakukan disini sepagi ini?". tanya Rere. yang mendapat senyuman tipis dari sang leader devil itu.
"gue hanya bermain-main sebentar. dan ya gue ingetin sekali lagi jangan coba mengganggu kesenangan gue". jawab Ricky
"Lo gak ngelakuin hal yang diluar batas kan Rick?". tanya Arok langsung tanpa berbelit-belit.
Ricky hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari sepupunya itu. " elo jangan khawatir gue tahu apa yang harus gue lakukan dan itu masih hal yang wajar". jawab Ricky
"gue mau pulang dulu ke rumah kalian kalau masih mau disini silahkan". tambah Ricky lagi
"kita ikut elo pulang ke rumah Lo sendiri Rick". jawab Arok yang diangguki oleh yang lainnya.
"ok kita pergi sekarang". perintah Ricky yang sudah masuk dalam mobilnya dan diikuti oleh sahabatnya.
*****
disisi lain ada sosok gadis yang tomboy tapi sangat ceria. dia selalu gembira bahkan dalam keadaan sedihpun dia masih bisa tertawa dengan teman-teman nya.
"Yul, nongkrong yuk. udah lama kita gak pergi hangout bareng". kata Rachel teman baik Yuli.
dia tersenyum" aku lagi banyak urusan. maklum orang yang gak sibuk tapi berlagak sok sibuk". jawab Yuli dan mereka bertiga tertawa terbahak-bahak.
"memang ya cewek satu ini ada aja alasannya". kata Kikan teman baik Yuli dan Rachel juga.
__ADS_1
"iya iya lain waktu kita jalan bareng.ok".jawab Yuli yang langsung mendapat respon jempol dari kedua teman baiknya itu.
mereka adalah tiga gadis yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas. mereka berteman sejak sekolah menengah pertama. Yuli adalah gadis sederhana sedangkan kedua temannya gadis dari keluarga yang terpandang. Rachel Putri Leonard seorang putri dari keluarga Leonard dan Kikan Anatasya Maheswara anak dari keturunan Maheswara.