Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Ternyata Dia Cerdas Sekali


__ADS_3

Yuli merasa kesal karena Ricky dari tadi menjahili nya terus dan juga menghimbau nya.


"Lo kalau kayak gini terus kerjaan gue gak bakal kelar bos". Kata Yuli


"Kalau gak selesai ya Lo harus lembur". Kata Ricky Sambil menyeringai


"Agar gue gak lembur Lo jangan mengganggu dong". Kata Yuli kesal


"Gue gap pernah menggangu Lo". Kata Ricky


"Ya ya ya terserah Lo karena bos memang selalu benar". Kata Yuli


"Gue bantu Lo nanti kalau Lo gak selesai pekerjaan nya". Kata Ricky


"Beneran? gak bohong mau bantu kerjaan gak di potong kan gaji gue? tanya Yuli beruntun


"Gue gak akan potong gaji Lo tapi gue mau potong lidah Lo saja agar gak cerewet". Kata Ricky


Yuli pun hanya tertawa menanggapi ucapan Ricky yang menurut nya hanya bercanda itu


"Lakukan saja kalau Lo bisa". tantang Yuli


"Lo cewek pertama yang menentang gue". Kata Ricky


"hahaha mungkin pertama dan terakhir kali ya". Kata Yuli


"Oh ya tentang keluarga kandung Lo apa Lo masih mau bertemu dengan mereka?". Tanya Ricky


"Sebenar nya gue masih ingin bertemu tapi kalau mereka mau bertemu dengan gue ". kata Yuli dengan santai nya. Ricky tidak melihat kesedihan di mata Yuli sedikit pun


"Kalau Lo mau bertemu mereka gue bisa bantu". Kata Ricky


"Gak usah deh nanti Lo malah maksa mereka atau paling juga Lo ngancem seperti biasa nya". Kata Yuli


"Gue bukan orang yang pemaksa atau suka mengancam seperti yang Lo katakan tapi gue hanya memberi tahu mereka saja". Kata Ricky


"memberi tahu dengan nada ancaman". Kata Yuli


"Terserah apa kata Lo yang penting Lo bahagia". Kata Ricky membuat Yuli menatap nya dengan tajam


"Kenapa Lo menatap gue seperti itu? apa Lo sedang mengagumi ketampanan gue". Kata Ricky


"Tampan ya ya ya terserah Lo deh. oh ya apa Lo tahu di mana keberadaan mereka?". Tanya Yuli

__ADS_1


"Mereka ada di Indonesia dan juga mereka mempunyai anak laki-laki ". Kata Ricky


"Sesuai dengan keinginan mereka". Kata Yuli sambil tersenyum


Kini dia tidak merasa sakit hati lagi karena dia juga sudah mendapatkan kasih sayang bunda nya yang sekarang jadi dia tidak masalah dengan hal itu. Dia ikhlas asal orang tua nya bahagia.


"apa Lo marah pada mereka?". Tanya Ricky


"Gue gak marah sekarang karena mungkin ada suatu hal yang membuat mereka melakukan hal tersebut pada gue dan mungkin ini memang yang terbaik untuk kita bersama". Kata Yuli dengan yakin nya


"Lo tenang saja, gue gak akan membiarkan orang yang membuat Lo terluka hidup bahagia sekalipun itu orang tua kandung Lo ataupun orang tua angkat Lo ". Batin Ricky sambil menatap Yuli dengan seringai yang sulit di artikan itu


"Seperti nya gue bakal lembur karena dokumen nya belum selesai". Kata Yuli


"Lo bisa lanjut besok jika Lo sudah capek". Kata Ricky


"Gak deh. gue lembur saja lagian kan ada Lo yang menemani gue. Iya kan?". Kata Yuli sambil tersenyum membuat Ricky ingin sekali mencium bibir nya


"Gue akan menemani Lo jadi gak usah khawatir". Kata Ricky


kini Yuli pun melanjutkan pekerjaan nya dengan secepat mungkin agar dia tidak lembur karena besok dia sudah mulai ujian dan dia belum belajar sama sekali.


Ricky kini juga mengerjakan sesuatu dari laptop nya dan sesekali dia melirik Yuli yang sedang fokus bekerja. Ricky kini fokus dengan laporan Sam tentang perkembangan usaha mereka berlima yang ada di Texas. Meskipun ada Sam dan juga Hiro tapi Ricky tidak merasa puas karena dia sebenar nya ingin sekali menyelesaikan nya sendiri agar mereka tidak melakukan hal tersebut lagi kepada bisnis nya namun ada hal yang membuat Ricky tidak bisa datang ke sana.


"Tapi...


"Gak usah membantah karena gue bos di sini jadi mana kerjaan Lo yang belum selesai biar gue kerjakan sekarang". Kata Ricky


Dan kini Yuli berjalan menghampiri nya dan memberikan beberapa berkas yang belum selesai dia kerjakan lalu dia kembali ke sofa lagi untuk menyelesaikan tugas nya.


tidak butuh lama Ricky sudah menyelesaikan berkas yang di berikan Yuli barusan dan nampak Yuli terkejut melihat Ricky sudah menyelesaikan nya.


"Gila ternyata dia cerdas sekali". Batin Yuli


"Ini kerjaan nya sudah gue selesai kan. apa ada lagi?". Tanya Ricky


"Kalau kayak gini gue berasa jadi bos Lo Rick". kata Yuli


"Jadi bos sehari gak masalah kali". Kata Ricky


"Gue keluar dulu sebentar dan kalau Lo sudah selesai jangan ke mana-mana tunggu gue di sini saja". Kata Ricky


Yuli pun mengangguk paham dan kini Ricky pergi ke perusahaan milik Edward yang di kelola oleh Nicholas untuk mengecek keadaan di sana.

__ADS_1


Ricky masuk ke dalam perusahaan tersebut dan terlihat sekali mereka yang ada di sana panik dan juga ketakutan melihat kedatangan Ricky.


"Selamat datang Tuan". Sapa staf di sana dan Ricky seperti biasa Hanya mengangguk kan kepala nya saja. dan dia segera menuju ruangan Nicholas. Tanpa mengetuk pintu dia langsung masuk ke ruangan tersebut


"Bos". Sapa Nicholas


"bagaimana dengan progres perusahaan ini?". Tanya Ricky


"Sudah sangat baik dari sebelum nya bos". jawab Nicholas


"apa ada hal yang mencurigakan dari para pekerja di sini?". Tanya Ricky


"Awal kedatangan saya memang ada beberapa orang di bangian penting perusahaan ini yang bekerja sama dengan pihak luar namun di hari yang sama mereka mengundurkan diri. mungkin mereka takut jika berurusan dengan anda bos". lapor Nicholas


"apa mereka sudah merugikan perusahaan?". Tanya Ricky


"Saya rasa belum bos karena mereka juga baru tergabung dengan pesaing di luar sana dan juga sebelum aksi mereka lakukan saya sudah ada di sini". Kata Nicholas


"Bagus lah kalau begitu. Setelah keadaan di sini berjalan sesuai dengan rencana, Lo boleh pergi ke Singapura menyusul Dira di sana". Kata Ricky


Dan Nicholas pun mengangguk kan kepala nya. tidak ada yang tahu apa rencana Ricky mengumpulkan para orang hebat kepercayaan nya di Singapura namun yang pasti ada sesuatu yang akan di kerjakan di sana.


"Kalau begitu lanjut kan tugas Lo dan juga jangan sungkan untuk memberi pelajaran bagi mereka yang melakukan kesalahan sekecil apapun itu". Kata Ricky


Dia kini pergi untuk kembali ke kantor nya dan tak lupa dia membeli cemilan buat Yuli.


"Lo belum selesai juga?". Tanya Ricky membuat Yuli kaget


"Lo ya ngagetin saja". Kata Yuli


"gue sudah selesai dan sekarang sedang belajar untuk ujian besok". Kata Yuli


"apa ada soal yang tidak Lo mengerti?". Tanya Ricky


"ini ada beberapa yang membingungkan menurut gue". Jawab Yuli


Ricky melihat soal tersebut dan mulai menjelaskan nya kepada Yuli dengan cara yang sederhana dan mudah di pahami oleh nya


"Wah ternyata Lo sangat cerdas sekali ya pantas saja Lo jadi Bos besar". Kata Yuli


"Lo kalau butuh bantuan bilang saja sama gue atau Galang nanti biar kita bantu. Oh ya apa Lo mau gue latih bela diri?". Tanya Ricky


Yuli sebenar nya merasa tidak enak juga dengan Ricky kalau harus merepotkan nya lagi dan juga dia tidak ingin di latih Ricky karena pelatihan dari Ricky itu sangat melelahkan namun tidak di pungkiri hasil nya sangat menakjubkan. Dia jadi dilema untuk menjawab nya

__ADS_1


__ADS_2