Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Ricky Yang Misterius


__ADS_3

Ricky tidak akan membiarkan ada yang mengusik Yuli sekali pun itu keluarga nya sendiri ataupun sahabat nya. Dia akan bertindak jika Yuli dalam bahaya.


"Tunggu saja hadiah pembukaan dari gue nanti". Batin Ricky lalu menyeringai berlalu pergi meninggalkan rumah Yuli menuju markas nya


sementara itu orang yang sedang mengintai tadi menelfon bos nya untuk memberikan informasi.


"maaf bos saya masih belum berhasil melakukan nya karena dia sekarang bersama Leader jalanan yang di takuti itu". Lapor nya


"apa mereka memiliki hubungan spesial?". Tanya Bos


"saya belum mengetahui nya bos dan dia juga memiliki hubungan dengan Galang ketua geng black devil". Kata nya


"Beruntung juga dia. apa Ricky mengetahui kalau kau mengikuti nya?". Tanya Bos


Dia ingin berkata bahwa tadi sang leader telah menatap nya dengan tajam namun dia tidak berani mengatakan hal tersebut kepada bos nya karena dia juga termasuk orang yang sadis


"Saya akan mencari tahu bos. Dia baru terlihat bersama Leader karena bekerja di perusahaan nya ". Kata anak buah nya


"untuk sementara jangan mengintai nya dulu karena aku tidak ingin berurusan dengan Ricky dan jika berurusan dengan nya bisa di pastikan aku akan hancur". kata Bos nya


"Baik bos saya akan pergi untuk sementara waktu agar tidak menimbulkan kecurigaan". Kata nya


Setelah mendengar hal tersebut kini dia pergi dari rumah Yuli dan untuk sementara juga tidak akan mengikuti nya sesuai dengan perintah Bos nya.


Di lain tempat anak buah Ricky sudah melihat orang yang ditatap bos nya tadi dan mereka akan membuat orang itu merasa ketakutan yang sangat dalam karena dengan bodoh nya Berani mengintai orang yang di sukai sang leader.


*******


Di tempat latihan Arok mereka masih memikirkan Keiko wanita yang bisa membuat Ricky membawa bekal makanan


"Siapa sebenar nya Keiko itu Kenapa kita tidak tahu sama sekali". Kata Ken


"apa Ricky memang memiliki kekasih yang dia rahasia kan". Kata Rere


"Mungkin juga begitu tapi kenapa dia merahasiakan itu semua?". Tanya Ken


"Tidak mungkin jika alasan nya adalah musuh kita karena sejauh ini Ricky masih bisa melindungi mereka yang di sayangi tanpa tersentuh sedikit pun seperti hal nya yang dia lakukan dengan keluarga nya sekarang". Kata Arok


mereka bingung apa sebenar nya maksud dari perkataan Arok tersebut dan jelas bahwa Ricky memang sengaja menyingkirkan keluarga nya tapi kenapa sekarang Arok berbicara seperti itu.


"apa maksud Lo Ricky sengaja membuat berita hilang nya keluarga dia untuk melindungi mereka dan bukan benar-benar menghilangkan mereka karena sebuah kesalahan?". Tanya Ipank


"Benar dia memang sengaja melakukan itu untuk melindungi keluarga nya dari para musuh yang menyelinap di perusahaan". Kata Arok


mereka terkejut dengan informasi yang diberikan oleh Arok karena yang mereka tahu Ricky sangat membenci keluarga nya karena hal di masa lalu nya dulu.


"Lo dari mana informasi itu Rok?". Tanya Ken


mereka menunggu jawaban dari Arok apalagi ini adalah informasi yang penting bagi mereka dan pasti akan sulit untuk mendapatkan nya jika itu mengenai Ricky


"Gue tahu dari Hiro dia menanyakan hal tersebut kepada Sam". Kata Arok


"Jadi dia tidak benar-benar membenci keluarga nya?". Tanya Ken


"Kita tidak tahu apa yang ada di dalam otak Ricky jadi untuk pertanyaan Lo itu gue gak bisa memastikan nya". Kata Arok


meskipun mereka telah bersama sejak lama namun itu tidak bisa di jadikan alasan untuk mengetahui semua hal tentang Ricky karena itu adalah hal privasi yang tak sembarang orang bisa dia percaya untuk mengetahui nya.


"Tumben sekali Sam mau berbagi informasi kepada orang". Kata Rere heran


Dan mereka kini juga menjadi berpikir seperti itu termasuk Arok juga "Bagaimana kalau Lo telfon dia dan tanya kan kepada nya kenapa sampai Sam bercerita tentang Ricky padanya". Kata Rere


Arok yang juga penasaran kini mulai menghubungi adik nya yang kata nya berada di Texas itu untuk memastikan sesuatu.


"Halo ada apa Lo telfon gue kak?". Tanya Hiro


"Ada hal yang ingin gue tanya kan sama Lo ? apa Lo masih di Texas bersama Sam?". Tanya Arok


"Sam sekarang tidak ada di Texas dia sudah pergi ke Singapura setelah menyelesaikan tugas nya membasmi gangster yang ada di sini". Kata Hiro

__ADS_1


"Jadi Lo di sana sendiri?". Tanya Arok dia juga me loud speaker handphone nya agar para sahabat nya juga mendengar percakapan mereka


"Gue juga sekarang tidak ada di Texas karena gue di sana juga hanya liburan serta menikmati pertunjukan yang telah di buat oleh kak Ricky saja". Kata Hiro


Mereka semakin tidak mengerti dengan apa yang di rencanakan Ricky saat ini apalagi Sam juga pergi ke Singapura berarti dia menyusul Dira ke sana. Kini Arok berpikir ada hal yang penting di Singapura hingga membuat Sam dan Dira berada di sana bersama di an juga Ricky akan menyusul mereka ke sana.


"apa Lo tahu kenapa Sam ada di sana?". Tanya Arok


terdengar suara tawa Hiro setelah Arok mengajukan pertanyaan tersebut "Lo gak usah ketawa karena memang gak ada yang lucu". Kata Arok


"Lo itu lucu sekali ya kak jelas saja gue ketawa karena pertanyaan Lo itu yang Lo sendiri pasti tahu gak akan ada jawaban nya jika Lo Tanya hal itu sama gue". Kata Hiro


Banyak yang tidak tahu bagaimana Hiro dia sebenar nya memang lebih menyeramkan dari pada Arok bahkan Daddy nya saja akan menghindari dia jika ada pembahasan tentang bisnis ataupun keluarga namun di balik Sifat keras nya dia dia selalu sayang pada Kinara dan tidak akan membiarkan dia mengeluarkan air mata sedikit pun setelah mereka kehilangan sang mama. Itu adalah janji Hiro kepada mendiang mama nya untuk membuat Kinara selalu bahagia.


"siapa tahu Lo punya jawaban nya seperti waktu gue mencari uncle waktu itu". Kata Arok


"Gue bisa menjawab waktu itu karena Kak Ricky yang menyuruh untuk memberi tahu Lo agar Lo tidak terus-terusan mencari mereka dan bisa fokus menjaga kak Kinara". Kata Hiro


Seperti dugaan mereka bahwa pasti Ricky yang mengizinkan hal itu mangka nya Arok bisa mendapatkan informasi tersebut.


"Jadi sekarang Lo ada di mana? ". Tanya Arok


"Gue ada di Indonesia sekarang untuk menyelesaikan hal penting". Jawab Hiro


dia semakin bertanya-tanya kenapa adik nya ini berada di Indonesia dan hal penting apa yang sedang dia lakukan di sana


"apa hal penting itu ada hubungan nya dengan Ricky?". Tanya Arok


"Iya. Dia menyuruh gue menyelesaikan hal penting di sini". Kata Hiro


Kini mereka kembali menerka-nerka hal penting apa yang ada di Indonesia yang membuat Ricky mengirim Hiro pergi ke sana dan setahu mereka Ricky tidak memiliki urusan apapun di negara itu meski dia juga memiliki beberapa bisnis yang sangat terkenal di sana tapi mereka rasa bukan karena itu Hiro dikirim ke sana.


"Setahu kakak dia tidak memiliki urusan yang begitu penting di sana". Kata Arok


Hiro tahu jika para sahabat Ricky pasti tidak ada yang di beri tahu tentang rencana Ricky untuk seseorang yang ada di Indonesia. Hiro tidak akan terpancing dan mengatakan apapun kepada sang kakak jika bukan perintah Ricky.


"kalau ingin tahu jawaban nya tanya saja sama kak Ricky atau datang sendiri ke sini". Kata Hiro mengejek sang kakak yang pasti tidak akan mengetahui apapun


"Lo makin lama makin kurang ajar ya Hiro sama Gue. Awas saja kalau gue bertemu sama Lo gue hajar Lo nanti". Kata Arok


para sahabat nya yang mendengar pertengkaran jarak jauh antara adik dan kakak itu hanya bisa tersenyum saja karena memang siapa lagi yang bisa membuat Arok seperti itu kalau bukan Hiro sang adik yang sangat bandel dan bahkan tidak pernah mendengar kan perkataan nya itu dan dia juga pernah bilang lebih suka menjadi adik Ricky dari pada Arok walaupun itu hanya bercanda tapi Arok sangat kesal sekali waktu itu.


"Gue tutup dulu panggilan nya karena gue orang nya sangat sibuk sekali berbeda dengan Lo ". Kata Hiro lalu menutup telfon nya agar tidak mendengar kekesalan Arok yang pasti bisa membuat dia tertawa dengan puas seperti biasa ketika mereka bertengkar dulu di rumah nya.


Mereka semakin tertawa setelah mendengar Hiro kembali mengejek kakak nya itu dan membuat Arok menatap nya dengan sangat kesal


"Puas kalian dari tadi menertawakan gue Hah". Kata Arok


hal itu tidak membuat mereka berhenti namun kembali tertawa dengan kencang nya.


"Benar-benar adik S****n Hiro itu". Kata Arok


"Lo lagian juga kalah telak Rok sama adik Lo itu". Ejek Rere membuat dia mendapat kan tinju dari Arok di wajah nya namun Rere tidak marah sama sekali karena itu hal biasa bagi mereka.


"Pukulan Lo saja hanya segini jadi mana mungkin juga Lo bisa mengalahkan Hiro". Kata Rere kembali mencoba memancing emosi Arok


"Lebih baik kalian pulang saja jika terus mengejek gue". Kata Arok


"Santai Lah Rok lagian yang mengejek Lo kan Rere saja dan gue sama Ipank gak ikutan jadi Lo usir saja dia". Kata Ken


"Wah gak setia kawan sekali.kaloam berdua ini ternyata". Kata Rere


mereka semua menjadi tertawa ketika melihat Rere yang merajuk sekarang


"Menjijikkan sekali Lo Re". Kata Ken


"Sudah kalian jangan bahas yang gak penting mending kita cari tahu apa sebenar nya yang di rencana kan Ricky di Singapura dan Indonesia". Kata Ipank


Kini mereka berpikir untuk memulai mencari informasi meskipun itu tidak lah mudah tapi mereka harus bisa mendapatkan nya walaupun hanya sedikit saja.

__ADS_1


***********


Ricky yang kini berada di markas nya mendapatkan telfon dari Hiro dan dia mengatakan bahwa dia sudah memberi tahu Arok kalau dia sedang berada di Indonesia karena sebuah tugas dari nya


"Selamat bermain teka-teki para sahabat ku". Kata Ricky sambil menyeringai


Dia juga memanggil Nicholas ke markas untuk menjalankan sebuah tugas


"Bos Anda sudah datang terlebih dahulu. Ma'af membuat anda menunggu saya". Kata Nicholas


"Tidak masalah. Gue memanggil Lo kesini karena ada tugas yang penting buat Lo kerja kan dan gue minta Lo mengerjakan nya dengan rapi dan bersih agar tidak ada yang curiga dan tahu kalau itu adalah ulah gue". Kata Ricky


Dan dia memberi tahu apa yang harus di lakukan oleh Nicholas dan rencana yang dia buat terlihat sangat ekstrim namun menyenangkan bagi Ricky sendiri.


"Baik bos. Saya akan melakukan sesuatu dengan rencana yang anda buat tadi". Kata Nicholas lalu dia pun pergi meninggalkan Ricky yang masih berada di sana dengan seringai yang mematikan itu.


Sementara itu para anak buah nya yang ada di sana tidak ingin mengganggu ketenangan sang bos sama sekali dan mereka memilih pergi berjaga di luar markas saja agar bos nya bisa nyaman ketika ada di dalam sana tanpa gangguan suara mereka


********


Sementara di Singapura Sam dan Dira kini telah melakukan beberapa pergerakan untuk menghabisi beberapa anggota geng di sana agar nanti jika sang bos menetap di sana tidak ada yang berani mengusik nya


"Bagaimana Dir apa sudah berhasil rencana kita kemarin?". Tanya Sam


"Sudah bahkan gue juga sudah membakar mayat mereka hingga hangus tak tersisa jadi polisi juga tidak akan menemukan jejak kita sebagai pelaku nya". Kata Dira


Jika mereka berdua di satukan dalam satu rencana maka bisa di pastikan hasil nya sangat lah cepat dan juga bagus sekali bisa dikatakan sempurna sekali oleh karena itu juga mereka berdua di takuti bahkan oleh ketua geng juga.


"Kita jangan sampai membuat bos kecewa dan untuk perusahaan Kusuma Putra apa sudah beres juga?". Tanya Sam memastikan


"Itu juga sudah beres bahkan mereka sudah bangkrut dalam hitungan detik saja dan tidak ada yang mengetahui hal tersebut jika mereka tidak datang ke perusahaan itu bahkan pemilik nya pun juga sudah menghilang". Kata Dira


"Bagus Dira. Kita sterilkan tempat ini dari para kelompok mafia maupun gangster yang ada di sini agar dia nyaman nanti jika berada di sini dan tidak ada kesulitan apapun". Kata Sam


Dira pun mengangguk paham karena sesuai perintah bos nya tempat itu harus steril dari para penjahat kelas atas agar dia nyaman dan aman untuk menetap di Singapura dan dia juga bisa meraih apa yang di impikan juga tanpa ada yang menghalangi langkah nya.


Apa yang Ricky persiapkan sudah mendekati sempurna dan tinggal beberapa hal yang harus dia urus sendiri di sana


*****


Pagi hari ini ujian kedua Yuli dan dia sudah sangat bersemangat sekali untuk berangkat ke sekolah


"Pagi Bunda". Sapa Yuli pada Ayu


"Pagi anak bunda ayo sarapan dulu sayang". Kata Ayu dan Yuli pun kini langsung duduk dam mulai menyantap makanan yang ada di depan nya tanpa banyak bicara


"anak bunda semangat sekali hari ini apa karena mau di jemput Ricky". Goda Ayu membuat Yuli Langsung menatap nya. Dia berpikir bisa-bisa nya bunda nya berbicara seperti itu di Depan Richard karena itu bisa membuat suasana dalam meja makan menjadi tidak nyaman


"Yuli tidak di jemput dia lagi kok bunda lagian pasti dia juga kan sibuk". Kata Yuli menjawab godaan sang bunda


"Yul kalau bunda lihat Ricky itu sebenar nya baik anak nya dan ketika bersama kamu juga dia lebih sering mengalah juga. Apa kamu benar tidak punya sedikit saja rasa untuk dia)". Tanya Ayu


"Bunda aku dan Ricky kita berdua sudah sepakat untuk hanya sekedar bersahabat saja dan gak lebih. Jadi bunda stop memikirkan hal yang aneh dan mustahil Ok". Kata Yuli


Ayu yakin bahwa Ricky tidak mungkin mau hanya menjadi sahabat nya Yuli saja dan dia sangat yakin sekali pasti Ricky suatu saat bisa menaklukkan hati Yuli yang mungkin saat ini masih membeku akibat goresan luka yang pernah dia rasakan dulu. Ayu juga yang bahwa Ricky bisa melakukan apa yang tidak bisa dia lakukan untuk Yuli


"Kenapa bunda membahas hal seperti itu di meja makan bikin mood makan aku hilang saja". Kata Luna


Ayu tersenyum melihat putri nya yang makin la bertambah cantik dan seksi itu "Bunda Hanya ingin melihat Yuli bahagia bersama orang yang tepat". Kata Ayu


"Benar apa kata Yuli kalau kamu jangan membahas sesuatu hal yang mustahil terjadi


Lagi pula setahu aku juga selera tuan Ricky sangat lah berkelas jadi jangan menciptakan harapan palsu yang bisa saja membuat Yuli menjadi terluka". Kata Richard


Bukan ayu yang selalu membuat Yuli terluka tapi dia dan juga Luna lah yang membuat Yuli setiap hari terlihat pura-pura bahagia. Setiap perkataan yang keluar dari mulut mereka berdua terasa sangat menyakitkan bagi Yuli namun dia berusaha untuk terlihat tetap tenang dan cuek agar bunda nya tidak bisa melihat kesedihan dia.


"ayah kenapa ngomong seperti itu? Bunda yakin kalau nak Ricky memang serius terhadap Yuli". Kata Ayu


Richard menggeleng kan kepala nya dengan jawaban yang di berikan istri nya itu. Memang istri nya ini jarang sekali keluar rumah jadi dia menganggap bahwa mungkin Ayu kurang update informasi

__ADS_1


"Sayang kamu kan tidak pernah tahu bagaimana tuan Ricky yang sebenar nya. Dia adalah laki-laki yang suka sekali bergonta ganti pasangan bahkan sehari mungkin juga tidak bisa di hitung berapa wanita yang Sudah menemani dan memuaskan nya. Rata-rata wanita yang bersama nya juga bukan orang sembarangan". Kata Richard menjelaskan kepada istri nya agar dia tidak berkata jika Ricky mencintai Yuli dan itu membuat dia di terlihat sangat kesal sekali. Sementara Yuli yang mendengar perkataan Richard bersikap biasa saja karena dia juga sudah biasa mendapatkan cemoohan atau perkataan seperti itu dari berbagai macam orang jadi bisa di katakan kalau Yuli sudah kebal dengan omong kosong yang orang lain ucapan kan hanya untuk menjatuh kan dan menyakiti perasaan nya saja


"Enak sekali ya bergosip sambil makan dan yang kalian bicara kan juga menarik sekali. membicarakan kehidupan orang". Kata seseorang yang terlihat menghampiri mereka di ruang makan membuat Richard dan Luna terkejut dan memucat melihat siapa yang datang


__ADS_2