Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Kebodohan Demian


__ADS_3

Ricky yang semakin bisa romantis dengan sang kekasih pun kini menyuruh Yuli agar istirahat supaya dia tidak lelah karena dia juga baru sembuh dari sakit nya


"Apa aku boleh ikut mempersiapkan semua nya nanti malam?". Tanya Yuli


"Kamu cukup di rumah saja karena aku tidak mau kamu terlalu lelah sayang". Kata Ricky sambil mengelus pipi kekasih nya


Dia memang tidak pernah selembut ini kepada Pasangan nya dan entah kenapa dengan kekasih nya yang ini Ricky selalu saja menurut dan selalu berkata lembut sekali bahkan dia juga selalu saja mengalah untuk Yuli


"Tapi aku ingin ikut juga agar aku tahu bagaimana nanti rencana kalian". Kata Yuli


"Kalau kamu mau ikut istirahat sekarang dan nanti malam akan aku jemput jam sembilan malam". Kata Ricky


"Ya sudah aku istirahat dan kamu jangan bohong dan meninggalkan aku nanti". Kata Yuli


Lalu dia pergi menuju kamar nya untuk beristirahat karena dia memang lelah sekarang apalagi dia juga baru keluar dari rumah sakit.


Dia masuk ke dalam kamar lalu merebahkan tubuh nya di kamar. tidak butuh waktu lama dia pun kini sudah terlelap di kamar tidur milik nya itu.


Sementara di bawah mereka kini masih terlihat sangat santai sekali apalagi setelah bertemu dengan mereka semua tadi di mall


"Apa mereka akan kabur setelah melihat kita tadi ?". Tanya Galang


"Bahkan jika mereka kabur ke ujung dunia pun akan ku kejar karena mereka harus mati di tangan gue bukan yang lain nya". Kata Ricky


"Tapi gue juga khawatir mereka akan melarikan diri". Kata Ken


"Jangan bodoh Ken bahkan Ricky pun pasti tidak akan membiarkan mereka pergi dari negara ini jika dia saja menggiring mereka ke sini". Kata Ipank


"Gue lupa soal itu tapi kita harus jaga-jaga kan siapa tahu mereka benar kabur". Kata Ken


"Mereka tidak akan pernah bisa keluar dari negara bahkan kita ini tuan karena semua nya sudah saya kerjakan sesuai apa yang di perintahkan bos". Kata Sam


Mereka pun tidak heran dengan hal itu karena kali ini Ricky akan benar-benar menghabisi mereka dengan sadis nya sekarang sebab mereka dengan berani nya melukai wanita yang dia cintai jadi bahkan kematian pun mungkin tidak akan secepat itu dan pasti Ricky akan menyiksa mereka dulu sebelum melakukan segala nya.

__ADS_1


"Kerja bagus Sam. Memang Lo itu sangat bisa di andalkan oleh Ricky". Kata Rere


"Tapi bos apa tidak sebaik nya tuan Kenzo kita libatkan juga dalam penyerangan ini?". Tanya Sam


"Tidak perlu sebab gue tidak ingin jika nanti dia bisa saja mencari kesempatan untuk mendekati kekasih gue". Kata Ricky


Mereka semua hanya menyeringai saja melihat Ricky yang seperti ini bahkan memang jika itu menyangkut Yuli dia tidak akan membiarkan siapapun berdekatan dengan nya bahkan para sahabat nya sendiri sekali pun


"Kalau begitu kita istirahat siang saja dulu nanti kita bahas ini lagi dengan yang lain nya di Markas". Kata Ricky


Dia tanpa permisi pun naik ke lantai atas untuk mencari kamar kosong Agar dia bisa tidur di rumah Caesar


Sementara itu setelah pulang dari restoran Demian dan yang lain nya masih terlihat kebingungan dan menerka-nerka apa Ricky sudah mengetahui jika mereka yang mencelakai kekasih nya dan jika mereka sudah tahu pasti mereka akan balas dendam


"Bagaimana ini, apa kita pergi saja dari sini ?". Tanya Raya


Dia tidak ingin mati konyol di tangan Ricky dan dan juga masih ingin menikmati hidup nya. Kini Raya pun terlihat gelisah sekali beda dengan Stella yang masih tenang


"Belum tentu mereka tahu bahkan tadi saja mereka hanya biasa saja". Kata Demian


"Tenang saja Justin tidak perlu khawatir karena aku yakin sekali jika Ricky pun tidak akan melakukan apapun dalam waktu dekat ini". Kata Demian


"Bagaimana kau bisa seyakin ini Demian ?". Tanya Justin


"Entah lah tapi ada mata-mata ku di kelompok nya jadi aku pasti akan tahu kapan dia akan menyerang kita". Kata Demian


"Oh pantas saja Stella sedari tadi hanya diam saja jadi kalian sudah menaruh mata-mata". Kata Raya


Demian dan Stella hanya tersenyum saja menanggapi semua itu bahkan mereka kini hanya memamerkan kemesraan nya saja padahal tanpa mereka tahu Ricky juga sudah tahu jika ada mata-mata di kelompok nya dan dia memang tidak akan menggunakan anak buah nya sama sekali jadi wajar jika Demian tidak mengetahui nya.


Ricky akan mengandalkan anak buah Caesar dan juga Daniel sahabat Hiro dan juga Leon dan tak lupa juga ada Bryan yang membantu jadi dia tidak perlu menunggu anak buah nya dan para sahabat nya untuk melakukan penyerangan besok bahkan mereka akan turun tangan sendiri beserta para orang kepercayaan nya saja.


Malam pun tiba dan terlihat kini mereka semua sedang makan bersama di rumah Caesar dan Yuli pun terlihat sangat menikmati makanan nya juga di sana

__ADS_1


"Setelah ini kamu harus aku suntik vitamin dulu sayang Agar tambah Sehat". Kata Ricky dan Yuli hanya mengangguk saja menuruti nya


"Bun nanti kita akan pulang ke Jepang tiga hari lagi dan mama juga akan ikut nanti". Kata Yuli


"Ya kita akan pulang ke Jepang lalu berlibur ke Indonesia". Kata Ricky


"Wah jadi kita ke Indonesia nya?". Tanya Yuli


"Jadi". Jawab Ricky singkat


"Senang nya bisa bertemu dengan intan. Oh ya apa Ken juga ikut kalau dia ikut kamu harus bisa memastikan jika dia tidak akan mendekati intan lagi karena dia juga sudah memiliki kekasih ". Kata Yuli sambil menatap Ken dengan sinis nya


"Yul apa tidak bisa Lo memberi tahu gue siapa kekasih intan?". Tanya Ken


"Gue juga tidak tahu Ken dan kata intan dia akan mengatakan nya jika kita bertemu nanti". Kata Yuli


"Sial sekali. Caesar apa benar Lo kekasih nya intan?". Tanya Ken


"Tanya saja kepada intan sendiri apa gue Kekasih nya atau bukan". Kata Caesar


"Lo ya benar-benar menyebalkan sekali sama seperti kakak Lo ini". Kata Ken yang kesal dan Yuli hanya tersenyum mengejek saja


"Lagian Ken ya, Lo itu kenapa sih masih saja mengejar intan Kenapa gak kejar Rani saja sih". Kata Yuli


"Kalau mengejar Rani berat Yul sebab kakak nya itu sadis sekali". Kata Ken bercanda


"Berarti sama dengan Galang ya Lo, perjuangan besar sekali karena kakak Kinara pun juga sangat keras kepala sekali". Kata Yuli


Membuat mereka semua tertawa dan Galang serta Arok pun menatap nya sekarang


"Tidak bisa ya Lo diam sebentar". Kata Arok


"Tidak bisa sama sekali dan Lo juga sudah tahu hal itu kan ". Kata Yuli sambil menjulurkan lidah nya membuat Arok semakin kesal saja dengan nya

__ADS_1


setelah selesai makan sesuai dengan apa yang di katakan Ricky tadi, dia akan mengajak kekasih nya untuk pergi ke markas melihat semua perlengkapan apa sudah beres tali sebelum itu Ricky pun menyuntikkan beberapa vitamin kepada kekasih nya itu agar dia bisa segar dan juga sehat


"Terima kasih ya pak dokter ku sayang". Kata Yuli dan Ricky pun hanya membalas perkataan nya dengan sebuah kecupan manis di bibir


__ADS_2