Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Bos Pasti Marah


__ADS_3

Mereka juga tidak mungkin mundur karena ini adalah kesempatan langka yang mungkin juga sulit untuk di dapat kan lagi karena Ricky sudah sebulan ini tertahan di Prancis


"Kita tetap bergerak saja dan jika Lo takut silahkan pergi sekarang". Kata Hans yang tidak mau mundur lagi


"Mana mungkin gue takut juga tapi lebih baik lagi jika ada Max juga kan pasti tim kita akan semakin kuat". kata Ayden lagi membela diri


"Bagaimana keadaan di rumah gadis itu?". Tanya Kevin


"Mereka masih belum menemukan tanda keberadaan para anak buah Ricky hingga sekarang". Kata Hans yang mendapat informasi dari anak buah nya


"Kalau begitu kita suruh para anak buah kita untuk segera melakukan nya sekarang". Kata Henden


"Lalu apa kita juga tidak ikut bergerak?". Tanya Ayden


"Tidak dulu. Kita biarkan mereka saja yang melakukan nya dan kita lihat siapa saja yang akan turun baru setelah itu kita bisa menentukan langkah selanjutnya". Kata Henden


"Jadi kita buat mereka sebagai pancingan?". Tanya Ayden


"Benar tapi jangan kerahkan semua nya cukup setengah nya saja". Kata Henden


Dan mereka pun mengirim kan setengah dari anak buah masing-masing untuk menuju rumah Yuli agar mereka melakukan rencana menghabisi kekasih Ricky


Sedangkan kan anak buah Ricky masih setia mengawasi keadaan dari tempat nya masing-masing


"Sam apa mereka benar-benar bergerak malam ini?". Tanya Diego dari panggilan telepon nya


"Kita tunggu saja dulu karena informasi dari bos tidak akan pernah salah". Jawab Sam


Tidak lama setelah obrolan mereka segerombolan orang yang tidak di kenal datang dan membuat keributan di sana dan Sam hanya menyeringai melihat nya


"Jangan lakukan pergerakan dulu karena ini adalah pancingan dari mereka". Kata Sam memberikan instruksi kepada mereka


"Jadi mereka tidak turun sekarang karena ingin melihat siapa yang akan menjadi lawan mereka". Kata Diego menebak nya


"Benar". kata Sam


"Sam siapa mereka yang mencoba melawan para anak buah Hans dan kawan nya itu". Tanya Betran


Banyak orang yang tidak di kenali berusaha untuk melerai mereka yang sedang ingin membuat keributan


"Mereka adalah anak orang suruhan gue". Kata Sam


Dia memang menyuruh beberapa orang yang tidak tergabung dalam kelompok nya untuk melakukan perlawanan terhadap para anak buah Hans karena dia sudah menduga jika mereka tidak akan turun terlebih dahulu


Sementara itu di rumah Yuli dan para anggota keluarga nya terlihat panik dengan insiden yang ada di depan rumah nya itu


"Siapa mereka semua kenapa membuat onar di depan rumah kita". Kata Luna dengan nada takut nya


"Ayah juga bingung tapi laki-laki itu seperti nya ayah mengenal nya. Dia adalah anak buah tuan Max salah satu pengusaha yang sukses waktu itu dan sebelum perusahaan nya di ambil alih oleh tuan Ricky". Kata Richard sambil menunjuk anak buah Max yang ternyata ikut juga membuat keributan di sana


pyar terdengar suara pecahan kaca dari arah luar rumah Yuli membuat Mereka semakin ketakutan


"Bunda sini sama Yuli". Kata Yuli berjalan menghampiri ayu yang memang terlihat sangat khawatir sekali


"Yuli apa Lo sudah mencari masalah dengan mereka?". Tanya Luna


"Tidak bahkan gue juga gak mengenal mereka sama sekali". Jawab Yuli


Richard nampak berpikir sejenak dan kini dia mengerti Kenapa mereka melakukan hal tersebut dan dia berpikir mungkin ini ada hubungan nya dengan Caesar


"Ayah apa ini....


Ucapan Ayu berhenti langsung karena dia mendapat kan kode dari suami nya


"Kita tenang saja dulu dan ayo mencari tempat yang aman untuk sembunyi". Kata Richard


ketika mereka pergi mencari tempat yang aman di dalam rumah kembali terdengar hantaman dari luar dan itu sukses mengenai kepala Luna dan membuat nya jatuh dan mengeluarkan darah


"Luna". Teriak ayah dan bunda nya secara bersamaan membuat Yuli kaget ketika melihat nya berdarah seperti itu


"Ayah sakit sekali". Kata Luna sambil memegangi kepala nya


"Sabar nak kamu harus bisa bertahan". Kata Richard dia pun kini menggendong anak nya dan berjalan menuju kamar Yuli dan di ikuti oleh Ayu serta Yuli juga


"Yuli kamu cari kotak obat untuk mengobati Luna". Perintah Richard

__ADS_1


"Tapi Yah ini masih gawat jadi sebaik nya nanti saja mencari nya bunda takut malah Yuli bisa mendapat luka seperti Luna juga". Kata Ayu yang semakin khawatir


"Kalau Luna dibiarkan seperti ini bisa-bisa luka nya makin parah bunda jadi biarkan saja Yuli mencari kotak obat dan lagi pasti aman kok". Kata Richard seakan tidak perduli dengan keselamatan Yuli


Tanpa pikir panjang Yuli langsung menjalankan apa yang di perintah kan oleh ayah nya itu tanpa rasa takut sama sekali


Ketika dia berjalan hendak mencari dimana kotak obat itu terdengar bunyi tembakan yang mengarah ke rumah nya sekarang


"Huh untung nya gak kena gue". Kata Yuli yang sempat kaget karena ada tembakan yang hampir saja mengenai dia


Sementara di luar sana para orang suruhan Sam masih melakukan perlawanan kepada para anak buah Hans dan sahabat nya itu


"Sam apa tidak apa-apa Yuli di dalam?". Tanya Diego


"Gue rasa dia masih aman di sana". Jawab Sam yang sebenar nya khawatir juga dengan keadaan Yuli yang masih ada di dalam rumah nya


Ketika ada beberapa orang yang mencoba untuk menerobos masuk rumah Yuli ketika itulah Greg dan Betran turun tangan untuk mengatasi nya


Perkelahian di Depan Pintu rumah Yuli pun terjadi dan di menangkan oleh mereka berdua


"Kalian". Kata Yuli yang membuka pintu dan melihat mereka berdua di hadapan nya


"Sebaik nya Lo masuk saja di dalam dan cari tempat yang aman". Kata Betran


mereka juga ikut masuk ke dalam rumah Yuli dan memeriksa apa ada yang terluka dan benar saja mereka menemukan Luna sedang terluka. Kedatangan mereka berdua membuat kedua orang tua Yuli kaget


"Siapa kalian?". Tanya Ayu


"Bunda dia teman Yuli dan dia datang ke sini untuk membantu kita". Kata Yuli


mereka semua merasa lega karena ada yang membantu nya


"Sebaik nya kalian ikuti kami dan apa ada pintu lain selain di depan?". Tanya Greg


"Ada pintu rahasia di rumah ini". jawab Richard


tanpa menunggu lama mereka lalu pergi menuju pintu rahasia untuk keluar dari rumah itu dan Luna dalama gendongan ayah nya. Greg berada di depan sementara Betran di belakang untuk mengantisipasi jika ada serangan yang datang


Mereka sudah keluar dan tidak ada satu pun yang mengetahui nya dan mereka di ajak oleh Betran menuju tempat Sam dan juga Diego


Yuli kaget melihat ada Sam dan juga Diego di dekat rumah nya


"Mending kalian cepat masuk dan kita segera tinggalkan tempat ini dan suruh anak buah kalian tadi untuk membereskan nya". Kata Sam


mereka pun Langsung menuruti perintah Sam dan segera pergi meninggalkan rumah Yuli


Meskipun berjumlah sepuluh orang tapi mereka berhasil memenangkan pertarungan itu meski mereka juga mendapat luka tapi tidak cukup parah juga.


mereka langsung membawa anak buah yang masih hidup untuk di bawa ke markas dan yang lain nya di bakar oleh mereka semua


"Hanya mereka berdua yang turun dan beberapa anak buah nya itu saja sudah membuat anak buah kita kalah". Kata Kevin dengan penuh emosi ketika mengetahui bahwa mereka kalah dalam penyerangan ini


"Tumben sekali Sam tidak ikut turun tangan juga". Kata Hans


"Tapi bagaimana kondisi keluarga Kekasih Ricky sekarang?". Tanya Henden


"mereka tidak mengetahui nya karena sebelum mereka sampai masuk sudah di hadang oleh dua anak buah Ricky dan juga setelah kemunculan mereka berdua anak buah kita semua kalah dan tak tersisa". Kata Ayden


"Ternyata dia benar-benar memiliki insting yang bagus hingga dapat mengetahui apa yang akan kita lakukan meskipun dia berada jauh di sana". Kata Henden


"Lalu sekarang apa yang harus kita lakukan?". Tanya Ayden


"Kita pergi menghindar dulu karena aku sangat yakin jika Ricky pasti akan melakukan pembalasan". Kata Henden


Yuli dan keluarga nya di bawah Sam ke rumah nya agar mereka bisa beristirahat dan juga mengobati luka nya


"Yul apa Lo gak apa-apa?". Tanya Sam


"Gak apa-apa kok cuma ini sedikit berdarah saja". Jawab Yuli


ketika keluar tadi dia tidak sengaja menginjak serpihan kaca dan memegang nya membuat tangan dan kaki nya terluka


"Gue panggil kan dokter agar luka Lo segera di tangani dan Lo tunggu saja di lantai dua karena di sana banyak sekali kamar kosong kalian bisa menunggu dan istirahat dulu di sana sebelum dokter nya datang". Kata Sam


Dia pun kini nampak sedang menelepon dokter pribadi Ricky agar segera datang mengobati Yuli dan keluarga nya

__ADS_1


"Sam gue gak apa-apa tapi kakak gue yang terluka". Kata Yuli


"Lo juga terluka dan yang paling penting itu adalah pengobatan untuk Lo ". kata Sam yang tidak perduli sama sekali dengan keadaan Luna


Yuli pun kini menatap Sam dan dia masih duduk di ruang tamu sedang kan orang tua nya membawa Luna ke lantai dua agar dia dapat beristirahat dengan nyaman sambil mengobati luka nya juga


"Kok bisa Lo ada di sekitar rumah gue Sam?". Tanya Yuli


kini tidak hanya ada Sam di sana tapi ketiga rekan Sam juga sudah ada di rumah itu dan duduk bersama Sam dan Yuli di ruang tamu


"Ya bisa lah kan gue tadi mengantar Lo pulang dan juga gue sedang lapar jadi mampir makan dulu". Kata Sam berbohong dan Yuli masih menatap nya dengan rasa penasaran


"Mending Lo obati dulu luka Lo sambil menunggu dokter datang". Kata Diego sambil memberikan kotak obat yang baru saja dia ambil


Yuli pun segera mengobati luka nya dan dia tampak juga menahan rasa sakit yang dia rasakan sekarang ini


Setelah menunggu beberapa menit dokter yang di panggil Sam pun akhirnya datang ke rumah dia


"Tumben banget Lo panggil gue Ketika Ricky sakit Sam". Kata dokter Shota Osawa


"Bukan bos yang sakit tapi Kekasih nya". Kata Sam


"Apa Ricky sudah punya pacar baru siapa dia?". Tanya Shota dengan penasaran nya


Shota Osawa adalah sepupu dari Arok dan juga Ricky Jo jadi wajar dia bersikap seperti itu sekarang


"Sebaik nya anda cepat mengobati nya ". Kata Sam sambil menunjuk Yuli


"Oh jadi ini kekasih Ricky imut juga ya". Kata Shota sambil tersenyum ramah


"Obati kakak gue saja dulu karena dia lebih membutuhkan pertolongan pertama sekarang". Kata Yuli ketika Shota hendak mengobati dan memeriksa nya


"Obati dia saja dulu karena dia adalah kekasih bos Ricky". Kata Sam


Dia lebih memprioritaskan Yuli dari pada Luna meskipun Sam tahu juga bahwa luka Luna memang lebih parah. Tanpa perduli dengan perdebatan mereka Shota kini mengobati Yuli terlebih dahulu karena dia adalah kekasih Ricky dan Shota tidak ingin jika nanti Ricky marah kepada nya


"Sudah selesai dan sebaik nya kamu istirahat saja dulu agar badan nya kembali fit". Kata Shota


"Gue antar Lo ke lantai atas untuk istirahat sekaligus melihat keadaan kakak Lo juga". Kata Sam


mereka semua menuju lantai dua dan segera melihat kondisi Luna


"Yuli kamu gak apa-apa kan sayang?". Tanya Ayu yang nampak khawatir melihat perban yang ada di tangan Yuli


"Tidak apa-apa kok bun". Jawab Yuli


"Segera obati dia Tuan". Kata Diego


Shota pun Langsung memeriksa keadaan Luna yang terlihat sangat lemah itu dan Untung nya tadi dia membawa satu cairan jadi bisa di gunakan untuk Luna


"Jangan terlalu banyak bergerak agar cepat pulih kembali". Kata Shota


"Terima kasih". Kata Ayu


Dan Shota hanya menanggapi dengan senyuman yang ramah


"Yuli sebaik nya Lo istirahat sekarang di kamar sebelah sana agar cepat sembuh juga". Kata Sam


mereka pun pergi meninggalkan kamar yang di gunakan Luna dan Sam beserta lain nya juga turun ke ruang tamu


"Sam siapa dia? kenapa dia bisa jadi kekasih Ricky? apa dia orang yang baik?". Tanya Shota dengan bertubi-tubi


"Dia adalah kekasih bos". Jawab Sam singkat dan terlihat wajah tak puas dari Shota sebagai jawaban yang di berikan oleh Sam tadi


"Sebaik nya anda pulang sekarang tuan". Kata Diego


Shota pun langsung menuruti nya karena dia juga sangat lelah sekali baru pulang dari tugas di luar negeri dan langsung mendapat kan telfon dari Sam


Sementara itu mereka berempat kini tengah duduk untuk membahas kejadian tadi


"Bagaimana jika bos tahu bahwa Yuli juga terluka atas insiden ini?". Tanya Betran


Hal itu lah yang sedari tadi Ricky pikirkan dan dia sangat tahu pasti bos nya itu tidak akan tinggal diam. Bisa di pastikan jika bos nya akan marah sekali karena dia memang sangat Cinta dengan Yuli


"Kita harus siap menanggung resiko nya karena kita tidak bisa menjaga Kekasih Bos dengan baik". Kata Sam dan mereka pun mengangguk kan kepala sepakat

__ADS_1


meskipun itu bukan salah mereka dan juga bukan luka dari hasil penyerangan itu namun tetap saja Yuli Ter luka di saat ada penyerangan dan pasti nya Ricky tidak perduli alasan apapun dia akan tetap marah dan akan membalas semua nya dengan tangan nya sendiri pastinya


__ADS_2