
Galang masih mengobrol dengan Ricky di sana dan banyak hal yang dia katakan kepada Ricky termasuk konsultasi soal kelompok nya.
"Perkuat lagi Lang kelompok Lo dan jangkau tempat yang sangat banyak sekali anggota mafia yang kuat taklukkan mereka semua". Kata Ricky
Galang berpikir apa dia bisa melakukan hal tersebut karena selama ini dia pun tahu pasti Ricky membantu nya untuk melakukan banyak sekali perluasan kekuasaan nya meskipun bukti bahwa Ricky membantu dia tidak ada tapi Galang sangat yakin sekali dengan pemikiran nya itu
"Kalau di Texas gue masih belum bisa Rick dan Lo tahu sendiri apa alasan nya". Kata Galang
Meski dulu papa nya adalah ketua Geng yang cukup besar juga namun Galang tidak mau jika dia menggunakan nama sang papa dia ingin berdiri sendiri tanpa harus ada campur tangan papa nya itu
"Apa yang Lo takutkan?". Tanya Ricky
"Gue masih belum sekuat Lo Rick jadi mungkin saja gue juga belum bisa melindungi keluarga gue". Kata Galang
"Lo pasti bisa Lang dan ingat gue akan selalu ada jika Lo butuh bantuan" Kata Ricky
"Ya memang Lo itu selalu ada dari dulu jika gue kesusahan tapi kan gak selamanya Lo ada buat gue". Kata Galang
"Memang gak selama nya gue ada buat Lo tapi anak buah gue selama nya akan selalu membantu Lo Lang". Kata Ricky
Ricky memang menempatkan anak buah nya juga di dalam kelompok Galang dan mungkin saja Galang tidak menyadari itu
"Oh ya Rick mungkin gue akan pulang dalam waktu dua hari lagi". Kata Galang
"Kenapa buru-buru sekali apa ada sesuatu di sana?". Tanya Ricky
"Gak ada hanya mama ingin aku cepat pulang dan menceritakan semua kisah tentang Lo dan Yuli". Kata Galang
"Lang terima kasih untuk segala nya mungkin jika tanpa bantuan papa dulu gue gak akan menjadi seperti sekarang ini". Kata Ricky lalu memeluk Galang dan mereka pun kini berpelukan bersama
"Memang Lo itu hebat Rick jadi Lo gak usah terlalu berterima kasih kepada keluarga gue nanti papa marah lagi sama Lo kayak waktu itu". Kata Galang dan Ricky pun tersenyum mengenang momen berharga dia waktu bersama keluarga Galang
Dulu papa Galang pernah marah kepada Ricky Karena dia lebih mementingkan perasaan dan keselamatan Galang dari pada diri nya dulu. Papa Galang sempat berkata tidak ingin Ricky bersama mereka karena Ricky yang tidak kuat dan selalu menggunakan perasaan nya itu. Sebenar nya papa Galang hanya menggertak nya saja karena tidak ingin Ricky terus merasa berhutang Budi Kepada nya dia ingin Ricky menjalankan kehidupan nya seperti semula dan tidak perlu membebani diri nya dengan mendahulukan Galang
"Gue mau pergi dulu Lang Lo istirahat saja di kamar". Kata Ricky
"Lo mau ke markas kan untuk menghajar mereka". Kata Galang
"Ya mereka sudah berani membuat kekasih gue terluka jadi mereka harus lenyap dari dunia ini tapi secara perlahan". Kata Ricky dengan seringai devil nya membuat mereka yang melihat ngeri pasti nya
prank
Bunyi barang yang pecah membuat mereka menoleh dan berjalan mencari sumber dari suara tadi. Ketika mereka menemukan asal suara tersebut Ricky pun tersenyum devil melihat siapa yang sedang ada di hadapan nya itu
"Berani sekali dia menguping pembicaraan kita dan juga anda memecahkan guci kesayangan Sam wah wah wah rupa nya anda sudah bosan hidup ya". Kata Galang
Richard yang mendengar pun ketakutan dan dia merutuki kebodohan nya karena ketahuan menguping pembicaraan mereka berdua sedari tadi
"Ma'af kan saya bukan maksud saya untuk menguping pembicaraan kalian berdua ada sungguh saya hanya kebetulan lewat saja". Kata Richard yang sedikit keringat dingin di buat mereka
"Gak usah tegang seperti itu Richard santai saja apa kau ingin bermain-main dengan ku?". Tanya Ricky
"Tidak tidak tuan saya tidak ingin melakukan apapun dan Ma'af kan saya". Kata Richard
"Santai saja lagi pula untuk saat ini aku pun tidak ingin bermain dengan mu karena aku sudah punya mainan sendiri di markas". Kata Ricky membuat Richard Semakin ketakutan
Galang pun tersenyum melihat ketakutan Richard saat ini
"Rick Lo tahu gak kalau dia itu dan anak nya hanya manis di bibir saja sama Yuli itupun mereka lakukan di depan bunda saja ". Kata Galang memanas-manasi situasi di sana
"Tidak tuan bukan begitu". Kata Richard yang semakin takut dengan aduan Galang kepada Ricky
"Gue tahu hal itu Sam bahkan soal Rio saja gue tahu". Kata Ricky
membuat Richard kaget apa yang dia duga selama ini benar bahwa Ricky Sudah mengetahui semua nya tentang Yuli namun itu pun membuat Galang kaget karena dia tidak mengetahui Tentang Rio
"Rio siapa Rick?". Tanya Galang
"Rio Fernandez Danuarta". Kata Ricky membuat Galang semakin bingung di buat nya
"Apa hubungan nya dengan Rio Fernandez Rick?". Tanya Galang dengan bodoh nya
"Dia adalah orang tua kandung Yuli dan Yuli adalah kakak kandung dari Arya Caesar Danuarta". Kata Ricky membuat Galang terkejut sekali dengan berita besar ini
Dia tidak menyangka bahwa sahabat nya adalah kakak dari Caesar ketua Mafia Italia yang sekarang berada di New York bersama mama nya itu
"Tunggu sebentar Rick apa kehancuran bisnis Rio ada hubungan nya dengan Lo?". Tanya Galang
"Menurut Lo". Kata Ricky
Galang pun kini sudah paham dengan Jawaban yang di berikan Ricky tadi
"Pantas saja gue dan Bryan sangat susah mendapat kan informasi tentang Yuli ternyata ada bos besar di balik itu semua". Kata Galang
"Caesar tidak mengetahui kalau dia punya saudara Lang dan semua hal ini hanya rencana dari Rio saja". Kata Ricky dengan tatapan mata yang tajam melihat Richard membuat yang di tatap semakin gemetaran
Galang pun bertepuk tangan dengan berita yang di dapat kan oleh Ricky
"Hebat Lo Rick bisa melakukan semua nya. Apa Sam pergi ke Singapura sekarang ada hubungan nya dengan rencana Lo kepada Rio?". Tanya Galang
"Iya dia ke sana juga salah satu nya untuk mengurus hal itu tapi ada hal penting juga yang harus dia urus di sana bersama Dira". Kata Ricky
__ADS_1
Richard pun terlihat semakin Khawatir sekarang apalagi dia juga tahu bagaimana kehebatan Sam selama ini
"Membereskan sampah di sana agar nanti kekasih gue bisa tinggal dengan tenang di sana". Kata Ricky
"Yuli mau tinggal di Singapura kok gue gak tahu ya". Kata Galang
"Lo mungkin saja gak tahu tapi dia pasti tahu serta dia pun tahu apa alasan kekasih ku pindah ke sana". kata Ricky sambil menunjuk Richard
"Dia mengusir Yuli dari rumah". Kata Galang menebak
"Tidak saya tidak ada niatan untuk mengusir nya pergi karena itu pasti akan membuat Ayu bersedih". Kata Richard mengelak
Dia menggunakan nama istri nya sebagai alasan agar aman dari amukan Ricky namun itu tidak akan mempan untuk sekarang ini
Ricky tertawa mendengar apa yang di ucapkan Richard untuk menutupi kesalahan nya itu
"Lo mau membodohi gue dengan alasan konyol seperti itu". Kata Ricky
"Rick pelan kan suara Lo nanti Yuli dan bunda keganggu dengan ketawa Lo itu". Kata Galang
"Ruangan mereka kedap suara Lang jadi Lo tenang saja". Kata Ricky
kini dia semakin mendekat ke Richard dan langsung menarik kera baju nya
"Bahkan Rio yang mempunyai anak seperti Caesar pun tidak bisa lolos dari gue apalagi Lo yang hanya semut kecil saja". Kata Ricky lalu menghempas kan tubuh Richard ke tembok rumah Sam membuat nya merintih kesakitan
"Tuan maaf saya tidak pernah melakukan apapun yang membuat Yuli terluka". Kata Richard
"Apa mulut mu itu hanya bisa mengeluarkan kata maaf saja dan tidak ada yang lain". Kata Ricky
"Sudah lah Rick biarkan saja dia toh dia juga tidak akan melakukan apapun kan kepada Yuli". Kata Galang
"Apa Lo seyakin itu kalau dia tidak akan melakukan apapun". Kata Ricky
"Apa kau punya rencana lain untuk Yuli?". Tanya Galang yang sambil mencengkram kuat baju Richard
"Tidak saya tidak merencanakan apapun sekarang sungguh saya tidak berbohong tuan". Kata Richard
"Jadi dugaan ku salah begitu". Kata Ricky
Galang tahu mana mungkin juga Ricky salah dalam menduga pasti benar apa yang di katakan nya kalau Richard sekarang sedang merencanakan sesuatu
"Apa yang kau rencanakan cepat katakan". Kata Galang yang semakin emosi di buat nya
Richard merasa sangat terpojok sekarang dan mungkin saja kali ini dia tidak akan lolos dari sang devil itu karena sorot mata nya saja terlihat sudah sangat buas sekali
"Gue sudah tahu Lang apa yang di rencanakan nya dan lihat saja apa yang akan aku lakukan kepada mu dimulai dari putri kesayangan mu itu". Kata Ricky
membuat Ricky menyeringai mendengar pengakuan nya baru saja itu
"Lo ngaku juga kan kalau sedang membuat rencana". Kata Ricky
"Hebat Lo Rick gerakan Lo bisa membuat dia mengaku dengan mudah". Kata Galang
Richard hanya menghela nafas panjang karena kebodohan nya yang mengakui sudah membuat rencana untuk menyakiti Yuli
"Apa kita habisi saja Rick dia sekarang lagi pula dia juga tidak ada gunanya kan". Kata Galang
"Itu pasti akan gue lakukan tapi tidak sekarang Lang ada saat nya gue melakukan hal itu nanti". Kata Ricky dan kini dia Pun pergi meninggalkan rumah Sam menuju markas nya untuk bermain dengan pemuda yang berani melukai kekasih nya tadi
******
Di Singapura Sam dan Bryan sudah berada di tempat Dira dan Bryan Sudah berbicara dengan kekasih nya bahwa hubungan mereka sudah berakhir. Berat untuk Bryan mengatakan hal tersebut tapi itu demi keselamatan kekasih nya dan juga mungkin jika Yuli sampai mengetahui nya pasti dia akan marah kepada Bryan apalagi kekasih nya itu sangat baik sekali dan menerima segala keputusan yang Bryan katakan tadi
"Apa Lo yakin mau melepas kan nya?". Tanya Sam
"Gue yakin sekali karena itu semua demi kebaikan dia". Kata Bryan
"Gue akan membantu Lo untuk menjaga nya jika Lo tidak keberatan". Kata Sam
Sam mereka kekasih Bryan memang sangat baik hati dan tulus sekali apalagi dia tidak marah sama sekali dengan keputusan yang di ambil oleh Bryan bahkan keluarga nya juga mendoakan yang terbaik untuk Bryan nanti nya.
Sam menawarkan diri juga atas perintah Ricky karena dia juga tidak mau jika Bryan berpisah dengan kekasih nya yang juga sahabat dari Yuli itu
"Gue sudah sangat menyusahkan Lo dah juga Ricky jadi gak usah Lo membantu gue lagi Sam". Kata Bryan
"Kapan Lo akan berangkat Bryan?". Tanya Sam
"Besok gue akan berangkat". Kata Bryan
"Kalau begitu gue akan mereka untuk datang ke sini dan mereka akan menjadi anak buah Lo sekarang". Kata Sam
anak buah Dira yang di bawah Bryan memang lah cukup tangguh sekali dan juga mereka adalah anak buah latihan dari Ricky langsung
"Sampai kan rasa terima kasih gue kepada Ricky". Kat Bryan
"Gue akan menyampaikan nya dan jangan lupa Lo jangan pergi ke New York atau Belanda karena di sana ads anggota King Devil dan juga ketua Mafia Italia". Kata Sam mengingat kan
"Caesar di mana?". Tanya Bryan
"Dia ada di New York". Kata Sam
__ADS_1
Sam melihat gelagat yang aneh yang ada pada diri Bryan
"Apa Lo mengenal Nya?". Tanya Sam
"Gue berteman baik dengan nya tapi kenapa dia ada di New York bukan di Italia". Kata Bryan heran
"Dia menghindari bos karena ulah papa nya yang membuat kekasih bos terluka waktu itu dan kebetulan juga tuan Hiro juga sudah pulang ke New York". Kata Dira
"Apa Hiro datang ke sana atas perintah Ricky?Semakin brutal saja tuan Rio itu. Apa Lo datang ke mari untuk melakukan balas dendam Sam". Tanya Bryan
"Tidak memang rumah tuan Hiro ada di sana jadi itu tidak ada hubungan nya juga bahkan jika mereka bertemu pasti tuan tidak akan melakukan apapun juga karena itu adalah urusan dari bos. Iya dan juga ada yang harus kita berdua urusan di sini". Kata Dira
"Apa Ricky tahu jika Yuli akan pergi meninggalkan Jepang dan datang ke Singapura?". Tanya Bryan
"Rupa nya Lo sudah mengetahui nya Bray padahal tuan Galang saja tidak tahu soal itu". Kata Sam
"Itu karena Galang terlalu over maka dari itu Yuli tidak ingin memberi tahu nya". Kata Bryan
Sam dan juga Dira Merasa benar apa yang di katakan Bryan Kalau Galang itu terlalu berlebihan dan juga suka marah dengan hal sepele saja
"Ya sudah Lo istirahat saja dan besok Lo akan pergi menggunakan pesawat pribadi milik bos". Kata Sam
Bryan masih heran kenapa Ricky sebaik ini kepada nya padahal dia terlihat masih membenci nya tapi masuk akal juga dengan alasan nya yaitu karena kekasih nya saja.
Ricky memang sangat berubah drastis semenjak bersama dengan Yuli dan dia juga memang terlihat sangat mencintai Yuli dan selalu mementingkan dia terlebih dahulu dari pada urusan nya sendiri.
******
Di New York Shawn merasa tidak enak sama sekali karena dia baru saja bertemu dengan Hiro dia mengira Hiro datang atas perintah Ricky yang mungkin saja sudah mengetahui keberadaan nya Caesar dengan mama nya di negara itu
"Lo kenapa tegang sekali?". Tanya Caesar
"Hiro ada di sini dan gue baru saja bertemu dengan nya tadi di pusat perbelanjaan". Kata Shawn
Caesar sempat kaget dengan berita yang di bawah Shawn barusan
"Secepat itu Ricky tahu keberadaan kita". Kata Caesar
Tapi dia juga tidak heran karena Ricky juga mempunyai banyak sekali orang yang dapat membantu nya meskipun dia tidak meminta nya sekalipun
"Apa kita pindah saja dari sini?". Tanya Shawn
"Tidak usah lagi pula mungkin saja ini hanya kebetulan saja". Kata Caesar
tidak lama setelah itu handphone Caesar berbunyi dsn tertera nama Bryan di sana dia pun tersenyum dan segera mengangkat panggilan telepon nya
"Apa kabar Lo Bray?". Tanya Caesar
"Gue baik. Gue denger Lo sekarang ada di New York?". Tanya Bryan tanpa basa basi sama sekali
"Ya gue kesini karena sesuatu hal. bagaimana keadaan Lo ? gue minta maaf tidak membantu Lo waktu itu". Kata Caesar
"Tidak masalah gue sudah di bantu Ricky di Prancis dulu". Kata Bryan
"Lo bukan nya musuhan dengan dia mana bisa dia membantu Lo". Kata Caesar
"Apa Lo lupa dengan sahabat gue Caesar". Kata Bryan
"Kakak gue kekasih dari Ricky itu yang membuat dia membantu Lo". Kata Caesar
Ya selama ini Caesar juga sudah mengetahui semua nya hanya saja dia menutupi semua nya dan Bryan bersahabat dengan Yuli pun juga atas campur tangan nya agar dia bisa menjaga kakak nya itu dari orang yang tidak baik dengan menyuruh Bryan mengajari nya ilmu bela diri
"Benar sekali dan Lo tahu kan Ricky sangat mencintai kakak Lo itu jadi gue bisa memastikan kalau papa Lo akan habis di tangan nya nanti". Kata Bryan
Caesar tidak pernah perduli dengan papa nya yang dia perduli kan hanya mama nya saja oleh karena itu dia membawa mama nya pergi dari Singapura sekarang
"Kakak gue memang sangat spesial Bryan gue sudah bertemu langsung dengan dua waktu di Jepang". Kata Caesar sambil tersenyum
"Benar dia memang sangat spesial dan juga baik sekali. Apa Lo tidak ada rencana untuk mempertemukan mama Irene dengan nya?". Tanya Bryan
"Tidak sekarang karena mungkin Ricky sudah memberi tahu nya alasan dia bersama bunda Ayu tidak dengan mama". Kata Caesar
"Lo benar seberapa kuat Lo menutup informasi tentang Yuli itu tidak ada apa-apa nya jika Ricky yang bertindak untuk mencari tahu nya". Kata Bryan
"Lo kapan pergi luar negeri Bray?". Tanya Caesar
"Besok dan sebenar nya gue ingin pergi ke New York tapi di larang oleh Sam karena di sana ada Lo". Kata Bryan
"Mereka tidak tahu jika kita bersahabat jadi itulah alasan nya dia melarang Lo". Kata Caesar
"Sam dan Dira sudah tahu soal kita berdua dan apa Lo bertemu dengan Hiro di sana?". Tanya Bryan
"Shawn tadi bertemu dengan nya di pusat perbelanjaan". Kata Caesar dengan santai nya
"Lo tenang saja dia tidak akan melakukan apapun kepada Lo kata Sam tadi karena Lo itu berurusan dengan Ricky bukan dia". Kata Bryan
Tanpa Bryan ketahui sedari tadi Sam sudah mendengar apa yang dia bicarakan dengan Caesar dan Sam juga sudah memperdengarkan hal tersebut kepada Ricky karena dia juga menelpon Ricky saat Bryan masuk ke dalan kamar dan beristirahat dia merasa memang harus mengintai nya dan insting Sam pun benar sekali dia mendengar semua yang di katakan oleh Bryan
"Gue akan menghadapi Ricky jika itu memang harus gue lakukan tapi jika gue kalah gue menitip kan mama Irene kepada Lo Bray". Kata Caesar
"Lo pasti bisa berdamai dengan nya karena Lo adalah kakak Yuli". Kata Bryan
__ADS_1
"Tidak semudah itu karena papa juga lah yang menjadi dalang di balik kesengsaraan kakak gue". Kata Caesar