Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Kekhawatiran Mereka


__ADS_3

Sebelum nya Author mau mengucapkan selamat hari raya idul Fitri mohon maaf lahir dan batin....


Galang masih berada di markas khusus milik Ricky dan mereka membiarkan dia berada di sana dan juga mereka sudah melaporkan semua yang ada di sini kepada Ricky karena sebelum berangkat dia sudah meminta anak buah nya untuk melaporkan setiap kegiatan yang di lakukan oleh Galang.


"Ada apa dengan Lo Bryan kenapa Lo harus menanggung itu sendiri dan kenapa juga Lo gak meminta bantuan gue. Jika saja Lo meminta bantuan pasti gue akan berusaha untuk membantu Lo ". Kata Galang


Dia tidak tahu jika Arok masih berada di sana karena dia juga tidak ingin Galang melakukan hal di luar batas yang akan membuat Ricky marah besar kepada semua orang di sana karena tidak bisa menghentikan dia.


Galang terlihat sangat hancur sekali meskipun awal nya dia terlihat baik-baik saja sebelum kepergian Ricky ke Prancis namun dia memang sengaja menutupi hal itu berharap Ricky tidak mengetahui kerapuhan nya namun dia salah besar Ricky sangat tahu bagaimana Galang dan untuk itu lah dia membiarkan para sahabat nya berada di sisi Galang agar dia baik-baik saja selama Ricky pergi


"Lo harus bisa bertahan di sana Bryan karena gue yakin Ricky bisa membawa Lo kemari dengan selamat". Kata Galang


Kini Galang beranjak pergi dari tempat duduk nya dan terlihat sekali dia masih emosi


"Lo mau kemana Lang?". Tanya Arok berusaha untuk menahan Galang


"Lo gak usah mengurusi gue dan gue juga gak akan pergi dari negara ini karena pasti nya Ricky sudah membeku kan semua nya". Kata Galang


Benar juga apa yang di katakan Galang pasti Ricky juga mengantisipasi hal tersebut juga.


"Kalau gitu ayo kita pulang dan selama Ricky tidak ada Lo akan tinggal bersama gue". Kata Arok


Jika Galang tinggal di rumah Ricky akan sangat sulit juga untuk dia mengawasi gerak-gerik nya jadi Arok memutuskan untuk membawa Galang kerumahnya juga dan lagi di sana juga ada Kinara pasti dia bisa menghibur Galang yang sedang bersedih.


"Gue akan tetap tinggal di rumah Ricky dan Lo gak usah khawatir berlebihan seperti ini". Kata Galang


"Kalau begitu gue juga akan tinggal di rumah Ricky buat bisa menemani Lo ". Kata Arok tidak ingin kalah dengan Galang


"Kalau Lo ikut tinggal di sana lalu bagaimana dengan Kinara? apa Lo akan membiarkan dia sendiri di rumah?". Tanya Galang yang mulai kesal dengan Arok


"Kalau Lo khawatir dengan Kinara berarti Lo setuju tinggal di rumah gue". Kata Arok


mau tidak mau Galang kini harus ikut Arok untuk tinggal di rumah nya sampai Ricky kembali lagi ke Jepang. Entah butuh waktu berapa lama Ricky menyelesaikan persoalan yang ada di sana Dan kini mereka berdua pergi bersama menggunakan mobil Arok untuk pulang dan untuk mobil Galang akan di biarkan di markas sementara waktu.


Tidak ada obrolan yang terjadi selama perjalanan menuju rumah hanya ada keheningan di dalam mobil tersebut. Galang masih memikirkan nasib sahabat nya itu karena dia tahu betul bagaimana sadis nya King Devil itu dalam mengahadapi lawan nya apalagi jika lawan nya tidak sebanding dengan dia


******


Di tempat lain Yuli masih merasa khawatir juga dengan kondisi sahabat nya itu dan ternyata Yuli belum juga keluar dari kantor Ricky padahal Sudah waktu nya untuk dia pulang dan Diego yang memang di tugaskan Ricky mengawasi nya di kantor masih berada di sana untuk memastikan keadaan Yuli . Kekhawatiran mereka berdua terhadap Bryan sangat lah wajar karena mereka juga sudah bersahabat sejak lama.

__ADS_1


"Semoga Lo bisa bertahan Bray sampai Ricky datang ke sana karena gue yakin Lo bisa". Kata Yuli sambil meneteskan air mata nya. Terpukul itu sudah pasti karena Bryan adalah orang yang sangat dia percaya dan dia juga selalu curhat kepada Bryan tentang keluh dan kesah nya jadi wajar saja jika Yuli sangat terpukul dengan hal tersebut. Dia tidak bisa mengandalkan siapapun kecuali mereka berdua dalam hal apapun.


Diego berjalan menghampiri Yuli dan menepuk bahu nya membuat Yuli kaget seketika "Sudah waktu nya pulang cepat bereskan semua dokumen nya setelah itu saya antar kamu pulang". Kata Diego


Yuli pun melihat jam di tangan nya dan tak terasa memang dia sudah melebihi batas jam dia untuk bekerja mungkin dia tidak menyadari hal itu karena pikiran nya yang masih kacau memikirkan Bryan. Setelah selesai membereskan semua berkas nya kini dia berjalan keluar kantor


"Gak usah di antar karena gue bisa pulang sendiri". Kata Yuli


"Tapi ini sudah menjadi perintah Bos kalau saya harus mengantar kami setiap pulang dari kantor dan yang akan menjemput kamu adalah tugas Betran dan jika kamu menolak nya maka kita akan mendapatkan konsekuensi nya". Kata Diego menjelaskan kepada Yuli dan dengan terpaksa dia menerima apa yang sudah di perintahkan oleh Ricky agar mereka yang tidak bersalah tidak mendapatkan konsekuensi seperti yang di katakan tadi.


Kini Yuli sudah masuk kedalam mobil Diego dan mereka segera pergi menuju rumah Yuli


"Apa tidak merepotkan jika Lo mengantar gue setiap hari?". Tanya Yuli


"Saya tidak akan keberatan selama itu adalah perintah dari Bos". Kata Diego dengan tenang nya.


Yuli mengerti bahwa siapa juga yang mau menolak apa yang di perintahkan oleh Ricky pasti mereka tidak akan mendapatkan pilihan juga untuk menolak dan menghindari nya


"Gue mau tanya boleh gak Diego?". Tanya Yuli


Diego pun tersenyum mendengar Yuli meminta izin kepada nya dulu sebelum bertanya dan mungkin itu juga yang menjadi salah satu penyebab sang bos menyukai dia menurut Diego.


Diego pun kembali tersenyum tipis "Bos itu sebenarnya baik sekali hanya saja dia akan terlihat dingin jika bertemu dan bersama orang yang baru dia kenal dan juga dia tidak bisa sembarang untuk dekat ataupun mendekati orang bahkan dengan wanita pun dia juga tidak sembarang". Kata Diego


"Tapi banyak yang mengatakan bahwa dia selalu gonta-ganti pasangan". Kata Yuli


"Itu memang benar tapi kita semua tidak tahu kan apa yang dia lakukan dengan pasangan nya". Kata Diego


Dia hanya bicara sesuai dengan kenyataan yang ada dan yang dia lihat saja tanpa di lebih kan karena menurut dia memang bos nya itu sebenarnya sangat baik tapi kebaikan nya tertutup dengan sikap nya yang dingin dan tak tersentuh itu.


"Jadi tentang hal itu benar dan apa dia juga sekejam itu dalam memberikan hukuman pada para penghianat?". Tanya Yuli


"Bos melakukan hal itu semua agar tidak ada lagi yang melakukan kesalahan yang sama dan juga itu menjadi peringatan buat mereka yang di luar sana juga. Bos tidak akan menghukum seseorang jika dia tidak melakukan kesalahan apapun". Kata Diego


Yuli masih ragu apa dia harus tetap menjadi kekasih Ricky jika nanti dia berhasil membawa Bryan kembali tapi jika dia tidak melakukan nya pasti Ricky akan berbuat hal yang buruk kepada orang di sekitar nya juga.


"Jadi dia itu sebenarnya orang yang seperti apa?".Kata Yuli tanpa sadar


"Dia orang yang sangat baik bagi kita semua para anak buah dan orang kepercayaan nya dan kamu jangan meragukan bos karena sejauh aku melihat bos tidak pernah begini sebelum nya dalam memperlakukan wanita dan hanya kamu satu-satunya yang berhasil mengubah segala nya yang bos dulu tidak suka dan tidak mau melakukan hal tersebut menjadi dia lakukan". Kata Diego

__ADS_1


memang para anak buah beserta orang kepercayaan Ricky dapat menangkap perubahan Ricky yang sangat nyata itu bahkan dia rela turun tangan untuk mengatasi masalah yang bukan urusan nya hanya demi orang yang dia cintai saja. Bahkan Ricky pun juga


"Mungkin saja Lo gak tahu kalau sebelumnya dia juga melakukan hal seperti itu kepada perempuan".Kata Yuli


"Bos tidak pernah seperti itu bahkan kepada kekasih nya dulu yang membuat dia menjadi seperti ini dia juga tidak memperlakukan dia seperti kamu". Kata Diego


Yuli sebenarnya risih sekali mendengar panggilan Diego yang memanggil nya aku kamu itu


"Apa kita bisa bicara dengan bahasa Lo gue saja karena gue juga gak terbiasa Lo panggil seperti itu". Kata Yuli sedikit menampilkan wajah kesal nya membuat Diego tersenyum kembali dan dia bisa menebak jika kini pasti Yuli bisa melupakan sedikit rasa sedihnya itu


Tidak terasa juga mobil mereka sudah sampai di halaman rumah Yuli dan Yuli pun kaget bagaimana bisa Diego mengetahui alamat rumah nya karena sedari tadi mereka mengobrol saja dan Yuli juga belum menunjukkan alamat rumah nya


"Tidak usah bingung soal gue yang mengetahui alamat rumah Lo karena semua anak buah bos juga mengetahui nya". Kata Diego yang menangkap kebingungan di wajah Yuli


"Apa dia memang sengaja memata-matai ku selama ini?". Tanya Yuli


"Bukan memata-matai hanya saja bos menjaga orang yang dia sayang agar aman dan tidak mengalami gangguan sedikit pun dari luar". Kata Diego


kini Yuli sudah turun dari mobil dan dia juga tidak mempersilahkan Diego masuk karena dia tidak mau ada masalah dengan Richard sang ayah dan juga Luna. Setelah kepergian Diego dia baru masuk kedalam rumah dan dia pun dikejutkan dengan keberadaan Luna yang kini sedang berdiri di depan pintu dan menatap nya dengan tajam


"Siapa lagi yang mengantar Lo barusan pulang?". Tanya Luna


"Itu bukan urusan Lo juga". Kata Yuli lalu pergi meninggalkan Luna menuju kamar nya namun Luna juga tidak tinggal diam dan dia masih saja mengejar Yuli dan berusaha mendapatkan Jawaban nya


"Lo lama-lama kurang ajar sekali ya jadi anak". Kata Luna yang hendak ingin menampar Yuli namun di hentikan oleh Richard


"Luna jaga sikap kamu dan sebaiknya kalian berdua masuk ke kamar sekarang". Kata Richard


Tanpa berkata Yuli pun langsung masuk kedalam kamar nya dan dia ingin sekali beristirahat karena pikiran dan juga fisik Nya sudah sangat lelah sekali dengan beberapa kejadian hari ini.


"Ayah kenapa menghentikan Luna?". Tanya Luna dengan kesal nya karena sang ayah menghentikan dia tadi


"Kamu jangan macam-macam kepada Yuli apa kamu tidak ingin kejadian yang menimpa kita berdua tak hah". Kata Richard mengingat kan anak nya bagaimana anak buah Ricky membuat mereka malu dan sangat kehilangan harga diri dan untung saja hanya itu yang Ricky lakukan jika sampai lebih dari itu maka mereka pasti akan sangat menyesali semua nya


"Tapi ayah belum tentu juga itu semua ulah Ricky". Kata Luna yang masih tetap tidak percaya


"Kamu jangan ceroboh Luna jangan sampai ayah kehilangan pekerjaan hanya karena kamu dan kamu juga bisa saja dikeluarkan dari kampus jika tuan Ricky mau". Kata Richard yang sangat geram dengan anak nya itu yang tidak mau menuruti perintah nya


Luna berpikir jika dia keluar dari kampus mana bisa dia menjadi pegawai di perusahaan besar jika hanya lulusan sekolah menengah saja jadi dia kini harus bisa mengontrol emosi nya dalam mengahadapi Yuli karena sekarang dia sudah ada yang mendukung dan juga dia adalah seorang yang sangat berpengaruh juga.

__ADS_1


Dia tidak ingin hidup nya menjadi berantakan hanya karena kecerobohan nya dia . Lun memutuskan untuk menahan diri nya karena Yuli juga hanya ada di rumah nya beberapa bulan lagi jadi dia juga harus bersabar menunggu beberapa bulan lagi.


__ADS_2