
Setelah melakukan perjalanan dari Texas menuju Italia kini Ricky sudah sampai di sana dan terlihat juga anak buah nya kini sudah ada di sana menunggu nya. tanpa berpikir lama dia langsung masuk ke dalam mobil itu dan segera mengemudi kan nya sendiri. Ricky tidak mau menunggu lama lagi dan tidak berselang lama juga Steven sudah sampai di rumah sakit di mana Yuli berada bahkan mereka yang ada di sana pun kaget ketika melihat kedatangan dokter Steven, dokter yang sangat sulit sekali untuk di temui dan di hubungi bahkan meminta bantuan nya pun juga sangat susah sekali jika mereka tidak dekat dengan nya
"Tuan Ken". Sapa Steven dengan sopan nya
biasa nya dia akan memanggil Ricky dan yang lain nya dengan nama nya saja namun jika di depan banyak orang dia akan melakukan hal formal terhadap nya.
"Kenapa Lo masih berdiri di sini cepat masuk atau gue patahkan kaki Lo itu". Kata Ricky dengan dingin nya membuat semua yang ada di rumah sakit itu tidak berani bergerak sedikit pun ketika Ricky lewat.
langkah nya terlihat sangat cepat dan buru-buru sekali bahkan Ricky tidak perduli dengan apapun bahkan orang yang menatap nya pun tidak dia perduli kan.
Ricky melihat ada Bryan dan yang lain nya dia pun langsung menghampiri nya dan orang pertama yang dia hajar adalah Leon. Dia tidak perduli meskipun dia di rumah sakit tapi dia tetap saja menghajar Leon tanpa henti
"Lo tidak ada guna nya Leon bahkan mungkin saja Lo tidak menghiraukan apa yang gue katakan dan jika terbukti Lo bekerja sama dengan Demian mati Lo. Sam bawa dia ke markas kita". Kata Ricky memerintahkan Sam untuk segera membawa Leon setelah dia menghajar nya
Dan kini dia menatap mereka bertiga setelah Sam membawa Leon pergi dari sana
"Kak Hiro rasa Leon tidak terlibat dalam masalah ini". Kata Hiro dan dia pun langsung mendapat kan pukulan dari Ricky
"Lo bahkan tidak becus menjaga dia Hiro". Kata Ricky lalu masuk ke dalam melihat kekasih nya yang terbaring tak berdaya di sana
Ricky pun menghampiri sang kekasih bersama dengan Ken dan juga Steven bahkan dia tidak perduli dengan apapun di sana
"Ken cek keadaan nya". Kata Ricky
Ken pun langsung mengecek nya dan kini dia segera mengeluarkan peralatan yang dia bawah untuk segera memeriksa Yuli
"Betul sekali Rick, kondisi nya sangat tidak memungkinkan sekali dan sebaik nya kita bawah dia ke tempat medis Lo saja untuk mendapat kan penanganan yang sangat bagus apalagi di sana Lo juga bisa membuat penawar racun nya sendiri". Kata Ken memberi saran
tidak butuh waktu lama Ricky pun menyuruh mereka semua untuk segera menyiapkan alat nya dan dia akan segera membawa Yuli ke ruangan medis yang dia punya di Italia bahkan ada laboratorium nya juga di sana agar dia bisa menciptakan temuan yang tidak di miliki orang
Ricky terlihat kini menatap Caesar dengan tajam nya "Jangan harap gue akan membiarkan Lo membawa dia lagi ke luar negeri setempat dia sadar nanti". Kata Ricky dan tak lupa juga dia memukul wajah Caesar dengan sangat keras sekali membuat dia terlihat meringis kesakitan di buat nya
Dia kini segera membawa Yuli dengan mobil milik Ricky yang bisa nya ada di gedung medis milik nya bahkan Ricky sendiri yang mengemudikan nya agar bisa segera sampai di tempat tujuan dengan cepat dan mereka semua pun mengikuti Ricky dari belakang.
Sampai di sana pun Ricky langsung membawa nya ke ruangan khusus dan dia segera melakukan pengobatan untuk kekasih nya itu
"Kami harus bisa bertahan sayang karena aku sendiri yang akan mengobati kamu". Kata Ricky
Jika dia yang mengobati nya sendiri kenapa harus memanggil Steven untuk segera datang bahkan dia juga mengancam nya waktu itu membuat Ken dan Steven menggeleng kan kepala nya bersamaan dan mereka berdua segera keluar dari ruangan itu dan membiarkan Ricky yang melakukan pengobatan
"Bagaimana Ken?". Tanya mereka bersama kecuali Sam dan Arok
"Ricky yang mengobati nya dan kalian bersiap saja mungkin dia akan menghabisi kalian Setelah ini". Kata Ken mencoba menakut-nakuti mereka
"Kenapa Lo di suruh untuk membawa Leon tadi Sam bahkan Ricky terlihat sangat marah sekali kepada nya?". Tanya Arok
"Karena semua ini adalah ulah tuan Demian dan ternyata tuan Demian dan nona Stella ada di negara ini namun dia juga sudah meninggal kan Italia beberapa jam yang lalu". Kata Sam yang sudah mendapat kan informasi yang sangat akurat sekali tentang apa yang terjadi bahkan dia dan Ricky sudah mengetahui siapa dalang di balik ini semua
"Tapi semua bukti mengarah kepada kak Ipank dan teman baru nya". Kata Hiro
"Anda pasti nya sangat pintar bukan tuan Hiro, jadi saya harap anda tidak mudah di kelabui orang". Kata Sam
Hiro pun terdiam setelah Sam mengatakan hal tersebut berarti dugaan Bryan benar jika memang ada yang mau mengadu domba antara mereka dengan Ipank
terlihat dari kejauhan langkah seseorang yang kini semakin mendekat kepada mereka dan dia ternyata adalah Ipank yang sudah datang kemari
"Kenapa Lo baru datang Ipank?". Tanya Rere
"Lo tahu sendiri gue dari Jepang dan tidak mungkin juga bisa secepat kalian karena ada hal yang harus gue lakukan juga di sana". Kata Ipank
Ipank memang menyusun rencana untuk Stella namun sayang nya dia tidak bisa menjebak Stella namun justru mereka semua yang kena jebakan Stella dengan Demian. Ipank kembali ke Jepang memang untuk memastikan kalau Stella memang sudah datang dan mencari tahu kematian Hans bahkan Ipank juga mencari tahu lebih dalam apa rencana Stella sebenar nya dan ternyata dia terlambat karena Yuli sudah terluka. mereka semua kini memang menarget kan Yuli tapi hal itu akan mereka lakukan jika Ricky tidak berada di samping nya
__ADS_1
"Apa Lo juga terlibat dalam hal ini Pank". Kata Ken dengan asal nya
"Apa Lo gila menuduh gue seperti itu". Kata Ipank
"Gue hanya bertanya saja dan lagi apa yang Lo rencana kan bahkan dulu Ricky juga mengatakan untuk tidak berlebihan". Kata Rere
"Gue hanya melakukan beberapa rencana saja untuk membuat Stella menanggung akibat nya dari semua ini". Kata Ipank
"Jadi dalang di balik semua ini memang Stella bukan Lo atau pun Leon ". Kata Bu Ken
"Leon , kenapa dia juga sampai di jadikan tersangka?". tanya Ipank
"Tadi Ricky sudah menghajar nya dan dia terlihat sangat mengenaskan sekali kondisi nya namun sekarang dia sudah di bawah Sam ke markas kalian yang ada di sini". Kata Bryan
Ipank pun menatap mereka semua dan melihat satu persatu wajah mereka tampak hanya Ken dan Bryan beserta Rere saja yang masih tampan sedang kan yang lain nya terlihat ada bekas luka di wajah nya
"Luka itu belum seberapa karena dia belum melampiaskan segala amarah nya". Kata Ipank
"Ya bahkan di Texas saja Arok dan Sam sudah mendapat kan amukan nya dan kini tinggal kita yang menunggu giliran". Kata Ken
"Stev, kenapa Lo ada di sini bukan nya Ricky menugaskan Lo untuk menyembuhkan Luna saudari Yuli?". Tanya Ipank yang baru menyadari jika ada Steven di sana
"Dia di panggil Ricky untuk menangani kekasih nya". Kata Rere
"Tapi tetap saja Ricky sendiri yang turun tangan sekarang". Kata Ken kesal dengan Ricky.
Kini terlihat pintu ruangan itu terbuka dan Ricky pun kini berjalan keluar dari sana menghampiri mereka semua dan tiba-tiba
bug
pukulan dia layangkan kepada Ipank membuat Ipank jatuh tersungkur dengan keras nya
"Sudah gue bilang lakukan rencana Lo tapi jangan berlebihan tapi kenapa malah kekasih gue menjadi korban nya". kata Ricky dengan kilatan amarah nya bahkan dia kini membangun kan Ipank dsn menghajar nya lagi dengan beberapa kali pukulan di wajah dan perut nya membuat Ipank kembali jatuh tersungkur di lantai bahkan sebelum jatuh tubuh dia mengenai kaca ruangan di sana membuat kaca itu pecah dan pecahan nya pun tepat berada di bawah tempat dia jatuh membuat tubuh nya terluka apalagi kini Ricky sedang menginjak perut nya membuat Ipank pun semakin merintih kesakitan karena serpihan kaca itu mengenai punggung badan nya sekarang ini
"Gue gak akan perduli dengan semua pembelaan yang Lo katakan karena itu semua tidak membuat dia segera sadar". Kata Ricky yang kini juga menginjak tangan Ipank
"Rick gue bersumpah memang gue tidak melakukan apapun bahkan rencana kita gagal sebelum di lakukan". Kata Ipank sambil menahan rasa sakit nya
"Rencana Lo gagal itu karena Lo yang bodoh dan terhasut omongan Stella bahkan Lo juga mengatakan jika gue ke Texas dengan yang lain nya dan secara tidak langsung juga Lo membantu Demian untuk membatalkan kepergian nya ke Swiss hingga dia bisa merencanakan hal ini". kata Ricky dengan seringai devil nya. mereka merasa Sifat psikopat Ricky kini sudah muncul dan mereka sangat waspada sekali sekarang
"Meski pun apa yang Lo katakan adalah kebenaran tapi gue tetap tidak akan perduli Ipank". Kata Ricky lalu mengarahkan pistol nya kepada Ipank
Dor
satu tembakan yang di lesatkan ke telapak tangan Ipank sukses membuat Ipank berteriak dengan keras nya karena mendapat kan tembakan dari Ricky. mereka yang melihat pun berusaha untuk menghentikan Ricky Namun tidak ada yang berhasil sama sekali
"Bos hentikan hal tersebut dan jika tuan Ipank mati dan nona Yuli mengetahui nya jika anda yang membunuh nya pasti dia akan sangat marah nanti kepada anda". Kata Sam
Dia memang sengaja menggunakan nama Yuli untuk menghentikan bos nya karena dia tahu hal tersebut pasti berhasil dan benar saja kini Ricky Pun sudah menyingkir dari Ipank
Kini dia beralih kepada Caesar dan
Dor
satu tembakan dia lesatkan tepat di bagian kaki kiri Caesar membuat dia langsung terjatuh dan terduduk lemah tak berdaya
"Lo yang memaksa dia untuk datang ke luar negri jadi Lo juga ikut andil dalam hal ini juga". Kata Ricky yang kembali ingin menembak nya namun di tahan oleh Bryan
"Berani sekali Lo menahan Gue". Kata Ricky yang kini langsung menarik Bryan dan melempar nya ke samping hingga membentur tembok bahkan belum sempat Bryan berdiri dia pun sudah di tendang oleh Ricky membuat dia jatuh kembali sambil memegang Perut nya yang sakit itu dan juga Ricky pun tidak segan untuk menusuk bagian punggung Bryan dengan pisau kecil nya itu membuat Bryan semakin kesakitan dan tidak hanya itu saja bahkan Ricky kini tengah bersiap untuk menembak Bryan tepat di kepala nya
"Rick, jika Yuli tahu Lo seperti ini maka dia akan sangat marah sekali". Kata Bryan sambil menahan rasa sakit nya
__ADS_1
Dan Ricky tidak perduli karena sebelum dia puas menghajar semua nya maka dia tidak akan pernah berhenti sama sekali
"Bahkan Lo pun juga tidak bisa di andalkan sama sekali". Kata Ricky
"Rick bukan kah jika Lo seperti ini maka akan membuat mereka tertawa puas karena bisa mengadu domba kita dengan mudah nya". Kata Arok
Ricky terdiam sebenar dan kini di pikiran nya pun teringat apa yang dikatakan oleh Yuli jika dia tidak suka kalau Ricky selalu saja menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah dan kini dia pun langsung melepaskan Bryan sekarang dan dia kembali menuju kamar kekasih nya di sana
Ricky duduk di kursi Dekat Yuli dan kini dia pun memegang tangan kekasih nya itu
"Apa kamu sudah tidak mau melihat ku lagi sayang hingga kamu memilih untuk tetap memejamkan mata kamu". Kata Ricky sambil memegang dan kini mencium tangan kekasih nya itu dengan penuh sayang bahkan Ricky pun juga mengelus rambut Yuli
"Ayo buka mata kamu dan aku berjanji akan mengajak kamu bertemu dengan Intan nanti setelah kamu sadar". Kata Ricky
Hati Ricky sangat terluka sekali ketika melihat sang kekasih terbaring lemah dan hanya di bantu dengan beberapa alat saja di tubuh nya bahkan Ricky kini memilih menyandar kan kepala nya di dekat tangan Yuli dan dia tetap menggenggam tangan itu dengan erat nya sampai dia tidak terasa kalau kini dia pun sudah tertidur sekarang
"Bagaimana Sam, apa Lo sudah tahu di mana keberadaan Demian di sana?". Tanya Rere
"Saya sudah menemukan nya tuan namun saya tidak akan melakukan penyerangan jika bos tidak menyuruh saya". Kata Sam
Bahkan kini Sam lun terlihat juga sangat marah karena kelalaian mereka semua maka akan berujung panjang sekali nanti nya
Kenzo yang mengetahui jika Ricky sudah ada di Italia dan dia juga sudah membawa Yuli pergi untuk dia obati sendiri pun merasa sangat kesal sekali bahkan Ricky tidak ada di saat Yuli sedang di tembak
"Bahkan dia tidak ada di saat Yuli membutuhkan nya. lelaki macam apa dia". Kata Kenzo dengan kesal nya
Dia bisa melihat nya meskipun itu dari kejauhan dan kilatan amarah Ricky tidak perlu di ragukan lagi bahkan jika seperti itu tanda nya dia akan membunuh seseorang nanti nya dan itu juga sudah pasti akan terjadi nanti
"Apa anda akan ke sana tuan?". Tanya Erick
"Tidak Erick. Kita pantau dari jauh saja karena Ricky masih dalam mode on nya dan jika dia mengamuk bisa gawat nanti". Kata Kenzo
Dia tidak mau membuang waktu nya hanya untuk melawan Ricky saja karena dia juga harus mempersiapkan segala nya untuk melawan Demian nanti nya bahkan Kenzo pun tidak akan keberatan jika bergabung dengan Ricky untuk melawan Demian sebab ini sudah menyangkut wanita yang di cintai nya
"Erick persiapkan segala nya dan kita berangkat sekarang". Kata Kenzo
"Kita akan ke mana tuan?" Tanya Erick yang memang belum faham
"Kita akan ke Texas ". Jawab Kenzo
Kenzo mengira jika Demian ada di sana bahkan dia merasa jika sekarang memang Demian sedang melakukan rencana dan mencari bantuan untuk melawan Ricky namun sebenar nya apa yang di pikirkan Kenzo salah bahkan informasi yang dia dapat pun juga salah. Demian bukan berada di Texas tapi dia sedang berada di Swiss dan tidak ada yang tahu hal tersebut tapi Ricky jelas mengetahui nya
Sementara itu mereka berlima yang sedang di Swiss pun tengah merayakan kemenangan nya bahkan mereka terlihat sangat menikmati itu semua
"Lihat lah betapa bodoh nya mereka semua bahkan mereka dengan mudah bisa kita adu domba". Kata Raya
"Dan untuk Ipank dia mungkin masih memiliki rasa kepada mu Stella hingga dia mengatakan jika Ricky ada di Texas waktu itu". Kata Justin
"Tapi ingat kita harus hati-hati setelah ini karena bisa saja Ricky sudah mengetahui bahwa dalang di balik ini semua adalah kita bukan Ipank atau pun Felix". Kata Demian
Mereka memang sengaja membuat seakan mereka berdua lah tersangka nya namun mereka juga terlalu bodoh untuk bersantai sekarang karena Ricky pun juga sudah mengetahui keberadaan dia bahkan dia pun sudah mempersiapkan untuk menyerang mereka semua nanti tinggal menunggu waktu nya saja kapan hal tersebut akan terjadi.
"Bahkan wanita itu juga tidak sekuat itu meski pun dia sudah menjadi kekasih Ricky dia juga bisa saja kita lukai dengan mudah". Kata Stella sambil tersenyum senang dan dia kini pun sedang berada di pelukan Demian kekasih nya
"Lalu bagaimana dengan adik tiri Lo Demian ?". Tanya Dimitri
"Biarkan saja dia menjadi tawanan Ricky karena aku juga tidak terlalu perduli dengan nya". Kata Demian
"Tapi dia sangat kuat juga Demian apa kau tidak mau memanfaatkan nya juga?". Tanya Justin
"Dia bukan orang bodoh Justin jadi memanfaatkan dia sama saja kita bunuh diri". Kata Demian
__ADS_1
Ya Demian memang tidak terlalu dekat dengan leon bahkan dia juga tidak mau berurusan dengan dia karena Leon terlalu kuat untuk dia lawan bahkan Leon pun juga tidak segan membunuh mama Demian dulu karena dia tidak suka mempunyai ibu tiri meski pun mama Demian orang nya baik sekali