
Rachel dan Kikan memang selalu di buat terkejut oleh sahabat nya itu. Yuli memang selalu tak bisa di tebak bahkan dia bisa bersahabat dengan Galang itu adalah hal yang luar bisa dan dia juga tidak pamer dengan orang lainnya juga, dia bisa saja menjadi populer dan di segani dengan hanya memberi tahu orang-orang bahwa dia bersahabat dengan Galang.
"Lo kemarin kerja pulang jam berapa Yul?". tanya Kikan
" Sebenarnya gue kemarin jam lima sudah pulang tapi berhubung gue gak bawa uang jadi gue harus nunggu dan untung nya bos gue baik hati kasih gue ongkos pulang". kata Yuli
"Loh kok jam segitu Lo Sudah pulang. Bukannya kerja Lo itu pas malam hari ya?". tanya Kikan
"Kalau di tempat yang sekarang, jam kerja gue itu se enak jidat bos nya dan kemarin gue di kabari mendadak kalau di suruh kerja jam tiga sore". kata Yuli
"Nah itu kak Ricky kelihatannya sudah mulai melakukan aksinya menyiksa Lo Yul". kata Kikan spontan
"Menyiksa gundul mu. Dia hanya memberikan gue tugas untuk membereskan berkas doang selama dua jam dan itu sih gampang banget juga. Jadi gak bisa kali di sebut menyiksa. Oneng Lo ya Kikan". kata Yuli sambil memukul jidat Kikan
"Lo gak kenal saja sama dia, jadi cara menyiksa orang pun berbeda kalau Ricky yang melakukan nya". kata Rachel
"Sudah ngapain bahas bos gue. Mending kita lanjut makan saja keburu masuk kelas dan makanan nya gak habis, mubazir kan". kata Yuli
Mereka menghentikan pembicaraan dan kembali makan pesanannya masing-masing sambil saling mencicipi satu sama lainnya.
*****
Kelas untuk hari ini sudah selesai dan mereka semu bersiap untuk pulang.
terlihat mobil mewah milik Rere memasuki area parkir sekolah. Rere pun turun dan menemui Kikan
"Yul mau bareng gak sama gue". tanya Kikan
"Gak usah , lagian gue gak pulang, ini bos gila sudah menyuruh gue buat ke bengkel sekarang". kata Yuli
"Lo mau berangkat kerja di tempat Ricky?". tanya Rere
"Iya, dia sudah chat gue kalau gue harus kesana sekarang". jawab Yuli
"Kalau begitu Lo bareng kita saja, kebetulan gue mau kesana juga karena memang kita ada acara kumpul bareng di bengkel Ricky". kata Rere
"Jadi kita ke bengkel kak Ricky dan gak pulang?". tanya Kikan
"Kalau Lo gak mau ikut gue bisa antar Lo pulang duluan". kata Rere
__ADS_1
"Gak usah gue ikut saja deh". jawab Kikan
"Oh ya Hel, Lo juga bareng kita saja, kan Arok juga ada di sana". kata Rere
"Ok gue ikut kalian. Sekalian gue juga ingin lihat apa sih kerjaan Yuli di sana". kata Rachel
"Kerjaan gue itu banyak tahu gak sih elo". kata Yuli dengan pedenya
"Ya sudah kalian masuk sekarang". kata Rere
Dan mereka semua pergi menuju bengkel Ricky tempat Yuli bekerja dan juga tempat para sahabatnya Ricky memodifikasi mobil nya.
****
Di lain tempat terlihat seseorang sedang frustasi karena bisnisnya yang terlihat baik-baik saja hancur dalam hitungan detik.
"Sudah gue bilang Sama Lo jangan mencoba untuk mengusik Kinara walaupun itu hanya sebuah rencana saja. Dan sekarang Lo lihat sendiri kan bagaimana akibat dari pikiran Lo itu. Bukan kakak kandung nya yang melakukan hal ini tapi sepupu tersayang nya yang melakukan nya". kata Edward
"Lo tahu kan gue hanya memikirkan rencana tersebut dan gue juga sudah membatalkan nya kemarin. tapi kenapa dia menghancurkan nya dan dia juga tahu dari mana?". kata Dimitri frustasi
"Gue juga kan pernah bilang sama Lo , dulu Ryuji juga hanya berencana ingin mengusik Kinara tapi siapa sangka rencana itu menjadi Boomerang bukan hanya untuk dirinya saja namun juga berimbas pada orang terdekat nya juga". kata Edward
"Ternyata dia memang sesadis itu. Dan gue rasa kita tidak bisa menyerang Ken karena sudah bisa di pastikan kalau mereka mengetahui semuanya". kata Dimitri yakin
"Mendingan Lo cari orang lain karena gue sudah tidak ingin berurusan dengan dia untuk sementara waktu, namun nanti gue pasti akan membalas ini semua". kata Dimitri
Ya bisnis perdagangan senjata ilegal milik Dimitri telah bangkrut dan markas tempat mereka menyimpan senjata pun sudah hancur menjadi debu, itu semua di lakukan Ricky karena dia mendengar bahwa Dimitri ingin mengganggu Kinara dan Ricky tidak suka jika sepupu kesayangan nya di ganggu siapapun termasuk sahabat dan juga keluarga nya sendiri.
****
Didalam ruangan dekat dengan bengkel Ricky sudah ada para sahabatnya, mereka datang ingin membetulkan serta memodifikasi mobil mereka agar tampak lebih mewah lagi.
"ngomong-ngomong Yuli Lo taruh di bagian apa Rick?". tanya Ken
"Emang dia tahu soal otomotif? apa itu tidak merugikan Lo Rick?". tanya Ken lagi
"Ricky gak akan rugi atau bangkrut Hanya karena masalah sepele dan Lo pasti tahu seberapa banyak kekayaannya". kata Ipank
"Ya gue cuma bercanda kali Pank, gak usah Serius juga kali Lo menanggapi nya". kata Ken
__ADS_1
"Lagian Lo bercanda gak lucu banget". kata Ipank
"Rick gue dengar kalau usaha jual beli senjata ilegal Dimitri bangkrut, apa Lo yang melakukan nya?". tanya Arok serius
"Apa? jadi bisnis si Bodoh itu hancur? wah bisa gila dia. Dan juga mungkin dia batal untuk menyerang gue ". kata Ken
"Lo harus tetap waspada Ken dengan lingkungan sekitar Lo dan jangan sampai kalian semua lengah". kata Ricky kembali memperingatkan para sahabatnya.
"Ya Rick gue akan tetap waspada. Tapi apa benar kalau Lo yang menghancurkan usaha Dimitri?". tanya Ken penasaran
Belum juga Ricky menjawab Rere dan juga ketiga cewek tersebut datang ke ruangan itu.
"Re kok bisa Lo sama mereka?". tanya Ken
"Lo amnesia ya? jelas gue bisa sama mereka karena gue jemput Kikan dan kebetulan katanya Yuli harus berangkat kerja tadi pulang sekolah jadi sekalian saja gue ajak bareng". kata Rere
"Lalu kenapa Lo juga bawa Rachel ke sini?". tanya Ipank
"Karena tadi gue belum di jemput jadi ikut mereka ke sini". jawab Rachel
"Tumben sekali yang Jemput telat?". tanya Arok
"Gak tahu Juga, mungkin Kena macet. tadi sudah ku bilang suruh jemput di sini". Kata Rachel
"Gak usah di jemput biar aku antar". kata Arok
"Lo gak bisa pergi Rok karena ada hal penting yang harus di bahas dan juga Kikan dan Rachel biar Sam yang mengantarkannya". perintah Ricky
"Sorry Rick tadi gue bawa Kikan ke sini karena gue pikir gak keburu juga kalau gue harus pulang dulu". kata Rere
"Bos halo tugas gue apa hari ini?". tanya Yuli yang merasa di abaikan dari tadi
"Lo kerjakan yang kemarin belum selesai, Kalau ada yang tidak paham tanya pada Dira". kata Ricky sambil menunjukkan dimana Dira berada.
"Ok. gue ambil berkasnya dulu dan akan gue kerjakan di sana". kata Yuli segera mengambil berkas dan beranjak keluar dari ruangan itu
"Lo kerjakan di sini. Dan kalian berdua, Sam sudah menunggu di depan. Sebaiknya kalian segera pulang". titah Ricky
"Yul kita berdua pulang dulu ya". pamit Kikan
__ADS_1
"Ok. hati-hati di jalan say ". kata Yuli sambil melambaikan tangan nya
Dia merasa dalam ruangan tersebut nampak sangat panas sekali padahal AC di tempat tersebut nyala. Mungkin karena Aura mereka semua yang ada di sana membuat keadaan menjadi panas