
Kini Victor telah membawa Bryan ke rumah Ricky. Selama ini Bryan juga tidak tahu kalau dia sudah di tolong oleh Ricky dan ketika dibawah ke rumah itu pun dia bertanya-tanya di dalam hati nya tempat siapa itu
"Apa ini akhir dari hidup ku". Batin Bryan yang terlihat masih lemah itu.
Victor dan anak buah nya membantu Bryan masuk ke dalam sebuah ruangan yang terletak di lantai dua rumah itu. Di dalam ruangan tersebut banyak sekali alat kesehatan yang terlihat canggih dan modern
"Baringkan tuan Bryan di sini dan kalian segera pergi dari sini dan jangan sampai ada yang tahu atau pun curiga". Perintah Victor pada anak buah nya.
Mereka pun kini pergi setelah mendapat kan perintah dari Victor dan para anak buah nya tidak tahu kalau itu adalah rumah Ricky bos besar mereka.
Setelah kepergian mereka terdengar suara hentakan kaki yang menuju ke ruangan tersebut dan Bryan Langsung terkaget melihat siapa yang dia lihat. Dia merasa tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang ini
"Bagaimana kabar Lo Bryan?". Tanya Ricky
"Ricky". Kata Bryan dengan nada suara lemahnya
"Victor Lo lihat apa yang sekarang dilakukan oleh Hiro dan berada lah di dekat nya sekarang karena gue yakin Jonathan pasti akan menemui nya". Perintah Ricky
Victor pun langsung pamit dan bergegas melaksanakan apa yang di perintahkan oleh bos nya itu.
Sementara Ricky masih menatap Bryan dengan seksama dan dia melihat Bryan yang sangat lemah dan tak berdaya di tempat tidur.
"Lo istirahat saja dulu besok gue akan melakukan pengobatan untuk kesembuhan Lo". Kata Ricky dengan datar nya.
Bryan masih berfikir kenapa Ricky mau membantu dia atau jangan-jangan dia juga merencanakan sesuatu untuk nya
"Lo tidak usah berpikir yang tidak-tidak tentang gue karena gue membantu Lo juga ada alasannya". Kata Ricky
"Yuli". Kata Bryan
Dia kini ingat mungkin Ricky melakukan hal tersebut karena Yuli.
"Lo benar dia sangat khawatir dengan keadaan Lo dan juga gue untuk pertama kalinya melihat dia meneteskan air mata. Gue gak suka hal tersebut". Kata Ricky sambil menatap keluar jendela.
Bryan pun tersenyum ternyata Yuli bisa membuat Ricky berubah sangat drastis seperti sekarang dan yang lebih mengejutkan nya lagi dia mau membantu nya.
"Lo istirahat dulu gue akan mempersiapkan semua nya buat pengobatan Lo besok. Gue pergi dulu". Kata Ricky berlalu pergi dari ruangan tempat Diaman Bryan berada dan kini dia duduk di ruang kerja nya yang ada di sana
"Bagaimana keadaan dia di sana?". Tanya Ricky
"Aman Bos. Tadi Diego yang mengantar dia pulang". Jawab Betran
"Lalu Galang bagaimana?". Tanya Ricky
"Menurut informasi dari Nicholas bahwa tuan Galang baik-baik saja dan tadi nya dia memang terlihat nampak sangat murung sekali namun kini sudah bisa kembali ceria". Kata Betran melaporkan apa yang dia ketahui kepada bos nya.
"Apa Arok masih menemani dia?". Tanya Ricky
"Ya Bos. Tuan Arok masih berada bersama tuan Galang karena untuk sementara juga tuan Galang akan tinggal bersama dengan tuan Arok". Kata Betran
Ricky lega mendengar bahwa Arok tidak membiarkan Galang tinggal sendiri karena itu akan membuat dia bisa melakukan hal yang nekad
__ADS_1
"Jangan lupa tetap awasi Yuli dan jangan biarkan ada yang mengganggu bahkan menyentuh nya sedikit pun selama gue tidak berada di sana". Kata Ricky kembali mengingat kan
Betran paham dengan perintah bos nya walaupun dia tidak melakukan hal tersebut tentu para sahabat bos nya itu juga lah yang akan menjaga Yuli sang pujaan hati nya terutama Ipank dia pasti tidak akan membiarkan sesuatu hal yang buruk terjadi kepadanya.
*******
Pagi hari menjelang Yuli yang masih tertidur dengan pulas dan Nampak enggan untuk bangun karena dia juga sudah selesai ujian jadi tidak ada aktivitas yang bisa dia lakukan sekarang.
tok tok tok
"Yul bangun sarapan dulu". Kata Ayu
Yuli mendengar hal tersebut kini mulai menggeliat dan perlahan mulai membuka matanya
"Sudah pagi ternyata". Kata Yuli
"Yul apa kamu sudah bangun sayang". Kata Ayu lagi
"Iya Bun Yuli sudah bangun kok dari tadi". Kata Yuli yang masih berada di atas tempat tidur nya.
"Kalau sudah selesai kamu langsung turun kebawah untuk sarapan". Kata Ayu
"Siap bunda". Kata Yuli
Kini dia bergegas untuk mandi dan merapikan segala hal yang berantakan di kamar nya dan setelah itu semua selesai dia turun ke bawah untuk bergabung bersama mereka.
"Yul bagaimana ujian nya?". Tanya Ayu
"Syukur lah kalau begitu lalu sekarang apa yang mau kamu lakukan?". Tanya Ayu
"Setelah ini Yuli akan berangkat ke kantor saja bunda lagian tidak enak juga ada di rumah dan tidak melakukan apapun". Kata Yuli
Setelah selesai bicara kini mereka melanjutkan makan nya dan hingga selesai tidak ada obrolan lagi yang terjadi.
*****
Di rumah Arok kini Galang sedang melakukan olah raga paginya dan dia nampak sangat antusias sekali melakukan hal tersebut
"Lang sudah waktu nya untuk makan". Kata Arok mengingat kan karena dari tadi malam Galang tidak makan dan sekarang pun dia hanya terus berolah raga saja tanpa ingin berhenti.
"Lo makan saja dulu nanti gue nyusul setelah selesai latihan". Kata Galang
Arok tak bergeming dan kini dia menghampiri Galang
"Apa lo tidak yakin dengan kemampuan Ricky yang luar biasa itu?". Tanya Arok
Galang hanya diam tanpa ingin merespon dia tetap berlatih di sana.
"Jika sampai Lo kenapa-kenapa pasti Ricky akan marah besar kepada kita semua yang ada di sini dan Lo tahu itu kan. Dan lagi Kinara sudah menunggu dari tadi di meja makan". Kata Arok
"Ok gue ganti baju dulu Lo duluan saja". Kata Galang bergerak pergi ke kamar nya. Setelah berganti pakaian kini dia turun kebawah untuk ikut makan bersama dengan mereka yang ada di rumah itu
__ADS_1
"Kak Galang silahkan di nikmati makanan nya". Kata Kinara dengan senyuman yang menawan membuat Galang terpesona dengan nya
"Lo biasa saja kalau melihat adik gue". Kata Arok
kini mereka makan bersama dengan santai nya dan sesekali juga Arok melirik Galang yang terlihat makan dengan sangat lahap nya
"Oh ya gue harus jemput Yuli dan mengantar dia ke sekolah". Kata Galang yang buru-buru ingin meninggalkan meja makan namun di hentikan oleh Arok
"Apa Lo lupa kalau kemarin dia selesai melakukan ujian terakhir nya pasti sekarang dia tidak masuk sekolah kan. Dan lagi Yuli tidak perlu Lo antar jemput sementara ini karena hal itu akan dilakukan oleh anak buah Ricky". Kata Arok
"Rok apa menurut Lo Ricky benar-benar sudah sangat jatuh cinta kepada Yuli?". Tanya Galang
"Gue sangat yakin akan hal itu karena sekarang ini dia selalu melakukan hal yang di luar kebiasaan nya". Kata Arok
"Semoga saja setelah Ricky berhasil membawa Bryan dia dan Yuli akan semakin dekat". Kata Galang
Arok dan Kinara pun berharap demikian karena mereka memang melihat kalau Yuli bisa membuat Ricky sangat berubah drastis dan itu juga sangat positif tapi meskipun dia berubah tapi tetap saja jika ada yang menggangu orang yang dia sayang dia akan bertindak sesuai dengan apa yang dia inginkan.
"Rok apa Lo tidak mendapatkan kabar sedikit pun dari Ricky di sana?". Tanya Galang
"Ricky tidak sendirian di sana dia bersama adik gue Hiro". Kata Arok
"Jadi Hiro ikut membantu dia? Kurang ajar sekali Ricky apa dia meragukan kemampuan kita yang ada di sini". Kata Galang dengan kesal nya
Arok hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar umpatan yang Galang berikan
"Sudah lah kita tunggu saja hasil nya dan gue ingat kan sekali lagi Lo Jangan bertindak ceroboh karena itu akan merugikan kita semua". Kata Arok dan Galang paham dengan arah pembicaraan itu.
******
Di Prancis tepat nya di rumah milik Ricky kini dia sedang melakukan pengobatan untuk proses penyembuhan Bryan. Ricky sendiri yang menangani nya karena dia juga cukup cerdas untuk melakukan hal itu
"Hebat juga Lo bisa bertahan selama itu dan sorry gue gak bisa bantu soal keluarga Lo ". Kata Ricky memulai obrolan nya sambil mengobati Bryan
"Gue bisa bertahan juga pasti karena para anak buah Lo juga yang ternyata membantu gue dan untuk keluarga gue mungkin itu sudah menjadi takdir hidup gue harus kehilangan mereka dengan cara seperti ini". Kata Bryan
Dia sangat menyesali semua yang telah terjadi dan jika dia bisa memutar semua dia tidak ingin berurusan dengan King Devil karena Bryan sadar diri dia tidak mempunyai kekuatan seperti Galang maupun Ricky
"Gue akan membantu Lo untuk mendirikan Geng Lo sendiri". Kata Ricky dengan datar nya
"Kenapa Lo sampai membantu gue hingga sejauh ini?". Tanya Bryan
"Karena itu yang di minta oleh kekasih gue". Jawab Ricky dengan santai nya
Bryan kini berpikir apa Yuli dan Ricky sudah jadian selama dia tidak ada di sana tapi kenapa tidak ada yang memberi tahu nya.
"Apa kalian sudah jadian? ". Tanya Bryan dengan ragu nya. Ricky hanya menjawab nya dengan anggukan kepala saja.
"Sudah selesai. Lo jangan bergerak dulu untuk beberapa waktu karena luka Lo ini cukup parah juga". Kata Ricky dan Bryan pun mengikuti saran nya
Di sela obrolan mereka muncul lah Hiro dengan wajah cengengesan nya
__ADS_1
"Halo kak Ricky bagaimana keadaan musuh kak itu?". Tanya Hiro menggoda nya membuat Ricky menatap dia dengan tajam nya dan Hiro hanya bersikap biasa saja ketika mendapatkan tatapan seperti itu dari Ricky