Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Membuka Kamar Itu


__ADS_3

Yuli bercanda dan tertawa seperti itu untuk menghilangkan rasa sedih dan cemburu di hati nya saja agar dan dia masih menunggu kabar dari Bryan apa dia bisa mencari tahu tentang apa yang Yuli ingin kan


"Sekali lagi maaf tadi kita semua membahas hal yang tidak penting di depan kamu". Kata Ricky


"Apa maaf bisa mengubah dan mengembalikan waktu yang telah berlalu". Kata Yuli


Membuat mereka semua menatap nya dengan tatapan tajam nya masing-masing. Mereka menerka-nerka sendiri apa maksud dari perkataan Yuli tadi termasuk Ricky dia merasa kini kekasih nya itu sedang marah kepada nya


"Apa maksud dari ucapan Lo tadi Yul ". Tanya Rere


"Tidak ada maksud apapun". Jawab Yuli dengan enteng nya


"Apa Lo cemburu dengan Stella?". Tanya Arok


"Menurut Lo bagaimana apa gue cemburu apa tidak?". Tanya Yuli balik


"Kalau cemburu sebaik nya Lo bicara ". Kata Rere


"Kalau gue bilang berarti kalian gak peka dong sama perasaan cewek. Kalau dengan musuh yang akan menyerang saja kalian peka tapi dengan perasaan wanita huh ternyata di ragukan sekali". Kata Yuli


Ricky yang mengetahui jika kekasih nya itu cemburu pun ada perasaan senang dan dia kini tersenyum tanpa dia sadari dan mereka semua pun melihat nya kecuali Yuli tapi dia juga sangat khawatir jika nanti Yuli marah dan ngambek dengan nya mungkin akan sangat merepotkan sekali jika dia begitu sebab Ricky sangat cinta dengan nya jika dia marah Ricky akan jauh lebih marah nanti.


"Jadi Lo benar cemburu dengan Stella Kurang kerjaan sekali Lo Yul ". Kata Ken


"Lo mending diam Ken atau mau gue jahit Mulut Lo ". Kata Yuli


Meskipun dia bicara dengan tenang tapi perkataan nya itu terlihat sangat tajam sekali dan mengandung arti


"Kalian sebaik nya diam saja". Kata Ricky


"Dan kami juga atau sebaik nya kalian semua pergi saja deh dari sini bikin gue gak mood saja". Kata Yuli


"Sayang aku benar sudah tidak ada apa-apa lagi dengan Stella kamu percaya sama aku dan mana pernah juga aku bohong sama kamu". Kata Ricky


"Aku tidak tanya dan juga tidak butuh penjelasan sudah kalian pergi saja atau aku yang pergi". Kata Yuli masih dengan nada Santai nya


Ricky terlihat panik setelah mendengar apa yang Yuli katakan "Kamu kenapa berkata seperti itu. Ok kita akan pergi dari sini jadi kamu gak usah kemana-mana tetap di sini saja". Kata Ricky


Dia mengajak mereka semua untuk pergi dari tempat itu agar Yuli bisa bersantai di sana tetapi tetap saja dia memperhatikan kekasih nya dari lantai atas


"Rick ini yang gue takutkan jika dia bertemu dengan Stella". Kata Ipank


"Pertemuan ini juga tidak terduga tapi sebenar nya sudah di rencanakan juga". Kata Ricky


"Tapi tetap saja kan Stella juga tidak bersalah dalam hal ini". Kata Ipank


"Gue tahu dia memang tidak bersalah dan gue juga tidak akan melakukan apapun kepada nya karena urusan gue juga kepada Hans bukan dia". Kata Ricky


"Bagus lah kalau Lo tidak melibatkan Stella dan untuk Yuli kelihatan nya dia marah sama Lo Rick mungkin dia salah paham karena kita membicarakan masa lalu Lo dan juga Stella tadi". Kata Ipank


"Apa kalian punya ide untuk membuat dia agar tidak marah lagi kepada gue?". Tanya Ricky


Ricky tidak pernah kehilangan ide sekalipun dia terdesak tapi untuk menghadapi kekasih nya yang satu ini kini dia di buat pusing padahal Yuli juga tidak menunjukkan kemarahan nya dia hanya berkata seperti itu saja tapi bisa membuat Ricky seperti sekarang ini


"Coba tanya pada Kikan saja Rick siapa tahu dia mempunyai ide". Kata Rere


"Pank panggil Kikan kemari". Kata Ricky


Ipank pun segera memanggil Kikan yang sudah berada di kamar nya itu


tok tok tok


"Kikan apa Lo ada di dalam?". Tanya Ipank


"Iya kak sebentar ya". Kata Kikan dan dia segera membuka pintu kamar nya


"Ada apa kak tumben sekali?". Tanya Kikan


"Lo di panggil Ricky". Kata Ipank


Kikan heran kenapa dia bisa di panggil oleh Ricky dan dia pun kini mengikuti Ipank untuk pergi Menghampiri Ricky


"Kak Ricky ada apa memanggil ku?". Tanya Kikan


"Gue mau tanya kalau dia cemburu atau marah apa yang bisa meredam kemarahan nya?". Tanya Ricky


"Yuli marah kepada kakak kenapa apa soal Stella?". Tanya Kikan


"Lo ya di tanya malah banyak nanya sudah jawab saja pertanyaan Ricky". Kata Ken


"Kalau dia marah karena cemburu dengan Stella mending kakak belikan es krim dan juga coklat untuk nya tapi kalau dia marah karena hal yang sangat besar biasa nya dia suka sekali ke tempat yang tenang". Kata Kikan


"Jadi gue harus membelikan nya coklat dan juga es krim sekarang?". Tanya Ricky

__ADS_1


"Iya coba saja lakukan hal itu tapi ingat kak jangan memberikan bunga kepada nya karena dia tidak suka bunga". Kata Kikan


"Terima kasih Kikan Lo sudah membantu gue dan jika saran Lo berhasil gue akan memberikan apapun yang Lo minta nanti". Kata Ricky


"Sama-sama kak kalau sudah Kikan pergi ke kamar dulu ya". Kata Kikan


"Istirahat saja sana". Kata Ricky


Kikan pun meninggalkan mereka semua dan pergi ke kamar nya untuk bersantai "Kak Ricky bucin sekali ternyata pada Yuli". Kata Kikan lalu masuk ke kamar nya


"Jadi Lo mau mencoba saran dari Kikan Rick?". Tanya Rere


"Iya gue akan membeli nya sekarang dan kalian awasi kekasih gue jangan sampai dia kenapa-kenapa". Kata Ricky


"Tenang saja kita akan menjaga nya Lo pergi saja sana". Kata Ken


"Gue pergi dulu sekarang". Kata Ricky lalu pergi untuk mencari kan apa yang di katakan oleh Kikan tadi


Dia melihat Yuli yang kini sedang sibuk makan camilan sambil mendengarkan musik favorit nya


"Sayang aku mau pergi sebentar kami di villa saja jangan kemana-mana ya". kata Ricky


"Mau pergi ke mana?". Tanya Yuli


"Mau cari makanan sebentar". Kata Ricky


"Tumben sekali gak nyuruh yang lain nya dan berangkat sendiri". kata Yuli


"Apa kamu mau ikut aku keluar?". Tanya Ricky


"Tidak aku capek ingin bersantai saja di rumah kami hati-hati di jalan". Kata Yuli sambil tersenyum


Ricky lalu berlalu pergi untuk segera membeli apa yang menjadi kesukaan kekasih nya. Dia pergi menggunakan mobil yang berada di sini lalu melaju kan mobil nya dengan kecepatan sedang


"Gue beli di supermarket saja es krim nya dan juga rasa apa ya kesukaan dia bodoh banget gue tidak tanya kepada Kikan tadi". Kata Ricky


Setelah beberapa menit kini Ricky sudah sampai di supermarket dan dia segera masuk untuk membeli apa yang menjadi tujuan nya tadi


Dia berkeliling di supermarket itu dan mencari coklat apa yang harus dia berikan untuk kekasih nya itu tanpa dia sengaja dia menabrak seseorang


"Ricky". Kata Stella


Ricky hanya terdiam dan melih Stella yang terjatuh tanpa berniat membantu nya


"Tadi aku jalan gak lihat-lihat jadi nabrak kak Ricky". Kata Stella


"Gimana sih sudah nabrak malah tidak mau membantu". Kata Grace


Dengan sangat terpaksa Ricky pun membantu Stella dan dalam momen itu juga Grace mengambil foto mereka berdua


"Terima kasih atas bantuan nya". Kata Stella dan Ricky masih saja tidak menjawab dan dia segera menjauh dari mereka berdua


"Sombong sekali dia jadi orang". Kata Grace lalu dia kembali melanjutkan belanja nya


Ricky masih berdiri depan tempat coklat dia masih bingung mau membeli coklat yang mana . Stella yang melihat kebingungan Ricky pun kini memilih untuk mendekati nya


"Kamu mau beli coklat?". Tanya Stella


"Lo kan lihat kalau gue berdiri di sini jadi Lo pasti tahu kan Kalau gue akan beli coklat jadi gak usah banyak tanya". Kata Ricky dengan dingin nya


Ricky memang sudah tidak ada rasa lagi dengan Stella jadi dia berusaha juga tidak memberi harapan kepada nya karena dia takut jika nanti Stella salah paham dengan nya dan itu bisa merusak hubungan nya dengan Yuli. Ricky tidak ingin hal itu sampai terjadi


"Mau beli untuk siapa Yuli?". Tanya Stella


"Siapa lagi kalau bukan kekasih gue". Kata Ricky


"Mending beli yang ini pasti dia suka karena semua wanita juga suka dengan coklat ini". Kata Stella


Ricky pun mengambil beberapa coklat untuk kekasih nya dan dia juga mengambil beberapa es krim juga setelah itu dia pergi ke kasir untuk membayar nya


"Sekalian belanjaan dia". kata Ricky


Dia juga membayar belanjaan Stella dan juga Grace


"Terima kasih sudah di traktir". Kata Stella


"Oh ya Rick apa bisa kita nebeng kan tempat menginap kita juga berdekatan kan". Kata Grace


"Grace kita bisa naik taxi saja kenapa kamu malah ingin bersama dengan dia mungkin saja dia tidak Langsung pulang". Kata Stella


"Kan gak apa-apa Stel lagi pula kita juga satu arah kan". Kata Grace


"Kalian pulang sendiri saja gue tidak ada waktu dan juga gue tidak ingin kekasih gue salah paham nanti". Kata Ricky lalu pergi meninggalkan mereka berdua

__ADS_1


"Pencemburu sekali sih kekasih nya Ricky yang sekarang". Kata Grace


"Tapi dia bisa membuat Ricky banyak perubahan". Kata Stella


"Halah sama kamu pun Ricky juga seperti itu kan malah lebih romantis dulu". Kata Grace


"Sudah lah Grace gak usah membahas itu lagi dan sekarang ayo kita pulang saja". Kata Stella


Akhir nya mereka pulang menggunakan taxi seperti mereka pergi Tadi


Ricky yang kini sampai di villa dengan bahagia nya langsung mencari kekasih nya untuk segera memberikan apa yang dia beli tadi


"Kak Ricky buru-buru sekali ada apa?". Tanya Kinara


"Kekasih ku mana apa kamu tahu dia di mana?"


Tanya Ricky


"Oh Yuli dia ada di atas lagi melihat pemandangan dari atas kata nya". Jawab Kinara


"Ya sudah kalau begitu kakak ke sana dulu ya mau kasih ini buat dia". kata Ricky lalu pergi menuju kekasih nya


Dia melihat para sahabat nya kini masih memantau Yuli dari jauh dan Ricky pun menghampiri Yuli


"Sayang aku bawa sesuatu buat kamu". Kata Ricky lalu menyerahkan kantong plastik yang dia bawa tadi


"Coklat dan es krim". Kata Yuli


"Iya aku tadi membeli kan ini khusus buat kamu". Kata Ricky sambil tersenyum


"Oh jadi mau membujuk aku dengan coklat dan es krim kamu". Kata Yuli yang kini sudah membuka es krim nya terlebih dahulu lalu memakan nya


"Pelan-pelan saja kalau makan nanti kalau habis aku bisa membelikan lagi untuk kamu". Kata Ricky


Yuli memberikan es krim yang dia makan tadi untuk Ricky dan Ricky pun memakan nya


"Tahu dari mana kalau aku suka ini?". Tanya Yuli


"Aku tadi tanya kepada Kikan apa yang kami suka dan dapat membuat kamu bisa mood lagi dan tidak marah dan Kikan menunjukkan ini tadi". Kata Ricky


"Aku tidak marah sama siapapun memang tadi aku bilang kalau aku sedang marah?". Tanya Yuli


"Tidak tapi sikap kamu yang seperti ini membuat aku tahu kalau kamu kini sedang marah". Kata Ricky


"Jangan sok tahu karena aku tidak suka dengan cowok yang seperti itu". kata Yuli yang kini sedang menikmati coklat nya


"Baiklah apapun yang kamu katakan aku akan melakukan nya". Kata Ricky


"Kamu mau makan ini?". Tanya Yuli


Ricky pun membuka mulut nya dan Yuli segera menyuapi nya dengan coklat yang dia makan tadi


"bucin sekali dia". Kata Ken


"Nama nya juga jatuh cinta jadi wajar saja dia melakukan hal itu apalagi sekarang kita tahu kalau cinta nya kepada Yuli begitu besar". Kata Rere


"Iya juga tapi gue juga takut jika Ricky terlalu fokus kepada kekasih nya dia bisa saja lengah". Kata Ken


"Lo jangan berpikir seperti itu mana mungkin Ricky bisa kehilangan ketajaman nya meskipun dia bucin seperti sekarang". Kata Ipank


"Jangan pernah meragukan dia jika itu menyangkut keselamatan orang terdekat nya Ricky pasti akan jauh lebih menakutkan". Kata Arok


"Kita pergi saja kenapa juga kita masih mengawasi Yuli padahal Ricky sudah ada di sana". Kata Arok


mereka berempat pergi meninggalkan Ricky dan Yuli yang sedang berduaan di sana


"Kamu kalau cemburu makin menggemaskan sekali". kata Ricky


"Oh jadi kamu kalau aku cuek dan acuh sama kamu". Kata Yuli


"Bukan begitu juga sayang tapi jujur saja aku sangat suka jika kamu cemburu seperti tadi". Kata Ricky


"Apa boleh aku meminta sesuatu kepada kamu?". Tanya Yuli


"Apapun yang kamu minta aku akan memberikan nya". Kata Ricky


"Aku ingin tahu isi di dalam kamar privasi itu". Kata Yuli


Ricky menatap kekasih nya dengan serius nya dan dia pun menyentuh kedua pipi kekasih nya itu "Apa kamu serius ingin masuk ke kamar itu ?". Tanya Ricky


"Aku tidak memaksa jika kamu tidak ingin membuka nya". Kata Yuli


"Aku bukan nya tidak mau sayang dan aku juga sudah pernah bilang kan apapun yang kamu minta akan aku turuti". Kata Ricky

__ADS_1


Dia bangkit dari duduk nya dan kini dia mengajak Yuli pergi ke kamar privasi tersebut lalu dia membuka kamar itu dan mempersilahkan Yuli untuk masuk. Ketika Yuli sudah masuk dia terkejut melihat apa yang ada di hadapan nya itu


__ADS_2