
Mereka sekarang sedang bahagia sekali menikmati perdebatan Ricky dan juga Yuli yang terlihat sangat menggemaskan itu bagaimana tidak Ricky yang notaben nya tidak mau mengalah kini harus bisa mengatasi ego nya untuk mengalah kepada kekasih nya itu
"Kalau ingin beli sesuatu beli saja gak usah menunda atau terlalu banyak pikir". Kata Ricky sambil menyodorkan kartu kredit milik nya kepada Yuli
"Penghinaan ini nama nya. Apa Lo pikir gue cewek matre gitu". Kata Yuli
"Memberikan kartu kredit kepada pacar nya bukan berarti sang pacar adalah cewek matre itu hanya omong kosong saja. Tidak semua cewek di dunia materialistis". Kata Ipank
"Benar dan Lo coba tanya saja sama Rachel dia dapat gak kartu seperti itu dari Arok". Kata Ken
Yuli pun beralih menatap Rachel dan orang yang di tatap pun langsung tersenyum dan mengangguk kan kepala nya
"Jadi tadi Lo belanja pakai uang dari Arok Hel?". Tanya Yuli
"Iya dan gak setiap belanja gue pakai kartu dia cuma kalau beli barang nya terlalu mahal saja gue baru pakai kartu nya kalau barang yang terjangkau dengan uang gue ya pasti Pakai kartu sendiri". Kata Rachel
Yuli pun paham sekarang namun dia juga tidak ingin di samakan dengan wanita lain nya karena dia ingin menjadi diri nya sendiri
"Sudah ambil saja jangan buat aku marah". Kata Ricky
"Berani marah pada gue?". Tanya Yuli sambil menatap Ricky dengan serius nya
"Inti nya ambil saja dan gunakan jika kamu perlu kalau tidak perlu ya simpan saja". Kata Ricky
Mau tidak mau kini Yuli sudah mengambil kartu kredit tersebut dan memasukkan nya kedalam kantong baju nya
"Gak punya dompet apa kok di taruh di baju?". Tanya Ricky
"Mana ada dia dompet Rick kalau bawa uang ya gitu langsung masuk saku baju". Kata Galang
"Ribet banget tahu kalau harus pegang dompet kemana-mana". Kata Yuli
"Jadi Lo gak pernah bawa kartu identitas Lo kalau kemana-mana?". Tanya Rere
"bawa dong kalau itu kan bisa di taruh di dalam case handphone gue". Kata Yuli sambil menunjuk kartu identitas dia yang dikeluarkan dari case handphone nya
"Lo itu unik ya kalau di taruh di situ mana bisa dua kartu. Kalau gak mau ribet bawa dompet ya mending beli yang kecil saja biar muat di saku dan gak ribet". Kata Ipank
"Sayang uang nya". Kata Galang dan Bryan bersamaan membuat Yuli tersenyum karena kedua sahabat laki-laki nya itu tahu saja apa yang akan dia ucapkan untuk menjawab perkataan Ipank tadi
"Hahahaha kalian memang sahabat terbaik gue". Kata Yuli
"Lo gak usah khawatir Yul karena uang leader kita ini banyak sekali dan juga Lo habiskan pun mungkin gak bisa sendiri dan butuh beribu tahun untuk melakukan nya". Kata Rere
"Sebegitu banyak kah uang nya hingga butuh beribu tahun?". Tanya Yuli
"Iya. Lo gak tahu kan seberapa banyak usaha yang di miliki Ricky bahkan itu bisa menghidupi Lo Sampai cucu bahkan cicit Lo nanti". Kata Ken
"Ajari gue berbisnis dong biar bisa sukses kayak Lo semua". Kata Yuli
"Mau berbisnis apa?". Tanya Ricky dengan tatapan serius nya
"Bisnis pakaian mungkin". jawab Yuli asal
Dia memang ahli dalam mendesain jadi mungkin saja dia ingin membuat baju dengan desain gambar nya sendiri
"Rok Lo lihat kan Kinara baik-baik saja jadi mungkin Lo gak usah terlalu overprotektif kepada nya karena tadi dia terlihat bahagia sekali". Kata Yuli
__ADS_1
"Gue melakukan hal itu juga ada alasan nya". Kata Arok
"Iya gue paham memang gue gak tahu apa alasan Lo melakukan itu tapi setidak nya biarkan dia melakukan hal yang dia suka dan berikan sedikit kebebasan untuk dia lagian tidak akan ada yang berani melakukan hal buruk pada Kinara karena kalian pasti akan mengetahui semua nya kan". Kata Yuli
"Ya sudah kalian istirahat saja sekarang dan kamu nanti akan aku ajak jalan-jalan". Kata Ricky
"Mau jalan kemana?". Tanya Yuli
"Nanti juga kamu akan tahu dan sekarang istirahat saja biar gak capek". Kata Ricky
"Kalau begitu gue pulang dulu ya". Kata Rachel
"Biar ku antar dan Kinara istirahat saja di sini". Kata Arok
"Kalau begitu gue juga pulang dulu Yul". kata Kikan
Kini Arok dan Rere pergi mengantar kan kekasih dan sepupu nya untuk pulang agar mereka beristirahat di rumah
"Jadi Lo akan mengajak Yuli bertemu dengan Caesar nanti Rick?". Tanya Ipank
"Iya. Gue ingin mengajak dia jalan-jalan jadi sekalian saja nanti bertemu dengan dia". Kata Ricky
"Apa kita juga boleh ikut Rick?". Tanya Galang
"Lo gak usah ikut mending di rumah saja bersama Bryan". Kata Ricky
"Cih pelit sekali Lo Rick". Kata Galang
"Lo apa gak kangen dengan Bryan ikut gue Mulu". Kata Ricky
"Gue gak ngintilin Lo Rick lagian kan nanti gue bisa jalan bareng Bryan di sana". Kata Galang
"Pelit banget Lo sekarang". Kata Galang
"Oh ya Lo tinggal di mana Bryan?". Tanya Hiro
"Dia akan tinggal bareng gue di rumah Ricky". Kata Galang
"Memang nya gue sudah menyetujui nya?". Tanya Ricky
"Kalau Lo gak setuju gue akan bilang ke Yuli kalau Lo menyakiti Bryan". ancam Galang
"Lo ya benar-benar Lang gue tetap gak akan mengajak Lo jika Lo berani mengadu kepada Yuli maka gue pasti kan Lo akan menanggung akibat nya". Kata Ricky dengan tatapan tajam dan serius nya
"Rick ayolah". Kata Galang memelas
"Lo jangan memancing emosi gue Lang". Kata Ricky
Kini Galang pun terdiam dan tidak berniat melanjutkan nya lagi karena dia sudah tahu jika Ricky sekarang dalam kondisi memang sedang marah jadi dia tidak ingin mencari gara-gara pada Ricky
"Kalian semua istirahat saja sekarang dan Lo Lang pulang sekarang bersama Bryan bawa satu mobil Sam". Perintah Ricky
Tanpa basa basi lagi Galang langsung bergegas pergi dan mengajak Bryan untuk ikut bersama nya
"Kalian juga boleh pergi kecuali Lo Sam, ada hal yang harus kita bahas". Kata Ricky pada anak buah nya
mereka semua pergi dan Sam kini mengikuti Ricky menuju ruangan khusus yang dia punya di rumah itu
__ADS_1
"Sam Lo telfon Dira Sekarang". Perintah Ricky dan Sam langsung menuruti nya
tut tut tut
"Halo Sam kenapa?". Tanya Dira
"Bos ingin bicara sama Lo". Kata Sam lalu me loud spiker handphone nya
"Dira bagaimana keadaan di sana?". Tanya Ricky
"Sudah sesuai dengan apa yang bos ingin kan". Jawab Dira
"Bagus setelah Sam datang ke sana bersama Bryan selang beberapa hari kalian kembali lah ke Jepang agar Yuli tidak curiga dengan apa yang kalian lakukan di sana". Kata Ricky
"Baik Bos". Kata Dira
"Apa Lo melihat ada Kevin di sana ?". Tanya Ricky
"Iya bos saya beberapa hari yang lalu melihat tuan Kevin bersama tuan Max berada di Singapura". Jawab Dira membuat Ricky menyinggung kan senyum devil nya
"Awasi pergerakan mereka di sana dan laporan pada gue". Perintah Ricky dan Dira pun mengerti dengan perintah bos nya itu
Ricky sudah menduga setelah penyerangan yang mereka lakukan di rumah kekasih nya itu dia bisa menduga kalau Kevin akan menemui Max di Singapura untuk melanjut kan pembahasan rencana mereka berdua
"Ingat Dira pasti kan kekasih Bryan aman sebelum dia membawa nya pergi dan juga bantu dia untuk mendirikan sebuah kelompok agar dia punya kekuatan kembali". Kata Ricky
Ricky memang tidak menyuruh Sam untuk membantu Bryan karena dengan bantuan Dira saja sudah dia rasa cukup bisa membantu Bryan melakukan nya. Banyak anak buah Ricky yang sangat kuat yang berada di bawah kendali Dira dan juga Sam jadi dia bisa mengandalkan Dira untuk hal kecil seperti sekarang ini
"Berapa anak buah yang harus saya berikan kepada tuan Bryan bos?". Tanya Dira
"Lima puluh saja sudah cukup dan gue akan menyuruh Nicholas untuk memantau kelompok yang akan didirikan Bryan nanti nya". Kata Ricky
Dia memang sangat berniat untuk membantu Bryan bangkit kembali karena dia juga tidak ingin direpotkan oleh dia lagi karena sudah pasti Yuli akan meminta bantuan dia jika Bryan dalam masalah atau pun juga dia tidak bilang namun itu pasti akan membuat dia kepikiran setelah nya
"Baik bos saya akan melakukan rencana sesuai dengan perintah anda. Apa ada lagi yang harus saya kerjakan bos?". Tanya Dira
"Kalau ada tugas lagi nanti Sam akan menghubungi Lo lagi". Kata Ricky
Setelah selesai berbicara mereka mengakhiri panggilan dari handphone nya
"Sam bagaimana Caesar apa saja yang dia lakukan di sini?". Tanya Ricky
"Tuan Caesar beberapa hari yang lalu melakukan transaksi persenjataan ilegal dengan Tuan Moreno". Kata Sam
"Jadi dia melakukan transaksi di sini". Kata Ricky
"Iya bos namun setelah melakukan transaksi dia membunuh anak buah tuan Moreno dan juga membawa senjata tersebut tanpa membayar nya sepeserpun". Kata Sam
"Pintar juga otak dia tapi pasti Moreno tidak akan tinggal diam akan hal itu". Kata Ricky
Ricky tahu meskipun Moreno bertindak untuk melawan Caesar pasti dia tidak mudah untuk menang melawan dia karena Caesar tipikal orang yang sangat licik dan juga tidak bisa di anggap remeh. Dia memiliki beberapa jaringan dan koneksi dengan anggota mafia kuat di beberapa negara tapi meskipun demikian Ricky tidak pernah takut jika suatu saat akan berhadapan dengan nya karena dia pun sama seperti Caesar cerdas dan juga licik bahkan Ricky lebih banyak pengalaman nya di banding kan dengan Caesar
"Apa tidak apa-apa bos jika mengajak nona Yuli?". Tanya Sam
"Gak usah memanggil dia nona Sam karena dia pasti tidak akan suka". Kata Ricky
"Benar bos dia tidak suka sekali waktu saya panggil nona apalagi jika saya berbicara formal pasti dia akan marah sekali". Kata Sam
__ADS_1
"Panggil nama saja jika kita hanya berdua Sam dan gue memang sengaja mengajak Yuli agar dia bertemu dengan Caesar adik kandung nya". Kata Ricky
Sam memang tidak mengetahui apa yang sedang di rencana kan bos nya itu tapi yang bisa dia yakini bahwa rencana bos nya itu pasti sangat indah bukan hanya untuk Yuli saja tapi juga untuk Rio Fernandez Danuarta ayah kandung yang telah membuang nya sewaktu dia masih kecil