Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Menepati Ucapan


__ADS_3

Yuli merasa sangat kaget sekali dengan kepulangan Ricky ini karena dia juga tahu jika Ricky belum saat nya untuk pulang dan kini dia baru mengingat sesuatu kalau waktu itu dia yang menyuruh agar Ricky pulang lebih cepat dan ternyata dia mengabulkan nya.


Kini Ricky sudah berada di depan Yuli dan dia ingin memeluk kekasihnya namun Yuli menepis nya


"Jangan aneh-aneh ya Lo ". Kata Yuli membuat mereka semua tertawa


"Wah ada juga ya cewek yang gak butuh pelukan hangat dari leader kita ini". Kata Galang sambil tertawa membuat Ricky sedikit emosi di buat nya


"Kok sudah kembali saja Lo Rick bukan nya Lo masih betah di sana dengan para cewek-cewek bar di tempat Lo biasanya menghabiskan malam". Tambah Galang lagi membuat dia mendapat kan pukulan dari Ricky karena dia sangat kesal dengan pertanyaan Galang


"Kalau gue terlalu lama bisa-bisa ken makin menempel pada kekasih gue dan jaga bicara Lo Lang karena selama gue di sana gue juga tidak pernah melakukan hal seperti yang Lo ucapkan tadi". Kata Ricky membuat mereka tertawa


"Sebucin itu kah leader kita ini". Kata Rere mengejek nya


"Jadi Lo benar-benar menepati ucapan Lo pulang cepat kemari?". Tanya Yuli yang memang sejak kedatangan Ricky tidak menyangka kalau dia akan pulang secepat itu


"Apa sih yang gak akan aku lakukan untuk kekasih ku ini". Kata Ricky


Ya dia bisa melakukan segala nya demi Yuli bahkan menyembuhkan Bryan dengan jangka waktu yang cepat pun dia lakukan untuk kekasih nya itu


"Lebay ya". Kata Yuli


"Bagaimana keadaan kamu apa tidak ada yang parah?". Tanya Ricky


"Tidak cuma luka ini saja". jawab Yuli sambil menunjukkan luka nya yang ada di kakinya itu


"Ken Lo gak pindah juga ya gak tahu diri sekali Lo ya". Kata Ricky membuat ayu tersenyum melihat tingkah laku nya itu


"Gak usah marah-marah Mulu apa gak capek marah terus setiap hari". Kata Yuli dan Ricky pun langsung tersenyum


"Kalau kamu yang meminta nya aku gak akan bisa menolak nya sayang". Kata Ricky membuat mereka semua tertawa dengan tingkah Ricky ini namun tawa itu berhenti ketika Ricky Sudah mengeluarkan tatapan tajam nya


"Oh ini ya kakak ipar gue". Kata Hiro membuat Yuli menatap nya dengan menyelidik


"Hiro ". Panggil Kinara membuat Hiro langsung berjalan kearah Kinara dan memeluk nya. Dia memang sangat kangen sekali dengan kakak perempuan nya itu yang terlihat sangat menggemaskan dan cantik sekali.


"Kakak cantik ku ini apa kabar?". Tanya Hiro setelah melepas pelukan nya kepada Kinara

__ADS_1


"Kakak baik dan kamu apa sudah bertemu dengan kak Jo?". Tanya Kinara membuat Arok terlihat sangat tidak suka


"Dia bukan kakak kamu Kinara jadi jangan panggil dia dengan sebutan seperti itu". Kata Arok terlihat marah dan Hiro juga tidak bisa membantah hal tersebut karena Jo memang lah bukan kakak Kinara.


"Kak Arok gak boleh bicara seperti itu biar bagaimanapun kak Jo itu


ucapan Kinara terpotong oleh Arok


"Stop Kinara jika kamu teruskan obrolan tentang dia maka kakak gak akan segan untuk


"Lo jangan coba-coba ya Rok". Kata Ricky ganti memotong perkataan Arok


"Kalian ini kenapa sih baru bertemu kok berantem pusing gue lihat nya dan Lo Rok ngapain juga ngancam adik Lo sendiri". Kata Yuli


"Lo gak usah ikut campur ya". Kata Arok sambil menunjuk ke arah Yuli membuat Ricky marah dan langsung menghajar nya tanpa memperdulikan bahwa dia adalah sepupu sekaligus kakak dari Kinara


"Kak Ricky sudah". Kata Kinara namun Ricky tidak ingin menyudahi nya dan dia terus memukuli Arok. Mereka yang di sana mencoba untuk memisahkan namun tidak berhasil juga


"Yul coba Lo yang melerai mereka gue yakin Ricky akan berhenti". Kata Ipank


"Rick berhenti gak Lo ". Kata Yuli yang langsung bisa membuat Ricky berhenti untuk memukul Arok


Di atas lantai dua ada Richard yang menyaksikan hal tersebut dari tadi dan dia merasa semakin was-was sekali setelah melihat bagaimana Ricky membela Yuli


"Aku melakukan hal itu karena dia berani sekali meninggikan suara nya ketika berhadapan dengan kamu". Kata Ricky dengan nada lembut nya tidak seperti tadi


"Iya gue tahu kalau Lo mau bela gue tapi bukan gini kali cara nya dan lagi gak semua nya harus di selesaikan dengan kekerasan Ricky". Kata Yuli sambil menggenggam tangan Ricky agar dia tidak lagi marah dan bisa menahan emosi nya supaya tidak sembarang mukul orang


"Baiklah aku akan menuruti perkataan kamu sayang lebih baik kita makan saja sekarang". Kata Ricky dan kini dia sudah duduk di samping Yuli


Arok yang tadi mendapatkan pukulan kini sedang diobati oleh kekasih nya di ruangan kesehatan milik Sam yang berada di dalam rumah tersebut


"Lain kali kontrol emosi nya gak usah main hajar". Kata Yuli lagi


"Iya iya aku akan menahan nya jika didepan kamu". Kata Ricky dengan santai nya


"Bukan didepan gue saja Ricky". Kata Yuli kesal sendiri dengan Ricky

__ADS_1


Mereka yang ada di sana Hanya bisa menyaksikan kebucinan leader mereka secara langsung dan itu sangat lucu dan sangat menghibur sekali bagi mereka namun tidak berani juga untuk menertawakan Ricky bisa-bisa mereka akan kena imbas nya nanti


"Bray Lo apa kabar?". Tanya Yuli


"Gue baik dan terima kasih Lo sudah mengirim kekasih Lo yang hebat ini untuk membantu gue di sana". Kata Bryan sambil tersenyum dan Yuli membalas senyuman itu membuat Ricky terbakar cemburu kembali


"Santai saja kali Bray lagian Lo kan sudah kayak kakak gue sendiri jadi memang seharus nya kan kita saling bantu. Iya kan Pacar?". Kata Yuli menggoda Ricky karena dia tahu jika kini Ricky dalam mode tidak baik nya jadi Yuli melontarkan kalimat tersebut agar Ricky tidak emosi kembali dan hal itu memang sukses membuat sang leader tersenyum ketika mendengar nya


"Iya. Apapun yang kamu minta akan aku turuti sayang". Jawab Ricky


Kini mereka semua melanjutkan makan nya dan Sam beserta ketiga orang kepercayaan Ricky lain nya kini pergi menuju ke ruangan lain dan sedari tadi Sam memang melihat jika Richard terlihat kesal dengan perlakuan Ricky untuk Yuli dan senyuman tersungging di bibir Sam pertanda akan ada hal buruk yang menimpa Richard nanti nya


Dan setelah luka nya di obati kini Arok kembali bergabung bersama mereka lagi


"Sorry atas perbuatan gue tadi". Kata Arok meminta maaf kepada Yuli


"Lo gak salah kalo lagian nih orang saja yang emosian". Kata Yuli sambil kembali mengunyah makanan nya


"Lo harus bisa menjaga ucapan dan perbuatan Lo Rok dan bukan cuma Lo saja kalian semua juga harus menjaga nya dan ingat dia adalah kekasih gue sekarang jadi gak ada yang boleh berkata jelek sedikit pun sekalipun itu keluarga nya sendiri gue gak akan mentolerir itu semua". Kata Ricky dengan nada dan tatapan serius nya


"Gak usah bahas hal itu di sini sebaik nya fokus makan saja dulu". Kata Yuli


Setelah selesai makan mereka para wanita ingin membersihkan tempat makan tersebut namun tatapan Ricky membuat para pembantu di sana takut


"Biar kami saja yang membersihkan nya nona". Kata salah satu pembantu di sana


"Gak apa-apa biar saya saja". Kata Ayu


"Tidak nyonya jangan melakukan hal itu karena itu adalah tugas kami dan jika kami tidak melakukan nya maka ada akibat yang harus kami tanggung". Kata Pelayan di rumah Sam


"Biarkan saja Yul mereka melakukan pekerjaan mereka". Kata Kinara memberi pengertian agar sahabat nya itu tidak ikut membereskan itu semua karena dia tahu jika Ricky tidak suka kalau Yuli melakukan hal itu


"Ya sudah kalau begitu biarkan saja Yul mereka yang mengerjakan nya dan maaf ya merepotkan kalian semua". Kata Ayu


"Tidak apa-apa Nyonya itu memang sudah menjadi tugas kami". Kata pelayanan itu lalu bergegas membereskan itu semua


"Kita ngobrol santai saja di ruangan Sam". Kata Ricky

__ADS_1


"Kalau gitu bunda ke kamar untuk melihat Luna dulu ya dan Yuli ingat jaga bicaranya sayang". Kata Ayu


Dan kini dia berjalan menuju lantai dua untuk menemui putri dan juga suami nya yang dari tadi tidak ikut bergabung ke bawah bersama mereka semua serta ingin tahu perkembangan kondisi putrinya itu


__ADS_2