Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Awal Dari Segalanya


__ADS_3

"berani sekali Lo ganggu kesenangan gue". teriaknya pada Yuli


"sial kenapa hari ini gak beruntung banget sih ketemu sama dia". batin batinnya dengan ekspresi wajah cemas


"gue cuma gak tega sama orang yang Lo pukul tadi lagian kan bisa bicara baik-baik dulu gitu". Kata Yuli sambil tersenyum dan menghilangkan rasa cemasnya


"jadi elo kasihan sama si b******k tadi dan Lo dengan berani memukul gue dasar cewek s****n". maki Ricky


Yuli yang mendapat perkataan seperti itu tidak terima dan Langsung mencoba untuk memukul Ricky lagi dengan kayu namun Ricky dengan sigap menghindari nya.


"Lo cowok kurang aja bisa-bisanya bicara seperti itu apa mulut elo mau gue jahit pakai tali rafia hah?". bentak Yuli pada Ricky


"kenapa lo melotot kayak gitu. mesum Lo ya". tanya nya lagi


"cewek s****n karena Lo sudah mengganggu kesenangan gue dan menyebabkan penghianat itu kabur maka Lo harus terima hadiah dari gue". kata Ricky dengan amarah memuncaknya dan membangkitkan sosoknya yang mengerikan bagi siapapun


"wah Lo gila kali ya gue sudah mukul Lo malah dapat hadiah. apa jangan-jangan otak Lo sedikit geser akibat pukulan dari gue tadi". celetuk Yuli dengan berani nya


"cih dasar cewek matre". ejek Ricky


Yuli pun hanya tertawa mendengar perkataan Ricky bahkan rasa khawatir dan cemas yang melanda tadi hilang seketika.


" Lo lucu banget jadi orang. Lo yang mau ngasih hadiah tapi bilang gue cewek matre Ricky Airlangga Hartama". kata Yuli


Ricky yang melihat Yuli tertawa langsung menatapnya dengan tajam penuh dengan intimidasi dia pun berfikir sejenak siapa cewek dihadapannya ini. sudah jelas tahu namanya dan kenapa dia tidak takut sedikitpun kepada nya


"Lo sebenarnya siapa. kenapa lo berani banget ganggu gue apa Lo gak tahu siapa gue?". tanya Ricky


"gue adalah anak termanis sekeluarga kata ayah dan bunda gue dan ya siapa yang gak tahu tentang elo. gue tahu kali bro". jawab nya bercanda


"Lo jangan main-main sama gue karena gue bisa dengan mudah menghancurkan Lo dan juga orang terdekat Lo juga?". kata Ricky dengan seringai tipis yang tersungging di bibirnya dan sorot mata tajam yang menusuk sekali.


Yuli yang melihat hal tersebut tidak mau menjawab namun dia mencoba melarikan diri dengan berlari meninggalkan Ricky


"dasar cewek s****n gue gak akan pernah lepasin Lo dan tunggu serta lihat saja apa yang akan gue lakukan pada Lo". kata Ricky sambil mengepalkan kedua tangannya.


Yuli yang masih berlari mencari tempat yang aman untuk bersembunyi dari Sang Devil biang kerok itu.


"huh akhirnya berhasil kabur juga untung saja dia gak ngejar gue". kata Yuli dan dia mencoba menghubungi orang ditempat nya bekerja. dia tidak akan masuk kerja hari ini dan minta diizinkan ke menegernya


Yuli kembali kerumahnya dengan nafas yang tidak teratur karena telah melakukan olahraga yaitu berlari hingga menuju rumahnya


tok tok tok


"bunda Yuli pulang". teriaknya didepan pintu rumah


"kok kamu sudah pulang Yul?". tanya sang bunda


"hehehe iya bunda ternyata habis lembur kemarin Yuli di kasih libur". jawab nya berbohong


dia dan bunda nya masuk lalu Yuli bergegas menuju kamar nya untuk beristirahat karena dia sangat lelah sekali apalagi batinnya yang sekarang dilanda kebingungan setelah dengan berani membuat masalah dengan sang leader anak punk

__ADS_1


"sudah lah mudah-mudahan dia amnesia dan melupakan kejadian tadi tapi pasti itu juga gak mungkin. harus nya gue pukul lebih keras saja kepala dia tadi". kesal nya sendiri didalam kamarnya


******


Ricky yang telah sampai ditempat latihan hanya diam tanpa berkata pada keempat sahabatnya yang sudah menunggu sejak tadi. mereka yang melihat ekspresi wajah Ricky yang tampak penuh dengan kekesalan merasa khawatir dan tidak berani bertanya apapun karena mereka tahu bahwa sekarang leader nya dalam suasana yang kurang baik hingga Jika salah sedikit saja akan berakibat buruk pada mereka


"kita mulai latihan sekarang". titah Ricky


mereka berempat saling bertatapan. "ada apa dengan nya". tanya Ken pada yang lain dengan nada pelan


"kayak ad yang berani mengganggu kesenangan nya?". jawab Rere


"dia akan berekspresi seperti itu jika penghianat yang ditangkapnya lepas". kata Arok dan mereka bertiga menganggukkan kepalanya


"siapa orang yang telah berani membangkitkan sang devil dari tidurnya. benar-benar cari masalah orang tersebut". Kat Ipank


Ricky lalu menatap mereka berempat dengan tajam. "kalian kalau masih mau bergosip tentang gue lebih baik keluar dari sini". teriaknya penuh dengan emosi


"kita gak bermaksud membicarakan Lo Rick. kita cuma heran kenapa aura iblis Lo keluar". Kat Ken dengan jujur nya


Ricky yang mendengar hal tersebut lantas menghentikan aktivitas latihan nya. "gue tadi bertemu seseorang yang s****n dan dengan berani membantu penghianat yang sudah merusak bisnis di toko pakaian gue tadi kabur". jelas


"siapa yang berani melakukan nya Rick?". tanya mereka bersamaan


"gue gak tau siapa dia. yang jelas gue bakal cari dia dan bikin perhitungan dengan nya". ucap Ricky dengan nada penuh emosi dan kilatan tajam dimatanya yang siap menerkam mangsanya


"kalian lanjut kan latihan nya gue mau istirahat sebentar". katanya lagi


"gila siapa ya kira-kira yang berani melakukan hal tersebut bahkan sama Ricky sekalipun". Kat Rere penasaran


sementara Arok masih berfikir siapa orang yang dimaksud Ricky dan dia berencana ingin mencari tahu tentang orang tersebut. apa mungkin dia adalah salah satu dari musuhnya atau hanya orang gila yang gak takut akan kematian yang bisa Ricky sebabkan buatnya


"rok Lo lagi mikirin apa? Rachel?". tanya Ipank


"gue cuma penasaran dengan sosok orang itu." jawab Arok


"bukan cuma Lo tapi kita semua". kata Ken


"sudah mendingan Kita istirahat dulu gue sudah bosen latihan dari tadi". jelasnya lagi


mereka berempat latihan berbagai macam jenis seperti menembak dengan kecepatan beberapa detik yang saat ini hanya Ricky yang bisa melakukan nya tanpa meleset sedikit pun.


"lihatlah apa benar dia tidur?". tunjuk Ipank pada Ricky


"mungkin dia kelelahan menghadapi orang tadi". jawab Arok asal


"apa kita tinggalkan saja dia disini sendirian?". tanya Ken


"sendiri pun tak akan menjadi masalah buatnya apalagi dia dalam mode on jadi lebih baik kita tinggal pulang saja dia ". kata Arok sambil berjalan pergi dan diikuti yang lainnya


sementara itu Ricky terlihat benar-benar tertidur di sana tanpa ada orang yang berani membangunkan dia. di sana dijaga oleh beberapa anak buah kepercayaan nya.

__ADS_1


"tumben si bos tidur disini". kata salah satu anak buahnya


"apa kita bangun kan saja bos?". tanya anak buah yang lainnya


"jangan coba-coba cari masalah. tuan Arok Ken ipan dan Rere saja tidak membangun kan nyaa malah elo berinisiatif melakukan. kalau mau mati jangan ngajak-ngajak orang lain". jawab anak buah lainnya lagi mengingat kan temannya


*******


hari ini Yuli sedang libur sekolah dan dia memutuskan untuk jogging agar badan nya tambah sehat dan hari ini juga jadwalnya latihan beladiri


"semangat Yuli lupakan kejadian semalam anggap saja lagi sial". katanya menyemangati dirinya sendiri


dia pun mulai berlari dari rumah menuju taman yang letaknya tidak jauh dari rumahnya mungkin sekitar lima belas menit kalau dia berlari dari rumah hingga ke taman


"seger banget udara pagi ini." katanya


dia melihat sekitar nya banyak sekali orang yang sedang berolahraga disana bahkan anak-anak pun banyak juga.


"coba saja kalau ada temannya pasti seru nih". celoteh nya sendiri


dia mencoba melihat-lihat ponselnya dan menemukan nomer seseorang yang pasti bisa menemani nya untuk berolahraga di taman tersebut


"halo Bray Lo sibuk gak temani gue jogging dong males banget nih kalau sendirian. lagian juga kan nanti kita latihan bareng". katanya pada orang yang ditelpon


"ok gue tunggu Lo di taman tempat biasanya ya". katanya lalu menutup panggilan telepon seluler nya.


sambil menunggu Yuli duduk dengan santai di ayunan yang berada di taman sambil mendengarkan musik favorit nya love shot dan yang lainnya


tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dan hal itu membuat nya terkejut dan menoleh kan kepalanya kebelakang


"Lo gila ya ngagetin gue untuk jantung gue tadi sudah gue gembok sebelum berangkat kalau gak bisa jatuh dari tempat nya bahaya". kata Yuli


orang itu hanya tersenyum mendengar kata nya. "gak berubah banget dari dulu hingga sekarang Lo Yul". kata dia


"gue bukan power ranger kali yang dengan mudah bisa berubah menjadi warna pink". jawab sambil tertawa


"tuh kan gak bisa serius banget gitu ya kalau bicara". kata dia lagi sambil mengacak-acak rambut Yuli


"kebiasaan juga Lo rusakin tatanan rambut gue". kata Yuli dengan ketusnya


"ayo katanya mau jogging setelah selesai nanti kita langsung ke tempat latihan karena sebelum kesini tadi gue sudah mampir ke rumah elo dan izin pada bunda". jelasnya


akhirnya mereka berdua berlari mengelilingi taman tersebut sambil bergurau dan saling menjahili satu sama lainnya


*****


Ricky yang baru terbangun dari tidurnya melihat jam di layar ponsel nya setelah itu bergegas untuk membersihkan diri. dia berjalan keluar dengan pakaian yang sudah rapi tapi santai


"selamat pagi bos". sapa para anak buahnya yang ada di sana sambil membungkuk kan badannya


"jam berapa mereka pulang kemarin?". tanya Ricky

__ADS_1


"sekitar jam dua dini hari bos". jawab salah satu dari anak buahnya.


Ricky tak merespon dan dia berlalu pergi meninggalkan tempat latihan nya itu menuju rumahnya.


__ADS_2