Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Berlatih Sebelum Perang


__ADS_3

Yuli masih tidak habis pikir kalau Ricky membeli rumah itu untuk mengawasi nya ketika berada di Italia bahkan Yuli juga tidak menyadari kehadiran Ricky di sana


"Kamu jangan semua nya di beli berhemat lah sedikit". Kata Yuli


"Yul mana ada seorang Ricky berhemat yang ada di akan membeli apa yang dia suka dan dirasa menarik meski pun itu bukan kebutuhan nya tapi dia akan tetap membeli nya". Kata Galang


"Tapi setidak nya Jangan terlalu berlebihan. Kalau rumah mungkin bisa untuk investasi tapi kalau mobil aku rasa kamu tidak perlu punya banyak kan". Kata Yuli


"Aku hanya akan membeli mobil yang keluaran terbaru dan hanya ada beberapa saja di dunia". Kata Ricky membuat Yuli membulat Kan mata nya menatap Sang kekasih karena dia tidak habis pikir dengan cara dia menghabiskan semua uang nya itu .


"Milyarder memang bebas ya". Kata Yuli membuat mereka tertawa apalagi Galang dia terlihat sangat senang sekali jika Yuli mengomeli Ricky dan dia pun terlihat sangat puas sekali


"Bukan begitu juga sayang hanya saja aku memang suka sekali mengoleksi beberapa barang mewah saja". Kata Ricky


"Beberapa kamu bilang. Bahkan mobil di rumah kamu yang di Jepang saja tidak bisa aku hitung ada berapa dan juga rumah kamu pun juga banyak kan". Kata Yuli


"Itu untuk masa depan kita nanti sayang ". Kata Ricky sambil tetap memeluk Kekasih nya lalu dia pun mencium pipi Yuli di depan mereka semua dan Yuli pun seperti biasa akan marah kepada nya dan memukul Ricky namun Ricky menganggap nya biasa saja karena dia suka sekali jika Yuli bertingkah seperti itu terlihat menggemaskan bagi nya.


"Kalian ini selalu saja bermesraan di tempat umum". Kata Galang


Ricky pun tidak memperdulikan ocehan dari Galang karena dia merasa hal itu tidak penting. seperti biasa nya juga Galang akan selalu memancing emosi nya namun kali ini Ricky tidak akan terpancing dengan Galang sebab ada Kekasih nya yang bisa menenangkan dia


"Angin nya terlalu kencang sebaik nya kamu masuk saja ke dalam karena kamu baru sembuh juga sayang". Kata Ricky


"Tapi aku ingin berada di sini. Dua puluh menit lagi ya". Kata Yuli dengan senyuman imut nya membuat Ricky pun langsung mencium bibir kekasih nya itu karena gemas sekali.


"Mending Lo lanjut kan di dalam saja Rick". Kata Ken


"ini belum seberapa coba saja kalian waktu itu melihat di tempat medis Ricky". Kata Galang belum sempat di lanjut kan tapi Yuli sudah memukul nya


"Lo kenapa sih main pukul saja apa Lo kira gue sasana tinju". Kata Galang


Meski pun baru sembuh terlihat Yuli sangat bisa membuat Galang merintih kesakitan dan Ricky hanya biasa saja melihat hal tersebut


"Lo gak bisa di jadi cara ampuh agar Lo cepat diam ya seperti tadi, memukul Lo ". Kata Yuli


"Dasar Lo Yul , untung saja gue sayang sama Lo kalau gak sudah gue hajar balik Lo ". Kata Galang yang masih memegangi perut nya yang sakit itu


"Sebaik nya kamu istirahat sekarang karena besok kita sudah mulai latihan lagi. Aku akan mengajarkan beberapa gerakan untuk kamu". Kata Ricky


Yuli pun mencoba untuk melepaskan pelukan Ricky dan dia kini menatap kekasih nya itu


"Ya sudah aku akan istirahat tapi kamu juga harus istirahat karena beberapa hari kan kamu terlalu sibuk mengurus aku yang sakit jadi waktu nya kamu dan yang lain nya istirahat lebih awal juga". Kata Yuli


Ricky tidak akan protes dengan hal itu bahkan dia akan menuruti apa yang di katakan kekasih nya itu


"Kamu masuk dulu lalu aku akan pulang untuk beristirahat di sana". Kata Ricky


"Awas saja kalau kamu bohong maka aku tidak akan mau berbicara dengan kamu Ricky". Kata Yuli lalu pergi masuk ke dalam rumah Caesar sementara itu Ricky hanya tersenyum saja melihat kekasih nya itu yang terlihat sangat menggemaskan sekali


"Apa Lo akan melamar dia setelah penyerangan Rick?". Tanya Bryan


"Ya. Dan aku sudah menyuruh Sam untuk menyiapkan segala nya ". Kata Ricky


"Apa Lo akan melamar dia di Jepang atau di Italia Rick?". Tanya Rere


"Di Indonesia. Bahkan gue sudah menyiapkan segala nya di sana". Kata Ricky

__ADS_1


"Jadi Lo akan mengadakan pesta di sana bukan di Jepang. Wah Lo benar-benar mewujudkan segala yang Yuli ingin kan bahkan dia dulu juga berkeinginan menikah di Indonesia tanah kelahiran nya. Iya kan Bryan". Kata Galang dan Bryan pun mengangguk kan kepala nya karena itu memang benar ada nya jika Yuli sudah memiliki keinginan itu dan mungkin juga Ricky tahu akan keinginan sang kekasih hingga dia menyiapkan segala sesuatunya di Indonesia


"Ya. Gue memang mencari tahu semua nya bahkan hal apa yang dia rencanakan gue juga mencari tahu hal tersebut agar gue bisa mewujudkan nya". Kata Ricky


"Hebat Lo Rick dan beruntung Yuli mendapat kan Lo tapi sekali lagi gue ingat kan jangan coba-coba untuk menyakiti nya". Kata Galang


"Tidak akan pernah gue menyakiti nya bahkan tidak terpikir sedikit pun untuk melakukan hal tersebut". Kata Ricky


Mereka tentu nya sangat tahu Ricky jadi mereka dapat melihat jika dia memang benar-benar serius kali ini bahkan Ricky juga sudah menyiapkan acara melamar nya tentu bisa di pastikan memang Yuli lah yang akan mendampingi nya seumur hidup nya


"Nah kan gak pulang istirahat". Teriak Yuli dari atas balkon rumah Caesar


"Cerewet sekali Lo Yul . Ini juga kita mau masuk ke dalam". Kata Galang


."Halah alasan saja ". Kata Yuli


Kini Ricky pun tersenyum kepada nya lalu melambaikan tangan nya setelah itu dia pergi keluar dari rumah Galang menuju rumah nya sendiri tentu nya bersama dengan yang lain nya juga jadi di rumah itu hanya menyusahkan Bryan dan juga Caesar serta Shawn saja di sana tapi tetap saja penjagaan di sana juga sangat ketat sekali


Setelah melihat Ricky pergi kini Yuli pun masuk ke dalam kamar nya lalu dia pun segera istirahat karena dia juga sangat lelah sekali.


****


Tidak terasa kini pagi sudah menjelang dan Yuli pun sudah bersiap untuk latihan bareng Ricky dan juga yang lain nya bahkan dia juga terlihat sangat cantik sekali pagi ini


Yuli pun segera turun dari kamar nya menuju ruang makan karena sebelum latihan dia harus makan dulu agar tenaga nya bisa terkumpul dengan baik.


"Wah anak bunda cantik sekali Hari ini ". Kata Ayu


"Ah bunda bisa saja. Apa bunda memasak lagi hari ini?". Tanya Yuli


"Hanya sedikit saja sayang jadi tidak masalah kan". Kata ayu sambil tersenyum


"Wah tampak nya sudah siap ya Bun makanan nya". kata Galang yang sudah berjalan mendekati meja makan


"Kalian makan di sini?". Tanya Yuli


"Tentu saja iya kan di sini juga rumah kita benar begitu kan Caesar". Kata Galang


"Ayo duduk semua". Kata Irene mempersilahkan mereka semua untuk segera duduk dan mulai makan. Ricky kini belum duduk juga karena dia masih menatap kekasih nya itu karena Yuli terlihat sangat cantik sekali pagi ini.


"Kamu Kenapa berpakaian seperti itu?". Tanya Ricky


"Memang nya kenapa, apa ada yang salah dengan pakaian ku?". Tanya Yuli sambil melihat kekasih nya itu


"Tidak ada yang salah hanya saja kami hari ini terlalu cantik sayang jadi aku tidak mau ada yang menikmati kecantikan kamu selain aku". Kata Ricky


Yuli hanya tersenyum saja mendengar nya karena sifat posesif Ricky kini kembali muncul Bahkan di Depan mama dan bunda nya pun dia melakukan hal tersebut


"Kan kita mau olahraga jadi wajar lah aku memakai baju seperti ini dan cantik, mana ada aku Cantik yang benar itu aku imut sekali bukan cantik". Kata Yuli membuat Ricky dan yang lain nya pun tersenyum


"Sudah ngobrol nya lanjut nanti saja dan sekarang kita makan sekarang". Kata Irene


Mereka pun makan bersama dan terlihat juga Yuli mengambil kan makanan untuk kekasih nya bahkan terlihat makanan yang dia ambil kan untuk Ricky sangat banyak sekali membuat yang lain nya menatap Yuli karena Ricky juga jarang makan juga apalagi sebanyak itu


"Gila kali Lo Yul , Ricky bukan kuli jadi gak usah sebanyak itu kali". Kata Galang


"Dia biar bertenaga nanti Ketika olahraga nya". Kata Yuli

__ADS_1


"Tidak makan sebanyak itu pun tenaga Ricky juga sangat besar sekali, apa Lo Belum mencoba nya di atas ranjang". Goda Galang membuat Yuli pun langsung melempar kan pisau yang ada di depan nya dan untung saja Galang bisa menghindari nya dengan cepat


"Main lempar sembarangan saja Lo ". Kata Galang


"Lang tutup mulut Lo itu atau Lo mau gue bungkam selama nya". Kata Ricky


Galang pun langsung terdiam karena tatapan tajam dan dingin Ricky membuat dia tidak ada nyali untuk menggoda Yuli lagi dan kini mereka pun melanjut kan makan nya bersama.


Setelah beberapa menit mereka selesai makan dan Yuli pun kini beranjak pergi dengan yang lain nya untuk segera memulai latihan nya bahkan Caesar pun juga ikut bergabung dalam latihan kali ini bersama dengan Shawn


"Kita latihan apa dulu?". Tanya Yuli


"Menembak dan kamu juga harus bisa menggunakan insting kamu sayang agar bisa mengetahui keadaan di sekitar kamu". Kata Ricky


Yuli mengangguk paham dan dia pun kini memilih pistol mana yang akan dia gunakan untuk berlatih kali ini


"Di sini ada beberapa sasaran tersembunyi dan sasaran itu juga bisa melukai kamu jika kamu tidak bisa menghindari nya dan menggunakan insting kamu. Jadi hati-hati dan serius lah Sekarang. Cari dan tembak sasaran yang kami jumpai". Kata Ricky


Dia menyiapkan beberapa orang juga yang nanti nya dia suruh untuk menyerang sang kekasih setelah dia selesai menghabisi sasaran nya dan Ricky pun akan tetap memantau dari Dekat karena dia tidak ingin ada hal buruk yang terjadi kepada kekasih nya itu


Terlihat Yuli beberapa kali melesatkan tembakan kepada sasaran yang tersembunyi bahkan ada juga yang di balik semak-semak namun Yuli dapat menembak nya dengan sangat tepat sekali


"Dia memang sangat ahli sekali Rick". Kata Arok


"Iya, dia memang berbakat dan cepat sekali bisa menangkap apa yang gue ajarkan". Kata Ricky


"Gue rasa kemampuan dia memang sudah sangat cukup untuk melawan Raya dan juga Stella". Kata Ipank


"Untuk melawan mereka memang kemampuan dia sudah sangat lebih baik tapi kita tidak tahu hal apa saja yang akan terjadi di sana dan bisa saja dia akan berhadapan dengan Demian atau Justin nanti, jadi gue ingin mempersiapkan segala nya agar dia bisa menghadapi mereka juga". Kata Ricky


Ricky memang terlihat tidak main-main bahkan dia pun menyuruh orang juga untuk menembak kekasih nya dari jauh untuk melihat apa Yuli sudah bisa mengasah insting nya atau Belum tentu nya Ricky sudah mempersiapkan ini semua dengan baik karena dia juga dapat menyimpulkan bahwa nanti kekasih nya itu pasti akan berhadapan dengan Demian atau Justin jadi Ricky tidak mau terjadi sesuatu dengan Yuli maka dari itu dia melatih sang kekasih dengan begitu keras nya.


prok prok prok


Tepuk tangan mereka semua membuat Yuli menoleh ke arah mereka karena dia berhasil menembak semua sasaran di sana bahkan terlihat sangat sempurna sekali. Yuli masih berdiri di sana dan dia pun juga sudah bisa merasakan jika ada yang mengintai nya dari jauh


Dor


Satu tembakan di lesatkan oleh orang suruhan Ricky namun ternyata Yuli sudah berpindah dari posisi nya membuat Ricky pun tersenyum karena sang kekasih sungguh bisa melatih insting nya


Dor Dor Dor


Tiga tembakan secara langsung Yuli berikan kepada mereka dan mereka pun terluka di bagian tangan kanan nya masing-masing bahkan Yuli bisa melakukan nya dengan sangat mudah sekali membuat Ricky semakin tersenyum senang di buat nya


"Kerja bagus sayang". Kata Ricky lalu menghampiri Yuli bersama yang lain nya


"Apa mereka orang suruhan Lo Rick?" Tanya Bryan


"Ya". Jawab Ricky singkat


"Tapi aku melukai mereka semua. Maaf ya". Kata Yuli


"Tidak masalah lagi pula mereka juga akan di tangani oleh Steven setelah ini." Kata Ricky


"Apa Lo gila, dan jika tadi kalau Yuli tidak bisa menghindari nya bagaimana". Kata Caesar


"Gue sangat yakin jika kekasih gue bisa melakukan nya karena dia sangat hebat sekali". Kata Ricky lalu membawa Yuli kedalam pelukan nya bahkan Yuli pun terlihat biasa saja karena dia mau tidak mau harus bisa terbiasa mendapat kan kasih sayang dari sang kekasih dan dia akan menerima nya selama itu tidak keluar dari jalur

__ADS_1


"Bagaimana, apa aku sudah ada kemajuan?". Tanya Yuli


"Sangat pesat sekali bahkan kamu juga bisa mengalahkan Galang". Kata Ricky sambil melirik ke arah Galang dan jelas saja Galang menampakkan ekspresi kesal nya karena di remehkan oleh Ricky


__ADS_2