
mereka masih duduk diruang tamu dan tetap membahas sang adik lelakinya yang sifatnya semakin lama semakin tak terkendali kan oleh siapapun bahkan dengan keluarganya dia juga bisa melakukan hal diluar dugaan orang-orang.
"apa yang harus kita lakukan padanya?". tanya Robert
"apa mungkin kita menjodohkan Ricky secara diam-diam". jawab Edward
"kalau ingin mati silahkan lakukan hal itu Ward". kata Ryuji
"dia paling tidak suka Jika ada yang mengusik kehidupan pribadi nya dan kak Edward mau menjodohkan Ricky. itu mustahil karena sebelum itu terjadi Ricky sudah mengetahui hal itu". jawab Raka
"kita jangan lupa siapa adik kita itu". ucap Ryuji dengan tatapan datarnya
"iya betul. Ricky bukan orang sembarangan dan dia juga pasti selalu mengawasi gerak-gerik kita semua". kata Robert
mereka berempat mengingat kejadian masa lalu bagaimana Ricky yang dulu waktu masih sekolah menengah pertama sering berkelahi untuk membela saudaranya dan dia yang selalu menjaga dan mengawasi adik perempuan kesayangan nya dulu. memang dari dulu diantara anak Satria Hartama hanya Ricky sosok yang tak kenal takut dan berani berargumen dengan orang yang memiliki kekuasaan. dulu dia akan menentang hal yang dianggapnya tidak baik dan juga selalu membela orang yang tertindas tanpa berpikir panjang namun sekarang semua telah berubah Ricky yang dulu tidak suka dengan penindasan malah sekarang dia yang menjadi penindasan banyak orang.
"kenapa dulu kamu bisa sebodoh itu Raka. berpacaran dengan kekasih saudara kembar mu". kata Ryuji mengingat awal kemarahan Ricky pada keluarganya
"dulu kita tidak mengetahui bahwa raya dan Ricky berpacaran. jadi itu bukan sepenuhnya salah Raka". ucap Robert
" dan setelah itu kita kan tahu kalau Ricky sangat mencintai Raya dan dengan bodoh nya kita membiarkan Daddy menjodohkan Raya dengan Raka hanya untuk bisnis". jawab Edward
" awal Kebencian Ricky bukan karena hal itu saja. dia juga tidak suka karena dad suka membanding-bandingkan dirinya dengan kita berempat". ucap Raka
"bahkan sewaktu SMA Ricky seakan menutup kedua matanya atas kejadian yang menimpamu disekolah Raka". celetuk Ryuji
dulu waktu SMA Raka hampir meninggal karena dikeroyok beberapa preman yang menyerang sekolah nya. Raka memang tidak seperti saudara kembarnya yang ahli bela diri sejak sekolah menengah pertama. tapi sewaktu SMA sebenarnya dia sudah menguasai sedikit ilmu bela diri akan tetapi itu tidak cukup untuk melawan para preman tersebut. dan dia hanya melihat kejadian tersebut tanpa berniat untuk membantu dan itulah menjadi penyebab semua anggota keluarga menyalakan nya atas kejadian yang menimpa saudara kembarnya itu. hal itu membangkitkan kebencian Ricky kepada seluruh anggota keluarga nya bahkan sang Daddy juga sering mengatakan kalau Ricky adalah anak berandalan yang selalu membuat masalah dan bikin malu keluarga besar Hartama.
"andai waktu bisa berputar kembali kita mungkin tidak akan menyalahkan Ricky atas semua kejadian di masa lalu dan Ricky pasti masih bersama kita disini". ucap Robert sambil memijat pelipisnya
" sudah lah ini semua sudah terlanjur terjadi jadi untuk sekarang kita harus berusaha memperbaiki hubungan ini menjadi lebih baik lagi". kata Raka
"iya kita harus mencari cara agar hubungan keluarga kita tidak terpecah seperti sekarang". kata Robert
"tapi apapun yang coba kita lakukan selama ini selalu gagal padahal kita baru bergerak namun Ricky sudah menutup semua pergerakan kita dan seperti nya dia tidak ingin kita bergerak terlalu jauh untuk membuat keluarga ini utuh kembali". tambah Robert lagi
"aku berharap kita bisa seperti dulu lagi Rick. berjalan bersama naik motor berdampingan dan kamu selalu menjaga dan melindungi ku". batin Raka yang mengingat beberapa kenangan indah bersama kembarannya dulu.
__ADS_1
"sebaiknya kita istirahat saja sekarang. lagian besok Ricky akan datang kesini jadi kita harus terlihat segar dan tenang dihadapannya". kata Ryuji
dan mereka semua pergi menuju kamar masing-masing sementara Ryuji masih duduk ditempat dan memikirkan apa yang akan terjadi jika Ricky tahu bahwa kepergian Stella adalah ulahnya dan Hans kakak kandung Stella
******
Ricky yang sedang duduk santai di atas balkon rumah nya setelah menerima panggilan telepon dari Rani. dia hanya menatap datar ke depan.
"sudah saatnya kita bertemu kembali". kata Ricky disertai dengan tawa yang menggelegar namun membuat pendengarnya menjadi ketakutan.
" kita memang keluarga tapi kalian selalu mengganggu dan mengusik ketenangan ku." kata Ricky
tok tok tok
ketukan pintu itu membuat Ricky terdiam sejenak
"tuan apa anda tidak ingin makan malam". tanya bik na
ceklek Ricky membuka pintu dan tersenyum kepada pembantu nya itu. bik na adalah orang yang selalu merawat Ricky sejak kecil karena dari seluruh saudara nya Hanya dia yang kurang mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
"bibik belum makan Karena menunggu tuan. bibik tidak mau makan terlebih dahulu sebelum tuan makan". jawab bik nya
"oh ayolah bibiku jangan selalu memanggil ku dengan sebutan tuan karena aku sudah menganggap bibik sebagai keluarga ku ". kata Ricky
"tapi memang kenyataannya kamu majikan dan saya hanya pembantu disini". jawab bik na dengan bercanda
"kalau gitu aku tidak ingin makan. bibik makan saja sendiri dan jangan menunggu ku lagi". jawab Ricky dengan nada kesalnya.
bik na Hanya tersenyum melihat kelakuan sang anak asuhnya itu. Ricky akan selalu bersikap baik kepada bik na Dan dia juga sering menjahili bik na namun pembantu nya itu tahu akan hal tersebut dan suka Jika Ricky melakukan nya. Karen dia bisa melihat senyuman yang tulus dari bibir sang leader devil itu.
" ya sudah kalau begitu bibik juga gak akan makan. bibik mau pergi tidur dulu". kata bik na dan ingin pergi meninggalkan tempat itu namun ditahan oleh Ricky
"pacarku ini kalau ngambek lucu banget sih". goda Ricky sambil mencolek dagu bik na
" dasar ya anak durhaka berani sekali melakukan hal tersebut kepada orang tua". kata bik na
dan Ricky langsung tertawa terbahak-bahak
__ADS_1
"sudah kita makan saja sekarang aku sudah sangat lapar sekali". kata Ricky
dan mereka berdua berjalan menuju ruang makan. anak buah Ricky tak heran dengan kejadian tersebut karena memang faktanya Ricky menganggap bik na sebagai anggota keluarga nya dan tidak ada yang boleh memerintah nya dirumah ini selain Ricky seorang diri
*******
sementara di mall mereka yang sudah menonton film balapan bersama sekarang sudah keluar menuju parkiran mobil
"kikan sebaiknya elo pulang sama gue karena elo kan nginep dirumah gue mulai sekarang". kata Rere pada sepupu nya itu
"iya juga tapi aku harus ambil barang di rumah dulu. kan besok sekolah dan barang-barang ku masih ada di rumah". jawab Kikan
"kita mampir ke rumah elo dulu kalau gitu". jawab Rere
"ya sudah kalau gitu aku pulang dulu ya". kata Yuli
"eh sejak kapan elo bicara sama kita pakai bahasa aku dan kamu". celetuk Ken yang kaget mendengar bahasa Yuli ketika berbicara tadi
"ya elah cowok ini juga. katanya genius tapi nyatanya gak banget. gue pamit sama dua teman gue kali bro bukan sama kalian. jadi jangan ge er gitu lah". jawab Yuli sambil tertawa
" lagian elo ngomong nya pas lihat ke arah Rere jadi ya gue pikir elo ngomong sama dia". celoteh Ken memberikan pembelaannya
"sudah lah gue cabut duluan ya."kata Yuli sambil berjalan meninggalkan mereka
"tunggu Yul. mending kamu pulang bareng aku saja. lagian ini juga sudah malam". kata Rachel menawarkan diri
"gak usahlah rumah kita beda arah nanti malah kamu yang pulang nya kemalaman". jawab Yuli
"gak papa kali Yul kalau aku pulang malam. lagian kan ada mereka bertiga yang mengawal" jawab Rachel
"betul itu Yul. gak baik juga kan kalau kamu malam-malam pulang sendirian dan naik angkutan umum lagi. bisa makin bahaya" kata Kikan
"kalian lupa ya kalau aku ini cewek strong. mereka saja yang sadisnya minta ampun aku gak takut apalagi yang lain nya". jawab Yuli dengan candaan khasnya.
"sudah lah elo jangan sok banget jadi cewek dan dengerin kata teman elo itu". ucap Ipank
"hahaha wah elo mulai khawatir sama gue. jangan-jangan elo sudah mulai suka lagi sama gue". kata Yuli dan hal itu membuat mereka semua tertawaan kecuali Kikan. dia hanya bisa menatap Ipank karena dia tahu Ipank jarang memberikan perhatian nya pada cewek kalau bukan pada adik temannya dan Stella. sisi cemburu Kikan mulai keluar dan dia berusaha untuk menghilangkan nya karena dia tahu bahwa Yuli adalah cewek yang baik jadi dia bisa merelakan orang yang dicintainya itu sama halnya dengan Rachel
__ADS_1