Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Membuat mereka Terkejut


__ADS_3

Kini Ricky dan juga seluruh anggota keluarga nya makan bersama di restoran tersebut dengan santai nya terlihat mata semua pengunjung tertuju kepada nya mereka semua apalagi anak dari Satria Hartama sangat lah tampan sekali apalagi Ricky, dia adalah bos besar jadi wajar saja mereka kini menjadi pusat perhatian banyak orang di sana


"Kita makan apa Sekarang?". Tanya Robert


"Terserah kalian saja gue akan mengikuti, apapun makanan yang kalian pesan akan aku makan". Kata Ricky


Kini Mayumi memesan banyak sekali makanan untuk mereka makan sekarang dan juga beberapa minuman yang ada


Ricky yang masih sibuk dengan ponsel nya pun tidak menyadari jika makanan nya sudah datang dan keluarga nya juga menunggu dia untuk segera makan juga


"Bos makanan nya sudah datang silahkan di makan". Kata Sam


Ricky langsung menoleh ke arah mereka dan ternyata benar makan yang di pesan kini sudah ada di meja semua beserta dengan minuman nya juga. Ricky pun mengajak mereka untuk makan sekarang dan dia juga menaruh ponsel nya lalu makan .


Beberapa menit setelah makan di restoran Ricky masih mengajak keluarga nya untuk berkeliling juga sebelum dia kembali lagi ke Jepang. beberapa tempat yang indah dan menarik sudah mereka kunjungi dan banyak sekali gambar yang di ambil oleh mereka semua sebagai dokumen untuk beberapa momen di sana.


"Rani apa Lo sudah puas jalan-jalan hari ini?". Tanya Ricky


"Rani hari ini senang sekali kak dan juga sudah puas juga jalan-jalan nya". Jawab Rani sambil tersenyum


"Ya sudah kalau begitu kita pulang sekarang". Ajak Ricky


mereka mengikuti apa yang di katakan Ricky dan kini mereka semua masuk ke dalam mobil untuk segera kembali pulang.


Di rumah Ricky Setelah Yuli berlatih dengan para sahabat Ricky kini dia sekarang sedang bersantai di lantai empat rumah Ricky. Tempat tersebut memang biasa nya dia gunakan untuk bersantai. Dia juga terlihat membawa beberapa cemilan untuk menemani dia bersantai di sana.


"Yul kamu ternyata ada di sini". Kata Kinara


"Eh kalian berdua. Iya aku di sini lagi bersantai saja". Jawab Yuli


"Dari mana sih tadi Yul kita cari gak ada?". Tanya Kinara


"Aku habis pergi bersama Rere. Kangen ya mangka nya kalian mencari ku". Kata Yuli


Mereka pun kini mendekati Yuli dan kini duduk bersama untuk sekedar hanya mengobrol saja di sana.


"Tumben sekali kamu pergi dengan kak Rere". Kata Kikan


"Aku hanya ingin pergi saja dengan dia apa tidak boleh". Kata Yuli


"Ya gak apa-apa kali Yul tapi aku cuma heran saja kok bisa kamu pergi dengan kak Rere kalau dengan kak Ipank aku masih bisa percaya". Kata Kikan


"Oh ya Yul apa kamu berkabar dengan kak Ricky yang sedang di Belanda?". Tanya Kinara


"Iya kita setiap hari juga selalu berkomunikasi bahkan setiap menit dua mengirimkan gambar nya kepada ku. Huft menyebalkan sekali dia". Kata Yuli tapi dia tersenyum juga ketika menceritakan nya


"Kak Ricky terlihat sekali Yul Sangat tulus kepada mu, terbukti dia selalu saja menuruti apa yang kamu katakan dan ingin kan". Kata Kinara


"Dia memang selalu menuruti ku tanpa minta imbalan pula". Kata Yuli


"Ya itu karena dia benar-benar mencintai kamu". Kata Kikan


"Gue tahu itu lagi pula gue juga sudah mencintai dia juga". Kata Yuli membuat mereka berdua senang akhir nya sahabat nya itu kini sudah mencintai kekasih nya juga


Mereka mengobrol banyak sekali apalagi Kinara dia menceritakan bagaimana Ricky waktu dia kecil hingga kejahilan Ricky juga dia cerita kan kepada Yuli membuat Yuli dan juga Kikan tertawa ketika mendengar nya. Dan dia juga menceritakan kisah perjalanan cinta Ricky dulu dengan Raya dan juga Stella yang di ketahui nya.


"Yul percaya deh sama kita meskipun kak Ricky bertemu kembali dengan Stella waktu itu tapi dia tidak ada rasa lagi dengan nya". Kata Kinara


"Benar Yul kak Ricky tidak mungkin juga kembali kepada Stella sebab dia sudah tidak cinta lagi kepada nya". Kata Kikan


"Lalu mungkin juga suatu saat nanti dia juga bosan dan meninggalkan ku ya". Kata Yuli


Sebenar nya dia hanya bercanda mengatakan hal itu tapi di anggap serius oleh para sahabat nya itu apalagi Kinara dia sampai kaget dengan perkataan Yuli barusan


"Tidak mungkin Ricky bosan kepada mu sahabat ku". Kata Rachel membuat mereka menoleh ke arah belakang dan benar saja ada Rachel yang sudah ada di belakang mereka bersama dengan Arok juga Ipank di sana.


Kikan pun kini berlari menghampiri sahabat nya yang sudah lama tidak ia temui itu bahkan Rachel juga tidak memberi kabar sama sekali kepada mereka berdua tentang keadaan nya


"Wah benar-benar ya nyonya ini pergi tanpa pamit". Kata Yuli


"Ayolah lagi pula pamit juga percuma kau tidak akan kangen dengan ku kan". Kata Rachel


Yuli dan yang lain nya hanya tersenyum saja setelah mereka berpelukan dan juga saling berdebat sedikit dengan Rachel.


"Bagaimana nyonya apa lebih enak di sana dari pada di sini". Kata Yuli


"Hey hey siapa yang nyonya di sini bukan nya kamu adalah nyonya Ricky". Kata Rachel


"Dan kau adalah nyonya manusia es". Kata Yuli lalu tertawa melihat ekspresi kesal Arok yang dengan mudah dapat dia lihat


"Makin lama makin kurang ajar sekali Lo ya". Kata Arok


"Gak perduli gue, ayo kita ngobrol santai di taman". Ajak Yuli


Tidak hanya mereka yang pergi Arok dan Ipank pun juga mengikuti mereka untuk bersantai di taman rumah Ricky


"Sudah lama tinggal di sini Yul?". Tanya Rachel


"Kau pasti tahu lah Hel berapa lama aku di sini". Kata Yuli

__ADS_1


"Tetap menyebalkan ya kamu Yul ". Kata Rachel


"Bukan menyebalkan lagi tapi sangat menyebalkan sekali". Kata Arok


mereka sudah sampai di taman di kini duduk di tempat yang ada di taman itu. Di sana ada tempat seperti gazebo untuk bersantai


"Kamu makin cantik saja Hel, apa di sana banyak bule yang tertarik kepada mu pasti nya mereka juga sangat tampan kan dan Kalau ada mending kau berkencan saja dengan mereka di sana". Kata Yuli


"Memang banyak yang tampan di sana tapi mereka semua tidak setampan kekasih ku ini Yul ". Kata Rachel sambil melihat ke arah Arok dan yang di lihat pun tersenyum kepada kekasih nya itu


"Percaya deh kalau seperti itu". Kata Yuli


"Kamu masih ragu dengan Ricky?". Tanya Rachel


"Aku tidak meragukan nya sama sekali tadi aku hanya bercanda saja". Kata Yuli


"Jangan bercanda dengan ucapan Lo itu bisa menjadi nyata nanti nya". kata Ipank


"lah kalian berdua tadi Kata nya ada urusan kenapa datang kemari lagi. Oh Jangan-jangan urusan kalian itu menjemput Rachel ya wah Beruntung sekali sahabat ku ini di jemput mereka berdua orang yang super sibuk". Kata Yuli


"Gue tadi memang banyak urusan dan juga gue tidak menjemput Rachel. Kalau bicara tentang keberuntungan Lo lebih beruntung bisa mendapat kan Ricky". Kata Ipank


Mereka kembali membahas tuan rumah yang kini sedang berlibur bersama keluarga nya di Belanda. Entah kenapa jika membahas Ricky mereka semua terlihat sangat senang sekali apalagi memang banyak hal yang bisa di bicarakan soal Ricky termasuk kehebatan nya itu yang dapat menaklukkan mereka para Geng mafia terdahulu dan posisi mereka juga sudah di gantikan oleh Ricky sekarang


"Oh ya gue lupa Tanya kepada Ken bagaimana kabar bunda". Kata Yuli


"Nanti malam Lo bisa bertemu dengan bunda Lo sebab dia juga masih dalam pemulihan". Kata Arok


"Ya sudah kalau begitu, Gue harap bunda bisa baik-baik saja ". Kata Yuli


"Tenang saja pasti bunda Lo baik-baik saja". Kata Arok


terlihat ada mobil yang kini masuk ke dalam halaman rumah Ricky mobil sport warna Oren itu pun terparkir di halaman rumah Ricky terlihat Caesar turun dari mobil tersebut bersama dengan Shawn di sana


"Dia kenapa masih ada di sini ?". Tanya Rachel


"Kan kak Ricky Belum kembali jadi dia harus ada di sisi Yuli dulu sampai kak Ricky kembali". Kata Kinara


"Kan Yuli sudah ada di rumah ini jadi pasti aman lah". Kata Rachel


"Caesar". Panggil Yuli


Caesar kini berjalan menghampiri mereka yang sedang duduk santai di taman rumah Ricky. Caesar terlihat sangat tampan sekali dengan kaos hitam serta celana olahraga nya


"Dari mana Lo Beberapa hari tidak ada kabar?". Tanya Yuli


"Lo itu ya apa gak bisa gitu bilang kalau memang ada urusan". Kata Yuli


"Apa Lo sekangen itu dengan gue jadi bersikap seperti ini". Kata Caesar sambil menyeringai


"Dasar adik gak tahu diri Lo". Kata Yuli sambil menggeplak kepala Caesar dan Caesar hanya tersenyum saja mendapat kan perlukan seperti itu dari kakak nya


"Yul sebaik nya Lo istirahat saja sekarang kan Lo tadi juga Habis latihan". Kata Ipank


"Latihan apa dia ?". Tanya Caesar


"Latihan menggunakan senjata". Jawab Arok


"Jadi Lo sudah latihan menggunakan senjata bagus juga itu". Kata Caesar


"Bagus-bagus Lo gak ingin apa mengajari gue ". kata Yuli


"Buang-buang waktu saja kalau gue mengajari Lo, lagi pula Lo kan sudah punya pelatih yang sangat hebat dan multitalent jadi gak perlu gue ajarai juga Lo pasti bisa". kata Caesar


"ya ya ya terserah apa kata Lo saja. Gue istirahat dulu kalau begitu dan Rachel kita akan bicara lagi nanti". Kata Yuli langsung pergi untuk beristirahat


"Kamu juga istirahat saja di sini kan baru juga datang pasti capek". Kata Arok


Rachel dan juga yang lain nya kini pergi untuk istirahat siang di sana dan juga Rachel pun melakukan hal yang sama sebab dia juga terlihat sangat capek sekali hari ini


"Seperti nya Justin akan melakukan sesuatu". Kata Caesar membuka pembicaraan


"Kita tahu tapi kita masih belum tahu kapan dia akan bergerak". Kata Ipank


"Apa Lo pergi untuk mencari tahu hal itu?". Tanya Arok


"Ya gue memang mencari tahu hal itu dan gue sangat terkejut sekali dengan apa yang gue dapat kan". kata Caesar


"Wajar saja jika mereka melakukan hal itu apalagi si k*****t itu dia melakukan nya pasti Karena sakit hati selalu kalah dengan Ricky". Kata Arok


"Tapi gue rasa meskipun mereka bertiga saja pasti sangat kuat sekali apalagi lelaki itu dia sangat baik sekali dan dia juga adalah saudara dari sahabat Hiro". Kata Caesar


"Kalau hal itu Ricky pasti juga sudah membuat rencana antisipasi". Kata Ipank


"Kita tidak bisa meremehkan dia Pank, bahkan dulu kita juga imbang kan dengan nya". Kata Arok


"Imbang apa nya yang ada kita yang menang kan Lo tahu sendiri Ricky bagaimana dulu". Kata Ipank


"Gue hanya gak mau jika kakak gue menjadi target mereka meski mereka". Kata Caesar

__ADS_1


"Mau bagaimana lagi nama nya juga kekasih nya seorang leader yang sangat berpengaruh jadi wajar saja jika dia mendapat kan banyak sekali ancaman". Kata Arok


"Tapi Lo pasti nya juga tahu kalau Ricky akan selalu melindungi nya". Kata Ipank


"Sudah lah yang penting kita harus waspada sekarang ini apalagi Lo Caesar jaga kakak Lo dengan sangat baik ". Kata Arok


"Tanpa kalian minta pun gue akan melakukan nya". Kata Caesar


obrolan mereka pun terhenti dan kini mereka semua pergi masuk ke dalam rumah Ricky untuk beristirahat juga di sana.


******


Di Belanda terlihat Ricky sedang menemani Rani untuk belajar sekarang dan Rani juga terlihat sangat bahagia sekali


"Kak kalau yang seperti ini bagaimana?". Tanya Rani kepada kakak nya itu


Ricky menunjukkan bagaimana cara memecah kan soal yang ada dan terlihat juga Rani sangat serius sekali mendengar kan penjelasan Ricky


para kakak mereka yang melihat hal tersebut juga sangat senang memilih senyum Rani yang tidak pudar dari tadi itu. Mereka bisa merasakan jika Rani juga sangat bahagia dengan keadaan yang sekarang ini


"Kak boleh gak kita foto Berdua?". Tanya Rani


Ricky tidak menjawab nya namun dia sudah membuka aplikasi Camera di handphone nya dan kini dia pun mengajak Rani untuk berfoto dengan beberapa gaya yang sangat lucu sekali. Inilah yang di rindukan oleh Rani sosok Ricky yang sangat hangat dan baik sekali Serta sosok yang selalu melindungi keluarga nya apapun yang terjadi.


"Sudah malam sebaik nya Lo tidur sekarang Rani dan gue juga mau istirahat". Kata Ricky


*****


Malam hari di Jepang terlihat Yuli tengah asik melakukan obrolan dengan Bryan dan juga Galang melalui panggilan video call di ponsel nya mereka terlihat mengobrol dan juga Bercanda bersama


"Wah lihat lah Bray si nyonya sombong sekali dia". Kata Galang


"Apa tidak salah tuan Galang, di sini siapa yang sombong kan Elo Lang". Kata Yuli


"Bukan gue yang sombong tapi Lo Yul". Kata Galang. dan kini terjadi lah perdebatan yang terjadi lagi setelah sekian lama mereka tidak melakukan nya


"Kalian berdua selalu saja begitu mending gue tutup saja telfon nya". Kata Bryan


"Lo ya Bray gak pernah kangen sama gue padahal gue selalu memikirkan Lo". Kata Yuli


"Mana percaya gue jika Lo selalu memikirkan gue". Kata Bryan


"terserah kalian saja kalau begitu, males gue bicara sama kalian berdua. sudah bye". Kata Yuli lalu memutuskan panggilan nya sepihak


Yuli merasa dia sangat lelah sekali dan juga mengantuk jadi kini dia memutuskan untuk tidur lebih awal agar besok dia juga bisa fresh kembali.


"Hoam jam berapa sekarang". Kata Yuli yang tampak baru bangun dari tidur nya


Dia baru saja bangun dan kini langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lalu pergi latihan lagi bersama dengan para sahabat Ricky. Setelah selesai bersiap kini Yuli pun turun ke bawah dan terlihat juga mereka semua sudah siap untuk sarapan


"Baru bangun nyonya, seperti nya tidur nya nyenyak sekali". Kata Rachel


Yuli hanya menanggapi nya dengan senyuman saja dan kini dia sudah duduk bergabung bersama dengan mereka semua dan mulai makan juga dengan sangat lahap nya


"Bagaimana kita latihan kan hari ini?". Tanya Yuli


"Iya setelah makan kita latihan lagi". Kata Rere


mereka kembali melanjut kan makan nya dan kini terlihat juga Yuli sangat antusias makan


Selesai makan Yuli pun kini bersiap untuk pergi ke markas Ricky untuk berlatih bersama


"Kalian kalau mau pergi jalan-jalan bersama Mark atau Jack saja". Kata Arok


mereka yang ada di sini pun menganggukkan kepalanya "Atau kamu bisa pergi dengan Hiro nanti Kinar". Kata Arok lagi


Setelah selesai berbicara kepada adik nya mereka semua pun pergi dari tempat itu untuk segera ke markas dan terlihat juga kalau Caesar juga ikut menemani mereka di sana. Tidak lama juga perjalanan yang mereka tempuh kini mereka semua sudah berada di markas milik Ricky


"Latihan apa ini gue?". Tanya Yuli


"Lo latihan menembak hari ini dengan Arok". Kata Ipank


Yuli pun mengangguk kan kepala dan dia juga belum menyadari jika yang akan melatih nya adalah Arok


"Lo kenapa Yul?". Tanya Ken yang seperti dapat menebak jika Yuli kini sadar


"Gue akan di latih Arok?". Tanya Yuli


"Iya gue yang akan melatih Lo". Kata Arok


Yuli terlihat cemberut sekarang namun setelah itu dia pun kembali tersenyum lagi


"Ya sudah ayo kita mulai latihan nya". Kata Yuli


terlihat beberapa boneka tergantung di sana dan itu adalah target yang di berikan oleh Arok agar Yuli nanti menembak nya. Arok kini membetulkan posisi tubuh Yuli dan juga tangan nya dia juga terlihat sedang memegang tangan Yuli Agar lurus dengan target nya. Posisi mereka berdua sangat dekat sekali bahkan terlihat tidak ada jarak sama sekali dan Arok juga ada di belakang Yuli sambil membetulkan tangan nya.


"Lurus dan fokus lah". Kata Arok yang masih memegang tangan Yuli dan membantu dia mengarah kan nya kepada sasaran yang akan di tuju


"Berani sekali Lo memeluk Kekasih gue Rok". Kata Ricky yang datang dari belakang membuat mereka semua terkejut

__ADS_1


__ADS_2