Cinta Sang Leader Gangster

Cinta Sang Leader Gangster
Keberangkatan Mereka


__ADS_3

Caesar bukan nya takut menghadapi Ricky hanya saja dia mungkin bisa saja kecolongan jika mengahadapi dia sekarang karena Caesar sejak dulu tidak memiliki aliansi satupun oleh sebab itu juga dia memilih menghindar saja agar aman


"Apa langkah kita selanjutnya? Apa Lo yakin jika dia tidak mengejar kita". Kata Shawn


Irene sekarang memang sedang tertidur pulas di pesawat jadi mereka pun kini membahas lagi hal tersebut


"Gue juga tidak bisa mencari tahu nya dan untuk itu kita bawa mama ke New York". Kata Caesar


"Jadi Mama kita bawa ke New York saja?". Tanya Shawn


"Iya dan gue merasa di sana akan aman". Kata Caesar


Shawn pun menyetujui nya karena itu semua juga demi keamanan dan keselamatan Irene


******


Ricky yang baru saja tiba di rumah Arok langsung masuk ke dalam tanpa permisi. Di mencari di mana Arok dan Hiro berada. Tanpa persetujuan tuan rumah Ricky langsung masuk ke dalam ruangan kerja yang ada di rumah tersebut dan dia menghubungi Arok dan juga Hiro agar menemui nya sekarang di sana.


"Sejak kapan Lo ada di sini Rick". Tanya Arok


"Gue baru saja datang". Jawab Ricky


"Kak Ricky". Sapa Hiro yang baru saja masuk


Ricky menatap Hiro dengan tatapan menyelidik nya untuk menemukan sesuatu mungkin dari Hiro


"Bagaimana soal rencana anak-anak". Tanya Ricky


"Kita sudah membagi tugas Rick hanya Jo saja yang tidak ada dalam daftar". Kata Arok


"Jo biar jadi urusan Hiro dan jika dia tidak mampu melakukan nya maka gue yang akan turun tangan sendiri karena dia juga sudah membuat kekasih gue sedih dan cemas". Kata Ricky yang masih mengingat kejadian di Prancis waktu itu.


"Aku akan mengurus nya kak jadi jangan khawatir". Kata Hiro


"Bagus. Ingat Hiro Lo jangan mudah terpancing dan percaya kepada nya karena dia sudah tahu jika Lo sekarang sangat kuat dan jika Lo bergabung bersama dia maka kemungkinan besar dia akan mengambil alih Beberapa kelompok mafia di Texas". Kata Ricky yang mulai menebak apa rencana dari Jo mendekati Hiro dan insting Ricky dari dulu memang lah tidak bisa di ragukan lagi.


"Aku sudah bisa mengatasi sedikit emosi ku kak kepada nya seperti tadi". Kata Hiro


"Gue tahu karena gue juga mengirimkan anak buah gue untuk mengintai kalian berdua". Kata Ricky dengan santai nya tanpa dia takut kalau Hiro marah dan nyata nya dia tidak marah sedikit pun dan menganggap hal tersebut sangat wajar di lakukan kakak untuk seorang adik nya


"Lalu untuk Bryan bagaimana Rick?". Tanya Arok


"Besok dia akan terbang ke Singapura menemui kekasih nya yang kini sedang dalam pengawasan Dira". Kata Ricky


"Jadi selama ini Lo membantu hingga sejauh itu". Kata Arok


"Kenapa kalau gue membantu dia sampai sejauh itu apa ada masalah dengan Lo". Kata Ricky


Arok menyeringai mendengar nya "Lo tidak pernah bertindak hingga sejauh itu Rick dan sekarang Lo melakukan hal tersebut dan itu pun juga demi cinta Lo kepada Yuli". Kata Arok


"Gue akui dia memang membuat gue berubah sekarang ". Kata Ricky


"Ya Lo memang banyak berubah tapi perubahan Lo hanya menuruti keinginan dia saja namun tidak dengan yang lain nya seperti balas dendam itu pun masih Lo lakukan". Kata Arok


"Kalau hal itu memang harus gue lakukan agar mereka semua tidak berani menyerang gue dan yang lain nya". Kata Ricky


"Apa jika kakak ipar meminta kak Ricky berhenti melakukan hal tersebut kakak akan menuruti nya?". Tanya Hiro


"Tentu saja". Jawab Ricky


Ricky tentu akan menuruti nya jika Yuli meminta hal tersebut namun yang perlu di ingat mungkin hanya Ricky yang menuruti nya karena Yuli hanya meminta nya dan Ricky bisa mengandalkan Sam dan lain nya jadi dia bisa tetap menuruti apa kata Yuli nanti dan juga dia tetap bisa melakukan apapun dengan tangan orang lain


"Apa mereka belum bisa kembali Rick?". Tanya Arok


"Gue sendiri yang akan membawa mereka pulang dan juga Yuli ingin bertemu dengan Rani jadi secepat nya mereka akan kembali lagi". Kata Ricky


Arok terlihat sangat senang mendengar Ricky sendiri lah yang akan menjemput keluarga nya untuk kembali lagi dan keluar dari persembunyian mereka selama ini Mungkin juga bukan persembunyian tapi pengasingan yang di lakukan oleh Ricky anak mereka sendiri


"Apa selama di sana Ryuji mulai merencanakan sesuatu?". Tanya Arok


"Tidak ada yang berani merencanakan apapun selama di sana. Hiro besok kembali lah ke new York". Kata Ricky


"Kenapa dia harus kembali secepat itu Rick". Kata Arok


Dia merasa Hiro baru sebentar bersama nya apalagi Kinara juga sudah kembali ke Jepang jadi dia pasti akan sedih berpisah dengan Hiro kembali


"Ada banyak hal yang menanti dia di sana". Kata Ricky


"Kinara baru juga bersama dia pasti dia akan sedih jika Hiro harus kembali secepat itu". Kata Arok


"Jika Kinara ingin ikut bersama Hiro biarkan saja dan anggap saja dia pergi untuk berlibur". Kata Ricky


Dia sangat yakin jika Hiro bisa melindungi Kinara di sana karena memang Hiro akan terlihat sangat garang dan sadis jika berjauhan dari mereka semua nya


"Baik kak aku akan segera mengurus segala nya untuk keberangkatan ku besok". Kata Hiro


"Nicholas sudah mengurus nya jadi Lo tinggal berangkat saja besok". Kata Ricky

__ADS_1


"Keberangkatan dia sama dengan Sam dan juga Bryan". Kata Arok


"Dan Galang juga akan segera kembali ke Inggris". Kata Hiro


"Lo bisa pergi istirahat sekarang Hiro". Kata Ricky


Hiro pun pergi menuju kamar nya untuk beristirahat karena dia besok harus pulang ke New York


tinggal lah Ricky dan juga Arok di sana dan mereka masih ingin mengobrol


"Rok dia sebenar nya anak dari Rio Fernandez Danuarta". Kata Ricky


Arok tidak terkejut dengan hal tersebut bukan berarti dia mengetahui nya tapi karena dia bisa menebak saja kenapa sampai Yuli tidak bersama dengan orang tua kandung nya sekarang


"Jadi itu alasan Lo menemui Caesar kemarin". Kata Arok


Ricky diam dan tidak menjawab apa kata Arok tadi


"Dia memang sangat gila kekuasaan Rick dan Lo sudah membuat dia kehilangan beberapa investor hari ini". Kata Arok yang mengetahui kabar tersebut


"Itu hanya bagian kecil dari hadiah gue Rok". Kata Ricky


"Rick apa nanti Yuli tidak bersedih jika dia tahu orang tua kandung nya Lo buat seperti ini". Kata Arok


Dia hanya tidak ingin hubungan Ricky dan Yuli menjadi berantakan karena hal yang menurut nya tidak berguna seperti sekarang ini


"Asal bunda ayu baik-baik saja maka dia tidak akan perduli dengan yang lain nya". Kata Ricky


Arok dan yang lian nya memang bisa melihat bahwa Yuli lebih mementingkan ayu dari pada yang lain nya dan mungkin saja jika dia kehilangan ayu maka dia pun juga ingin menghilang dari dunia ini


"Lakukan apapun Rick yang menurut Lo benar dan gue selalu mendukung Lo dan juga Yuli". Kata Arok


"Dulu Lo tidak pernah mendukung hubungan gue dengan para wanita di masa lalu gue Rok tapi dengan Yuli Kenapa Lo bisa sangat mendukung nya". Kata Ricky


"Karena memang benar apa yang di katakan mereka bahwa yang ini berbeda sekali Rick dan dia juga bisa membuat Lo jadi seperti ini terlihat sangat berbeda Ketika bersama nya". Kata Arok


"Gue hanya akan berbeda ketika bersama dia saja dan juga semua orang harus tahu meskipun gue cinta sama dia gue tetap lah Ricky yang dulu yang tidak pernah suka jika ada yang mengusik". Kata Ricky


Arok paham akan hal tersebut karena meskipun dia sudah menemukan cinta nya yang di rasa memang pas tapi Ricky juga tidak akan mudah di jatuhkan juga


"Lalu apa Caesar tahu jika dia memiliki seorang kakak?". Tanya Arok


"Dia tidak mengetahui hal itu entah kenapa dia bisa menjadi bos mafia di Italia sana padahal dia sangat bodoh sekali". Kata Ricky


"Mungkin saja dia tahu dan pura-pura tidak mengetahui nya Rick". Kata Arok


"Gue harus mencari tahu hal tersebut Kalau begitu". Kata Ricky


"Tumben sekali Lo melewati hal penting seperti itu". Kata Arok yang sekarang kini tersenyum menyindir


"Gue juga manusia biasa jadi wajar kalau gue gak tahu". Kata Ricky beralasan karena kelalaian nya.


"Jika yang gue katakan benar apa tindakan yang akan Lo ambil?". Tanya Arok


"Jika dia tidak membahayakan gue akan tetap dia dan mengawasi nya saja". Kata Ricky


"Rick Lo ingat kan kalau Caesar itu mafia dan Lo pun juga sama dengan dia. Pasti nya Lo juga tahu mana mungkin dia akan diam saja jika sudah mengetahui hal tersebut". Kata Arok


Perkataan Arok sukses membuat Ricky kembali bingung dan juga berpikir lagi rencana apa yang harus dia ambil selanjut nya.


"Gue tahu itu dan sebelum gue mendapat kan jawaban apa dia sudah mengetahui tentang Yuli atau belum gue gak akan bertindak dulu". Kata Ricky


"Ya terserah Lo saja karena Lo juga pasti sudah tahu mana yang baik". Kata Arok


"Gue ngantuk mau tidur dulu. istirahat di sini Rok". Kata Ricky lalu pergi menuju kamar dia sendiri


Ricky memang spesial jadi di setiap rumah milik sahabat ataupun anak buah nya pasti dia memiliki bagian kamar tersendiri dari mereka dan itupun bukan atas perintah nya namun dari inisiatif mereka sendiri membuat kan Ricky kamar agar nanti dia kalau menginap bisa istirahat dengan nyaman


*****


Rio yang kini tampak sekali sangat marah dan stres karena beberapa perusahaan nya harus mengalami kebangkrutan secara bersamaan dan mendadak. Dia sangat marah apalagi yang menyebabkan hal tersebut adalah Yuli anak yang dia singkirkan dulu


"Dari mulai lahir hingga sekarang dia memang sangat menyusahkan sekali s**l". Kata Rio


"Apa kita coba meminta bantuan tuan Max saja tuan". Usul anak buah sekaligus orang kepercayaan Rio


"Apa dia mau membantu kita?". Tanya Rio


"Pasti mau tuan karena tuan Max juga mempunyai dendam dengan tuan Ricky". Kata Gery


"Baik lah kalau begitu kita coba saja meminta bantuan dia". Kata Rio


Kini Gery pun mencoba menghubungi sekertaris Max agar bisa bertemu dengan nya. Lama sekali Gery berbicara dengan sekertaris Max dan terlihat sekali raut wajah yang seperti nya gagal untuk meminta bantuan


"Bagaimana?". Tanya Rio


"Tuan Max tidak bisa membantu kalau soal ini tuan karena dia juga sudah kehilangan perusahaan nya karena tuan Ricky". Kata Gery

__ADS_1


Rio semakin marah karena tidak bisa menentukan orang yang bisa membantu dia untuk menyelamatkan perusahaan dia yang terancam bangkrut. Ricky tidak membuat bangkrut seluruh bisnis Rio namun dia membuat beberapa perusahaan dia yang sudah sangat bagus menjadi gulung tikar dalam sekejap


"Tuan kenapa anda tidak meminta bantuan tuan muda Caesar saja". Kata Gery


"Benar juga kenapa aku tidak meminta bantuan Caesar saja. Aku akan mencoba meminta bantuan dia sekarang dan jika dia tidak mau maka aku akan mengancam nya menggunakan Irene". Kata Rio sambil tersenyum licik


Kini dia dan Gery bersiap untuk pergi ke rumah nya dulu menjemput Irene dan mengajak nya bertemu dengan Caesar untuk membahas bisnis nya yang terancam bangkrut itu. Dia belum tahu jika Irene sudah pergi di bawah oleh Caesar ke New York


Sesampai nya di rumah dia berjalan dengan hati yang senang dan langsung masuk menuju kamar nya untuk menemui sang istri dan Gery menunggu nya di bawah


Rio terkejut karena di kamar dia tidak menemukan istri nya dia pun mencari di mana keberadaan istri nya itu. Dia melihat ponsel sang istri yang berada di kamar yang artinya dia memang berada di rumah dan tidak pergi kemana-mana.


Rio turun ke bawah dengan tergesa-gesa. Dia bertanya kepada para penjaga di rumah nya tentang di mana keberadaan istri nya itu namun satu pun tidak ada yang tahu


"Ada apa Tuan?". Tanya Gery


"Irene tidak ada di rumah dan Caesar juga tidak bisa di hubungi". Kata Rio


"Tuan apa jangan-jangan tuan muda membawa nyonya pergi". Kata Gery


"Dasar anak kurang ajar berani sekali dia melakukan hal itu". Kata Rio yang kini tidak bisa lagi menahan emosi nya. Dia tampak sangat marah sekali sekarang dan banyak sekali kata kasar yang keluar dari mulut nya


"Lihat saja Yuli apa yang akan aku lakukan kepada mu nanti". Kata Rio


*****


Pagi kini sudah menjelang dan hari ini saat nya untuk Bryan berangkat ke Singapura. Semalam dia sudah menginap di rumah Sam dan kini mereka sendang makan bersama


"Bray jam berapa berangkat nya?". Tanya Yuli


"Setelah selesai sarapan kita akan langsung berangkat ke bandara". Kata Bryan


"Bryan mau pergi kemana?". Tanya Ayu


"Dia mau ke Singapura Bun bersama Sam kata nya ada urusan penting di sana bersama Dira". Kata Yuli membuat Richard tersedak dan terbatuk sekarang


Richard tahu jika kedua orang tua Yuli berada di Singapura dan dia sekarang berpikir mungkin Ricky mengirim mereka untuk melakukan sesuatu kepada nya sekarang


"Siapa Dira itu Yul?". Tanya Ayu


"Dia juga anak buah Ricky Bun sama seperti Sam dan yang lain nya". Jawab Yuli


"Apa Ricky tidak datang ke sini?". Tanya Luna


"Kenapa Lo mencari Ricky?". Tanya Galang


"Gue hanya heran saja biasa kan dia sudah ada di sini dan sekarang hingga makan hampir selesai dia belum juga datang". Kata Luna


"Dia sibuk sekarang". Kata Galang membuat Yuli menoleh kearah nya


"Sibuk apa dia Lang? Kata nya saja mau berangkat ke kantor bersama". Kata Yuli


"Dia mengantar Hiro ke bandara mungkin setelah itu Ricky akan menjemput Lo". Kata Galang


"Hiro mau pergi kemana?". Tanya Yuli


"Dia harus kembali pulang ke New York dan kali ini dia pergi bersama Kinara jadi wajar saja jika Ricky sangat sibuk sekali sekarang tapi tenang saja Lo gak usah cemburu karena Lo tetap jadi prioritas nya". Kata Galang sambil tersenyum


"Gila mana ada gue cemburu dengan Kinara. Jadi Hiro sebenar nya tinggal di New York jauh juga ya". Kata Yuli


"Jauh kalau jalan kaki". Kata Galang membuat mereka semua tertawa


Setelah selesai makan kini Sam dan juga Bryan bersiap untuk pergi ke bandara dan mereka akan di antar oleh Galang


"Jaga diri baik-baik dan jangan sampai terluka". Kata Bryan


"Gue pasti bisa jaga diri dan Lo pun juga sama harus menjaga diri Lo Bray di sana". Kata Yuli


Setelah berpamitan mereka pun akhir nya pergi menuju bandara. Beberapa saat kepergian mereka mobil Ricky pun datang memasuki halaman rumah Sam


"Maaf baru bisa jemput". Kata Ricky


"Iya gak apa-apa lagian kan Lo bos nya disini". Kata Yuli


"Ricky baru datang". Kata Ayu


"Iya bunda ini mau jemput calon istri". Kata Ricky


"Ya sudah kalau gitu kita berangkat saja nanti telat lagi kalau Lo yang telat mah gak apa-apa karena Lo itu bos nya". Kata Yuli


"Yuli kok panggil nya Lo gue gitu sih panggil yang sopan sama seperti yang Ricky lakukan". Kata ayu meningkatkan anak nya


"Tidak masalah bunda yang penting dia bahagia panggilan apapun akan Ricky Terima". Kata Ricky


"Tidak bisa begitu dia juga harus sopan sama seperti kamu". Kata Ayu


"Iya iya Bun. Ayo kita berangkat nanti aku telat sampai nya di kantor". Kata Yuli

__ADS_1


Mereka berdua berpamitan dengan ayu kemudian berangkat menuju kantor bersama


__ADS_2