
Mau tidak mau mereka harus tetap meminta bantuan dari Steven jika tidak maka akan sangat fatal sekali jika Yuli tidak bisa di selamat kan bahkan mungkin juga mereka semua akan kehilangan nyawa nya tapi bukan hanya ketika Yuli tidak bisa di selamat saja bahkan jika kini Ricky tahu pasti dia akan membunuh mereka semua
"Sebaik nya jika tuan mengenal dokter Steven cepat segera hubungi dia agar nona itu segera mendapat kan perawatan yang baik karena jika tidak mengenal dokter Stev maka akan sangat sulit untuk meminta bantuan nya". Kata sang dokter
"Terima kasih dok atas Informasi nya dan kami akan segera meminta bantuan kepada dokter Steven untuk menyelamatkan kakak saya". Kata Caesar
Mereka tidak ada pilihan dan mereka semua memutuskan untuk menghubungi Sam saja karena dia mungkin bisa sedikit membantu mereka
"Biar gue yang menghubungi Sam ". Kata Bryan
"Apa Lo yakin mau menghubungi dia. Jika Ricky sampai tahu keadaan kekasih nya seperti ini maka kita semua akan mati di tangan dia". Kata Leon
"Kita tidak ada pilihan dan jika Yuli tidak selamat bukan nya kita juga akan tetap mati di tangan Ricky". Kata Bryan lalu kini dia sudah mencoba untuk menelfon Sam tapi sayang nya Beberapa kali dia mencoba namun nomor handphone Sam tidak bisa di hubungi
"Bagaimana Bryan?". Tanya Caesar
"Sam tidak bisa di hubungi dan itu arti nya mereka ada urusan penting hingga ponsel nya tidak bisa di hubungi". Kata Bryan
"Kalau begitu biar gue telfon kak Arok saja siapa tahu bisa". Kata Hiro
Dia pun kini mencoba untuk menghubungi kakak nya dan ternyata sama saja , Arok pun juga tidak bisa di hubungi sama seperti Sam
"Mungkin mereka semua sedang sibuk". Kata Leon
"Lalu bagaimana, apa yang harus kita lakukan bahkan gue juga tidak punya nomer dokter Steven. gue coba memberikan pesan singkat saja kepada kak Arok siapa tahu dia sempat membaca nya nanti". Kata Hiro
Mereka berempat kini terlihat sangat bingung sekali karena kondisi Yuli juga sedang kritis juga jadi mereka pun kini tengah berpikir keras
Di tempat lain nya sniper yang berhasil menembak bagian perut Yuli kini tengah berada di Markas dan Terlihat dia bersama dengan seseorang di sana
"Maaf bos saya hanya bisa membuat keadaan wanita itu kritis saja". Kata sang sniper
"Tidak masalah itu juga sudah cukup karena aku yakin sekali dia juga tidak akan tertolong sebab Ricky juga tidak akan bisa datang karena dia juga akan mendapat kan masalah di Texas". Kata Demian
Ya sniper tersebut adalah suruhan dari Demian dan memang Demian saja yang masih ada di sana ketika dia mengetahui jika Ricky akan pergi ke Texas dia pun memutuskan untuk tetap di sana dengan berbagai macam cara agar tidak ketahuan dan dia juga di bantu oleh kekasih nya Stella bahkan Stella juga ada di Italia juga dan kini dia sedang bersama dengan Demian di sana
"Apa kamu senang Beby ?" Tanya Demian
"Lumayan. Pemanasan yang bagus sekali sayang". Kata Stella sambil mencium pipi kekasih nya itu
"Ini memang baru awal saja dan kamu akan melihat nanti bagaimana aku akan menyiksa wanita itu secara perlahan. Meski pun banyak yang mengelilingi nya tapi jika dia tidak bersama dengan si leader b******k itu makan kita akan mudah menyerang dia". Kata Demian
Stella tersenyum senang ketika mengetahui rencana nya berjalan dengan baik meski pun dia belum bisa membunuh Yuli tapi setidak nya kini dia sedang terluka parah
"Aku akan membalas rasa sakit yang kak Hans terima". Batin Stella sambil tersenyum memandang kekasih nya itu.
Mungkin Demian terlalu bodoh melakukan hal tersebut meskipun dia memanipulasi semua nya dengan mengatasnamakan Felix tapi tentu Ricky tidak lah sebodoh itu jika dia ingin mengelabuhi nya bahkan dia akan sangat marah sekali nanti jika sudah tahu kekasih nya terluka
"Kau boleh pergi dan untuk sementara berlibur lah dan Jangan lupa Jangan sampai Ricky mengetahui dimana keberadaan mu nanti nya". Kata Demian
"Baik bos. saya permisi dulu". Kata nya lalu pergi meninggalkan mereka di sana
"Apa kau masih mau tetap di negara ini atau kita berlibur dan kembali ke Swiss Beby?." Tanya Demian sambil menjelajahi setiap bagian tubuh Stella.
"Kita pergi saja dari sini Sayang karena aku yakin Ricky akan segera kembali kemari setelah mengetahui nya, jadi ayo kita tonton hal itu dari kejauhan saja". Kata Stella yang kini masih duduk di pangkuan Demian sambil melingkarkan tangan nya di bagi Demian
"Apapun untuk mu Beby asal kan aku bisa memiliki mi apapun akan ku lakukan". Kata Demian
Mungkin dia benar-benar di mabuk cinta dengan Stella apalagi Stella juga sering menggoda dia bahkan mereka berdua juga sudah melakukan hubungan layaknya suami istri beberapa kali. Berbeda dengan Yuli , Ricky bahkan akan selalu menahan hasrat nya karena tidak ingin menghancurkan wanita nya dengan merebut kehormatan nya sebelum menikah dan itu hanya dia Lakukan kepada Yuli saja sebab dia memang sangat istimewa bagi nya
******
Di Texas setelah Ricky mengadakan rapat di perusahaan bahkan dia juga sudah melakukan penyiksaan kepada pegawai yang berani menggelap kan dana kini mereka terlihat bersantai di ruang kerja nya
"Ada apa Rok, kenapa muka Lo seperti itu?". Tanya Rere
__ADS_1
"Tumben Hiro mengirim pesan". Kata Arok
Dia pun segera membuka nya dan terlihat wajah arok yang kini terkejut sekali melihat pesan yang di kirim Hiro kepada nya
Hiro send
kak apa bisa kita bicara ini sangat penting sekali mengenai kekasih kak Ricky tapi Hiro mohon jangan sampai kak Ricky mengetahui nya
"Apa ada hal yang terjadi Rok?". Tanya Ricky
"Ah tidak ada Rick. dia hanya bertanya apa gue mau di belikan hadiah". Kata Arok berbohong
Ricky pun tidak terlalu perduli dengan hal itu bahkan kini dia terlihat sangat bersantai sekali sementara itu kini Arok pun bangkit dari tempat duduk nya dan segera pergi ke toilet. Dia kini menelfon Hiro karena penasaran dengan apa yang terjadi hingga dia tidak mau Ricky mengetahui nya
"Ada apa Hiro kenapa Lo mengirim pesan seperti itu?". Tanya Arok
"Syukur lah kak Arok bisa di hubungi. Yuli tertembak dan dia sedang dalam keadaan kritis". Kata Hiro
Hal itu sukses membuat Arok pun sangat terkejut di buat nya dan dia sangat yakin sekali kenapa Hiro tidak mau Ricky tahu karena dia takut jika Ricky akan sangat marah sekali sebab dia tidak bisa menjaga nya dengan baik
"Kenap kalian bodoh sekali hingga kecolongan seperti itu. Siapa yang melakukan nya?". Tanya Arok
"Kita pun masih belum bisa memastikan nya namun sniper yang tertangkap mengatakan jika dia suruhan Felix orang yang bekerja sama dengan kak Ipank bahkan semua bukti juga tertuju kepada nya". Kata Hiro
"Segera berikan pertolongan kepada dia dan jika dia tidak bisa di selamat kan bukan hanya Lo saja yang akan mati tapi pasti gue juga akan mendapat kan masalah juga karena Lo bagian dari keluarga gue". Kata Arok
"Dokter di sini tidak dapat membantu dan dia menyarankan kita untuk membawa kakak ipar menemui dokter Steven karena dia bisa melakukan pengobatan ini. Peluru yang di pakai sudah di lumuri oleh racun jadi dokter di sini tidak bisa berbuat apa-apa". Kata Hiro
Arok merasa ini sudah di rencanakan. Kepergian mereka menuju Texas untuk mengurus sebuah bisnis mungkin saja sudah di rencanakan oleh seseorang namun dia tidak percaya jika Felix yang melakukan nya karena dia kini sudah berada bersama dengan Ipank dan juga dia tidak akan menghianati Ipank juga sebab mereka juga melakukan beberapa kerja sama bisnis sekarang
"Jika dia membutuhkan Steven maka yang bisa Ricky Harus tahu hal ini karena yang bisa menyuruh Steven hanya lah Ricky saja. Sebaik nya gue beritahu Ricky karena dia juga bisa mengobati kekasih nya sendiri. Lo tahu kan bagaimana dia dan jika Yuli sampai terlambat mendapat kan pertolongan dia pasti tidak akan selamat". Kata Arok
Hiro pun tidak bisa berbuat apa-apa jika memang Ricky harus tahu dan mereka kini sudah siap menanggung konsekuensi nya
Arok pun menutup panggilan telfon nya dan kini dia keluar dari kamar mandi lalu bergabung lagi bersama mereka semua
"Ada apa Sam?". Tanya Ricky yang tahu persis apa arti ekspresi wajah Sam itu
"Nona Yuli tertembak Bos". Kata Sam membuat Ricky kini menatap nya dengan kilatan amarah bahkan dia pun memukul meja yang ada di depan nya
Dia mendekati Sam lalu mencengangkan baju nya dengan penuh emosi
"Apa Lo mendapat kan kabar yang benar Sam dan jika itu bohong gue akan memotong lidah Lo sekarang juga". Kata Ricky dengan sangat emosi nya yang kini masih mencengangkan baju Sam bahkan dia berganti mencengkeram leher Sam membuat Sam kesulitan bernafas tapi dia tidak melawan sama sekali
"Itu benar Rick. Hiro tadi memberi tahu gue tentang hal tersebut". kata Arok
membuat Ricky melepaskan Sam dan mendorong nya hingga terjatuh bahkan dia juga sampai terbentur meja di sana dengan keras nya. kini Ricky beralih ke Arok dan Langsung menghajar nya. Ken dan Rere pun tidak bisa menghentikan nya karena Ricky jika sedang marah tidak akan bisa di hentikan kecuali Yuli yang melakukan nya
"Kenapa Lo tidak mengatakan nya sedari tadi dan kenapa Hiro bodoh sekali. Mungkin kebodohan dia menurun dari Lo ". Kata Bu Ricky yang dengan sangat emosi nya kini masih menghajar Arok. meskipun Arok melawan itu sangat percuma sekali karena Ricky masih saja tidak bisa di hentikan bahkan menghindari pukulan nya pun Arok tidak bisa.
"Bos sebaik nya anda hentikan hal tersebut karena nona Yuli sangat membutuhkan anda. dia terkena racun yang sangat mematikan". Kata Sam membuat Ricky mengehentikan aksi nya.
terlihat wajah arok yang babak belur akibat pukulan dari Ricky bahkan Sam juga terlihat masih merintih kesakitan
"Ken hubungi Steven suruh dia terbang ke Italia sekarang menggunakan jet pribadi jika dia tidak sampai dalam beberapa jam saja maka gue pasti kan dia akan tinggal nama saja. katakan itu kepada nya". Kata Ricky
kini mereka pun bergegas meninggalkan kantor dan tidak perduli jika Ricky ada meeting penting dengan beberapa perusahaan dan dia terlihat sangat terburu-buru sekali.
Mereka pergi ke Italia menggunakan pesawat pribadi nya bahkan Ricky terlihat tidak sabar sekali ingin segera sampai ke saja
"Ipank jika ini ulah Lo maka Lo akan mati di tangan gue". Kata Ricky dengan mengepal kan kedua tangan nya
sementara yang lain nya pun tidak berani bertanya apapun kepada Ricky dan kini terlihat Sam mengirim kan pesan kepada Bryan kalau mereka sudah berangkat ke Italia sekarang. Sam tahu kabar tersebut dari anak buah nya yang memang beberapa kali menghubungi nya namun tidak bisa juga waktu itu
"Kenapa Lo bodoh sekali Sam membiarkan hal ini terjadi". Kata Ricky dengan dingin nya
__ADS_1
Mereka dapat merasakan bagaimana aura Ricky Sekarang Sangat menakutkan bahkan terlihat senyuman Devil nya kini muncul kembali dengan tatapan tajam bak elang yang siap menerkam mangsa nya
"Siapapun yang melakukan hal itu akan gue Habisi dengan tangan gue sendiri bahkan gue sendiri yang akan mencari mereka. Hubungi Ipank suruh dia untuk datang juga ke Italia". Kata Ricky
Sam pun melaksanakan apa yang dikatakan oleh bos nya itu dan kini dia sudah mengirimkan pesan kepada Ipank agar segera menyusul ke Italia sekarang juga
Sementara itu di Italia mereka yang sudah mendapat kan kabar jika Ricky akan datang pun kini terlihat semakin khawatir sebab mereka tidak akan pernah tahu apa yang akan di lakukan Ricky nanti ketika datang
"Apapun yang Ricky lakukan nanti kita harus siap menerima nya bahkan mungkin saja nyawa kita yang akan menjadi taruhan nya". Kata Bryan
"Kenapa hal ini bisa terjadi. memang sialan sekali mereka". Kata Hiro dengan kesal nya
Leon masih berpikir siapa yang melakukan hal tersebut karena dia juga tidak tahu jika akan ada penyerangan ini bahkan dia tidak berfikir jika Ipank dalang di balik itu semua karena dia adalah sahabat Ricky juga dia terlihat mencintai Yuli jadi tidak mungkin dia melakukan nya
"Apa yang Lo pikirkan Leon?". Tanya Caesar
"Apa mungkin Demian masih ada di sini". Kata Leon
"Jadi sudah pergi ke Swiss apa Lo lupa". Kata Hiro
"Mungkin saja dia memanfaatkan kelengahan kita dan tidak jadi berangkat, namun dia kenapa bisa tahu jika kak Ricky tidak ada di sini juga". Kata Leon
"Tidak mungkin dia tahu jika Ricky sudah pergi dari Italia jika tidak ada yang memberi tahu nya". Kata Bryan
"Sudah jangan memikirkan itu dan pikiran saja bagaimana menghadapi Ricky nanti". Kata Caesar
"Kita tidak akan mampu melawan nya meskipun kita bersatu jika dia dalam keadaan marah seperti nanti". Kata Bryan
Dan mereka hanya bisa diam saja sekarang sambil menunggu kedatangan Ricky dan yang lain nya bahkan dokter Steven juga sedang dalam perjalanan ke Italia juga
Di tempat lain nya Kenzo yang mendengar Jika Yuli terluka pun dia kini benar-benar sangat marah sekali
"Kau memang harus di beri pelajaran Demian". Kata Kenzo
"Tapi tuan setahu saya bukan tuan Demian yang melakukan nya tapi tuan Felix dan tuan Ipank". Kata Erick
Kenzo pun menatap Erick sekarang dan dia kini terlihat berpikir sejenak mengenai apa yang dikatakan Erick tadi
"Tidak mungkin jika Ipank melakukan hal itu Erick bahkan dia tidak akan ada pikiran untuk melakukan nya". Kata Kenzo tidak yakin jika Ipank yang melakukan nya
"Tapi berdasarkan apa yang saya temukan memang terbukti jika tuan Ipank yang melakukan nya dan kini tuan Ricky sedang perjalanan ke Italia tuan". Kata Erick
"Apa kau tahu dimana Yuli di rawat?". Tanya Kenzo
"Saya tahu tuan tapi kita tidak bisa datang ke sana sebab semua nya ada di sana". Kata Erick
Kenzo mengerti namun dia tidak bisa tinggal diam sementara kekasih nya terluka dan dia akan membalas siapapun yang melakukan hal tersebut dan Kenzo masih tidak berpikir jika Ipank yang melakukan nya dia akan mencari tahu hal itu sendiri nanti
"Erick tetap pantau keadaan dia bagaimana pun kabar kan kepada ku bagaimana keadaan nya". Kata Kenzo
"Baik tuan saya akan melakukan nya sesuai dengan apa yang anda perintah kan dan saya izin pamit dulu tuan". Kata Erick lalu pergi meninggalkan Kenzo
"Siapa yang melakukan hal itu dan jika memang Demian yang melakukan akan ku hancur kan dia dengan tangan ku sendiri bahkan tidak akan ada ampun untuk mu Demian". Kata Kenzo mengepal kan tangan nya lalu dia pun kini pergi meninggal kan kantor nya untuk mencari tahu sendiri siapa yang melakukan hal tersebut kepada wanita yang dia cintai
Sedangkan di rumah Caesar terlihat ayu sangat gusar sekali bahkan dia tidak bisa tidur sedari tadi karena memikirkan Yuli
"Ayu apa kamu belum tidur?". Tanya Irene yang kini mengetuk pintu nya.
Lalu ayu pun berjalan menuju pintu tersebut lalu membuka nya. terlihat sekali mata dia sangat merah bahkan bengkak juga akibat terlalu banyak menangis. Irene menyadari jika ayu mungkin lebih bersedih dari nya karena dialah yang merawat Yuli sejak kecil bahkan dia juga yang selalu menemani Yuli sejak dulu
"Irene". Kata ayu lalu memeluk tubuh Irene. terlihat jelas sekali jika ayu kini sangat lemah dan seperti tidak punya tenaga sama sekali.
Irene pun memapah nya menuju sofa di kamar agar dia bisa duduk di sana sambil menenangkan diri nya
"Jangan khawatir anak kita pasti akan baik-baik saja karena kami pasti tahu jika dia sangat kuat sekali". Kata Irene
__ADS_1
"Tapi aku sangat tidak tenang sekali Irene apalagi dia tadi tertembak bahkan dua kali dia mendapat kan tembakan". Kata Ayu
"Kami pasti tahu jika Yuli mempunyai banyak sekali orang hebat di sekeliling nya jadi jangan khawatir pasti mereka akan menyelamatkan nya nanti". Kata Irene mencoba menenangkan Ayu